Flash_study_cf1_oktober_2024
Flash Study — CF1 Oktober 2024
30 soal · 7 topik · Format: Topik · Subtopik · Inti Soal · Cara Pengerjaan · Alasan
No. 1 — Topik 1 · Akumulasi dengan Suku Bunga Efektif Berubah-ubah
Subtopik: Interest Rates & Discount Rates / Accumulation
Inti soal: Uang udah tumbuh sampai tahun ke-4. Suku bunganya beda tiap tahun. Cari nilai uang itu di tahun ke-7.
- Identifikasi untuk (substitusi ke rumus)
- Hitung
Kenapa: Akumulasi dengan suku bunga berbeda per tahun = produk faktor , bukan penjumlahan dan bukan rata-rata. Indeks mulai dari , bukan .
No. 2 — Topik 1 · Equation of Value & Faktorisasi
Subtopik: Cash Flow Equations
Inti soal: Dua rangkaian pembayaran yang berbeda waktu punya PV yang sama. Cari PV itu () — tapi kita harus cari dulu dari syarat kesamaan itu.
- Set PV rangkaian (i) = PV rangkaian (ii):
- Faktorkan dan bagi dengan →
- Substitusi kembali ke salah satu rangkaian untuk dapat
Kenapa: Angka yang merupakan kuadrat sempurna (121 = 11², 144 = 12²) → sinyal kuat untuk difaktorkan. Tanpa faktorisasi, persamaan jadi kubik yang sulit diselesaikan manual.
No. 3 — Topik 1 · Nominal Discount Rate & Multiple Periods
Subtopik: Effective, Nominal, and Force of Interest
Inti soal: Ada dua deposit di waktu berbeda, suku bunga ganti di tengah jalan. Diketahui nilai akhir totalnya. Cari suku bunga di fase pertama (yang dinyatakan sebagai discount rate nominal).
- Hitung faktor akumulasi periode kedua: (tahun 10–30) dan (tahun 15–30)
- Set up equation of value di : deposit 100 juta (× faktor diskon nominal × faktor bunga nominal) + deposit 200 juta (× faktor bunga nominal) = 1.000 juta
- Isolasi faktor diskon nominal → hitung dengan logaritma
Kenapa: Diskon nominal kuartalan → faktor akumulasi = , bukan . Dua deposit masuk di waktu berbeda (t=0 dan t=15), jadi dihitung terpisah.
No. 4 — Topik 1 · Force of Interest → Suku Bunga Efektif
Subtopik: Effective, Nominal, and Force of Interest
Inti soal: Dua dana tumbuh dengan cara beda — satu pakai force of interest, satu pakai suku bunga efektif biasa. Keduanya sama nilainya di tahun ke-9. Cari suku bunga efektif itu.
- Integralkan dari 0 ke 9 → hasil = 0,45
- Faktor akumulasi Dana X =
- Samakan dengan , selesaikan:
Kenapa: Force of interest memerlukan integrasi untuk mendapat faktor akumulasi. Hasil integral harus di-eksponenkan () — langsung dipakai sebagai rate adalah kesalahan klasik.
No. 5 — Topik 1 · Dua Force of Interest Linear, Cari Titik Kesamaan
Subtopik: Effective, Nominal, and Force of Interest
Inti soal: Dua dana tumbuh dengan force of interest yang beda (sama-sama linear dalam ). Diketahui di mereka sama. Cari kapan mereka bakal sama lagi.
- Samakan integral kedua force of interest dari 0 ke
- Bagi dengan →
Kenapa: “Dana A = Dana B” artinya akumulasi sama, bukan sama. Integral force of interest linear menghasilkan persamaan kuadratik dalam dengan dua akar: (trivial) dan (yang diminta).
No. 6 — Topik 2 · Annuity-Due + Inflasi Harga Target
Subtopik: Annuity-Due, Accumulated Value
Inti soal: Seseorang menabung rutin di awal tahun untuk beli barang 10 tahun lagi. Harganya bakal naik karena inflasi. Sebagian tabungan sudah ada, sebagian lagi ditambah — cari .
