Survival and Hazard Functions
📊 1.2 — Survival and Hazard Functions
Ringkasan Cepat›
Topik: Survival and Hazard Functions | Bobot: ~15–25% | Difficulty: Medium Ref: London (1997) Bab 1–3; Frees (2010) Bab 14 | Prereq: 1.1 Survival and Lifetime Variables
Section 0 — Pemetaan Topik
| Topik TA1 | Sub-topik ID | Skill Diuji | Bobot | Difficulty | Prerequisite | Connected Topics | Referensi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Analisis Survival | 1.2 | Mendefinisikan dan menghubungkan , , , ; konversi antar fungsi | 15–25% | Medium | 1.1 Survival and Lifetime Variables | 1.3 Curtate Future Lifetime, 1.4 Parametric Survival Models, 1.5 Censoring and Non-Parametric Estimation | London (1997) Bab 1–3; Frees (2010) Bab 14 |
Section 1 — Intuisi
Bayangkan sebuah perusahaan asuransi jiwa ingin memahami berapa lama rata-rata nasabahnya akan hidup setelah membeli polis. Untuk menjawab pertanyaan ini, aktuaris perlu alat matematis yang dapat menggambarkan “peluang seseorang masih hidup hingga usia tertentu”. Alat inilah yang disebut fungsi survival — suatu fungsi yang menjawab: “Berapa probabilitas seseorang yang kini berusia akan bertahan hidup setidaknya tahun lagi?”
Namun peluang bertahan hidup saja tidak cukup. Bayangkan dua populasi yang memiliki peluang bertahan hidup hingga usia 50 tahun yang sama, tetapi satu populasi memiliki risiko kematian yang sangat tinggi antara usia 40–45, sementara yang lain risikonya tersebar merata. Untuk membedakan keduanya, aktuaris menggunakan fungsi hazard (atau dalam konteks aktuaria: force of mortality, ) — yaitu laju kematian sesaat pada setiap titik waktu. Fungsi ini menjawab: “Seberapa cepat individu yang masih hidup saat ini menghadapi risiko kematian dalam rentang waktu yang sangat singkat?”
Keindahan kerangka ini terletak pada kenyataan bahwa keempat fungsi — fungsi distribusi , fungsi densitas , fungsi survival , dan fungsi hazard — semuanya saling terhubung dan dapat diturunkan satu dari yang lain. Penguasaan hubungan antar fungsi ini adalah kunci utama dalam analisis survival, karena soal ujian sering kali memberikan satu fungsi dan meminta fungsi lainnya.
Section 2 — Definisi Formal
Definisi Matematis Inti›
Misalkan adalah variabel acak sisa usia individu yang kini berusia (yaitu, waktu hingga kematian). Fungsi survival didefinisikan sebagai:
yang menyatakan probabilitas seseorang berusia akan bertahan hidup minimal tahun lagi.
Tabel Variabel & Parameter
| Simbol | Makna | Catatan |
|---|---|---|
| Variabel acak sisa usia individu berusia | ||
| Waktu (dalam tahun) | ||
| Fungsi survival: | Monoton turun, , | |
| Fungsi distribusi kumulatif: | ||
| Fungsi densitas probabilitas (pdf) sisa usia | ||
| Fungsi hazard (force of mortality) pada usia | untuk semua | |
| Probabilitas bertahan hidup tahun dari usia | Identik dengan | |
| Probabilitas meninggal dalam tahun dari usia |
Rumus Utama
1. Hubungan Dasar , , :
Label: Konversi langsung antar fungsi distribusi dan survival.
2. Definisi Fungsi Hazard (Force of Mortality):
Label: Laju kematian sesaat — didefinisikan sebagai rasio densitas terhadap probabilitas bertahan hidup.
3. Fungsi Survival via Integral Hazard:
Label: Rumus eksponensial survival — paling sering digunakan dalam soal konversi dari hazard ke survival.
4. Densitas via Hazard dan Survival:
Label: Densitas adalah produk dari force of mortality dan probabilitas bertahan hidup.
