TA1 · Materi
TA1 – Metode Statistika: Index Materi
TA1 – Metode Statistika: Index Materi
Ujian: 3 jam | 30 soal pilihan ganda Referensi Utama: Frees (2010), London (1997), Dickson et al. (2009)
Topik 1: Analisis Survival (15–25%)
- 1.1 Survival and Lifetime Variables — Data survival (kesintasan, lama hidup) dan sisa usia, variabel acak
- 1.2 Survival and Hazard Functions — Fungsi survival , fungsi hazard (force of mortality) , fungsi distribusi dan densitas, serta hubungan antar fungsi
- 1.3 Curtate Future Lifetime — Variabel acak sisa usia diskrit
- 1.4 Parametric Survival Models — Model konstan hazard, Gompertz–Makeham, De Moivre, dan Weibull
- 1.5 Censoring and Non-Parametric Estimation — Jenis-jenis sensor data; estimator Kaplan-Meier, Nelson-Aalen, Cox proportional hazards, estimator densitas Kernel
- 1.6 Maximum Likelihood Estimation for Survival — Estimasi parameter model survival parametrik via maximum likelihood estimation (MLE)
Hasil Pembelajaran
- Mendefinisikan data survival (kesintasan, lama hidup) dan sisa usia, serta variabel acaknya.
- Mendefinisikan fungsi distribusi dan densitas untuk variabel acak survival, fungsi survival, force of mortality (fungsi hazard), serta menjelaskan hubungan di antara fungsi-fungsi tersebut.
- Mendefinisikan variabel acak sisa usia curtate (waktu survival diskrit).
- Menjelaskan model survival parametrik, seperti model konstan hazard, Gompertz–Makeham, De Moivre, dan Weibull.
- Menjelaskan berbagai macam cara bagaimana data sisa usia dapat tersensor.
- Estimasi distribusi survival dan kerugian empirik menggunakan:
- Estimator Kaplan-Meier, termasuk aproksimasi untuk data besar
- Estimator Nelson-Aalen
- Cox proportional hazards
- Estimator densitas Kernel
- Estimasi parameter model survival parametrik menggunakan maximum likelihood estimation (MLE).
Referensi
- Frees, E. W. (2010). Regression Modeling with Actuarial and Financial Applications, Bab 14.
- London, D. (1997). Survival Models and Their Estimation (3rd ed.), Bab 1–8.
Topik 2: Model Multiple State, Model Markov, dan Estimasinya (10–20%)
- 2.1 Multiple State and Markov Models — Definisi model multiple state dan proses Markov; probabilitas transisi antar state
- 2.2 MLE for Transition Intensities — Maximum likelihood estimators untuk intensitas transisi dengan asumsi piecewise constant
- 2.3 Age-Dependent Transition Intensities — Estimasi intensitas transisi berdasarkan usia secara eksak maupun pendekatan sampel besar
Hasil Pembelajaran
- Mendefinisikan model multiple state dan proses Markov.
- Mendapatkan maximum likelihood estimators untuk intensitas transisi pada model perpindahan antar state dengan intensitas transisi piecewise constant.
- Mengestimasi intensitas transisi berdasarkan usia, secara eksak maupun menggunakan pendekatan sampel besar.
Referensi
- Dickson, D. C. M., Hardy, M. R., Waters, H. R. (2009). Actuarial Mathematics for Life Contingent Risks, Bab 8.
- London, D. (1997). Survival Models and Their Estimation (3rd ed.), Bab 10.
Topik 3: Analisis Regresi (20–25%)
- 3.1 Explanatory and Response Variables — Identifikasi variabel prediktor dan variabel respon; analisis korelasi linear
- 3.2 Simple Linear Regression — Estimasi kuadrat terkecil untuk parameter kemiringan (slope) dan intersep
- 3.3 Multiple Linear Regression Interpretation — Inferensial statistik pada parameter slope; ukuran goodness of fit ; prediksi mean respon dengan batas kepercayaan
- 3.4 Residual Analysis and Model Validation — Penggunaan residual untuk memeriksa kesesuaian dan validitas model regresi linier
- 3.5 Variable Selection Criteria — Kriteria kecocokan model untuk pemilihan variabel prediktor yang tepat
Hasil Pembelajaran
- Mengidentifikasi apakah suatu variabel termasuk variabel prediktor atau respon.
- Menjelaskan hubungan linear antar variabel menggunakan analisis korelasi.
- Menghitung estimasi kuadrat terkecil dari parameter kemiringan (slope) dan intersep pada model regresi linier sederhana.
- Menginterpretasikan output regresi linier berganda:
- Menentukan parameter slope menggunakan statistika inferensial.
