≡Ringkasan Cepat›
Topik: Panjer Recursive Formula | Bobot: ~10–15% | Difficulty: Calculation-Intensive
Ref: Klugman et al. (2019) Bab 9; Tse (2009) Bab 3 | Prereq: 4.1 Individual and Collective Risk Models, 4.2 Compound Distributions, 2.2 (a,b,0) and (a,b,1) Distribution Classes
Section 1 — Intuisi
Bayangkan seorang aktuaris di perusahaan asuransi kendaraan bermotor ingin mengetahui peluang bahwa total klaim seluruh portofolio bulan ini melebihi cadangan yang tersedia. Secara teori, distribusi total klaim adalah konvolusi antara distribusi frekuensi dan distribusi besar klaim — tetapi menghitung konvolusi secara langsung untuk ratusan atau ribuan nilai klaim yang berbeda adalah pekerjaan yang mustahil dilakukan dengan tangan, bahkan dengan spreadsheet biasa.
Di sinilah Formula Rekursif Panjer tampil sebagai senjata paling elegan dalam arsenal aktuaris komputasional. Daripada menghitung semua konvolusi sekaligus, formula ini membangun distribusi total klaim satu langkah demi satu langkah — mulai dari probabilitas total klaim nol, lalu satu, lalu dua, dan seterusnya. Setiap nilai baru dihitung dari nilai-nilai sebelumnya yang sudah diketahui. Tidak perlu menyimpan seluruh distribusi di memori sekaligus; cukup meneruskan hasil perhitungan sebelumnya ke langkah berikutnya.
Kunci keajaiban ini terletak pada sifat khusus distribusi frekuensi yang dikenal sebagai kelas (a,b,0) — yaitu Poisson, Negatif Binomial, dan Binomial. Distribusi-distribusi ini memiliki hubungan rekursif antara probabilitas pk dan pk−1 yang sangat sederhana: pk=(a+kb)pk−1. Sifat sederhana inilah yang memungkinkan seluruh distribusi agregat dibangun secara rekursif dengan efisiensi tinggi — dan inilah yang diuji dalam ujian TA2.
ℹDefinisi Matematis›
Misalkan S=X1+X2+⋯+XN adalah total klaim agregat (collective risk model), dengan N adalah frekuensi klaim dari kelas (a,b,0) dan Xi adalah besar klaim diskrit iid yang independen dari N. Maka distribusi S dapat dihitung secara rekursif oleh Formula Panjer:
gs=fS(s)=1−a⋅fX(0)1y=1∑s(a+sb⋅y)fX(y)⋅gs−y,s=1,2,3,…
dengan kondisi awal:
g0=fS(0)=PN(fX(0))
| Simbol | Makna | Catatan |
|---|
| S | Total klaim agregat | S=X1+⋯+XN |
| N | Frekuensi klaim | Harus dari kelas (a,b,0): Poisson, NegBin, atau Binomial |
| Xi | Besar klaim individual | Diskrit, support {0,1,2,…} atau {1,2,…} |
| fX(y) | PMF besar klaim: P(X=y) | Harus diskrit; jika kontinu perlu didiskretisasi dulu |
| gs | PMF agregat: P(S=s) | Yang ingin dihitung secara rekursif |
| a,b | Parameter kelas (a,b,0) dari distribusi N | Lihat tabel di bawah |
| PN(z) | PGF dari N | Digunakan untuk menghitung g0 |
| pk | P(N=k) | PMF distribusi frekuensi |
Parameter (a,b) untuk Distribusi Frekuensi Umum
| Distribusi N | Parameter | a | b |
|---|
| Poisson(λ) | λ>0 | 0 | λ |
| Negatif Binomial(r,β) | r>0, β>0 | 1+ββ | 1+β(r−1)β |
| Binomial(m,q) | m∈Z+, 0<q<1 | −1−qq | 1−q(m+1)q |
Rumus Utama
Formula Rekursif Panjer (bentuk operasional):
gs=1−a⋅fX(0)1y=1∑s(a+sby)fX(y)⋅gs−y,s=1,2,3,…
Label: Formula ini menghitung gs dari g0,g1,…,gs−1 yang sudah dihitung sebelumnya.
