PAI · AAMAI · 2026
Aktuaria
Indonesia
CF1 · Materi 2.4

Continuous Annuities

2026-02-18 Hard Bobot: 20–30% Vaaler Bab 3–4, Kellison Bab 3–4
CF1MatematikaKeuanganAnnuityContinuousAnnuityForceOfInterestCalculus

📘 2.4 — Continuous Annuities

Ringkasan Cepat

Topik: Continuous Annuities | Bobot: ~20–30% | Difficulty: Hard Ref: Vaaler Bab 3–4, Kellison Bab 3–4 | Prereq: 2.1 Annuity-Immediate and Annuity-Due, 1.2 Effective, Nominal, and Force of Interest

Section 0 — Pemetaan Topik

Topik CF1Sub-topik IDSkill DiujiBobotDifficultyPrerequisiteConnected TopicsReferensi
Topik 2: Anuitas dan Nilai Arus Kas2.4Menghitung aˉn\bar{a}_{\overline{n}\|} dan sˉn\bar{s}_{\overline{n}\|}; memahami hubungan dengan δ\delta (force of interest); konversi dari discrete ke continuous; menghitung PV/FV anuitas kontinu dengan force of interest konstan maupun variabel; identitas aˉn=anδ/i\bar{a}_{\overline{n}\|} = a_{\overline{n}\|} \cdot \delta/i20–30%Hard2.1 Annuity-Immediate and Annuity-Due, 1.2 Effective, Nominal, and Force of Interest2.1 Annuity-Immediate and Annuity-Due, 2.2 Perpetuity, 2.3 Varying Annuities, 1.2 Effective, Nominal, and Force of InterestVaaler Bab 3–4, Kellison Bab 3–4

Section 1 — Intuisi

Bayangkan sebuah pompa air yang mengalirkan air secara terus-menerus—bukan setetes demi setetes di akhir setiap jam, melainkan mengalir tanpa henti setiap detik. Inilah analogi dari continuous annuity: aliran pembayaran yang berlangsung secara kontinu, bukan dalam cicilan diskrit. Dalam dunia nyata, pendapatan dari bisnis yang beroperasi setiap hari, atau biaya operasional yang terus berjalan, bisa dimodelkan sebagai anuitas kontinu. Meskipun dalam praktik pembayaran selalu diskrit, model kontinu memberikan formula yang lebih elegan dan sering digunakan sebagai aproksimasi untuk pembayaran yang sangat sering (misalnya harian atau per jam).

Kunci untuk memahami anuitas kontinu adalah konsep force of interest (δ\delta)—suku bunga kontinu yang menjadi “kecepatan” pertumbuhan uang setiap saat. Hubungan antara suku bunga efektif ii dan force of interest δ\delta adalah eδ=1+ie^\delta = 1+i, sehingga δ=ln(1+i)\delta = \ln(1+i). Faktor diskonto kontinu untuk waktu tt adalah eδte^{-\delta t}, yang menggantikan vt=(1+i)tv^t = (1+i)^{-t} dalam formula diskrit. Semakin tinggi δ\delta, semakin cepat uang tumbuh, dan semakin kecil nilai sekarang dari pembayaran di masa depan.

Di ujian CF1, soal continuous annuity biasanya muncul dalam dua bentuk: (1) menghitung aˉn\bar{a}_{\overline{n}|} atau sˉn\bar{s}_{\overline{n}|} secara langsung dari δ\delta atau ii, dan (2) menggunakan identitas konversi aˉn=(i/δ)an\bar{a}_{\overline{n}|} = (i/\delta) \cdot a_{\overline{n}|} untuk mengubah masalah kontinu ke diskrit atau sebaliknya. Topik ini juga menjadi fondasi untuk memahami 3.3 Duration (Macaulay and Modified) dan model aktuaria lanjutan.