5. Fungsi Survival dari Usia 0 (skala absolut):
Label: Ketika survival diukur dari lahir (), notasi disederhanakan menjadi .
6. Hubungan dengan absolut:
Label: Probabilitas bertahan kondisional — dasar konversi antara skala relatif dan absolut.
Asumsi Eksplisit
- adalah variabel acak kontinu non-negatif dengan distribusi yang memiliki pdf .
- (semua individu hidup pada saat ) dan (kematian pasti terjadi).
- Fungsi survival bersifat monoton tidak naik (non-increasing) dan kontinu dari kanan.
- untuk semua (laju kematian tidak negatif).
- (syarat agar , yaitu kematian pasti terjadi).
Section 3 — Jembatan Logika
Dari Definisi ke Rumus — Mengapa Integral Muncul?›
Rumus tidak muncul begitu saja. Ia lahir dari persamaan diferensial sederhana. Dari definisi hazard: . Ini adalah persamaan diferensial biasa: ruas kiri adalah fungsi yang diketahui, ruas kanan adalah turunan dari . Dengan mengintegrasikan kedua sisi dari ke , kita mendapatkan . Karena , eksponensiasi langsung menghasilkan rumus survival eksponensial.
Support dan Domain›
- Variabel acak memiliki support jika ada usia maksimum (seperti pada model De Moivre), atau jika tidak ada batas atas.
- Fungsi hazard didefinisikan hanya pada nilai di mana (individu masih mungkin hidup).
- Konversi hanya valid untuk , yaitu .
Derivasi Step-by-Step: Dari Hazard ke Survival
Langkah 1 — Mulai dari definisi hazard:
Langkah 2 — Pisahkan variabel (integrasikan kedua sisi dari ke ):
Langkah 3 — Gunakan Teorema Fundamental Kalkulus di ruas kanan:
karena sehingga .
Langkah 4 — Eksponensiasi kedua sisi:
Langkah 5 — Dapatkan densitas dengan turunan negatif:
Dilarang›
- Jangan menulis tanpa membagi dengan — hazard bukan densitas, ia adalah laju kondisional.
- Jangan menggunakan secara langsung kecuali jika (konstan, model eksponensial). Untuk hazard yang berubah terhadap , wajib integral.
- Jangan mencampurkan skala absolut dengan skala kondisional tanpa konversi eksplisit .
Section 4 — Contoh Soal
Soal A — Fundamental
Diketahui fungsi survival untuk (diukur dari usia 0). Tentukan force of mortality dan probabilitas seseorang berusia 30 tahun akan bertahan hidup 10 tahun lagi.
Solusi Soal A›
Pendekatan: Turunkan hazard langsung dari menggunakan definisi, lalu hitung dengan rasio fungsi survival.
1. Identifikasi Variabel
- Diminta: dan
2. Identifikasi Distribusi / Model Model eksponensial dengan hazard konstan — ciri khasnya adalah berbentuk .
3. Setup Persamaan
4. Eksekusi Aljabar
5. Verification Karena hazard konstan, tidak bergantung pada usia awal — cukup hitung . Hasil konsisten. ✓
Hasil: (konstan) dan artinya sekitar 67% orang berusia 30 akan mencapai usia 40.
Exam Tips — Soal A›
Target waktu: 2 menit. Common trap: Menghitung langsung tanpa memahami mengapa hal itu valid — hanya benar untuk hazard konstan. Shortcut: Jika , maka (konstan), dan .
Soal B — Exam-Typical
Diketahui force of mortality untuk . Tentukan (a) fungsi survival , (b) fungsi densitas , dan (c) probabilitas seseorang berusia meninggal antara tahun ke-20 dan ke-40.
Solusi Soal B›
Pendekatan: Integrasikan hazard untuk mendapatkan , turunkan , lalu gunakan selisih fungsi distribusi untuk probabilitas interval.
1. Identifikasi Variabel
- ,
- Diminta: , ,
2. Identifikasi Distribusi / Model Hazard berbentuk adalah karakteristik model De Moivre (distribusi seragam) dengan usia maksimum .
