AktuNotes
← Kembali
TA2 · Materi 4.5

Panjer Recursive Formula

Calculation-Intensive Bobot: 10–15% Klugman, Panjer & Willmot (2019), Loss Models 5th ed., Bab 9; Tse (2009), Bab 3
TA2ModelAgregatPanjerRekursifCompoundDistributionTeoriRisiko

📊 4.5 — Panjer Recursive Formula

Ringkasan Cepat

Topik: Panjer Recursive Formula | Bobot: ~10–15% | Difficulty: Calculation-Intensive Ref: Klugman et al. (2019) Bab 9; Tse (2009) Bab 3 | Prereq: 4.1 Individual and Collective Risk Models, 4.2 Compound Distributions, 2.2 (a,b,0) and (a,b,1) Distribution Classes

Section 0 — Pemetaan Topik

Topik TA2Sub-topik IDSkill DiujiBobotDifficultyPrerequisiteConnected TopicsReferensi
Model Agregat4.5Menggunakan formula rekursif Panjer untuk menghitung distribusi agregat dengan besar klaim diskrit10–15%Calculation-Intensive4.1 Individual and Collective Risk Models, 4.2 Compound Distributions, 2.2 (a,b,0) and (a,b,1) Distribution Classes4.3 Mean Variance and Stop-Loss, 4.4 Aggregate Distribution Approximation, 4.6 Coverage Modifications on Aggregate ModelsKlugman et al. (2019) Bab 9; Tse (2009) Bab 3

Section 1 — Intuisi

Bayangkan seorang aktuaris di perusahaan asuransi kendaraan bermotor ingin mengetahui peluang bahwa total klaim seluruh portofolio bulan ini melebihi cadangan yang tersedia. Secara teori, distribusi total klaim adalah konvolusi antara distribusi frekuensi dan distribusi besar klaim — tetapi menghitung konvolusi secara langsung untuk ratusan atau ribuan nilai klaim yang berbeda adalah pekerjaan yang mustahil dilakukan dengan tangan, bahkan dengan spreadsheet biasa.

Di sinilah Formula Rekursif Panjer tampil sebagai senjata paling elegan dalam arsenal aktuaris komputasional. Daripada menghitung semua konvolusi sekaligus, formula ini membangun distribusi total klaim satu langkah demi satu langkah — mulai dari probabilitas total klaim nol, lalu satu, lalu dua, dan seterusnya. Setiap nilai baru dihitung dari nilai-nilai sebelumnya yang sudah diketahui. Tidak perlu menyimpan seluruh distribusi di memori sekaligus; cukup meneruskan hasil perhitungan sebelumnya ke langkah berikutnya.

Kunci keajaiban ini terletak pada sifat khusus distribusi frekuensi yang dikenal sebagai kelas (a,b,0)(a,b,0) — yaitu Poisson, Negatif Binomial, dan Binomial. Distribusi-distribusi ini memiliki hubungan rekursif antara probabilitas pkp_k dan pk1p_{k-1} yang sangat sederhana: pk=(a+bk)pk1p_k = \left(a + \frac{b}{k}\right) p_{k-1}. Sifat sederhana inilah yang memungkinkan seluruh distribusi agregat dibangun secara rekursif dengan efisiensi tinggi — dan inilah yang diuji dalam ujian TA2.

Section 2 — Definisi Formal

Definisi Matematis

Misalkan S=X1+X2++XNS = X_1 + X_2 + \cdots + X_N adalah total klaim agregat (collective risk model), dengan NN adalah frekuensi klaim dari kelas (a,b,0)(a,b,0) dan XiX_i adalah besar klaim diskrit iid yang independen dari NN. Maka distribusi SS dapat dihitung secara rekursif oleh Formula Panjer:

gs=fS(s)=11afX(0)y=1s(a+bys)fX(y)gsy,s=1,2,3,g_s = f_S(s) = \frac{1}{1 - a \cdot f_X(0)} \sum_{y=1}^{s} \left(a + \frac{b \cdot y}{s}\right) f_X(y) \cdot g_{s-y}, \quad s = 1, 2, 3, \ldots

dengan kondisi awal:

g0=fS(0)=PN ⁣(fX(0))g_0 = f_S(0) = P_N\!\left(f_X(0)\right)
SimbolMaknaCatatan
SSTotal klaim agregatS=X1++XNS = X_1 + \cdots + X_N
NNFrekuensi klaimHarus dari kelas (a,b,0)(a,b,0): Poisson, NegBin, atau Binomial
XiX_iBesar klaim individualDiskrit, support {0,1,2,}\{0, 1, 2, \ldots\} atau {1,2,}\{1, 2, \ldots\}
fX(y)f_X(y)PMF besar klaim: P(X=y)P(X = y)Harus diskrit; jika kontinu perlu didiskretisasi dulu
gsg_sPMF agregat: P(S=s)P(S = s)Yang ingin dihitung secara rekursif
a,ba, bParameter kelas (a,b,0)(a,b,0) dari distribusi NNLihat tabel di bawah
PN(z)P_N(z)PGF dari NNDigunakan untuk menghitung g0g_0
pkp_kP(N=k)P(N = k)PMF distribusi frekuensi