Section 2 — Definisi Formal

Definisi Matematis

Continuous Annuity-Immediate aˉn\bar{a}_{\overline{n}|} : PV dari aliran pembayaran kontinu sebesar 1 per unit waktu selama nn periode, dengan force of interest konstan δ\delta.

aˉnδ=0neδtdt=1eδnδ\bar{a}_{\overline{n}|\delta} = \int_0^n e^{-\delta t} \, dt = \frac{1 - e^{-\delta n}}{\delta}

Continuous Annuity FV sˉn\bar{s}_{\overline{n}|}: FV dari aliran pembayaran kontinu sebesar 1 per unit waktu selama nn periode.

sˉnδ=0neδ(nt)dt=eδn1δ\bar{s}_{\overline{n}|\delta} = \int_0^n e^{\delta(n-t)} \, dt = \frac{e^{\delta n} - 1}{\delta}

Variabel & Parameter

SimbolMaknaCatatan
δ\deltaForce of interest (kontinu) — bukan dividend yieldδ=ln(1+i)\delta = \ln(1+i); konteks: Topik 1–5
iiSuku bunga efektif per periodeeδ=1+ie^\delta = 1+i
vvFaktor diskonto =eδ=1/(1+i)= e^{-\delta} = 1/(1+i)
nnDurasi anuitas (kontinu, bisa non-integer)
aˉnδ\bar{a}_{\overline{n}\|\delta}PV continuous annuity=(1eδn)/δ= (1-e^{-\delta n})/\delta
sˉnδ\bar{s}_{\overline{n}\|\delta}FV continuous annuity=(eδn1)/δ= (e^{\delta n}-1)/\delta
aˉ\bar{a}_{\overline{\infty}\|}PV continuous perpetuity=1/δ= 1/\delta
ρ(t)\rho(t)Payment rate per unit time at time ttUntuk varying continuous annuity

Rumus Utama

aˉnδ=1eδnδ=1vnδ\bar{a}_{\overline{n}|\delta} = \frac{1 - e^{-\delta n}}{\delta} = \frac{1 - v^n}{\delta}

Label: PV continuous annuity — integral dari faktor diskonto kontinu eδte^{-\delta t} dari 00 ke nn.

sˉnδ=eδn1δ=(1+i)n1δ\bar{s}_{\overline{n}|\delta} = \frac{e^{\delta n} - 1}{\delta} = \frac{(1+i)^n - 1}{\delta}

Label: FV continuous annuity — integral dari faktor akumulasi eδ(nt)e^{\delta(n-t)} dari 00 ke nn.

sˉn=aˉneδn=aˉn(1+i)n\bar{s}_{\overline{n}|} = \bar{a}_{\overline{n}|} \cdot e^{\delta n} = \bar{a}_{\overline{n}|} \cdot (1+i)^n

Label: Hubungan FV dan PV — FV = PV dikali faktor akumulasi.

aˉn=iδan\bar{a}_{\overline{n}|} = \frac{i}{\delta} \cdot a_{\overline{n}|}

Label: Konversi discrete ke continuous — PV kontinu = PV diskrit dikali faktor i/δi/\delta.

aˉn=dδa¨n\bar{a}_{\overline{n}|} = \frac{d}{\delta} \cdot \ddot{a}_{\overline{n}|}

Label: Konversi dari annuity-due ke continuous — menggunakan d=ivd = i \cdot v.

aˉδ=1δ\bar{a}_{\overline{\infty}|\delta} = \frac{1}{\delta}

Label: PV continuous perpetuity — limit aˉn\bar{a}_{\overline{n}|} saat nn \to \infty.

Asumsi Eksplisit

  • Force of interest konstan: δ\delta konstan selama seluruh periode nn (kecuali dinyatakan δt\delta_t variabel).
  • Payment rate konstan: Pembayaran 1 per unit waktu secara kontinu (kecuali varying continuous annuity).
  • Continuous compounding: Akumulasi menggunakan eδte^{\delta t}, bukan (1+i)t(1+i)^t diskrit.