- Menjelaskan ukuran kecocokan (goodness of fit) pada model regresi linier.
- Menggunakan fitted linear relationship untuk memprediksi mean dari respon atau titik, dengan batas kepercayaan tertentu.
- Menggunakan residual untuk memeriksa kesesuaian dan validitas dari model regresi linier.
- Menggunakan kriteria kecocokan model untuk memilih variabel prediktor yang tepat.
Referensi
- Frees, E. W. (2010). Regression Modeling with Actuarial and Financial Applications, Bab 1–6.
Topik 4: Model Linier Tergeneralisasi (15–25%)
- 4.1 Exponential Family of Distributions — Definisi keluarga distribusi Eksponensial; anggota: binomial, Poisson, eksponensial, gamma, normal
- 4.2 GLM Concepts and Link Functions — Konsep model linier tergeneralisasi (GLM), fungsi penghubung (link function), dan fungsi penghubung kanonik
- 4.3 GLM Variables and Interaction Terms — Variabel kontinu, faktor kategorik, dan komponen interaksi dalam GLM
- 4.4 GLM Hypothesis Testing and Model Fit — Uji statistik kecocokan model: Pearson’s chi-square test dan likelihood ratio test (LRT)
- 4.5 GLM Actuarial Applications — Penerapan GLM pada permasalahan aktuaria dan interpretasi hasilnya
Hasil Pembelajaran
- Mendefinisikan distribusi keluarga Eksponensial.
- Menunjukkan bahwa distribusi berikut merupakan anggota dari keluarga eksponensial: binomial, Poisson, eksponensial, gamma, normal.
- Menjelaskan konsep model linier tergeneralisasi (GLM), fungsi penghubung, dan fungsi penghubung kanonik dalam GLM.
- Menjelaskan apa yang dimaksud dengan variabel, faktor bertipe kategorik, dan komponen interaksi.
- Menerapkan uji statistik untuk menentukan kecocokan suatu model, termasuk Pearson’s chi-square test dan likelihood ratio test (LRT).
- Menerapkan GLM pada permasalahan aktuaria, dan menginterpretasikan hasilnya.
Referensi
- Frees, E. W. (2010). Regression Modeling with Actuarial and Financial Applications, Bab 13: Generalized Linear Models.
Topik 5: Analisis Runtun Waktu (20–25%)
- 5.1 Stationary and Non-Stationary Time Series — Konsep dan sifat runtun waktu univariat stasioner dan non-stasioner; deret acak stasioner; konsep filter
- 5.2 Time Series Operators — Notasi operator backwards shift, backwards difference, dan akar persamaan karakteristik
- 5.3 AR MA ARMA ARIMA Models — Konsep dan sifat dasar model AR, MA, ARMA, dan ARIMA; estimasi dan interpretasi parameter
- 5.4 Random Walk Models — Konsep random walk diskrit dan random walk dengan increment berdistribusi normal, dengan dan tanpa drift
- 5.5 Multivariate and Cointegrated Time Series — Konsep dasar model autoregresif multivariat; konsep runtun waktu kointegrasi
- 5.6 ARCH GARCH Models — Konsep dasar model ARCH dan GARCH untuk pemodelan volatilitas
Hasil Pembelajaran
- Menjelaskan konsep dan sifat runtun waktu univariat stasioner dan non-stasioner.
- Menjelaskan konsep deret acak stasioner.
- Menjelaskan konsep filter yang diaplikasikan pada deret acak stasioner.
- Memahami notasi operator backwards shift, backwards difference, dan konsep akar persamaan karakteristik dari runtun waktu.
- Menjelaskan konsep dan sifat dasar model runtun waktu autoregressive (AR), moving average (MA), autoregressive moving average (ARMA), dan autoregressive integrated moving average (ARIMA).
- Menjelaskan konsep dan sifat random walk diskrit dan random walk dengan increment yang berdistribusi normal, baik dengan maupun tanpa drift.
- Menjelaskan konsep dasar model autoregresif multivariat.
- Menjelaskan konsep runtun waktu kointegrasi.
- Menjelaskan konsep dasar model ARCH dan GARCH.
Referensi
- Frees, E. W. (2010). Regression Modeling with Actuarial and Financial Applications, Bab 7–9.
Bobot Soal
| Topik | Bobot |
|---|---|
| 1. Analisis Survival | 15–25% |
| 2. Model Multiple State, Model Markov, dan Estimasinya | 10–20% |
| 3. Analisis Regresi | 20–25% |
| 4. Model Linier Tergeneralisasi | 15–25% |
| 5. Analisis Runtun Waktu | 20–25% |
Tags
#TA1 #Index #MetodeStatistika