3. Setup Persamaan
4. Eksekusi Aljabar
Hitung integral:
Maka:
Fungsi densitas:
Probabilitas interval:
5. Verification Densitas konstan mengkonfirmasi distribusi seragam pada . Integral ✓. Probabilitas masuk akal karena interval 20–40 adalah dari range total.
Hasil: , , probabilitas meninggal antara tahun 20–40 adalah 25%.
Exam Tips — Soal B›
Target waktu: 3–4 menit. Common trap: Melupakan tanda negatif saat mengintegrasikan — hasilnya adalah , bukan . Shortcut: Kenali pola hazard → langsung De Moivre → (uniform).
Soal C — Challenging
Diketahui bahwa fungsi survival dari usia 0 adalah untuk .
(a) Tentukan force of mortality .
(b) Tentukan (probabilitas seseorang berusia 30 bertahan 20 tahun lagi).
(c) Tentukan nilai sedemikian rupa sehingga (median sisa usia dari usia 0).
Solusi Soal C›
Pendekatan: Turunkan hazard dari , gunakan rasio untuk survival kondisional, dan selesaikan persamaan survival untuk menemukan median.
1. Identifikasi Variabel
- ,
- Diminta: , , median
2. Identifikasi Distribusi / Model Bentuk adalah generalized De Moivre (atau Weibull dalam konteks tertentu) dengan , .
3. Setup Persamaan
4. Eksekusi Aljabar
(a) Force of Mortality:
(b) Survival kondisional:
(c) Median:
5. Verification Cek dengan integrasi: . Integral ini divergen (), mengkonfirmasi bahwa saat ✓. Cek median: ✓.
Hasil: (a) ; (b) ; (c) median sisa usia dari usia 0 adalah tahun.
Exam Tips — Soal C›
Target waktu: 5–6 menit. Common trap: Pada bagian (b), menggunakan — ini salah! Yang benar adalah . Selalu tulis usia absolut di argumen . Shortcut: Untuk median, set langsung dan selesaikan secara aljabar.
Section 5 — Verifikasi & Sanity Check
Cek 1 — Konsistensi Internal Fungsi›
Dari fungsi survival apapun , verifikasi selalu:
- ✓
- monoton turun (tidak boleh naik) ✓
- (densitas non-negatif) ✓
- (total probabilitas = 1) ✓
Jika salah satu gagal, ada kesalahan dalam fungsi yang diturunkan.
Cek 2 — Hubungan Transitif›
Jika soal memberikan , maka:
Cek: harus identik dengan fungsi hazard yang diberikan. Ini adalah tes konsistensi cepat.
Metode Alternatif
Untuk menghitung jika hanya diketahui , dapat langsung digunakan:
tanpa terlebih dahulu mencari dan secara terpisah. Ini lebih efisien saat absolut sulit dihitung.
Section 6 — Visualisasi Mental
Visualisasi 1 — Kurva Survival dan Interpretasinya:
S_x(t)
1.0 |●
| \
| \
| \
0.5 | ●── titik median (t*)
| \
| \
| \
0.0 |_________●_______→ t
0 ω-x
Bentuk: monoton turun dari 1 ke 0
Area di bawah kurva = E[T_x] (harapan hidup residual)
Visualisasi 2 — Hubungan Hazard dan :
μ_{x+t} S_x(t)
tinggi | 1.0 |●\
|↑ | \ ← S turun cepat
|hazard | \ di sini
|tinggi 0.0 |____\__________→ t
Hazard tinggi → S_x(t) turun curam
Hazard rendah → S_x(t) turun landai
Visualisasi 3 — Pola Hazard per Model:
Model | Bentuk μ_{x+t} | Bentuk S_x(t)
Eksponensial | konstan ──── | e^{-μt} (cembung)
De Moivre | naik 1/(ω-t) / | linear turun
Gompertz | naik eksponensial ↗ | cembung ke kanan
Weibull α<1 | turun ↘ | cekung cepat di awal
Hubungan Visual ↔ Rumus
- Area di bawah = = (harapan hidup residual)
- Titik di mana = median sisa usia
- Kemiringan di titik = = negatif densitas
- Rasio kemiringan terhadap tinggi = = = hazard
Section 7 — Jebakan Umum
Kesalahan Parametrisasi — Hazard vs. Densitas›
Salah: (hazard dikira sama dengan densitas)
Benar:
Hazard adalah laju kematian kondisional pada individu yang masih hidup. Densitas adalah laju kematian tidak kondisional. Keduanya sama hanya jika (yaitu saat ).