Section 3 — Jembatan Logika

Dari Time Diagram ke Equation of Value

Dalam anuitas diskrit, kita menjumlahkan PV dari nn pembayaran di waktu t=1,2,,nt = 1, 2, \ldots, n:

ani=t=1nvta_{\overline{n}|i} = \sum_{t=1}^{n} v^t

Dalam anuitas kontinu, pembayaran terjadi setiap saat t[0,n]t \in [0, n] dengan rate 1 per unit waktu. Alih-alih menjumlahkan, kita mengintegralkan:

aˉnδ=0neδtdt\bar{a}_{\overline{n}|\delta} = \int_0^n e^{-\delta t} \, dt

Setiap elemen eδtdte^{-\delta t} \, dt adalah PV dari pembayaran infinitesimal dtdt yang terjadi pada waktu tt, di-discount dengan faktor eδte^{-\delta t}.

Focal Date

aˉn\bar{a}_{\overline{n}|} dievaluasi di t=0t=0 (awal aliran pembayaran). sˉn\bar{s}_{\overline{n}|} dievaluasi di t=nt=n (akhir aliran pembayaran). Tidak ada perbedaan “immediate vs due” dalam anuitas kontinu—pembayaran berlangsung sepanjang interval [0,n][0, n].

Derivasi aˉn\bar{a}_{\overline{n}|}:

aˉnδ=0neδtdt=[eδtδ]0n=eδ0eδnδ=1eδnδ\bar{a}_{\overline{n}|\delta} = \int_0^n e^{-\delta t} \, dt = \left[\frac{e^{-\delta t}}{-\delta}\right]_0^n = \frac{e^{-\delta \cdot 0} - e^{-\delta n}}{\delta} = \frac{1 - e^{-\delta n}}{\delta}

Karena eδn=(eδ)n=vne^{-\delta n} = (e^{-\delta})^n = v^n:

aˉnδ=1vnδ\bar{a}_{\overline{n}|\delta} = \frac{1 - v^n}{\delta}

Derivasi Identitas Konversi aˉn=(i/δ)an\bar{a}_{\overline{n}|} = (i/\delta) \cdot a_{\overline{n}|}:

ani=1vni,aˉnδ=1vnδa_{\overline{n}|i} = \frac{1 - v^n}{i}, \qquad \bar{a}_{\overline{n}|\delta} = \frac{1 - v^n}{\delta}

Pembilang sama! Sehingga:

aˉnδani=(1vn)/δ(1vn)/i=iδ\frac{\bar{a}_{\overline{n}|\delta}}{a_{\overline{n}|i}} = \frac{(1-v^n)/\delta}{(1-v^n)/i} = \frac{i}{\delta} aˉn=iδan\boxed{\bar{a}_{\overline{n}|} = \frac{i}{\delta} \cdot a_{\overline{n}|}}

Karena δ=ln(1+i)<i\delta = \ln(1+i) < i (untuk i>0i > 0), maka i/δ>1i/\delta > 1, sehingga aˉn>an\bar{a}_{\overline{n}|} > a_{\overline{n}|}. Ini masuk akal: anuitas kontinu membayar lebih awal (sepanjang periode) dibanding anuitas-immediate yang membayar di akhir.

Derivasi aˉ\bar{a}_{\overline{\infty}|}:

aˉδ=limn1eδnδ=10δ=1δ\bar{a}_{\overline{\infty}|\delta} = \lim_{n \to \infty} \frac{1 - e^{-\delta n}}{\delta} = \frac{1 - 0}{\delta} = \frac{1}{\delta}
Dilarang
  1. Menggunakan ii sebagai pengganti δ\delta dalam formula aˉn\bar{a}_{\overline{n}|}: Formula aˉn=(1vn)/δ\bar{a}_{\overline{n}|} = (1-v^n)/\delta menggunakan δ\delta, bukan ii. Menggunakan ii akan menghasilkan ana_{\overline{n}|} (diskrit), bukan aˉn\bar{a}_{\overline{n}|} (kontinu).
  2. Lupa konversi δ=ln(1+i)\delta = \ln(1+i): Jika soal memberikan ii (efektif), harus konversi ke δ\delta sebelum menggunakan formula kontinu. δi\delta \neq i.
  3. Mengasumsikan aˉn<an\bar{a}_{\overline{n}|} < a_{\overline{n}|}: Karena δ<i\delta < i, maka i/δ>1i/\delta > 1, sehingga aˉn>an\bar{a}_{\overline{n}|} > a_{\overline{n}|} selalu. Anuitas kontinu lebih besar karena pembayaran dimulai lebih awal.

