📊 1.3 — Curtate Future Lifetime
≡Ringkasan Cepat›
Topik: Curtate Future Lifetime | Bobot: ~15–25% (Topik 1) | Difficulty: Medium
Ref: London (1997) Bab 1–4; Dickson et al. (2009) Bab 2 | Prereq: 1.1 Survival and Lifetime Variables, 1.2 Survival and Hazard Functions
Section 1 — Intuisi
Bayangkan sebuah perusahaan asuransi jiwa yang menjual polis kepada seseorang berusia 40 tahun. Aktuaria di perusahaan itu perlu menghitung berbagai nilai polis — premi, cadangan, dan manfaat — yang semuanya bergantung pada kapan tertanggung meninggal dunia. Dalam banyak produk asuransi jiwa tradisional, manfaat kematian dibayarkan di akhir tahun meninggal, bukan tepat pada saat kematian terjadi. Perbedaan ini bukan sekadar soal administrasi — ia mengubah cara kita memodelkan risiko secara matematis.
Di sinilah curtate future lifetime muncul sebagai konsep kunci. Jika sisa hidup seseorang dinyatakan dalam variabel Tx (waktu kontinu hingga kematian), maka Kx adalah versi “dibulatkan ke bawah” dari Tx — yaitu bilangan bulat yang menunjukkan berapa tahun penuh seseorang itu masih hidup setelah usia x. Misalnya jika Tx=7,3 tahun, maka Kx=7: orang tersebut meninggal di tahun kedelapan, setelah menyelesaikan 7 tahun penuh.
Mengapa versi diskrit ini begitu berguna? Dalam praktiknya, banyak tabel mortalitas — seperti tabel mortalitas yang diterbitkan PAI atau TMI (Tabel Mortalitas Indonesia) — disajikan dalam interval satu tahun. Semua probabilitas disajikan per-tahun, bukan per-detik. Memodelkan Kx memungkinkan kita bekerja langsung dengan tabel mortalitas diskrit ini secara alami, tanpa perlu mengintegrasikan fungsi kontinu yang kompleks. Ini adalah jembatan antara teori survival kontinu dan aplikasi aktuaria yang berorientasi kalender tahunan.
ℹDefinisi Matematis›
Diberikan variabel acak sisa hidup kontinu Tx≥0 untuk seseorang berusia x, maka curtate future lifetime didefinisikan sebagai:
Kx=⌊Tx⌋
yaitu bagian bilangan bulat (floor) dari Tx. Kx adalah variabel acak diskrit dengan support k=0,1,2,3,…
| Simbol | Makna | Catatan |
|---|
| Tx | Sisa hidup kontinu untuk seseorang berusia x | Tx≥0, variabel acak kontinu |
| Kx | Curtate future lifetime — sisa hidup diskrit | Kx=⌊Tx⌋∈{0,1,2,…} |
| k | Nilai realisasi dari Kx | Bilangan bulat non-negatif |
| kpx | Probabilitas seseorang usia x masih hidup setelah k tahun | kpx=Sx(k)=P(Tx>k) |
| qx+k | Probabilitas seseorang usia x+k meninggal dalam satu tahun ke depan | qx+k=1−px+k |
| k∥qx | Deferred mortality probability — prob. meninggal tepat di tahun ke-(k+1) | k∥qx=kpx⋅qx+k |
| ex | Curtate expectation of life — ekspektasi Kx | ex=E[Kx] |
| 2ex | Second moment pendukung perhitungan Var(Kx) | Dihitung dari E[Kx2] |
Rumus Utama
PMF (Probability Mass Function) dari Kx:
P(Kx=k)=kpx⋅qx+k=k∥qx,k=0,1,2,…
Label: Probabilitas meninggal tepat di tahun ke-(k+1), setelah bertahan k tahun penuh.
CDF dari Kx:
P(Kx≤k)=1−k+1px=k+1qx,k=0,1,2,…
Label: Probabilitas meninggal dalam k+1 tahun pertama.