Kesalahan Konseptual — Survival Absolut vs. Kondisional›
- vs. : adalah survival dari usia 0; adalah survival kondisional dari usia . Selalu bedakan.
- Menggunakan tanpa koreksi: Benar hanya jika . Untuk , gunakan .
- Lupa bahwa : Jika derivasi menghasilkan densitas yang tidak terintegrasi ke 1, ada kesalahan.
- Asumsi hazard konstan sembarangan: Hanya model eksponensial yang memiliki hazard konstan. Jangan asumsikan ini tanpa konfirmasi dari soal.
Kesalahan Interpretasi Soal›
- Kata “force of mortality” = = fungsi hazard (bukan )
- Kata “probability of dying within years” = (bukan )
- Kata “probability of surviving to age given alive at ” =
- “Usia maksimum ” artinya ; jangan substitusikan ke formula yang membutuhkan
Red Flags — Keyword Pemicu Prosedur›
- “Force of mortality” → wajib gunakan
- “Given ” → wajib integrasikan untuk mendapatkan
- “Conditional on surviving to age ” → wajib gunakan rasio
- “De Moivre” → ,
- “Gompertz” → →
Section 8 — Ringkasan Eksekutif
Must-Remember›
- Hubungan fundamental:
- Definisi hazard:
- Survival dari hazard (paling sering diuji):
- Survival kondisional:
- Densitas = Hazard × Survival:
Kapan Digunakan
- Soal yang memberikan satu fungsi (, , , atau ) dan meminta fungsi lainnya
- Soal yang meminta probabilitas bertahan atau probabilitas meninggal dalam interval tertentu
- Soal yang meminta median atau mean sisa usia
- Soal yang menyebut force of mortality, survival probability, atau curtate lifetime
Kapan TIDAK Boleh Digunakan
- Saat data survival bersifat diskrit → gunakan 1.3 Curtate Future Lifetime dengan
- Saat model survival tidak diketahui parameternya → gunakan 1.5 Censoring and Non-Parametric Estimation (Kaplan-Meier)
- Saat soal meminta intensitas transisi antar state (bukan survival) → gunakan 2.1 Multiple State and Markov Models
Quick Decision Tree
graph TD
A["Fungsi apa yang diberikan?"] -->|"S(t) diberikan"| B["Turunkan: f(t) = -S'(t)<br>Hazard: μ = -d/dt ln S(t)"]
A -->|"μ_{x+t} diberikan"| C["Integrasikan:<br>S_x(t) = exp(-integral μ ds)"]
A -->|"f(t) diberikan"| D["Integrasikan: S(t) = integral f ds dari t ke inf<br>Hazard: μ = f(t)/S(t)"]
B --> E["Diminta S_x(t) kondisional?"]
C --> E
D --> E
E -->|"Ya, dari usia x"| F["Gunakan: t-p_x = S(x+t)/S(x)"]
E -->|"Tidak, dari usia 0"| G["Gunakan S(t) langsung"]
F --> H["Hitung probabilitas atau median"]
G --> H
Follow-up Options›
- “Berikan contoh soal variasi model Gompertz dengan force of mortality ”
- “Jelaskan hubungan 1.2 Survival and Hazard Functions dengan 1.4 Parametric Survival Models”
- “Buat flashcard 1-halaman untuk semua rumus konversi antar fungsi survival”
📖 Ref: London (1997) Survival Models and Their Estimation, Bab 1–3; Frees (2010) Bab 14 | 🗓️ 2026-04-19 | #TA1 #AnalisisSurvival #FungsiSurvival #HazardFunction