Kondisi Awal — Kasus Umum (fX(0) boleh positif):
g0=PN(fX(0))
Label: PN adalah PGF dari distribusi frekuensi N, dievaluasi di z=fX(0).
Kondisi Awal — Kasus Khusus (fX(0)=0, yaitu klaim selalu ≥1):
g0=PN(0)=P(N=0)=p0
Label: Jika besar klaim tidak bisa nol, satu-satunya cara S=0 adalah jika tidak ada klaim sama sekali.
Kondisi Awal Eksplisit per Distribusi (saat fX(0)=0):
g0Poisson=e−λ,g0NegBin=(1+β1)r,g0Binomial=(1−q)m
Label: Nilai awal rekursi, yaitu probabilitas nol klaim terjadi.
Penyederhanaan untuk Poisson (a=0):
gs=sλy=1∑sy⋅fX(y)⋅gs−y,s=1,2,3,…
Label: Untuk Poisson, faktor a=0 sehingga penyebut 1−a⋅fX(0)=1 dan rumus menjadi lebih sederhana.
Asumsi Eksplisit
- Distribusi frekuensi N harus berasal dari kelas (a,b,0) — yaitu Poisson, Negatif Binomial, atau Binomial. Distribusi lain tidak memiliki parameter (a,b) yang memungkinkan rekursi ini.
- Besar klaim Xi harus diskrit dengan support di {0,1,2,…}. Jika distribusi besar klaim kontinu, perlu dilakukan diskretisasi terlebih dahulu (di luar scope formula Panjer itu sendiri).
- Variabel X1,X2,… adalah iid (identically and independently distributed) dan independen dari N.
- Model yang digunakan adalah collective risk model (model risiko kolektif/compound), bukan individual risk model.
- Rekursi dimulai dari g0 dan dilakukan ke atas satu langkah setiap kali; setiap gs bergantung pada semua g0,…,gs−1.
Section 3 — Jembatan Logika
◈Dari Definisi ke Rumus›
Ide inti Formula Panjer adalah mengeksploitasi hubungan rekursif kelas (a,b,0): pk=(a+kb)pk−1. Ketika kita menuliskan fS(s)=P(S=s) sebagai jumlah total atas semua kemungkinan jumlah klaim k, dan kemudian menggunakan hubungan pk=(a+kb)pk−1 untuk mengganti pk dengan pk−1, indeks dalam penjumlahan bergeser — dan setelah manipulasi aljabar, distribusi S pada titik s hanya bergantung pada nilai-nilai distribusi S di titik yang lebih kecil dari s. Inilah mengapa rekursi bisa berjalan maju satu langkah demi satu langkah.
◈Support dan Domain›
- s adalah total klaim agregat, dengan support {0,1,2,…} (asumsi besar klaim diskrit).
- Faktor penyebut 1−a⋅fX(0) tidak pernah nol selama ∣a∣⋅fX(0)<1, yang selalu terpenuhi untuk distribusi yang valid karena ∣a∣<1 untuk Poisson (a=0), NegBin (0<a<1), dan Binomial (a<0).
- Rekursi hanya bisa dimulai setelah g0 diketahui — jangan lewati langkah ini.
Derivasi Formula Rekursif Panjer (Kasus fX(0)=0)
Langkah 1 — Tulis gs sebagai mixture atas nilai N:
gs=P(S=s)=k=0∑∞P(S=s∣N=k)⋅pk=k=1∑sfX∗k(s)⋅pk
Di mana fX∗k adalah konvolusi k-lipat dari fX. (Untuk k=0, P(S=s∣N=0)=1s=0=0 karena s≥1.)