Survival function diskrit (tail probability):
P(Kx>k)=P(Kx≥k+1)=k+1px,k=0,1,2,…
Label: Probabilitas masih hidup pada ulang tahun ke-(k+1).
Ekspektasi (Curtate Expectation of Life):
ex=E[Kx]=k=0∑∞k⋅k∥qx=k=1∑∞kpx
Label: Rata-rata jumlah tahun penuh yang dijalani seseorang usia x sebelum meninggal.
Momen kedua dan Variansi:
E[Kx2]=k=1∑∞(2k−1)⋅kpx
Var(Kx)=E[Kx2]−(ex)2=k=1∑∞(2k−1)⋅kpx−(k=1∑∞kpx)2
Label: Alternatif: Var(Kx)=2∑k=1∞k⋅kpx−ex−ex2.
Hubungan Kx dengan Tx:
Kx≤Tx<Kx+1
Label: Kx adalah tahun penuh yang diselesaikan; fraksi tahun yang tersisa ada di interval [Kx,Kx+1).
Asumsi Eksplisit
- Tabel mortalitas lengkap tersedia: Nilai kpx atau qx+k diketahui untuk semua k≥0.
- Support tak terbatas (ω = ∞) atau terbatas: Jika tabel mortalitas memiliki batas akhir ω, maka support Kx∈{0,1,…,ω−x−1}.
- Tidak ada tambahan informasi (time-homogeneous): Probabilitas transisi hanya bergantung pada usia saat ini, bukan pada riwayat masa lalu.
- Pembulatan ke bawah (floor function): Kx=⌊Tx⌋, bukan pembulatan biasa.
- Independensi dari waktu kalender: Model mengasumsikan tabel mortalitas stasioner, tidak bergantung pada tahun kalender.
Section 3 — Jembatan Logika
◈Dari Definisi ke Rumus›
Mengapa PMF Kx berbentuk kpx⋅qx+k? Logikanya sederhana: agar Kx=k terjadi, diperlukan dua hal sekaligus — (1) orang tersebut harus bertahan hidup selama k tahun penuh (probabilitas kpx), dan (2) orang tersebut harus meninggal dalam tahun ke-(k+1), yaitu antara ulang tahun ke-k dan ke-(k+1) (probabilitas qx+k). Karena kedua kejadian ini bersyarat dan sekuensial, probabilitasnya adalah perkalian dari keduanya.
◈Support dan Domain›
Kx adalah variabel acak diskrit non-negatif. Nilai Kx=0 berarti orang tersebut meninggal sebelum ulang tahun berikutnya (meninggal di tahun pertama). Nilai Kx=k berarti orang tersebut merayakan ulang tahun ke-k setelah usia x, tetapi meninggal sebelum ulang tahun ke-(k+1).
Derivasi Rumus Ekspektasi Alternatif:
Langkah 1 — Mulai dari definisi:
ex=E[Kx]=k=0∑∞k⋅P(Kx=k)=k=1∑∞k⋅k∥qx
Langkah 2 — Substitusi k∥qx=kpx−k+1px (karena k∥qx=kpx⋅qx+k=kpx−k+1px):
ex=k=1∑∞k⋅(kpx−k+1px)
Langkah 3 — Lakukan Abel’s summation (summation by parts):
ex=k=1∑∞k⋅kpx−k=1∑∞k⋅k+1px
Langkah 4 — Re-indeks jumlah kedua: misalkan j=k+1, sehingga k=j−1:
k=1∑∞k⋅k+1px=j=2∑∞(j−1)⋅jpx
Langkah 5 — Gabungkan:
ex=k=1∑∞k⋅kpx−j=2∑∞(j−1)⋅jpx=1px+k=2∑∞[k−(k−1)]⋅kpx=k=1∑∞kpx
Hasil: ex=∑k=1∞kpx — formula ini jauh lebih mudah dihitung dari tabel mortalitas.
