AktuNotes
← Kembali
CF1 · Past Exam

Flash_study_cf1_oktober_2024

Flash Study — CF1 Oktober 2024

30 soal · 7 topik · Format: Topik · Subtopik · Inti Soal · Cara Pengerjaan · Alasan


No. 1 — Topik 1 · Akumulasi dengan Suku Bunga Efektif Berubah-ubah

Subtopik: Interest Rates & Discount Rates / Accumulation

Inti soal: Uang udah tumbuh sampai tahun ke-4. Suku bunganya beda tiap tahun. Cari nilai uang itu di tahun ke-7.

  • Identifikasi iti_t untuk t=5,6,7t = 5, 6, 7 (substitusi tt ke rumus)
  • Hitung A(7)=A(4)(1+i5)(1+i6)(1+i7)A(7) = A(4) \cdot (1+i_5)(1+i_6)(1+i_7)

Kenapa: Akumulasi dengan suku bunga berbeda per tahun = produk faktor (1+it)(1+i_t), bukan penjumlahan dan bukan rata-rata. Indeks mulai dari t=m+1t = m+1, bukan t=mt = m.


No. 2 — Topik 1 · Equation of Value & Faktorisasi

Subtopik: Cash Flow Equations

Inti soal: Dua rangkaian pembayaran yang berbeda waktu punya PV yang sama. Cari PV itu (KK) — tapi kita harus cari vv dulu dari syarat kesamaan itu.

  • Set PV rangkaian (i) = PV rangkaian (ii): 121(1+v)=144v2(1+v)121(1+v) = 144v^2(1+v)
  • Faktorkan dan bagi dengan (1+v)(1+v)v=11/12v = 11/12
  • Substitusi kembali ke salah satu rangkaian untuk dapat KK

Kenapa: Angka yang merupakan kuadrat sempurna (121 = 11², 144 = 12²) → sinyal kuat untuk difaktorkan. Tanpa faktorisasi, persamaan jadi kubik yang sulit diselesaikan manual.


No. 3 — Topik 1 · Nominal Discount Rate & Multiple Periods

Subtopik: Effective, Nominal, and Force of Interest

Inti soal: Ada dua deposit di waktu berbeda, suku bunga ganti di tengah jalan. Diketahui nilai akhir totalnya. Cari suku bunga di fase pertama (yang dinyatakan sebagai discount rate nominal).

  • Hitung faktor akumulasi periode kedua: (1,03)40(1{,}03)^{40} (tahun 10–30) dan (1,03)30(1{,}03)^{30} (tahun 15–30)
  • Set up equation of value di t=30t=30: deposit 100 juta (× faktor diskon nominal × faktor bunga nominal) + deposit 200 juta (× faktor bunga nominal) = 1.000 juta
  • Isolasi faktor diskon nominal → hitung dd dengan logaritma

Kenapa: Diskon nominal kuartalan → faktor akumulasi = (1d/4)40(1 - d/4)^{-40}, bukan (1+d/4)40(1 + d/4)^{40}. Dua deposit masuk di waktu berbeda (t=0 dan t=15), jadi dihitung terpisah.


No. 4 — Topik 1 · Force of Interest → Suku Bunga Efektif

Subtopik: Effective, Nominal, and Force of Interest

Inti soal: Dua dana tumbuh dengan cara beda — satu pakai force of interest, satu pakai suku bunga efektif biasa. Keduanya sama nilainya di tahun ke-9. Cari suku bunga efektif itu.

  • Integralkan δt=0,5(1+t)2\delta_t = 0{,}5(1+t)^{-2} dari 0 ke 9 → hasil = 0,45
  • Faktor akumulasi Dana X = e0,45e^{0{,}45}
  • Samakan dengan (1+i)9(1+i)^9, selesaikan: i=e0,0515,13%i = e^{0{,}05} - 1 \approx 5{,}13\%

Kenapa: Force of interest memerlukan integrasi untuk mendapat faktor akumulasi. Hasil integral harus di-eksponenkan (eδtdte^{\int \delta_t dt}) — langsung dipakai sebagai rate adalah kesalahan klasik.


No. 5 — Topik 1 · Dua Force of Interest Linear, Cari Titik Kesamaan

Subtopik: Effective, Nominal, and Force of Interest

Inti soal: Dua dana tumbuh dengan force of interest yang beda (sama-sama linear dalam tt). Diketahui di t=0t=0 mereka sama. Cari kapan mereka bakal sama lagi.