Langkah 2 — Terapkan hubungan rekursif kelas (a,b,0):
pk=(a+kb)pk−1,k=1,2,3,…
Substitusi ke dalam gs:
gs=k=1∑sfX∗k(s)⋅(a+kb)pk−1
Langkah 3 — Gunakan sifat konvolusi diskrit:
Untuk distribusi dengan fX(0)=0, berlaku:
fX∗k(s)=y=1∑sfX(y)⋅fX∗(k−1)(s−y)
Substitusi:
gs=k=1∑sy=1∑sfX(y)⋅fX∗(k−1)(s−y)⋅(a+kb)pk−1
Langkah 4 — Tukar urutan penjumlahan (Fubini):
gs=y=1∑sfX(y)k=1∑s(a+kb)pk−1⋅fX∗(k−1)(s−y)
Langkah 5 — Ganti indeks j=k−1:
gs=y=1∑sfX(y)j=0∑s−1(a+j+1b)pj⋅fX∗j(s−y)
Langkah 6 — Pisahkan suku a dan suku j+1b:
Setelah manipulasi aljabar (menggunakan fakta bahwa ∑jpjfX∗j(s−y)=gs−y dan relasi serupa untuk suku b), diperoleh:
gs=ay=1∑sfX(y)⋅gs−y+by=1∑ssyfX(y)⋅gs−y
gs=y=1∑s(a+sby)fX(y)⋅gs−y
Ini adalah Formula Panjer untuk kasus fX(0)=0.
✘Dilarang›
- Jangan menggunakan Formula Panjer jika distribusi frekuensi N bukan dari kelas (a,b,0) — misalnya distribusi Geometric modifikasi, Logaritmik, atau distribusi bebas lainnya tidak memiliki parameter (a,b) yang valid untuk rekursi ini (kecuali ada ekstensi kelas (a,b,1) yang berbeda).
- Jangan mulai rekursi dari g1 tanpa menghitung g0 terlebih dahulu — g0 bukan nol secara otomatis; nilainya bergantung pada P(N=0) dan fX(0).
- Jangan menggunakan Formula Panjer langsung pada distribusi besar klaim kontinu — diskretisasi wajib dilakukan lebih dahulu jika diperlukan; tanpa ini, penjumlahan ∑y=1s tidak terdefinisi.
Section 4 — Contoh Soal
Soal A — Fundamental
Jumlah klaim N∼Poisson(λ=2). Besar klaim X diskrit dengan distribusi:
P(X=1)=0.6,P(X=2)=0.4,P(X=0)=0
Hitung P(S=0), P(S=1), dan P(S=2) menggunakan Formula Panjer.
✓Solusi Soal A›
Pendekatan: Identifikasi parameter (a,b) Poisson, hitung g0 dari kondisi awal, lalu jalankan rekursi untuk s=1 dan s=2.
1. Identifikasi Variabel
- N∼Poisson(λ=2) → a=0, b=2
- fX(1)=0.6, fX(2)=0.4, fX(0)=0
- Karena fX(0)=0: penyebut 1−a⋅fX(0)=1−0=1
2. Identifikasi Distribusi / Model
Model risiko kolektif: S=X1+⋯+XN dengan N Poisson. Gunakan Formula Panjer dengan penyederhanaan Poisson (a=0).
3. Setup Persamaan
gs=sλy=1∑sy⋅fX(y)⋅gs−y
4. Eksekusi Aljabar
g0: Karena fX(0)=0, maka g0=P(N=0)=e−2≈0.13534
g1 (s=1, hanya y=1 yang valid):
g1=12⋅[1⋅fX(1)⋅g0]=2⋅(1)(0.6)(0.13534)=2×0.08120=0.16241
g2 (s=2, y∈{1,2}):
g2=22[1⋅fX(1)⋅g1+2⋅fX(2)⋅g0]
g2=1⋅[(1)(0.6)(0.16241)+(2)(0.4)(0.13534)]
g2=0.09745+0.10827=0.20572
5. Verification
Cek: g0+g1+g2=0.13534+0.16241+0.20572=0.50347<1 ✓ (masih ada probabilitas untuk S≥3). Nilai g0=e−2≈0.135 masuk akal — ada ~13.5% kemungkinan tidak ada klaim sama sekali.
Hasil: g0≈0.13534; g1≈0.16241; g2≈0.20572.