✘Dilarang›
- Jangan tulis P(Kx=k)=kqx — ini salah! kqx=P(Tx≤k) adalah CDF kontinu, bukan PMF diskrit.
- Jangan gunakan ex=E[Tx] — itu adalah complete expectation of life e∘x, bukan curtate. Curtate ex≤e∘x.
- Jangan abaikan perbedaan P(Kx≤k)=k+1qx vs P(Kx<k)=kqx — beda satu indeks bisa membatalkan seluruh perhitungan.
Section 4 — Contoh Soal
Soal A — Fundamental
Soal: Diketahui bahwa untuk seseorang berusia x: px=0,97, px+1=0,95, px+2=0,92. Hitung P(Kx=0), P(Kx=1), P(Kx=2), dan P(Kx≥3).
✓Solusi Soal A›
Pendekatan: Gunakan PMF P(Kx=k)=kpx⋅qx+k langsung.
1. Identifikasi Variabel
- px=0,97, sehingga qx=0,03
- px+1=0,95, sehingga qx+1=0,05
- px+2=0,92, sehingga qx+2=0,08
-
2px=px⋅px+1=0,97×0,95=0,9215
-
3px=2px⋅px+2=0,9215×0,92=0,847780
2. Identifikasi Distribusi / Model
Kx berdistribusi diskrit dengan PMF k∥qx=kpx⋅qx+k.
3. Setup Persamaan
P(Kx=k)=kpx⋅qx+k
4. Eksekusi Aljabar
P(Kx=0)=0px⋅qx=1×0,03=0,0300
P(Kx=1)=1px⋅qx+1=0,97×0,05=0,0485
P(Kx=2)=2px⋅qx+2=0,9215×0,08=0,073720
P(Kx≥3)=3px=0,847780
5. Verification
Jumlah: 0,0300+0,0485+0,073720+0,847780=1,000 ✓ PMF valid.
Hasil: P(Kx=0)=0,030; P(Kx=1)=0,0485; P(Kx=2)=0,07372; P(Kx≥3)=0,84778.
▲Exam Tips — Soal A›
Target waktu: 2 menit. Common trap: Lupa bahwa 0px=1 (selalu), sehingga P(Kx=0)=qx langsung. Shortcut: Hitung kpx secara kumulatif sebagai produk berurutan dari px,px+1,…
Soal B — Exam-Typical
Soal: Untuk seseorang berusia 60 tahun, diketahui q60=0,020, q61=0,022, q62=0,025, q63=0,028. Hitung curtate expectation of life e60 menggunakan data mortalitas ini, dengan asumsi kp60=0 untuk k≥5 (populasi kecil, disederhanakan). Juga hitung Var(K60).
✓Solusi Soal B›
Pendekatan: Hitung terlebih dahulu semua kp60, lalu gunakan formula e60=∑k=14kp60 dan Var(K60)=2∑k=14k⋅kp60−e60−e602.
1. Identifikasi Variabel
- q60=0,020, q61=0,022, q62=0,025, q63=0,028
- p60=0,980, p61=0,978, p62=0,975, p63=0,972
2. Identifikasi Distribusi / Model
K60 diskrit, support {0,1,2,3,4} (karena 5p60=0). Gunakan formula e60=∑k=14kp60.
3. Setup Persamaan
kp60=j=0∏k−1p60+j
e60=k=1∑4kp60,Var(K60)=2k=1∑4k⋅kp60−e60−e602
4. Eksekusi Aljabar
1p60=0,980
2p60=0,980×0,978=0,958440
3p60=0,958440×0,975=0,934479
4p60=0,934479×0,972=0,908314
e60=0,980000+0,958440+0,934479+0,908314=3,781233
Untuk variansi:
2k=1∑4k⋅kp60=2[1(0,980)+2(0,95844)+3(0,934479)+4(0,908314)]
=2[0,980+1,91688+2,803437+3,633256]=2×9,333573=18,667146
Var(K60)=18,667146−3,781233−(3,781233)2=18,667146−3,781233−14,297723=0,588190
5. Verification
e60≈3,78<4: masuk akal untuk support maksimum 4. Var(K60)>0 ✓. Juga cek: e60≤max(K60)=4 ✓.