  • Samakan integral kedua force of interest dari 0 ke nn
  • an+bn2/2=gn+hn2/2an + bn^2/2 = gn + hn^2/2
  • Bagi dengan n>0n > 0n=2(ag)/(hb)n = 2(a-g)/(h-b)

Kenapa: “Dana A = Dana B” artinya akumulasi sama, bukan δ\delta sama. Integral force of interest linear menghasilkan persamaan kuadratik dalam nn dengan dua akar: n=0n=0 (trivial) dan n>0n > 0 (yang diminta).


No. 6 — Topik 2 · Annuity-Due + Inflasi Harga Target

Subtopik: Annuity-Due, Accumulated Value

Inti soal: Seseorang menabung rutin di awal tahun untuk beli barang 10 tahun lagi. Harganya bakal naik karena inflasi. Sebagian tabungan sudah ada, sebagian lagi ditambah XX — cari XX.

  • Hitung target harga di t=10: 200(1,04)10200(1{,}04)^{10}
  • Hitung AV pembayaran 20 juta (t=0 s/d t=5) ke t=10: 20s¨610%×(1,1)420 \cdot \ddot{s}_{\overline{6}|10\%} \times (1{,}1)^4
  • Hitung AV pembayaran XX (t=3 s/d t=5) ke t=10: Xs¨310%×(1,1)4X \cdot \ddot{s}_{\overline{3}|10\%} \times (1{,}1)^4
  • Set up equation of value, selesaikan XX

Kenapa: “Awal tahun ke-k” = t=k1t = k-1. Pembayaran di awal tahun → annuity-due (s¨\ddot{s}), bukan immediate. Harga target harus disesuaikan inflasi, bukan pakai harga nominal sekarang.


No. 7 — Topik 1 · DWRR = 0% untuk Cari X, lalu Hitung TWRR

Subtopik: NPV, IRR, DWRR, TWRR

Inti soal: Ada investasi dengan dua deposit di tengah tahun. Diketahui DWRR = 0% — pakai info itu untuk cari besar depositnya. Lalu hitung TWRR (ukuran performa manajer investasi).

  • DWRR = 0% → interest earned = 0 → B1B0Ck=0B_1 - B_0 - \sum C_k = 0 → selesaikan XX
  • Bagi periode menjadi 3 sub-periode berdasarkan waktu cash flow
  • TWRR: kalikan rasio return tiap sub-periode

Kenapa: DWRR = 0% punya shortcut: selisih saldo = total deposit (interest earned = 0), sehingga XX langsung bisa ditemukan tanpa perlu menghitung denominator. TWRR tidak terpengaruh besarnya/timing deposit, hanya performa per sub-periode.


No. 8 — Topik 2 · Penjumlahan st\sum s_{\overline{t}|} dengan Identitas Tertutup

Subtopik: Annuity-Immediate and Annuity-Due

Inti soal: Hitung jumlah dari 10 buah accumulated value anuitas (s1+s2++s10s_{\overline{1}|} + s_{\overline{2}|} + \cdots + s_{\overline{10}|}). Kelihatan harus dihitung satu-satu, tapi ada cara cepatnya.

  • Gunakan identitas: t=1nst=(s¨nn)/i\sum_{t=1}^{n} s_{\overline{t}|} = (\ddot{s}_{\overline{n}|} - n)/i
  • Hitung s¨1010%=s10×1,1\ddot{s}_{\overline{10}|10\%} = s_{\overline{10}|} \times 1{,}1
  • Substitusi

Kenapa: Menghitung sts_{\overline{t}|} satu per satu (brute force) berisiko error kumulatif dan makan waktu. Identitas tertutup jauh lebih efisien. Jangan tukar ss dan s¨\ddot{s}.


No. 9 — Topik 2 · Integral dari Continuous Annuity

Subtopik: Continuous Annuities

Inti soal: Dikasih nilai integral dari continuous annuity (bukan anuitasnya langsung). Cari nilai anuitasnya sendiri.

  • Tulis aˉt=(1eδt)/δ\bar{a}_{\overline{t}|} = (1 - e^{-\delta t})/\delta dan integralkan dari 0 ke nn
  • Hasil: (naˉn)/δ=100(n - \bar{a}_{\overline{n}|})/\delta = 100
  • Selesaikan: aˉn=n100δ\bar{a}_{\overline{n}|} = n - 100\delta

Kenapa: aˉtdt\int \bar{a}_{\overline{t}|} dt bukan sama dengan aˉn\bar{a}_{\overline{n}|} — itu “integral dari anuitas”, beda konsep. Harus integralkan eksplisit, dan kenali bahwa hasilnya bisa dinyatakan kembali dalam bentuk aˉn\bar{a}_{\overline{n}|} itu sendiri.