Parameter (a,b)(a, b) untuk Distribusi Frekuensi Umum

Distribusi NNParameteraabb
Poisson(λ)(\lambda)λ>0\lambda > 000λ\lambda
Negatif Binomial(r,β)(r, \beta)r>0, β>0r > 0,\ \beta > 0β1+β\frac{\beta}{1+\beta}(r1)β1+β\frac{(r-1)\beta}{1+\beta}
Binomial(m,q)(m, q)mZ+, 0<q<1m \in \mathbb{Z}^+,\ 0 < q < 1q1q-\frac{q}{1-q}(m+1)q1q\frac{(m+1)q}{1-q}

Rumus Utama

Formula Rekursif Panjer (bentuk operasional):

gs=11afX(0)y=1s(a+bys)fX(y)gsy,s=1,2,3,g_s = \frac{1}{1 - a \cdot f_X(0)} \sum_{y=1}^{s} \left(a + \frac{by}{s}\right) f_X(y) \cdot g_{s-y}, \qquad s = 1, 2, 3, \ldots

Label: Formula ini menghitung gsg_s dari g0,g1,,gs1g_0, g_1, \ldots, g_{s-1} yang sudah dihitung sebelumnya.

Kondisi Awal — Kasus Umum (fX(0)f_X(0) boleh positif):

g0=PN(fX(0))g_0 = P_N(f_X(0))

Label: PNP_N adalah PGF dari distribusi frekuensi NN, dievaluasi di z=fX(0)z = f_X(0).

Kondisi Awal — Kasus Khusus (fX(0)=0f_X(0) = 0, yaitu klaim selalu 1\geq 1):

g0=PN(0)=P(N=0)=p0g_0 = P_N(0) = P(N = 0) = p_0

Label: Jika besar klaim tidak bisa nol, satu-satunya cara S=0S = 0 adalah jika tidak ada klaim sama sekali.

Kondisi Awal Eksplisit per Distribusi (saat fX(0)=0f_X(0) = 0):

g0Poisson=eλ,g0NegBin=(11+β)r,g0Binomial=(1q)mg_0^{\text{Poisson}} = e^{-\lambda}, \qquad g_0^{\text{NegBin}} = \left(\frac{1}{1+\beta}\right)^r, \qquad g_0^{\text{Binomial}} = (1-q)^m

Label: Nilai awal rekursi, yaitu probabilitas nol klaim terjadi.

Penyederhanaan untuk Poisson (a=0a = 0):

gs=λsy=1syfX(y)gsy,s=1,2,3,g_s = \frac{\lambda}{s} \sum_{y=1}^{s} y \cdot f_X(y) \cdot g_{s-y}, \qquad s = 1, 2, 3, \ldots

Label: Untuk Poisson, faktor a=0a = 0 sehingga penyebut 1afX(0)=11 - a \cdot f_X(0) = 1 dan rumus menjadi lebih sederhana.

Asumsi Eksplisit

  1. Distribusi frekuensi NN harus berasal dari kelas (a,b,0)(a,b,0) — yaitu Poisson, Negatif Binomial, atau Binomial. Distribusi lain tidak memiliki parameter (a,b)(a,b) yang memungkinkan rekursi ini.
  2. Besar klaim XiX_i harus diskrit dengan support di {0,1,2,}\{0, 1, 2, \ldots\}. Jika distribusi besar klaim kontinu, perlu dilakukan diskretisasi terlebih dahulu (di luar scope formula Panjer itu sendiri).
  3. Variabel X1,X2,X_1, X_2, \ldots adalah iid (identically and independently distributed) dan independen dari NN.
  4. Model yang digunakan adalah collective risk model (model risiko kolektif/compound), bukan individual risk model.
  5. Rekursi dimulai dari g0g_0 dan dilakukan ke atas satu langkah setiap kali; setiap gsg_s bergantung pada semua g0,,gs1g_0, \ldots, g_{s-1}.

Section 3 — Jembatan Logika

Dari Definisi ke Rumus

Ide inti Formula Panjer adalah mengeksploitasi hubungan rekursif kelas (a,b,0)(a,b,0): pk=(a+bk)pk1p_k = \left(a + \frac{b}{k}\right)p_{k-1}. Ketika kita menuliskan fS(s)=P(S=s)f_S(s) = P(S=s) sebagai jumlah total atas semua kemungkinan jumlah klaim kk, dan kemudian menggunakan hubungan pk=(a+bk)pk1p_k = \left(a+\frac{b}{k}\right)p_{k-1} untuk mengganti pkp_k dengan pk1p_{k-1}, indeks dalam penjumlahan bergeser — dan setelah manipulasi aljabar, distribusi SS pada titik ss hanya bergantung pada nilai-nilai distribusi SS di titik yang lebih kecil dari ss. Inilah mengapa rekursi bisa berjalan maju satu langkah demi satu langkah.

Support dan Domain
  • ss adalah total klaim agregat, dengan support {0,1,2,}\{0, 1, 2, \ldots\} (asumsi besar klaim diskrit).
  • Faktor penyebut 1afX(0)1 - a \cdot f_X(0) tidak pernah nol selama afX(0)<1|a| \cdot f_X(0) < 1, yang selalu terpenuhi untuk distribusi yang valid karena a<1|a| < 1 untuk Poisson (a=0a=0), NegBin (0<a<10 < a < 1), dan Binomial (a<0a < 0).
  • Rekursi hanya bisa dimulai setelah g0g_0 diketahui — jangan lewati langkah ini.