Hasil: e60≈3,781 tahun; Var(K60)≈0,588.
▲Exam Tips — Soal B›
Target waktu: 4 menit. Common trap: Formula variansi Var(Kx)=2∑k⋅kpx−ex−ex2 — jangan lupa kurangi ex (bukan hanya ex2). Shortcut: Hitung kpx secara kumulatif satu kali, simpan hasilnya, lalu gunakan untuk ex dan komponen variansi sekaligus.
Soal C — Challenging
Soal: Asumsikan De Moivre dengan ω=100 dan seseorang berusia x=40. Di bawah model ini, kp40=6060−k untuk k=0,1,…,60. Hitung: (a) e40, (b) Var(K40), dan (c) P(K40>e40).
✓Solusi Soal C›
Pendekatan: Gunakan formula deret aritmetik untuk ∑k=1606060−k, lalu hitung momen kedua, dan evaluasi tail probability.
1. Identifikasi Variabel
- Model De Moivre: T40∼Uniform[0,60]
- kp40=6060−k, untuk k=1,2,…,59 (untuk k=60: 60p40=0)
2. Identifikasi Distribusi / Model
K40∼Diskrit, support {0,1,…,59}. Karena T40∼U[0,60], PMF K40 seragam: P(K40=k)=601 untuk k=0,1,…,59.
3. Setup Persamaan
e40=k=1∑59kp40=k=1∑596060−k
4. Eksekusi Aljabar
(a) Curtate Expectation:
e40=601k=1∑59(60−k)=601j=1∑59j=601⋅259×60=259=29,5
(b) Variansi — hitung E[K402] terlebih dahulu:
Karena K40∼Diskrit Seragam{0,1,…,59}:
E[K402]=601k=0∑59k2=601⋅659×60×119=659×119=67021≈1170,167
Var(K40)=E[K402]−(e40)2=1170,167−(29,5)2=1170,167−870,25=299,917
Catatan: Untuk distribusi diskrit seragam {0,…,n−1}: Var=12n2−1. Dengan n=60: 123600−1=123599≈299,917 ✓.
(c) P(K40>29,5)=P(K40≥30):
P(K40≥30)=30p40=6060−30=6030=0,5
5. Verification
e40=29,5=2ω−x−1=259 ✓ (formula curtate expectation De Moivre). P(K40>e40)=0,5: masuk akal untuk distribusi simetris seragam — setengah dari populasi melewati ekspektasi. Bandingkan dengan complete expectation: e∘40=2ω−x=30>e40=29,5 ✓ (curtate selalu lebih kecil).
Hasil: e40=29,5; Var(K40)≈299,92; P(K40>e40)=0,5.
▲Exam Tips — Soal C›
Target waktu: 5 menit. Common trap: Pada De Moivre, K40 adalah diskrit seragam {0,…,59} (bukan {1,…,60}) — perhatikan batas bawah selalu 0. Shortcut: Kenali langsung e40=2ω−x−1 untuk De Moivre — ini formula jadi yang harus dihafalkan.
Section 5 — Verifikasi & Sanity Check
✓Check 1 — Jumlah PMF = 1›
Untuk support terbatas {0,1,…,m}:
k=0∑mP(Kx=k)=k=0∑mk∥qx=1
Ini setara dengan 0px−m+1px=1−0=1 (jika m+1px=0). Selalu verifikasi ini setelah menghitung seluruh PMF.
✓Check 2 — Hubungan Curtate vs Complete Expectation›
Selalu berlaku:
ex≤e∘x≤ex+1
Di bawah UDD (Uniform Distribution of Deaths dalam satu tahun): e∘x=ex+21. Jika hasil ex lebih besar dari e∘x, ada kesalahan.