No. 10 — Topik 2 · Annuity-Due Ganda → Cari ii via Relasi a¨2n\ddot{a}_{\overline{2n}|}

Subtopik: Annuity-Immediate and Annuity-Due

Inti soal: Dikasih dua nilai annuity-due untuk tenor nn dan 2n2n. Cari suku bunga ii yang menghasilkan dua nilai itu sekaligus.

  • Gunakan relasi: a¨2n=a¨n(1+vn)\ddot{a}_{\overline{2n}|} = \ddot{a}_{\overline{n}|}(1 + v^n) → cari vn=0,6v^n = 0{,}6
  • Dari a¨n=(1vn)/d\ddot{a}_{\overline{n}|} = (1-v^n)/d → cari dd
  • Konversi dd ke ii: i=d/(1d)i = d/(1-d)

Kenapa: Jika dua nilai a¨\ddot{a} diberikan untuk nn dan 2n2n, cara paling efisien adalah pakai relasi rasio untuk isolasi vnv^n. Lalu pakai a¨n\ddot{a}_{\overline{n}|} untuk cari dd (bukan ii, karena penyebutnya dd).


No. 11 — Topik 5 · Harga Obligasi → Cari Par Value

Subtopik: Bond Pricing

Inti soal: Semua info obligasi dikasih kecuali par value-nya. Harga beli sudah diketahui. Balikkan formula harga obligasi untuk cari par.

  • Hitung kupon per periode dari rate kupon (kuartalan): Fr=F×2%Fr = F \times 2\%
  • Hitung PV obligasi: P=Fra403%+160v40P = Fr \cdot a_{\overline{40}|3\%} + 160 \cdot v^{40}
  • Set P=86,040P = 86{,}040 dan selesaikan FF

Kenapa: Redemption value (CC) dan par value (FF) bisa berbeda. Kupon dihitung dari FF, bukan dari CC. Hitung semua per periode (40 periode kuartalan untuk 10 tahun).


No. 12 — Topik 5 · Harga Obligasi dengan Redemption Berbeda via Premium/Discount Formula

Subtopik: Bond Pricing

Inti soal: Obligasi yang sama (tenor, kupon, yield sama) tapi redemption value berubah dari 100 jadi 120. Diketahui harga lama, cari harga baru — tanpa perlu tahu nn eksplisit.

  • Dari Kasus 1 (F=C=100F = C = 100, P=130P = 130): gunakan premium formula → cari an3%=20a_{\overline{n}|3\%} = 20
  • Untuk Kasus 2 (C=120C = 120): substitusi ke formula dengan CC baru, pakai an3%a_{\overline{n}|3\%} yang sama

Kenapa: Saat tenor sama dan yield sama, ana_{\overline{n}|} tidak berubah. Formula premium/discount memisahkan peran FF, CC, dan jj sehingga bisa dipakai dua kali untuk eliminasi nn yang tidak diketahui.


No. 13 — Topik 5 · Amortisasi Premium → Book Value Prospektif

Subtopik: Book Value, Premium and Discount Amortization

Inti soal: Diketahui seberapa besar premium yang diamortisasi di tahun ke-10. Dari situ, cari book value obligasi di akhir tahun ke-10.

  • Dari Amort10=(FrCi)v9=2\text{Amort}_{10} = (Fr - Ci) \cdot v^9 = 2 → selesaikan FrFr
  • Hitung B10=C+(FrCi)a85%B_{10} = C + (Fr - Ci) \cdot a_{\overline{8}|5\%}

Kenapa: Formula amortisasi premium Amortt=(FrCi)vnt+1\text{Amort}_t = (Fr - Ci) \cdot v^{n-t+1} memberi akses ke FrFr tanpa tahu PP awal. Setelah FrFr diketahui, book value dihitung prospektif (sisa anuitas + PV redemption).


No. 14 — Topik 5 · Obligasi dengan Kupon Meningkat Geometris

Subtopik: Bond Pricing

Inti soal: Obligasi biasa, tapi kuponnya naik 4% tiap periode. Cari kupon pertama XX.