Derivasi Formula Rekursif Panjer (Kasus fX(0)=0f_X(0) = 0)

Langkah 1 — Tulis gsg_s sebagai mixture atas nilai NN:

gs=P(S=s)=k=0P(S=sN=k)pk=k=1sfXk(s)pkg_s = P(S = s) = \sum_{k=0}^{\infty} P(S = s \mid N = k) \cdot p_k = \sum_{k=1}^{s} f_X^{*k}(s) \cdot p_k

Di mana fXkf_X^{*k} adalah konvolusi kk-lipat dari fXf_X. (Untuk k=0k=0, P(S=sN=0)=1s=0=0P(S=s \mid N=0) = \mathbf{1}_{s=0} = 0 karena s1s \geq 1.)

Langkah 2 — Terapkan hubungan rekursif kelas (a,b,0)(a,b,0):

pk=(a+bk)pk1,k=1,2,3,p_k = \left(a + \frac{b}{k}\right) p_{k-1}, \qquad k = 1, 2, 3, \ldots

Substitusi ke dalam gsg_s:

gs=k=1sfXk(s)(a+bk)pk1g_s = \sum_{k=1}^{s} f_X^{*k}(s) \cdot \left(a + \frac{b}{k}\right) p_{k-1}

Langkah 3 — Gunakan sifat konvolusi diskrit:

Untuk distribusi dengan fX(0)=0f_X(0) = 0, berlaku:

fXk(s)=y=1sfX(y)fX(k1)(sy)f_X^{*k}(s) = \sum_{y=1}^{s} f_X(y) \cdot f_X^{*(k-1)}(s-y)

Substitusi:

gs=k=1sy=1sfX(y)fX(k1)(sy)(a+bk)pk1g_s = \sum_{k=1}^{s} \sum_{y=1}^{s} f_X(y) \cdot f_X^{*(k-1)}(s-y) \cdot \left(a + \frac{b}{k}\right) p_{k-1}

Langkah 4 — Tukar urutan penjumlahan (Fubini):

gs=y=1sfX(y)k=1s(a+bk)pk1fX(k1)(sy)g_s = \sum_{y=1}^{s} f_X(y) \sum_{k=1}^{s} \left(a + \frac{b}{k}\right) p_{k-1} \cdot f_X^{*(k-1)}(s-y)

Langkah 5 — Ganti indeks j=k1j = k-1:

gs=y=1sfX(y)j=0s1(a+bj+1)pjfXj(sy)g_s = \sum_{y=1}^{s} f_X(y) \sum_{j=0}^{s-1} \left(a + \frac{b}{j+1}\right) p_j \cdot f_X^{*j}(s-y)

Langkah 6 — Pisahkan suku aa dan suku bj+1\frac{b}{j+1}:

Setelah manipulasi aljabar (menggunakan fakta bahwa jpjfXj(sy)=gsy\sum_j p_j f_X^{*j}(s-y) = g_{s-y} dan relasi serupa untuk suku bb), diperoleh:

gs=ay=1sfX(y)gsy+by=1sysfX(y)gsyg_s = a \sum_{y=1}^{s} f_X(y) \cdot g_{s-y} + b \sum_{y=1}^{s} \frac{y}{s} f_X(y) \cdot g_{s-y} gs=y=1s(a+bys)fX(y)gsyg_s = \sum_{y=1}^{s} \left(a + \frac{by}{s}\right) f_X(y) \cdot g_{s-y}

Ini adalah Formula Panjer untuk kasus fX(0)=0f_X(0) = 0.

Dilarang
  1. Jangan menggunakan Formula Panjer jika distribusi frekuensi NN bukan dari kelas (a,b,0)(a,b,0) — misalnya distribusi Geometric modifikasi, Logaritmik, atau distribusi bebas lainnya tidak memiliki parameter (a,b)(a,b) yang valid untuk rekursi ini (kecuali ada ekstensi kelas (a,b,1)(a,b,1) yang berbeda).
  2. Jangan mulai rekursi dari g1g_1 tanpa menghitung g0g_0 terlebih dahulu — g0g_0 bukan nol secara otomatis; nilainya bergantung pada P(N=0)P(N=0) dan fX(0)f_X(0).
  3. Jangan menggunakan Formula Panjer langsung pada distribusi besar klaim kontinu — diskretisasi wajib dilakukan lebih dahulu jika diperlukan; tanpa ini, penjumlahan y=1s\sum_{y=1}^s tidak terdefinisi.

Section 4 — Contoh Soal

Soal A — Fundamental

Jumlah klaim NPoisson(λ=2)N \sim \text{Poisson}(\lambda = 2). Besar klaim XX diskrit dengan distribusi:

P(X=1)=0.6,P(X=2)=0.4,P(X=0)=0P(X = 1) = 0.6, \quad P(X = 2) = 0.4, \quad P(X = 0) = 0

Hitung P(S=0)P(S = 0), P(S=1)P(S = 1), dan P(S=2)P(S = 2) menggunakan Formula Panjer.

Solusi Soal A

Pendekatan: Identifikasi parameter (a,b)(a,b) Poisson, hitung g0g_0 dari kondisi awal, lalu jalankan rekursi untuk s=1s=1 dan s=2s=2.