▲Exam Tips — Soal A›
Target waktu: 3 menit. Common trap: Lupa bahwa gs Poisson punya faktor sλ di depan, bukan sb saja (keduanya sama karena b=λ, tapi jangan bingung notasi). Shortcut: Untuk Poisson, langsung gunakan rumus sederhana gs=sλ∑y=1sy⋅fX(y)⋅gs−y tanpa faktor penyebut.
Soal B — Exam-Typical
Jumlah klaim N∼NegBin(r=2, β=1). Besar klaim X diskrit dengan:
P(X=1)=0.7,P(X=2)=0.2,P(X=3)=0.1,P(X=0)=0
Hitung P(S=0), P(S=1), P(S=2), dan P(S=3).
✓Solusi Soal B›
Pendekatan: Hitung parameter (a,b) NegBin, tentukan g0, lalu iterasi rekursi hingga s=3.
1. Identifikasi Variabel
-
N∼NegBin(r=2, β=1)
-
a=1+ββ=21=0.5
-
b=1+β(r−1)β=2(1)(1)=0.5
-
fX(1)=0.7, fX(2)=0.2, fX(3)=0.1, fX(0)=0
- Penyebut: 1−a⋅fX(0)=1−0.5×0=1
2. Identifikasi Distribusi / Model
Collective risk model dengan NegBin(2,1). Karena fX(0)=0, formula Panjer berlaku langsung.
3. Setup Persamaan
gs=y=1∑s(0.5+s0.5y)fX(y)⋅gs−y
4. Eksekusi Aljabar
g0: g0=PN(fX(0))=PN(0)=P(N=0)=(1+β1)r=(21)2=0.25
g1 (s=1, hanya y=1):
g1=(0.5+10.5×1)fX(1)⋅g0=(0.5+0.5)(0.7)(0.25)=1.0×0.175=0.175
g2 (s=2, y∈{1,2}):
g2=(0.5+20.5)(0.7)(0.175)+(0.5+21.0)(0.2)(0.25)
g2=(0.75)(0.1225)+(1.0)(0.05)=0.091875+0.05=0.141875
g3 (s=3, y∈{1,2,3}):
g3=(0.5+30.5)(0.7)(0.141875)+(0.5+31.0)(0.2)(0.175)+(0.5+31.5)(0.1)(0.25)
g3=(32)(0.09931)+(65)(0.035)+(1.0)(0.025)
g3=0.06621+0.02917+0.025=0.12038
5. Verification
∑s=03gs=0.25+0.175+0.14188+0.12038=0.68726<1 ✓. Verifikasi mean: E[S]=E[N]⋅E[X]=rβ⋅E[X]=2×1×(0.7+0.4+0.3)=2×1.4=2.8. Wajar bahwa distribusi masih tersebar di s≥4.
Hasil: g0=0.25; g1=0.175; g2≈0.14188; g3≈0.12038.
▲Exam Tips — Soal B›
Target waktu: 4–5 menit. Common trap: Salah menghitung parameter a dan b NegBin — pastikan a=1+ββ dan b=1+β(r−1)β, bukan a=β. Shortcut: Buat tabel 3 kolom (s, kontribusi per y, akumulasi) agar tidak kehilangan suku dalam penjumlahan.
Soal C — Challenging
Jumlah klaim N∼NegBin(r=1, β=2) (yaitu distribusi Geometrik dengan β=2). Besar klaim X diskrit dengan distribusi yang mencakup kemungkinan klaim nol:
P(X=0)=0.3,P(X=1)=0.5,P(X=2)=0.2
(a) Hitung g0=P(S=0).
(b) Hitung g1=P(S=1) dan g2=P(S=2).
(c) Verifikasi dengan menghitung P(S=0) secara independen menggunakan definisi langsung (mixture atas nilai N).
✓Solusi Soal C›
Pendekatan: Kasus fX(0)=0 — kondisi awal dan penyebut formula Panjer harus dihitung dengan cermat menggunakan PGF.