  • Interpretasi: kupon per semester ke-tt = X(1,04)t1X(1{,}04)^{t-1} (meningkat 4% tiap semester, bukan tiap tahun)
  • Hitung geometric series: t=120(1,04)t1vt=v(1w20)/(1w)\sum_{t=1}^{20}(1{,}04)^{t-1} v^t = v(1-w^{20})/(1-w) di mana w=1,04/1,06w = 1{,}04/1{,}06
  • Set up equation of value, selesaikan XX

Kenapa: “Kupon meningkat 4% per tahun” tapi dibayar semi-annual → kenaikan terjadi tiap semester. Geometric series dengan rasio w=(1+g)vperiodew = (1+g) \cdot v_{periode}. Jika salah interpretasi (per tahun), hasilnya tidak akan cocok dengan opsi.


No. 15 — Topik 3 · Harga Obligasi dengan Forward Rates + Expected Value

Subtopik: Spot Rates and Forward Rates

Inti soal: Suku bunga ke depan tidak pasti — ada dua skenario yang sama-sama mungkin terjadi. Cari ekspektasi harga obligasi hari ini.

  • Hitung PV obligasi untuk tiap skenario secara terpisah menggunakan forward rate sebagai discount factor kumulatif
  • Rata-ratakan PV dua skenario (probabilitas sama = 50%)

Kenapa: Tidak boleh rata-rata forward rate dulu lalu discount — discounting bersifat non-linear. Harus hitung PV per skenario, baru ambil expected value.


No. 16 — Topik 3 · Modified Duration Obligasi Standar

Subtopik: Duration (Macaulay and Modified)

Inti soal: Obligasi standar dengan kupon dan yield diketahui. Cari modified duration — ukuran seberapa sensitif harga obligasi terhadap perubahan suku bunga.

  • Hitung PV tiap cash flow: CtvtC_t \cdot v^t
  • DMac=tPV(Ct)/PD_{Mac} = \sum t \cdot PV(C_t) / P
  • DMod=DMac/(1+i)D_{Mod} = D_{Mac} / (1+i)

Kenapa: Modified duration = Macaulay duration dibagi (1+i)(1+i). Sering dilaporkan Macaulay sebagai jawabannya — perhatikan soal meminta yang mana. Cash flow tahun terakhir harus termasuk par value.


No. 17 — Topik 1 · NPV dengan Fisher Equation (Market Rate)

Subtopik: Cash Flow Equations and Inflation

Inti soal: Dikasih real rate dan inflasi. Hitung NPV proyek menggunakan market rate (gabungan keduanya via Fisher equation).

  • Hitung market rate: imarket=(1+ireal)(1+π)1i_{market} = (1+i_{real})(1+\pi) - 1
  • Hitung NPV: Ct/(1+imarket)t\sum C_t / (1+i_{market})^t

Catatan: Kunci jawaban resmi PAI (a) = −23,21 tidak konsisten dengan perhitungan Fisher exact yang menghasilkan −19,31. Prinsip: gunakan Fisher exact, bukan aproksimasi r+πr + \pi.


No. 18 — Topik 3 · Forward Rate dari Zero-Coupon Bond

Subtopik: Spot Rates and Forward Rates

Inti soal: Dikasih harga dua zero-coupon bond dengan tenor berbeda. Cari forward rate untuk tahun ke-2 — berapa return yang “dijanjikan” pasar untuk uang yang dipinjamkan dari t=1 ke t=2.

  • Spot rate: s1=F/P11s_1 = F/P_1 - 1; (1+s2)2=F/P2(1+s_2)^2 = F/P_2
  • Forward rate shortcut: f1,2=P1/P21f_{1,2} = P_1/P_2 - 1

Kenapa: Untuk ZCB, forward rate = rasio harga ZCB tenor pendek terhadap tenor panjang, dikurangi 1. Ini shortcut yang sangat efisien dibanding menghitung spot rates satu per satu.


No. 19 — Topik 3 · Rasio Modified Convexity / Modified Duration

Subtopik: Convexity

Inti soal: Hitung rasio convexity terhadap modified duration dari dua cash flow — ukuran seberapa “melengkung” sensitivitas harga dibanding yang linear.