1. Identifikasi Variabel

  • NPoisson(λ=2)N \sim \text{Poisson}(\lambda = 2)a=0a = 0, b=2b = 2
  • fX(1)=0.6f_X(1) = 0.6, fX(2)=0.4f_X(2) = 0.4, fX(0)=0f_X(0) = 0
  • Karena fX(0)=0f_X(0) = 0: penyebut 1afX(0)=10=11 - a \cdot f_X(0) = 1 - 0 = 1

2. Identifikasi Distribusi / Model Model risiko kolektif: S=X1++XNS = X_1 + \cdots + X_N dengan NN Poisson. Gunakan Formula Panjer dengan penyederhanaan Poisson (a=0a=0).

3. Setup Persamaan

gs=λsy=1syfX(y)gsyg_s = \frac{\lambda}{s} \sum_{y=1}^{s} y \cdot f_X(y) \cdot g_{s-y}

4. Eksekusi Aljabar

g0g_0: Karena fX(0)=0f_X(0) = 0, maka g0=P(N=0)=e20.13534g_0 = P(N=0) = e^{-2} \approx 0.13534

g1g_1 (s=1s=1, hanya y=1y=1 yang valid):

g1=21[1fX(1)g0]=2(1)(0.6)(0.13534)=2×0.08120=0.16241g_1 = \frac{2}{1} \cdot \left[1 \cdot f_X(1) \cdot g_0\right] = 2 \cdot (1)(0.6)(0.13534) = 2 \times 0.08120 = 0.16241

g2g_2 (s=2s=2, y{1,2}y \in \{1,2\}):

g2=22[1fX(1)g1+2fX(2)g0]g_2 = \frac{2}{2} \left[1 \cdot f_X(1) \cdot g_1 + 2 \cdot f_X(2) \cdot g_0\right] g2=1[(1)(0.6)(0.16241)+(2)(0.4)(0.13534)]g_2 = 1 \cdot \left[(1)(0.6)(0.16241) + (2)(0.4)(0.13534)\right] g2=0.09745+0.10827=0.20572g_2 = 0.09745 + 0.10827 = 0.20572

5. Verification Cek: g0+g1+g2=0.13534+0.16241+0.20572=0.50347<1g_0 + g_1 + g_2 = 0.13534 + 0.16241 + 0.20572 = 0.50347 < 1 ✓ (masih ada probabilitas untuk S3S \geq 3). Nilai g0=e20.135g_0 = e^{-2} \approx 0.135 masuk akal — ada ~13.5% kemungkinan tidak ada klaim sama sekali.

Hasil: g00.13534g_0 \approx 0.13534; g10.16241g_1 \approx 0.16241; g20.20572g_2 \approx 0.20572.

Exam Tips — Soal A

Target waktu: 3 menit. Common trap: Lupa bahwa gsg_s Poisson punya faktor λs\frac{\lambda}{s} di depan, bukan bs\frac{b}{s} saja (keduanya sama karena b=λb = \lambda, tapi jangan bingung notasi). Shortcut: Untuk Poisson, langsung gunakan rumus sederhana gs=λsy=1syfX(y)gsyg_s = \frac{\lambda}{s}\sum_{y=1}^s y \cdot f_X(y) \cdot g_{s-y} tanpa faktor penyebut.


Soal B — Exam-Typical

Jumlah klaim NNegBin(r=2, β=1)N \sim \text{NegBin}(r=2,\ \beta=1). Besar klaim XX diskrit dengan:

P(X=1)=0.7,P(X=2)=0.2,P(X=3)=0.1,P(X=0)=0P(X = 1) = 0.7,\quad P(X = 2) = 0.2,\quad P(X = 3) = 0.1,\quad P(X=0)=0

Hitung P(S=0)P(S = 0), P(S=1)P(S = 1), P(S=2)P(S = 2), dan P(S=3)P(S = 3).

Solusi Soal B

Pendekatan: Hitung parameter (a,b)(a,b) NegBin, tentukan g0g_0, lalu iterasi rekursi hingga s=3s=3.

1. Identifikasi Variabel

  • NNegBin(r=2, β=1)N \sim \text{NegBin}(r=2,\ \beta=1)
  • a=β1+β=12=0.5a = \frac{\beta}{1+\beta} = \frac{1}{2} = 0.5
  • b=(r1)β1+β=(1)(1)2=0.5b = \frac{(r-1)\beta}{1+\beta} = \frac{(1)(1)}{2} = 0.5
  • fX(1)=0.7, fX(2)=0.2, fX(3)=0.1, fX(0)=0f_X(1)=0.7,\ f_X(2)=0.2,\ f_X(3)=0.1,\ f_X(0)=0
  • Penyebut: 1afX(0)=10.5×0=11 - a \cdot f_X(0) = 1 - 0.5 \times 0 = 1

2. Identifikasi Distribusi / Model Collective risk model dengan NegBin(2,1)(2,1). Karena fX(0)=0f_X(0)=0, formula Panjer berlaku langsung.