- Hitung target harga di t=10:
- Hitung AV pembayaran 20 juta (t=0 s/d t=5) ke t=10:
- Hitung AV pembayaran (t=3 s/d t=5) ke t=10:
- Set up equation of value, selesaikan
Kenapa: “Awal tahun ke-k” = . Pembayaran di awal tahun → annuity-due (), bukan immediate. Harga target harus disesuaikan inflasi, bukan pakai harga nominal sekarang.
No. 7 — Topik 1 · DWRR = 0% untuk Cari X, lalu Hitung TWRR
Subtopik: NPV, IRR, DWRR, TWRR
Inti soal: Ada investasi dengan dua deposit di tengah tahun. Diketahui DWRR = 0% — pakai info itu untuk cari besar depositnya. Lalu hitung TWRR (ukuran performa manajer investasi).
- DWRR = 0% → interest earned = 0 → → selesaikan
- Bagi periode menjadi 3 sub-periode berdasarkan waktu cash flow
- TWRR: kalikan rasio return tiap sub-periode
Kenapa: DWRR = 0% punya shortcut: selisih saldo = total deposit (interest earned = 0), sehingga langsung bisa ditemukan tanpa perlu menghitung denominator. TWRR tidak terpengaruh besarnya/timing deposit, hanya performa per sub-periode.
No. 8 — Topik 2 · Penjumlahan dengan Identitas Tertutup
Subtopik: Annuity-Immediate and Annuity-Due
Inti soal: Hitung jumlah dari 10 buah accumulated value anuitas (). Kelihatan harus dihitung satu-satu, tapi ada cara cepatnya.
- Gunakan identitas:
- Hitung
- Substitusi
Kenapa: Menghitung satu per satu (brute force) berisiko error kumulatif dan makan waktu. Identitas tertutup jauh lebih efisien. Jangan tukar dan .
No. 9 — Topik 2 · Integral dari Continuous Annuity
Subtopik: Continuous Annuities
Inti soal: Dikasih nilai integral dari continuous annuity (bukan anuitasnya langsung). Cari nilai anuitasnya sendiri.
- Tulis dan integralkan dari 0 ke
- Hasil:
- Selesaikan:
Kenapa: bukan sama dengan — itu “integral dari anuitas”, beda konsep. Harus integralkan eksplisit, dan kenali bahwa hasilnya bisa dinyatakan kembali dalam bentuk itu sendiri.
No. 10 — Topik 2 · Annuity-Due Ganda → Cari via Relasi
Subtopik: Annuity-Immediate and Annuity-Due
Inti soal: Dikasih dua nilai annuity-due untuk tenor dan . Cari suku bunga yang menghasilkan dua nilai itu sekaligus.
- Gunakan relasi: → cari
- Dari → cari
- Konversi ke :
Kenapa: Jika dua nilai diberikan untuk dan , cara paling efisien adalah pakai relasi rasio untuk isolasi . Lalu pakai untuk cari (bukan , karena penyebutnya ).
No. 11 — Topik 5 · Harga Obligasi → Cari Par Value
Subtopik: Bond Pricing
Inti soal: Semua info obligasi dikasih kecuali par value-nya. Harga beli sudah diketahui. Balikkan formula harga obligasi untuk cari par.
- Hitung kupon per periode dari rate kupon (kuartalan):
- Hitung PV obligasi:
- Set dan selesaikan
Kenapa: Redemption value () dan par value () bisa berbeda. Kupon dihitung dari , bukan dari . Hitung semua per periode (40 periode kuartalan untuk 10 tahun).
No. 12 — Topik 5 · Harga Obligasi dengan Redemption Berbeda via Premium/Discount Formula
Subtopik: Bond Pricing
Inti soal: Obligasi yang sama (tenor, kupon, yield sama) tapi redemption value berubah dari 100 jadi 120. Diketahui harga lama, cari harga baru — tanpa perlu tahu eksplisit.