  • Hitung PV tiap cash flow
  • DMod=tPV(Ct)/[(1+i)P]D_{Mod} = \sum t \cdot PV(C_t) / [(1+i) \cdot P]
  • CMod=t(t+1)PV(Ct)/[(1+i)2P]C_{Mod} = \sum t(t+1) \cdot PV(C_t) / [(1+i)^2 \cdot P]
  • Hitung rasio CMod/DModC_{Mod}/D_{Mod}

Kenapa: Modified convexity pakai t(t+1)t(t+1) dan dibagi (1+i)2(1+i)^2, bukan t2t^2 (itu Macaulay convexity). Pastikan numerator dan denominator menggunakan definisi yang konsisten (keduanya “modified”).


No. 20 — Topik 4 · Amortisasi dengan Frekuensi Pembayaran Setiap 2 Tahun

Subtopik: Amortization Method

Inti soal: Pinjaman dicicil setiap dua tahun (bukan tahunan). Diketahui bunga di cicilan ke-4. Cari pokok yang dibayar di cicilan ke-7 — tanpa tahu berapa total cicilan.

  • Konversi rate ke per 2 tahun: j=(1,13)21j = (1{,}13)^2 - 1
  • Dari I4=R(1vn3)I_4 = R(1 - v^{n-3}) → selesaikan nn (jumlah pembayaran)
  • P7=Rvn6P_7 = R \cdot v^{n-6}

Kenapa: Cicilan setiap 2 tahun → rate harus dikompound ke basis 2 tahun. Formula bunga dan pokok ke-tt menggunakan vv per periode pembayaran.


No. 21 — Topik 4 · Selisih Total Pembayaran: Lump Sum vs Level Payments

Subtopik: Amortization Method

Inti soal: Peminjam punya dua pilihan melunasi utang: bayar sekaligus di akhir (lump sum) atau cicil rutin 10 tahun. Diketahui selisih total nominalnya. Cari besar pinjaman awal.

  • Lump sum di t=10: X(1,06)10X(1{,}06)^{10}
  • Total level payments: 10×(X/a106%)10 \times (X / a_{\overline{10}|6\%})
  • Selisih = 356,54 → selesaikan XX

Kenapa: Soal membandingkan total nominal yang dibayar (bukan present value). PV keduanya selalu sama (= XX). Yang berbeda hanyalah jumlah total yang dikeluarkan. Jangan hitung PV selisih.


No. 22 — Topik 4 · Kombinasi Bunga Periode tt dan Pokok Periode t+1t+1

Subtopik: Amortization Method

Inti soal: Dari tabel amortisasi pinjaman ana_{\overline{n}|}, ambil komponen bunga periode tt dan komponen pokok periode t+1t+1 — jumlahkan dan nyatakan dalam bentuk tertutup.

  • It=1vnt+1I_t = 1 - v^{n-t+1}; Pt+1=vntP_{t+1} = v^{n-t}
  • X=It+Pt+1=1+vnt(1v)=1+vntdX = I_t + P_{t+1} = 1 + v^{n-t}(1-v) = 1 + v^{n-t} \cdot d

Kenapa: Pinjaman =an= a_{\overline{n}|} → level payment =1= 1. Identitas 1v=d1 - v = d (discount rate efektif) kunci untuk menyederhanakan hasilnya ke opsi jawaban. Jangan campur periode tt dan t+1t+1.


No. 23 — Topik 4 · Sinking Fund dengan Pembayaran ke Kreditur > Bunga Pinjaman

Subtopik: Sinking Fund Method

Inti soal: Pinjaman dilunasi pakai sinking fund, tapi pembayaran ke kreditur ternyata lebih besar dari bunga murni — artinya ada pelunasan pokok parsial juga. Cari berapa yang harus disetorkan ke sinking fund.

  • Hitung outstanding balance di t=12 secara retrospektif: OB12=80(1,08)128s128%OB_{12} = 80(1{,}08)^{12} - 8 \cdot s_{\overline{12}|8\%}
  • Sinking fund menutup sisa: Xs124%=OB12X \cdot s_{\overline{12}|4\%} = OB_{12}

Kenapa: Pembayaran ke kreditur (8 juta) > bunga pinjaman (6,4 juta = 8% × 80) → ada pelunasan pokok parsial tiap tahun. SF tidak perlu menutup seluruh 80 juta, hanya sisa outstanding balance di akhir tenor.


No. 24 — Topik 4 · Amortisasi vs Sinking Fund untuk Cari Rate Bersama

Subtopik: Sinking Fund Method

Inti soal: Dua orang ambil pinjaman sama besar, satu pakai amortisasi, satu pakai sinking fund. Dari info total pembayaran salah satunya, cari rate pinjaman — lalu pakai rate itu untuk hitung besar pinjaman.