3. Setup Persamaan

gs=y=1s(0.5+0.5ys)fX(y)gsyg_s = \sum_{y=1}^{s} \left(0.5 + \frac{0.5\,y}{s}\right) f_X(y) \cdot g_{s-y}

4. Eksekusi Aljabar

g0g_0: g0=PN(fX(0))=PN(0)=P(N=0)=(11+β)r=(12)2=0.25g_0 = P_N(f_X(0)) = P_N(0) = P(N=0) = \left(\frac{1}{1+\beta}\right)^r = \left(\frac{1}{2}\right)^2 = 0.25

g1g_1 (s=1s=1, hanya y=1y=1):

g1=(0.5+0.5×11)fX(1)g0=(0.5+0.5)(0.7)(0.25)=1.0×0.175=0.175g_1 = \left(0.5 + \frac{0.5 \times 1}{1}\right) f_X(1) \cdot g_0 = (0.5 + 0.5)(0.7)(0.25) = 1.0 \times 0.175 = 0.175

g2g_2 (s=2s=2, y{1,2}y \in \{1,2\}):

g2=(0.5+0.52)(0.7)(0.175)+(0.5+1.02)(0.2)(0.25)g_2 = \left(0.5 + \frac{0.5}{2}\right)(0.7)(0.175) + \left(0.5 + \frac{1.0}{2}\right)(0.2)(0.25) g2=(0.75)(0.1225)+(1.0)(0.05)=0.091875+0.05=0.141875g_2 = (0.75)(0.1225) + (1.0)(0.05) = 0.091875 + 0.05 = 0.141875

g3g_3 (s=3s=3, y{1,2,3}y \in \{1,2,3\}):

g3=(0.5+0.53)(0.7)(0.141875)+(0.5+1.03)(0.2)(0.175)+(0.5+1.53)(0.1)(0.25)g_3 = \left(0.5 + \frac{0.5}{3}\right)(0.7)(0.141875) + \left(0.5 + \frac{1.0}{3}\right)(0.2)(0.175) + \left(0.5 + \frac{1.5}{3}\right)(0.1)(0.25) g3=(23)(0.09931)+(56)(0.035)+(1.0)(0.025)g_3 = \left(\frac{2}{3}\right)(0.09931) + \left(\frac{5}{6}\right)(0.035) + (1.0)(0.025) g3=0.06621+0.02917+0.025=0.12038g_3 = 0.06621 + 0.02917 + 0.025 = 0.12038

5. Verification s=03gs=0.25+0.175+0.14188+0.12038=0.68726<1\sum_{s=0}^{3} g_s = 0.25 + 0.175 + 0.14188 + 0.12038 = 0.68726 < 1 ✓. Verifikasi mean: E[S]=E[N]E[X]=rβE[X]=2×1×(0.7+0.4+0.3)=2×1.4=2.8E[S] = E[N] \cdot E[X] = r\beta \cdot E[X] = 2 \times 1 \times (0.7+0.4+0.3) = 2 \times 1.4 = 2.8. Wajar bahwa distribusi masih tersebar di s4s \geq 4.

Hasil: g0=0.25g_0=0.25; g1=0.175g_1=0.175; g20.14188g_2\approx0.14188; g30.12038g_3\approx0.12038.

Exam Tips — Soal B

Target waktu: 4–5 menit. Common trap: Salah menghitung parameter aa dan bb NegBin — pastikan a=β1+βa = \frac{\beta}{1+\beta} dan b=(r1)β1+βb = \frac{(r-1)\beta}{1+\beta}, bukan a=βa=\beta. Shortcut: Buat tabel 3 kolom (ss, kontribusi per yy, akumulasi) agar tidak kehilangan suku dalam penjumlahan.


Soal C — Challenging

Jumlah klaim NNegBin(r=1, β=2)N \sim \text{NegBin}(r=1,\ \beta=2) (yaitu distribusi Geometrik dengan β=2\beta=2). Besar klaim XX diskrit dengan distribusi yang mencakup kemungkinan klaim nol:

P(X=0)=0.3,P(X=1)=0.5,P(X=2)=0.2P(X=0) = 0.3,\quad P(X=1) = 0.5,\quad P(X=2) = 0.2

(a) Hitung g0=P(S=0)g_0 = P(S=0).

(b) Hitung g1=P(S=1)g_1 = P(S=1) dan g2=P(S=2)g_2 = P(S=2).

(c) Verifikasi dengan menghitung P(S=0)P(S=0) secara independen menggunakan definisi langsung (mixture atas nilai NN).

Solusi Soal C

Pendekatan: Kasus fX(0)0f_X(0) \neq 0 — kondisi awal dan penyebut formula Panjer harus dihitung dengan cermat menggunakan PGF.

1. Identifikasi Variabel

  • NGeometrik(β=2)N \sim \text{Geometrik}(\beta=2), yaitu NegBin(r=1,β=2)(r=1, \beta=2)
  • a=23a = \frac{2}{3}, b=(11)(2)3=0b = \frac{(1-1)(2)}{3} = 0
  • fX(0)=0.3f_X(0)=0.3, fX(1)=0.5f_X(1)=0.5, fX(2)=0.2f_X(2)=0.2
  • Penyebut: 1afX(0)=123(0.3)=10.2=0.81 - a \cdot f_X(0) = 1 - \frac{2}{3}(0.3) = 1 - 0.2 = 0.8

2. Identifikasi Distribusi / Model Collective risk model dengan Geometrik dan klaim yang bisa bernilai nol. PGF Geometrik (NegBin r=1r=1):

PN(z)=11+β(1z)=11+2(1z)=132zP_N(z) = \frac{1}{1+\beta(1-z)} = \frac{1}{1+2(1-z)} = \frac{1}{3-2z}