Metode Alternatif
Selain formula ex=∑k=1∞kpx, ekspektasi dapat dihitung langsung via PMF:
ex=k=0∑∞k⋅k∥qx=0⋅qx+1⋅pxqx+1+2⋅2pxqx+2+⋯
Keduanya equivalen. Formula ∑kpx lebih efisien jika tabel kpx sudah tersedia, sedangkan formula PMF berguna jika distribusi mortalitas tahunan yang diketahui.
Section 6 — Visualisasi Mental
Garis Waktu Diskrit Kx:
Usia x x+1 x+2 x+3 ...
|-----+-----|---------|---------|-------->
0 T? 1 2 3
Jika T_x = 2.7: K_x = floor(2.7) = 2
Meninggal di tahun ke-3, setelah 2 tahun penuh
K_x = 0: Meninggal di tahun pertama (antara usia x dan x+1)
K_x = 1: Meninggal di tahun kedua (antara usia x+1 dan x+2)
K_x = k: Meninggal di tahun ke-(k+1) (antara usia x+k dan x+k+1)
PMF K_x (untuk data hipotetis):
P(K_x=k)
|
| ***
| * *
|* *
| *
| *
| *
+-+--+--+--+--+---> k
0 1 2 3 4 5
Bentuk: biasanya unimodal atau monoton turun (bergantung pada
hazard function). Untuk populasi muda, monoton menurun ringan.
Distribusi kontinu Tx vs diskrit Kx:
f(t) — densitas T_x (kontinu):
| ____
| / \
| / \
| / \___
+-+--+--+--+--+-> t
0 1 2 3 4
P(K_x=k) — PMF K_x (diskrit): area di bawah f(t) pada [k, k+1)
|
| [] []
| [] [] []
| [] [] [] []
+-+--+--+--+--+--> k
0 1 2 3
Hubungan Visual ↔ Rumus
| Elemen Visual | Komponen Rumus |
|---|
| Panjang interval [k,k+1) | Satu tahun polis / tabel mortalitas |
| Area di bawah f(t) pada [k,k+1) | P(Kx=k)=kpx⋅qx+k |
| Luas kumulatif [0,k+1) | P(Kx≤k)=k+1qx |
| Luas sisa [k+1,∞) | P(Kx>k)=k+1px |
| Pusat massa distribusi PMF | ex=E[Kx] |
Section 7 — Jebakan Umum
⬡Kesalahan Parametrisasi — Indeks pada CDF›
Salah: P(Kx≤k)=kqx
Benar: P(Kx≤k)=k+1qx
Penjelasan: Kx≤k berarti meninggal paling lambat di tahun ke-(k+1), jadi melibatkan k+1 periode, bukan k. Ini sering menyebabkan kesalahan off-by-one yang fatal di soal.
⬡Kesalahan Konseptual›
- Kx vs Tx: ex=E[Kx] adalah curtate expectation, berbeda dengan complete expectation e∘x=E[Tx]. Di bawah UDD: e∘x=ex+0,5.
- Floor vs Round: Kx=⌊Tx⌋ menggunakan floor (bulatkan ke bawah), bukan pembulatan biasa. Jika Tx=2,9, maka Kx=2, bukan 3.
- Support dimulai dari 0: Kx=0 adalah nilai yang valid dan berarti (meninggal di tahun pertama). Jangan mulai penjumlahan dari k=1.
- PMF vs Tail: kpx=P(Kx≥k), bukan P(Kx=k). PMF adalah kpx−k+1px=k∥qx.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
- “Probabilitas meninggal sebelum ulang tahun ke-(k+1)” → P(Kx≤k)=k+1qx (inklusif: meninggal tepat di tahun ke-(k+1) termasuk).
- “Probabilitas meninggal tepat di tahun ke-(k+1)” → P(Kx=k)=k∥qx.