  • Jennie: i+1/s174,62%=0,10i + 1/s_{\overline{17}|4{,}62\%} = 0{,}10 → selesaikan i6%i \approx 6\%
  • Jason: L=5a176%L = 5 \cdot a_{\overline{17}|6\%}

Kenapa: Kedua peminjam menggunakan rate pinjaman yang sama (ii). Persamaan total pembayaran Jennie (bunga + SF deposit = 10% pinjaman) memberikan satu persamaan dengan satu unknown (ii), karena s174,62%s_{\overline{17}|4{,}62\%} bisa dihitung langsung.


No. 25 — Topik 6 · Status Moneyness Opsi (In/At/Out-of-the-Money)

Subtopik: Options — Call and Put

Inti soal: Dikasih tiga opsi (call dan put). Tentukan mana yang in-the-money — yaitu opsi yang langsung menguntungkan jika dieksekusi sekarang.

  • Call ITM: S>KS > K
  • Put ITM: S<KS < K
  • At-the-money (S=KS = K) ≠ in-the-money
  • Premi tidak memengaruhi status moneyness

No. 26 — Topik 6 · Put-Call Parity untuk Cari Risk-Free Rate

Subtopik: Forwards and Futures

Inti soal: Dikasih forward price, harga call, dan harga put dengan strike yang sama. Gunakan hubungan put-call parity untuk balikkan dan cari risk-free rate.

  • CP=(F0,TK)/(1+r)C - P = (F_{0,T} - K)/(1+r)
  • 23,8611,79=(163,13150)/(1+r)23{,}86 - 11{,}79 = (163{,}13 - 150)/(1+r)
  • Selesaikan rr

Kenapa: Jika forward price, call, dan put dengan strike sama diberikan → langsung pakai put-call parity dalam versi forward. Ingat bahwa (FK)(F-K) harus didiskon, tidak langsung sama dengan CPC - P.


No. 27 — Topik 6 · Profit Portfolio Saham + Put (Protective Put)

Subtopik: Options — Call and Put, Option Strategies

Inti soal: Beli dua saham sekaligus asuransinya (put option). Di akhir kontrak, harga kedua saham sama. Hitung total profit dari seluruh posisi.

  • FV biaya awal tiap saham: (S0+premi put)×(1+rsemester)(S_0 + \text{premi put}) \times (1 + r_{semester})
  • Payoff tiap saham: ST+max(KST,0)S_T + \max(K - S_T, 0)
  • Profit = payoff − FV biaya awal; jumlahkan keduanya

Kenapa: “Profit at expiration” = payoff minus future value semua biaya awal (bukan biaya awal mentah). Rate nominal semi-annual 8% → 4% per semester. Hitung profit saham A dan B secara terpisah lalu dijumlahkan.


No. 28 — Topik 7 · CAPM: Expected Return Saham

Subtopik: CAPM and Factor Models

Inti soal: Dikasih risk-free rate, expected market return, dan beta saham. Pakai CAPM untuk hitung berapa return yang seharusnya dihasilkan saham itu.

  • E(Ri)=Rf+βi[E(Rm)Rf]E(R_i) = R_f + \beta_i [E(R_m) - R_f]
  • Pastikan yang dikalikan β\beta adalah market risk premium =E(Rm)Rf= E(R_m) - R_f, bukan E(Rm)E(R_m) langsung

No. 29 — Topik 7 · Expected Return dan Beta Portofolio (Weighted Average)

Subtopik: Mean-Variance Portfolio Theory

Inti soal: Portofolio terdiri dari 4 saham dengan nilai investasi berbeda. Hitung expected return dan beta portofolio — keduanya adalah rata-rata tertimbang berdasarkan nilai investasi.

  • Bobot wiw_i = nilai investasi / total investasi
  • E(RP)=wiE(Ri)E(R_P) = \sum w_i E(R_i); βP=wiβi\beta_P = \sum w_i \beta_i

Kenapa: Bobot ditentukan oleh nilai investasi, bukan jumlah saham yang sama. Pakai equal weight (1/4) adalah jebakan yang menghasilkan angka berbeda (13,25% vs 14,9%).