3. Setup Persamaan

Kondisi awal umum:

g0=PN(fX(0))=PN(0.3)g_0 = P_N(f_X(0)) = P_N(0.3)

Formula Panjer dengan fX(0)0f_X(0) \neq 0:

gs=10.8y=1s(23+0ys)fX(y)gsy=10.823y=1sfX(y)gsyg_s = \frac{1}{0.8} \sum_{y=1}^{s} \left(\frac{2}{3} + \frac{0 \cdot y}{s}\right) f_X(y) \cdot g_{s-y} = \frac{1}{0.8} \cdot \frac{2}{3} \sum_{y=1}^{s} f_X(y) \cdot g_{s-y}

4. Eksekusi Aljabar

(a) Hitung g0g_0:

g0=PN(0.3)=132(0.3)=130.6=12.40.41667g_0 = P_N(0.3) = \frac{1}{3 - 2(0.3)} = \frac{1}{3 - 0.6} = \frac{1}{2.4} \approx 0.41667

(b) Hitung g1g_1 (s=1s=1, hanya y=1y=1):

g1=10.823fX(1)g0=10.8230.50.41667g_1 = \frac{1}{0.8} \cdot \frac{2}{3} \cdot f_X(1) \cdot g_0 = \frac{1}{0.8} \cdot \frac{2}{3} \cdot 0.5 \cdot 0.41667 g1=1.25×0.33333×0.5×0.41667=1.25×0.06944=0.08681g_1 = 1.25 \times 0.33333 \times 0.5 \times 0.41667 = 1.25 \times 0.06944 = 0.08681

Hitung g2g_2 (s=2s=2, y{1,2}y \in \{1,2\}):

g2=10.823[fX(1)g1+fX(2)g0]g_2 = \frac{1}{0.8} \cdot \frac{2}{3} \left[f_X(1) \cdot g_1 + f_X(2) \cdot g_0\right] g2=1.25×0.66667×[(0.5)(0.08681)+(0.2)(0.41667)]g_2 = 1.25 \times 0.66667 \times \left[(0.5)(0.08681) + (0.2)(0.41667)\right] g2=0.83333×[0.04340+0.08333]=0.83333×0.12674=0.10561g_2 = 0.83333 \times [0.04340 + 0.08333] = 0.83333 \times 0.12674 = 0.10561

(c) Verifikasi g0g_0 secara langsung:

P(S=0)=k=0P(N=k)[P(X=0)]kP(S=0) = \sum_{k=0}^{\infty} P(N=k) \cdot [P(X=0)]^k

Untuk Geometrik: P(N=k)=11+β(β1+β)k=13(23)kP(N=k) = \frac{1}{1+\beta}\left(\frac{\beta}{1+\beta}\right)^k = \frac{1}{3}\left(\frac{2}{3}\right)^k

g0=k=013(23)k(0.3)k=13k=0(23×0.3)k=13110.2=13×10.8=12.40.41667g_0 = \sum_{k=0}^{\infty} \frac{1}{3}\left(\frac{2}{3}\right)^k (0.3)^k = \frac{1}{3} \sum_{k=0}^{\infty} \left(\frac{2}{3} \times 0.3\right)^k = \frac{1}{3} \cdot \frac{1}{1 - 0.2} = \frac{1}{3} \times \frac{1}{0.8} = \frac{1}{2.4} \approx 0.41667 \checkmark

5. Verification Verifikasi independen mengkonfirmasi g00.41667g_0 \approx 0.41667. Probabilitas tinggi untuk S=0S=0 masuk akal: ada P(N=0)=1333%P(N=0) = \frac{1}{3} \approx 33\% kemungkinan nol klaim, ditambah peluang semua klaim bernilai nol (karena P(X=0)=0.3P(X=0)=0.3).

Hasil: g00.41667g_0 \approx 0.41667; g10.08681g_1 \approx 0.08681; g20.10561g_2 \approx 0.10561.

Exam Tips — Soal C

Target waktu: 6 menit. Common trap: Menggunakan g0=P(N=0)g_0 = P(N=0) padahal fX(0)0f_X(0) \neq 0 — ini hanya valid jika fX(0)=0f_X(0)=0. Jika ada kemungkinan klaim bernilai nol, wajib gunakan g0=PN(fX(0))g_0 = P_N(f_X(0)). Shortcut: Untuk NegBin r=1r=1 (Geometrik), PGF-nya sangat mudah: PN(z)=11+β(1z)P_N(z) = \frac{1}{1+\beta(1-z)}.

Section 5 — Verifikasi & Sanity Check

Cek Mean Agregat vs Formula Langsung

Setelah menghitung beberapa nilai gsg_s, verifikasi konsistensi dengan mean:

E[S]=E[N]E[X]E[S] = E[N] \cdot E[X]

Hitung s=0smaxsgs\sum_{s=0}^{s_{\max}} s \cdot g_s dan pastikan nilainya mendekati E[N]E[X]E[N] \cdot E[X] (tidak perlu sama persis karena distribusi dipotong di smaxs_{\max}, tapi harus mendekati untuk smaxs_{\max} yang cukup besar).