1. Identifikasi Variabel
- N∼Geometrik(β=2), yaitu NegBin(r=1,β=2)
- a=32, b=3(1−1)(2)=0
- fX(0)=0.3, fX(1)=0.5, fX(2)=0.2
- Penyebut: 1−a⋅fX(0)=1−32(0.3)=1−0.2=0.8
2. Identifikasi Distribusi / Model
Collective risk model dengan Geometrik dan klaim yang bisa bernilai nol. PGF Geometrik (NegBin r=1):
PN(z)=1+β(1−z)1=1+2(1−z)1=3−2z1
3. Setup Persamaan
Kondisi awal umum:
g0=PN(fX(0))=PN(0.3)
Formula Panjer dengan fX(0)=0:
gs=0.81y=1∑s(32+s0⋅y)fX(y)⋅gs−y=0.81⋅32y=1∑sfX(y)⋅gs−y
4. Eksekusi Aljabar
(a) Hitung g0:
g0=PN(0.3)=3−2(0.3)1=3−0.61=2.41≈0.41667
(b) Hitung g1 (s=1, hanya y=1):
g1=0.81⋅32⋅fX(1)⋅g0=0.81⋅32⋅0.5⋅0.41667
g1=1.25×0.33333×0.5×0.41667=1.25×0.06944=0.08681
Hitung g2 (s=2, y∈{1,2}):
g2=0.81⋅32[fX(1)⋅g1+fX(2)⋅g0]
g2=1.25×0.66667×[(0.5)(0.08681)+(0.2)(0.41667)]
g2=0.83333×[0.04340+0.08333]=0.83333×0.12674=0.10561
(c) Verifikasi g0 secara langsung:
P(S=0)=k=0∑∞P(N=k)⋅[P(X=0)]k
Untuk Geometrik: P(N=k)=1+β1(1+ββ)k=31(32)k
g0=k=0∑∞31(32)k(0.3)k=31k=0∑∞(32×0.3)k=31⋅1−0.21=31×0.81=2.41≈0.41667✓
5. Verification
Verifikasi independen mengkonfirmasi g0≈0.41667. Probabilitas tinggi untuk S=0 masuk akal: ada P(N=0)=31≈33% kemungkinan nol klaim, ditambah peluang semua klaim bernilai nol (karena P(X=0)=0.3).
Hasil: g0≈0.41667; g1≈0.08681; g2≈0.10561.
▲Exam Tips — Soal C›
Target waktu: 6 menit. Common trap: Menggunakan g0=P(N=0) padahal fX(0)=0 — ini hanya valid jika fX(0)=0. Jika ada kemungkinan klaim bernilai nol, wajib gunakan g0=PN(fX(0)). Shortcut: Untuk NegBin r=1 (Geometrik), PGF-nya sangat mudah: PN(z)=1+β(1−z)1.
Section 5 — Verifikasi & Sanity Check
✓Cek Mean Agregat vs Formula Langsung›
Setelah menghitung beberapa nilai gs, verifikasi konsistensi dengan mean:
E[S]=E[N]⋅E[X]
Hitung ∑s=0smaxs⋅gs dan pastikan nilainya mendekati E[N]⋅E[X] (tidak perlu sama persis karena distribusi dipotong di smax, tapi harus mendekati untuk smax yang cukup besar).
✓Cek Jumlah Probabilitas›
Setiap gs≥0 untuk semua s, dan ∑s=0∞gs=1. Dalam praktik ujian, setelah menghitung beberapa nilai:
s=0∑smaxgs≤1
Jika jumlah sudah melebihi 1, ada kesalahan aritmatika dalam rekursi. Juga periksa: g0=PN(fX(0))∈(0,1] — jika hasilnya negatif atau >1, ada kesalahan.
Metode Alternatif
Untuk distribusi dengan support yang kecil (misalnya X∈{1,2} dan N kecil), distribusi agregat dapat dihitung langsung melalui enumerasi lengkap:
P(S=s)=k=0∑sP(N=k)⋅P(X1+⋯+Xk=s)
Ini berguna sebagai verifikasi independen untuk soal-soal sederhana, tetapi tidak praktis untuk distribusi dengan support besar. Formula Panjer lebih efisien secara komputasional.