No. 30 — Topik 7 · Total Uang Diterima dari Penjualan Saham

Subtopik: Mean-Variance Portfolio Theory

Inti soal: Beli saham, dapat dividen, lalu jual. Soal tanya berapa total uang yang masuk ke kantong — bukan berapa untungnya.

  • Total diterima = n×(P1+D)n \times (P_1 + D) = hasil jual saham + dividen
  • Bukan profit (profit = total diterima − modal awal)

Kenapa: “Uang yang diterima” ≠ “profit”. Soal meminta total cash yang masuk (harga jual + dividen), bukan keuntungan bersih. Jangan lupa dividen juga diterima bersamaan dengan hasil jual.


Ringkasan Topik

TopikSoalSubtopik yang Muncul
Topik 1 — TVM1, 2, 3, 4, 5, 7, 17Akumulasi, Nominal/Diskon, Force of Interest, DWRR/TWRR, Inflasi
Topik 2 — Anuitas6, 8, 9, 10Annuity-due, Continuous, Sum identities
Topik 3 — Term Structure15, 16, 18, 19Forward rates, Duration, Modified Duration, Convexity
Topik 4 — Pinjaman20, 21, 22, 23, 24Amortisasi, Sinking Fund, perbandingan metode
Topik 5 — Obligasi11, 12, 13, 14Harga, Premium/Discount formula, Book Value, Geometric coupon
Topik 6 — Derivatif25, 26, 27Moneyness, Put-Call Parity, Protective Put, Profit
Topik 7 — Portofolio28, 29, 30CAPM, Beta portofolio, Return saham
Daftar Isi
No. 1 — Topik 1 · Akumulasi dengan Suku Bunga Efektif Berubah-ubahNo. 2 — Topik 1 · Equation of Value & FaktorisasiNo. 3 — Topik 1 · Nominal Discount Rate & Multiple PeriodsNo. 4 — Topik 1 · Force of Interest → Suku Bunga EfektifNo. 5 — Topik 1 · Dua Force of Interest Linear, Cari Titik KesamaanNo. 6 — Topik 2 · Annuity-Due + Inflasi Harga TargetNo. 7 — Topik 1 · DWRR = 0% untuk Cari X, lalu Hitung TWRRNo. 8 — Topik 2 · Penjumlahan ∑st‾∣\sum s_${\overline${t}|}∑st∣​ dengan Identitas TertutupNo. 9 — Topik 2 · Integral dari Continuous AnnuityNo. 10 — Topik 2 · Annuity-Due Ganda → Cari iii via Relasi a¨2n‾∣\ddot${a}_${\overline${2n}|}a¨2n∣​No. 11 — Topik 5 · Harga Obligasi → Cari Par ValueNo. 12 — Topik 5 · Harga Obligasi dengan Redemption Berbeda via Premium/Discount FormulaNo. 13 — Topik 5 · Amortisasi Premium → Book Value ProspektifNo. 14 — Topik 5 · Obligasi dengan Kupon Meningkat GeometrisNo. 15 — Topik 3 · Harga Obligasi dengan Forward Rates + Expected ValueNo. 16 — Topik 3 · Modified Duration Obligasi StandarNo. 17 — Topik 1 · NPV dengan Fisher Equation (Market Rate)No. 18 — Topik 3 · Forward Rate dari Zero-Coupon BondNo. 19 — Topik 3 · Rasio Modified Convexity / Modified DurationNo. 20 — Topik 4 · Amortisasi dengan Frekuensi Pembayaran Setiap 2 TahunNo. 21 — Topik 4 · Selisih Total Pembayaran: Lump Sum vs Level PaymentsNo. 22 — Topik 4 · Kombinasi Bunga Periode ttt dan Pokok Periode t+1t+1t+1No. 23 — Topik 4 · Sinking Fund dengan Pembayaran ke Kreditur > Bunga PinjamanNo. 24 — Topik 4 · Amortisasi vs Sinking Fund untuk Cari Rate BersamaNo. 25 — Topik 6 · Status Moneyness Opsi (In/At/Out-of-the-Money)No. 26 — Topik 6 · Put-Call Parity untuk Cari Risk-Free RateNo. 27 — Topik 6 · Profit Portfolio Saham + Put (Protective Put)No. 28 — Topik 7 · CAPM: Expected Return SahamNo. 29 — Topik 7 · Expected Return dan Beta Portofolio (Weighted Average)No. 30 — Topik 7 · Total Uang Diterima dari Penjualan SahamRingkasan Topik