Cek Jumlah Probabilitas

Setiap gs0g_s \geq 0 untuk semua ss, dan s=0gs=1\sum_{s=0}^{\infty} g_s = 1. Dalam praktik ujian, setelah menghitung beberapa nilai:

s=0smaxgs1\sum_{s=0}^{s_{\max}} g_s \leq 1

Jika jumlah sudah melebihi 1, ada kesalahan aritmatika dalam rekursi. Juga periksa: g0=PN(fX(0))(0,1]g_0 = P_N(f_X(0)) \in (0,1] — jika hasilnya negatif atau >1> 1, ada kesalahan.

Metode Alternatif

Untuk distribusi dengan support yang kecil (misalnya X{1,2}X \in \{1, 2\} dan NN kecil), distribusi agregat dapat dihitung langsung melalui enumerasi lengkap:

P(S=s)=k=0sP(N=k)P(X1++Xk=s)P(S=s) = \sum_{k=0}^{s} P(N=k) \cdot P(X_1 + \cdots + X_k = s)

Ini berguna sebagai verifikasi independen untuk soal-soal sederhana, tetapi tidak praktis untuk distribusi dengan support besar. Formula Panjer lebih efisien secara komputasional.

Section 6 — Visualisasi Mental

Visualisasi Rekursi sebagai Segitiga:

Bayangkan sebuah tabel rekursi di mana baris adalah nilai ss dan kolom adalah kontribusi dari setiap yy:

s=0 : g_0 = P_N(f_X(0))                        [kondisi awal]
s=1 : g_1 ← (a + b/1)·f_X(1)·g_0              [1 suku]
s=2 : g_2 ← (a + b/2)·f_X(1)·g_1
             + (a + b)·f_X(2)·g_0              [2 suku]
s=3 : g_3 ← (a + b/3)·f_X(1)·g_2
             + (a + 2b/3)·f_X(2)·g_1
             + (a + b)·f_X(3)·g_0              [3 suku]

Setiap baris ss menjumlahkan “kontribusi dari setiap besar klaim yy” dikalikan dengan “distribusi agregat yang sudah diketahui di posisi sys-y”. Semakin ke bawah, semakin banyak suku yang dijumlahkan — tapi semua bergantung pada nilai-nilai di atas.

Distribusi Agregat SS — Bentuk Tipikal:

  • Puncak (mode) distribusi SS berada sekitar E[S]=E[N]E[X]E[S] = E[N] \cdot E[X].
  • Untuk Poisson frekuensi: distribusi SS cenderung mendekati Poisson atau Normal untuk λ\lambda besar.
  • Untuk NegBin frekuensi: distribusi SS overdispersed (ekor lebih berat dari Poisson ekuivalen), puncak lebih pendek, ekor kanan lebih panjang.

Hubungan Visual ↔ Rumus

Elemen VisualKomponen Rumus
Titik awal rekursi (nilai g0g_0)g0=PN(fX(0))g_0 = P_N(f_X(0)) — PGF dievaluasi di massa probabilitas nol klaim
Lebar “corong” kontribusi per barisJumlah suku dalam y=1s\sum_{y=1}^{s} — bertambah satu setiap langkah
Bobot setiap kontribusiFaktor (a+bys)\left(a + \frac{by}{s}\right) — berbeda per distribusi frekuensi
Posisi puncak distribusiE[S]=E[N]E[X]E[S] = E[N] \cdot E[X]

Section 7 — Jebakan Umum

Kesalahan Parametrisasi

Parameter (a,b)(a,b) NegBin sering tertukar. Ingat: a=β1+βa = \frac{\beta}{1+\beta} dan b=(r1)β1+βb = \frac{(r-1)\beta}{1+\beta}. Untuk Geometrik (r=1r=1): b=0b = 0, bukan b=βb = \beta. Jangan menggunakan a=ra = r atau b=λb = \lambda secara sembarangan.

Kesalahan Konseptual
  1. g0=P(N=0)g_0 = P(N=0) selalu” — Hanya benar jika fX(0)=0f_X(0) = 0. Jika besar klaim bisa nol (fX(0)>0f_X(0) > 0), maka g0=PN(fX(0))>P(N=0)g_0 = P_N(f_X(0)) > P(N=0) karena ada kontribusi dari skenario “ada klaim tapi semua bernilai nol”.
  2. “Formula Panjer berlaku untuk semua distribusi frekuensi” — Salah. Hanya untuk kelas (a,b,0)(a,b,0): Poisson, NegBin, Binomial. Distribusi seperti Logaritmik atau Zero-Inflated memerlukan ekstensi berbeda.
  3. “Suku dengan y>sy > s bisa diabaikan” — Memang diabaikan (karena fX(y)gsyf_X(y) \cdot g_{s-y} dengan sy<0s-y < 0 tidak terdefinisi), tetapi ini bukan karena mereka nol — melainkan karena indeks penjumlahan memang dibatasi y=1y = 1 sampai y=sy = s.
  4. “Untuk Binomial, formula sama dengan Poisson karena a=0a=0 untuk Poisson” — Salah; Binomial memiliki a<0a < 0 (negatif), bukan a=0a=0. Tanda aa mempengaruhi arah rekursi dan besarnya kontribusi per suku.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Soal menyebut “besar klaim diskrit” tapi memberikan distribusi kontinu (misalnya Exponential) — wajib diskretisasi dulu, tapi dalam ujian TA2 biasanya sudah diberikan PMF diskrit secara eksplisit.
  • Soal memberikan “rata-rata klaim per periode” bisa bermakna E[S]E[S] (sudah termasuk frekuensi), bukan E[X]E[X]. Pastikan mana yang menjadi input formula.
  • Soal meminta P(Sk)P(S \leq k) — ingat untuk menjumlahkan g0+g1++gkg_0 + g_1 + \cdots + g_k, bukan hanya gkg_k.
Red Flags
  • Kata “rekursif”, “Panjer”, “iterasi distribusi agregat” → langsung terapkan formula ini.
  • Diberikan PMF diskrit XX dan distribusi frekuensi dari kelas (a,b,0)(a,b,0) → Formula Panjer adalah alat yang tepat.
  • Soal menyebutkan P(X=0)>0P(X = 0) > 0 → jangan gunakan g0=P(N=0)g_0 = P(N=0); hitung g0=PN(fX(0))g_0 = P_N(f_X(0)) dan penyebut 1afX(0)1 - a \cdot f_X(0).
  • Distribusi frekuensi adalah Geometrik → ingat ini adalah NegBin(r=1,β)(r=1, \beta) dengan b=0b=0; formula Panjer menyederhanakan secara signifikan.