- Dari Kasus 1 (, ): gunakan premium formula → cari
- Untuk Kasus 2 (): substitusi ke formula dengan baru, pakai yang sama
Kenapa: Saat tenor sama dan yield sama, tidak berubah. Formula premium/discount memisahkan peran , , dan sehingga bisa dipakai dua kali untuk eliminasi yang tidak diketahui.
No. 13 — Topik 5 · Amortisasi Premium → Book Value Prospektif
Subtopik: Book Value, Premium and Discount Amortization
Inti soal: Diketahui seberapa besar premium yang diamortisasi di tahun ke-10. Dari situ, cari book value obligasi di akhir tahun ke-10.
- Dari → selesaikan
- Hitung
Kenapa: Formula amortisasi premium memberi akses ke tanpa tahu awal. Setelah diketahui, book value dihitung prospektif (sisa anuitas + PV redemption).
No. 14 — Topik 5 · Obligasi dengan Kupon Meningkat Geometris
Subtopik: Bond Pricing
Inti soal: Obligasi biasa, tapi kuponnya naik 4% tiap periode. Cari kupon pertama .
- Interpretasi: kupon per semester ke- = (meningkat 4% tiap semester, bukan tiap tahun)
- Hitung geometric series: di mana
- Set up equation of value, selesaikan
Kenapa: “Kupon meningkat 4% per tahun” tapi dibayar semi-annual → kenaikan terjadi tiap semester. Geometric series dengan rasio . Jika salah interpretasi (per tahun), hasilnya tidak akan cocok dengan opsi.
No. 15 — Topik 3 · Harga Obligasi dengan Forward Rates + Expected Value
Subtopik: Spot Rates and Forward Rates
Inti soal: Suku bunga ke depan tidak pasti — ada dua skenario yang sama-sama mungkin terjadi. Cari ekspektasi harga obligasi hari ini.
- Hitung PV obligasi untuk tiap skenario secara terpisah menggunakan forward rate sebagai discount factor kumulatif
- Rata-ratakan PV dua skenario (probabilitas sama = 50%)
Kenapa: Tidak boleh rata-rata forward rate dulu lalu discount — discounting bersifat non-linear. Harus hitung PV per skenario, baru ambil expected value.
No. 16 — Topik 3 · Modified Duration Obligasi Standar
Subtopik: Duration (Macaulay and Modified)
Inti soal: Obligasi standar dengan kupon dan yield diketahui. Cari modified duration — ukuran seberapa sensitif harga obligasi terhadap perubahan suku bunga.
- Hitung PV tiap cash flow:
Kenapa: Modified duration = Macaulay duration dibagi . Sering dilaporkan Macaulay sebagai jawabannya — perhatikan soal meminta yang mana. Cash flow tahun terakhir harus termasuk par value.
No. 17 — Topik 1 · NPV dengan Fisher Equation (Market Rate)
Subtopik: Cash Flow Equations and Inflation
Inti soal: Dikasih real rate dan inflasi. Hitung NPV proyek menggunakan market rate (gabungan keduanya via Fisher equation).
- Hitung market rate:
- Hitung NPV:
Catatan: Kunci jawaban resmi PAI (a) = −23,21 tidak konsisten dengan perhitungan Fisher exact yang menghasilkan −19,31. Prinsip: gunakan Fisher exact, bukan aproksimasi .
No. 18 — Topik 3 · Forward Rate dari Zero-Coupon Bond
Subtopik: Spot Rates and Forward Rates
Inti soal: Dikasih harga dua zero-coupon bond dengan tenor berbeda. Cari forward rate untuk tahun ke-2 — berapa return yang “dijanjikan” pasar untuk uang yang dipinjamkan dari t=1 ke t=2.
- Spot rate: ;
- Forward rate shortcut:
Kenapa: Untuk ZCB, forward rate = rasio harga ZCB tenor pendek terhadap tenor panjang, dikurangi 1. Ini shortcut yang sangat efisien dibanding menghitung spot rates satu per satu.