- “Probabilitas masih hidup setelah k tahun” → kpx=P(Kx≥k) — strictly greater than perlu P(Kx>k)=k+1px.
▲Red Flags›
- Soal menyebut “manfaat dibayar di akhir tahun kematian” → gunakan Kx, bukan Tx.
- Soal memberikan tabel mortalitas tahunan (qx, qx+1, …) → ini adalah konteks diskrit, pakai Kx.
- Soal menyebut De Moivre atau Tx∼U[0,ω−x] → gunakan formula ex=2ω−x−1 langsung.
- Soal meminta variansi Kx → ingat formula Var=2∑k⋅kpx−ex−ex2, jangan hanya hitung E[Kx2]−(E[Kx])2 tanpa mengetahui formula efisiennya.
Section 8 — Ringkasan Eksekutif
≡Must-Remember›
-
Definisi: Kx=⌊Tx⌋ — bagian bilangan bulat dari sisa hidup kontinu.
-
PMF:
P(Kx=k)=kpx⋅qx+k=k∥qx
-
CDF: P(Kx≤k)=k+1qx; Tail: P(Kx>k)=k+1px
-
Curtate expectation (dua formula ekuivalen):
ex=k=1∑∞kpx=k=0∑∞k⋅k∥qx
- Variansi:
Var(Kx)=2k=1∑∞k⋅kpx−ex−(ex)2
- De Moivre shortcut: ex=2ω−x−1; Kx∼Diskrit Seragam{0,…,ω−x−1}
Kapan Digunakan
- Soal menyebut manfaat/premi dibayar di akhir tahun (whole life, term life — annual payment)
- Data mortalitas diberikan dalam tabel tahunan (qx, px)
- Pertanyaan tentang ekspektasi hidup curtate atau variansi sisa hidup diskrit
- Model survival De Moivre dengan batas usia ω
- Sebagai langkah awal sebelum menghitung APV (Actuarial Present Value) asuransi jiwa
Kapan TIDAK Boleh Digunakan
- Ketika manfaat dibayar saat kematian (tepat waktu) → gunakan Tx kontinu dan e∘x
- Ketika dibutuhkan model hazard rate kontinu μx → lihat 1.2 Survival and Hazard Functions
- Ketika data berbentuk kontinu atau diketahui distribusi parametrik lengkap → pertimbangkan Tx langsung
Quick Decision Tree
graph TD
A["Soal melibatkan sisa hidup seseorang usia x"] --> B{"Manfaat/pembayaran\nberbasis waktu?"}
B -->|"Akhir tahun kematian"| C["Gunakan K_x = floor(T_x)"]
B -->|"Tepat saat kematian"| D["Gunakan T_x kontinu"]
C --> E{"Apa yang dicari?"}
E -->|"P(K_x = k)"| F["PMF: kpx * q(x+k)"]
E -->|"P(K_x <= k)"| G["CDF: (k+1)qx"]
E -->|"E[K_x]"| H["ex = sum kpx dari k=1"]
E -->|"Var(K_x)"| I["Var = 2*sum(k*kpx) - ex - ex^2"]
H --> J{"Model De Moivre?"}
J -->|"Ya, omega diketahui"| K["ex = (omega - x - 1) / 2"]
J -->|"Tidak"| L["Hitung kumulatif kpx dari tabel"]
❝Follow-up Options›
- “Berikan contoh soal variasi dengan tabel mortalitas TMI (Tabel Mortalitas Indonesia)”
- “Jelaskan hubungan 1.3 Curtate Future Lifetime dengan 1.4 Parametric Survival Models”
- “Buat flashcard 1-halaman untuk topik ini”
📖 Ref: London (1997), Survival Models and Their Estimation, Bab 1–4; Dickson et al. (2009), Bab 2 | 🗓️ 2026-04-19 | #TA1 #AnalisisSurvival #CurateFutureLifetime