Section 8 — Ringkasan Eksekutif

Must-Remember
  1. Formula Panjer: gs=11afX(0)y=1s(a+bys)fX(y)gsyg_s = \frac{1}{1 - a \cdot f_X(0)} \sum_{y=1}^{s} \left(a + \frac{by}{s}\right) f_X(y) \cdot g_{s-y}, untuk s=1,2,3,s = 1, 2, 3, \ldots
  2. Kondisi awal: g0=PN(fX(0))g_0 = P_N(f_X(0)); jika fX(0)=0f_X(0)=0 maka g0=P(N=0)g_0 = P(N=0)
  3. Parameter Poisson: a=0, b=λa=0,\ b=\lambda → penyederhanaan gs=λsy=1syfX(y)gsyg_s = \frac{\lambda}{s}\sum_{y=1}^s y \cdot f_X(y) \cdot g_{s-y}
  4. Parameter NegBin: a=β1+β, b=(r1)β1+βa = \frac{\beta}{1+\beta},\ b = \frac{(r-1)\beta}{1+\beta}; Geometrik (r=1r=1): a=β1+β, b=0a = \frac{\beta}{1+\beta},\ b=0
  5. Parameter Binomial: a=q1q, b=(m+1)q1qa = -\frac{q}{1-q},\ b = \frac{(m+1)q}{1-q}; aa negatif untuk Binomial

Kapan Digunakan

  • Soal meminta distribusi lengkap (beberapa nilai P(S=s)P(S=s)) dari collective risk model dengan besar klaim diskrit.
  • Distribusi frekuensi adalah Poisson, NegBin, atau Binomial (kelas (a,b,0)(a,b,0)).
  • Distribusi besar klaim diberikan sebagai PMF diskrit dengan support terbatas atau diketahui.
  • Soal meminta P(Sd)P(S \leq d) untuk deductible dd diskrit, atau E[max(Sd,0)]E[\max(S-d, 0)] (stop-loss).

Kapan TIDAK Boleh Digunakan

  • Distribusi frekuensi bukan dari kelas (a,b,0)(a,b,0) — misalnya Zero-Inflated Poisson, Logaritmik, atau distribusi bebas lainnya.
  • Besar klaim berdistribusi kontinu tanpa diskretisasi terlebih dahulu.
  • Model yang digunakan adalah individual risk model (bukan collective) — gunakan konvolusi langsung.
  • Hanya perlu mean dan variansi agregat — gunakan 4.3 Mean Variance and Stop-Loss yang jauh lebih cepat.

Quick Decision Tree

graph TD
    A["Distribusi agregat S<br>perlu dihitung?"] -->|"Hanya mean/var"| B["Gunakan E[S]=E[N]E[X]<br>Var(S)=E[N]Var(X)+Var(N)(E[X])^2"]
    A -->|"Distribusi penuh P(S=s)"| C["Apakah besar klaim X diskrit?"]
    C -->|"Ya"| D["Apakah N dari kelas (a,b,0)?"]
    C -->|"Tidak (kontinu)"| E["Diskretisasi X dulu<br>lalu kembali ke node D"]
    D -->|"Ya: Poisson/NegBin/Binomial"| F["Hitung a, b<br>Hitung g0 = P_N(fX(0))<br>Jalankan rekursi Panjer"]
    D -->|"Tidak"| G["Gunakan konvolusi<br>atau metode lain"]
    F --> H["Apakah fX(0) > 0?"]
    H -->|"Ya"| I["g0 = P_N(fX(0))<br>Penyebut = 1 - a*fX(0)"]
    H -->|"Tidak"| J["g0 = P(N=0)<br>Penyebut = 1"]

Follow-up Options
  1. “Berikan contoh soal Panjer dengan distribusi Binomial sebagai frekuensi”
  2. “Jelaskan hubungan 4.5 Panjer Recursive Formula dengan 4.4 Aggregate Distribution Approximation — kapan Panjer lebih baik dari aproksimasi Normal?”
  3. “Buat flashcard 1-halaman untuk topik ini”

📖 Ref: Klugman, Panjer & Willmot (2019) Loss Models 5th ed., Bab 9; Tse (2009) Bab 3 | 🗓️ 2026-04-17 | #TA2 #Panjer #ModelAgregat