No. 19 — Topik 3 · Rasio Modified Convexity / Modified Duration
Subtopik: Convexity
Inti soal: Hitung rasio convexity terhadap modified duration dari dua cash flow — ukuran seberapa “melengkung” sensitivitas harga dibanding yang linear.
- Hitung PV tiap cash flow
- Hitung rasio
Kenapa: Modified convexity pakai dan dibagi , bukan (itu Macaulay convexity). Pastikan numerator dan denominator menggunakan definisi yang konsisten (keduanya “modified”).
No. 20 — Topik 4 · Amortisasi dengan Frekuensi Pembayaran Setiap 2 Tahun
Subtopik: Amortization Method
Inti soal: Pinjaman dicicil setiap dua tahun (bukan tahunan). Diketahui bunga di cicilan ke-4. Cari pokok yang dibayar di cicilan ke-7 — tanpa tahu berapa total cicilan.
- Konversi rate ke per 2 tahun:
- Dari → selesaikan (jumlah pembayaran)
Kenapa: Cicilan setiap 2 tahun → rate harus dikompound ke basis 2 tahun. Formula bunga dan pokok ke- menggunakan per periode pembayaran.
No. 21 — Topik 4 · Selisih Total Pembayaran: Lump Sum vs Level Payments
Subtopik: Amortization Method
Inti soal: Peminjam punya dua pilihan melunasi utang: bayar sekaligus di akhir (lump sum) atau cicil rutin 10 tahun. Diketahui selisih total nominalnya. Cari besar pinjaman awal.
- Lump sum di t=10:
- Total level payments:
- Selisih = 356,54 → selesaikan
Kenapa: Soal membandingkan total nominal yang dibayar (bukan present value). PV keduanya selalu sama (= ). Yang berbeda hanyalah jumlah total yang dikeluarkan. Jangan hitung PV selisih.
No. 22 — Topik 4 · Kombinasi Bunga Periode dan Pokok Periode
Subtopik: Amortization Method
Inti soal: Dari tabel amortisasi pinjaman , ambil komponen bunga periode dan komponen pokok periode — jumlahkan dan nyatakan dalam bentuk tertutup.
- ;
Kenapa: Pinjaman → level payment . Identitas (discount rate efektif) kunci untuk menyederhanakan hasilnya ke opsi jawaban. Jangan campur periode dan .
No. 23 — Topik 4 · Sinking Fund dengan Pembayaran ke Kreditur > Bunga Pinjaman
Subtopik: Sinking Fund Method
Inti soal: Pinjaman dilunasi pakai sinking fund, tapi pembayaran ke kreditur ternyata lebih besar dari bunga murni — artinya ada pelunasan pokok parsial juga. Cari berapa yang harus disetorkan ke sinking fund.
- Hitung outstanding balance di t=12 secara retrospektif:
- Sinking fund menutup sisa:
Kenapa: Pembayaran ke kreditur (8 juta) > bunga pinjaman (6,4 juta = 8% × 80) → ada pelunasan pokok parsial tiap tahun. SF tidak perlu menutup seluruh 80 juta, hanya sisa outstanding balance di akhir tenor.
No. 24 — Topik 4 · Amortisasi vs Sinking Fund untuk Cari Rate Bersama
Subtopik: Sinking Fund Method
Inti soal: Dua orang ambil pinjaman sama besar, satu pakai amortisasi, satu pakai sinking fund. Dari info total pembayaran salah satunya, cari rate pinjaman — lalu pakai rate itu untuk hitung besar pinjaman.
- Jennie: → selesaikan
- Jason:
Kenapa: Kedua peminjam menggunakan rate pinjaman yang sama (). Persamaan total pembayaran Jennie (bunga + SF deposit = 10% pinjaman) memberikan satu persamaan dengan satu unknown (), karena bisa dihitung langsung.
No. 25 — Topik 6 · Status Moneyness Opsi (In/At/Out-of-the-Money)
Subtopik: Options — Call and Put
Inti soal: Dikasih tiga opsi (call dan put). Tentukan mana yang in-the-money — yaitu opsi yang langsung menguntungkan jika dieksekusi sekarang.