Section 6 — Visualisasi Mental
Visualisasi Rekursi sebagai Segitiga:
Bayangkan sebuah tabel rekursi di mana baris adalah nilai s dan kolom adalah kontribusi dari setiap y:
s=0 : g_0 = P_N(f_X(0)) [kondisi awal]
s=1 : g_1 ← (a + b/1)·f_X(1)·g_0 [1 suku]
s=2 : g_2 ← (a + b/2)·f_X(1)·g_1
+ (a + b)·f_X(2)·g_0 [2 suku]
s=3 : g_3 ← (a + b/3)·f_X(1)·g_2
+ (a + 2b/3)·f_X(2)·g_1
+ (a + b)·f_X(3)·g_0 [3 suku]
Setiap baris s menjumlahkan “kontribusi dari setiap besar klaim y” dikalikan dengan “distribusi agregat yang sudah diketahui di posisi s−y”. Semakin ke bawah, semakin banyak suku yang dijumlahkan — tapi semua bergantung pada nilai-nilai di atas.
Distribusi Agregat S — Bentuk Tipikal:
- Puncak (mode) distribusi S berada sekitar E[S]=E[N]⋅E[X].
- Untuk Poisson frekuensi: distribusi S cenderung mendekati Poisson atau Normal untuk λ besar.
- Untuk NegBin frekuensi: distribusi S overdispersed (ekor lebih berat dari Poisson ekuivalen), puncak lebih pendek, ekor kanan lebih panjang.
Hubungan Visual ↔ Rumus
| Elemen Visual | Komponen Rumus |
|---|
| Titik awal rekursi (nilai g0) | g0=PN(fX(0)) — PGF dievaluasi di massa probabilitas nol klaim |
| Lebar “corong” kontribusi per baris | Jumlah suku dalam ∑y=1s — bertambah satu setiap langkah |
| Bobot setiap kontribusi | Faktor (a+sby) — berbeda per distribusi frekuensi |
| Posisi puncak distribusi | E[S]=E[N]⋅E[X] |
Section 7 — Jebakan Umum
⬡Kesalahan Parametrisasi›
Parameter (a,b) NegBin sering tertukar. Ingat: a=1+ββ dan b=1+β(r−1)β. Untuk Geometrik (r=1): b=0, bukan b=β. Jangan menggunakan a=r atau b=λ secara sembarangan.
⬡Kesalahan Konseptual›
- ”g0=P(N=0) selalu” — Hanya benar jika fX(0)=0. Jika besar klaim bisa nol (fX(0)>0), maka g0=PN(fX(0))>P(N=0) karena ada kontribusi dari skenario “ada klaim tapi semua bernilai nol”.
- “Formula Panjer berlaku untuk semua distribusi frekuensi” — Salah. Hanya untuk kelas (a,b,0): Poisson, NegBin, Binomial. Distribusi seperti Logaritmik atau Zero-Inflated memerlukan ekstensi berbeda.
- “Suku dengan y>s bisa diabaikan” — Memang diabaikan (karena fX(y)⋅gs−y dengan s−y<0 tidak terdefinisi), tetapi ini bukan karena mereka nol — melainkan karena indeks penjumlahan memang dibatasi y=1 sampai y=s.
- “Untuk Binomial, formula sama dengan Poisson karena a=0 untuk Poisson” — Salah; Binomial memiliki a<0 (negatif), bukan a=0. Tanda a mempengaruhi arah rekursi dan besarnya kontribusi per suku.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
- Soal menyebut “besar klaim diskrit” tapi memberikan distribusi kontinu (misalnya Exponential) — wajib diskretisasi dulu, tapi dalam ujian TA2 biasanya sudah diberikan PMF diskrit secara eksplisit.
- Soal memberikan “rata-rata klaim per periode” bisa bermakna E[S] (sudah termasuk frekuensi), bukan E[X]. Pastikan mana yang menjadi input formula.
- Soal meminta P(S≤k) — ingat untuk menjumlahkan g0+g1+⋯+gk, bukan hanya gk.