- Call ITM:
- Put ITM:
- At-the-money () ≠ in-the-money
- Premi tidak memengaruhi status moneyness
No. 26 — Topik 6 · Put-Call Parity untuk Cari Risk-Free Rate
Subtopik: Forwards and Futures
Inti soal: Dikasih forward price, harga call, dan harga put dengan strike yang sama. Gunakan hubungan put-call parity untuk balikkan dan cari risk-free rate.
- Selesaikan
Kenapa: Jika forward price, call, dan put dengan strike sama diberikan → langsung pakai put-call parity dalam versi forward. Ingat bahwa harus didiskon, tidak langsung sama dengan .
No. 27 — Topik 6 · Profit Portfolio Saham + Put (Protective Put)
Subtopik: Options — Call and Put, Option Strategies
Inti soal: Beli dua saham sekaligus asuransinya (put option). Di akhir kontrak, harga kedua saham sama. Hitung total profit dari seluruh posisi.
- FV biaya awal tiap saham:
- Payoff tiap saham:
- Profit = payoff − FV biaya awal; jumlahkan keduanya
Kenapa: “Profit at expiration” = payoff minus future value semua biaya awal (bukan biaya awal mentah). Rate nominal semi-annual 8% → 4% per semester. Hitung profit saham A dan B secara terpisah lalu dijumlahkan.
No. 28 — Topik 7 · CAPM: Expected Return Saham
Subtopik: CAPM and Factor Models
Inti soal: Dikasih risk-free rate, expected market return, dan beta saham. Pakai CAPM untuk hitung berapa return yang seharusnya dihasilkan saham itu.
- Pastikan yang dikalikan adalah market risk premium , bukan langsung
No. 29 — Topik 7 · Expected Return dan Beta Portofolio (Weighted Average)
Subtopik: Mean-Variance Portfolio Theory
Inti soal: Portofolio terdiri dari 4 saham dengan nilai investasi berbeda. Hitung expected return dan beta portofolio — keduanya adalah rata-rata tertimbang berdasarkan nilai investasi.
- Bobot = nilai investasi / total investasi
- ;
Kenapa: Bobot ditentukan oleh nilai investasi, bukan jumlah saham yang sama. Pakai equal weight (1/4) adalah jebakan yang menghasilkan angka berbeda (13,25% vs 14,9%).
No. 30 — Topik 7 · Total Uang Diterima dari Penjualan Saham
Subtopik: Mean-Variance Portfolio Theory
Inti soal: Beli saham, dapat dividen, lalu jual. Soal tanya berapa total uang yang masuk ke kantong — bukan berapa untungnya.
- Total diterima = = hasil jual saham + dividen
- Bukan profit (profit = total diterima − modal awal)
Kenapa: “Uang yang diterima” ≠ “profit”. Soal meminta total cash yang masuk (harga jual + dividen), bukan keuntungan bersih. Jangan lupa dividen juga diterima bersamaan dengan hasil jual.
Ringkasan Topik
| Topik | Soal | Subtopik yang Muncul |
|---|---|---|
| Topik 1 — TVM | 1, 2, 3, 4, 5, 7, 17 | Akumulasi, Nominal/Diskon, Force of Interest, DWRR/TWRR, Inflasi |
| Topik 2 — Anuitas | 6, 8, 9, 10 | Annuity-due, Continuous, Sum identities |
| Topik 3 — Term Structure | 15, 16, 18, 19 | Forward rates, Duration, Modified Duration, Convexity |
| Topik 4 — Pinjaman | 20, 21, 22, 23, 24 | Amortisasi, Sinking Fund, perbandingan metode |
| Topik 5 — Obligasi | 11, 12, 13, 14 | Harga, Premium/Discount formula, Book Value, Geometric coupon |
| Topik 6 — Derivatif | 25, 26, 27 | Moneyness, Put-Call Parity, Protective Put, Profit |
| Topik 7 — Portofolio | 28, 29, 30 | CAPM, Beta portofolio, Return saham |