▲Red Flags›
- Kata “rekursif”, “Panjer”, “iterasi distribusi agregat” → langsung terapkan formula ini.
- Diberikan PMF diskrit X dan distribusi frekuensi dari kelas (a,b,0) → Formula Panjer adalah alat yang tepat.
- Soal menyebutkan P(X=0)>0 → jangan gunakan g0=P(N=0); hitung g0=PN(fX(0)) dan penyebut 1−a⋅fX(0).
- Distribusi frekuensi adalah Geometrik → ingat ini adalah NegBin(r=1,β) dengan b=0; formula Panjer menyederhanakan secara signifikan.
Section 8 — Ringkasan Eksekutif
≡Must-Remember›
- Formula Panjer: gs=1−a⋅fX(0)1∑y=1s(a+sby)fX(y)⋅gs−y, untuk s=1,2,3,…
- Kondisi awal: g0=PN(fX(0)); jika fX(0)=0 maka g0=P(N=0)
- Parameter Poisson: a=0, b=λ → penyederhanaan gs=sλ∑y=1sy⋅fX(y)⋅gs−y
- Parameter NegBin: a=1+ββ, b=1+β(r−1)β; Geometrik (r=1): a=1+ββ, b=0
- Parameter Binomial: a=−1−qq, b=1−q(m+1)q; a negatif untuk Binomial
Kapan Digunakan
- Soal meminta distribusi lengkap (beberapa nilai P(S=s)) dari collective risk model dengan besar klaim diskrit.
- Distribusi frekuensi adalah Poisson, NegBin, atau Binomial (kelas (a,b,0)).
- Distribusi besar klaim diberikan sebagai PMF diskrit dengan support terbatas atau diketahui.
- Soal meminta P(S≤d) untuk deductible d diskrit, atau E[max(S−d,0)] (stop-loss).
Kapan TIDAK Boleh Digunakan
- Distribusi frekuensi bukan dari kelas (a,b,0) — misalnya Zero-Inflated Poisson, Logaritmik, atau distribusi bebas lainnya.
- Besar klaim berdistribusi kontinu tanpa diskretisasi terlebih dahulu.
- Model yang digunakan adalah individual risk model (bukan collective) — gunakan konvolusi langsung.
- Hanya perlu mean dan variansi agregat — gunakan 4.3 Mean Variance and Stop-Loss yang jauh lebih cepat.
Quick Decision Tree
graph TD
A["Distribusi agregat S<br>perlu dihitung?"] -->|"Hanya mean/var"| B["Gunakan E[S]=E[N]E[X]<br>Var(S)=E[N]Var(X)+Var(N)(E[X])^2"]
A -->|"Distribusi penuh P(S=s)"| C["Apakah besar klaim X diskrit?"]
C -->|"Ya"| D["Apakah N dari kelas (a,b,0)?"]
C -->|"Tidak (kontinu)"| E["Diskretisasi X dulu<br>lalu kembali ke node D"]
D -->|"Ya: Poisson/NegBin/Binomial"| F["Hitung a, b<br>Hitung g0 = P_N(fX(0))<br>Jalankan rekursi Panjer"]
D -->|"Tidak"| G["Gunakan konvolusi<br>atau metode lain"]
F --> H["Apakah fX(0) > 0?"]
H -->|"Ya"| I["g0 = P_N(fX(0))<br>Penyebut = 1 - a*fX(0)"]
H -->|"Tidak"| J["g0 = P(N=0)<br>Penyebut = 1"]
❝Follow-up Options›
- “Berikan contoh soal Panjer dengan distribusi Binomial sebagai frekuensi”
- “Jelaskan hubungan 4.5 Panjer Recursive Formula dengan 4.4 Aggregate Distribution Approximation — kapan Panjer lebih baik dari aproksimasi Normal?”
- “Buat flashcard 1-halaman untuk topik ini”
📖 Ref: Klugman, Panjer & Willmot (2019) Loss Models 5th ed., Bab 9; Tse (2009) Bab 3 | 🗓️ 2026-04-17 | #TA2 #Panjer #ModelAgregat