Section 4 — Contoh Soal

Soal A — Fundamental

Sebuah proyek menghasilkan pendapatan secara kontinu sebesar Rp 6.000.000 per tahun selama 5 tahun. Force of interest adalah δ=8%\delta = 8\% per tahun. Hitunglah: (a) Present value dari seluruh pendapatan proyek (aˉ50.08\bar{a}_{\overline{5}|0.08}) (b) Future value dari seluruh pendapatan proyek (sˉ50.08\bar{s}_{\overline{5}|0.08})

Data yang diberikan:

  • Payment rate =6.000.000= 6.000.000 per tahun (kontinu)
  • δ=0.08\delta = 0.08 per tahun (force of interest)
  • n=5n = 5 tahun
Solusi Soal A

1. Identifikasi Variabel

  • δ=0.08\delta = 0.08, n=5n = 5, payment rate R=6.000.000R = 6.000.000
  • eδn=e0.08×5=e0.4e^{-\delta n} = e^{-0.08 \times 5} = e^{-0.4}
  • e0.4=0.67032e^{-0.4} = 0.67032

2. Time Diagram

t=0 ──────────────────────────────── t=5
     ←── kontinu, rate 6M/tahun ───→
PV=?                                FV=?

Aliran kontinu: setiap infinitesimal dtdt menghasilkan 6.000.000dt6.000.000 \, dt yang di-discount ke t=0t=0.

3. Equation of Value (pada Focal Date t=0t = 0 untuk PV, t=5t = 5 untuk FV)

PV=6.000.000×aˉ50.08=6.000.000×1e0.40.08PV = 6.000.000 \times \bar{a}_{\overline{5}|0.08} = 6.000.000 \times \frac{1 - e^{-0.4}}{0.08} FV=6.000.000×sˉ50.08=6.000.000×e0.410.08FV = 6.000.000 \times \bar{s}_{\overline{5}|0.08} = 6.000.000 \times \frac{e^{0.4} - 1}{0.08}

4. Eksekusi Aljabar

(a) PV:

aˉ50.08=10.670320.08=0.329680.08=4.1210\bar{a}_{\overline{5}|0.08} = \frac{1 - 0.67032}{0.08} = \frac{0.32968}{0.08} = 4.1210 PV=6.000.000×4.1210=24.726.000PV = 6.000.000 \times 4.1210 = 24.726.000

(b) FV:

e0.4=1/0.67032=1.49182e^{0.4} = 1/0.67032 = 1.49182 sˉ50.08=1.4918210.08=0.491820.08=6.1478\bar{s}_{\overline{5}|0.08} = \frac{1.49182 - 1}{0.08} = \frac{0.49182}{0.08} = 6.1478 FV=6.000.000×6.1478=36.886.800FV = 6.000.000 \times 6.1478 = 36.886.800

5. Verification

Cek hubungan FV = PV ×eδn\times e^{\delta n}:

FV=24.726.000×e0.4=24.726.000×1.49182=36.886.800FV = 24.726.000 \times e^{0.4} = 24.726.000 \times 1.49182 = 36.886.800 \checkmark

Cek batas: PV<6.000.000×5=30.000.000PV < 6.000.000 \times 5 = 30.000.000 (total undiscounted) ✓

Exam Tips — Soal A

Target waktu: 2–3 menit. Common trap: Menggunakan ii alih-alih δ\delta dalam formula. Jika soal memberi δ\delta langsung, gunakan langsung. Shortcut: sˉn=aˉn×eδn\bar{s}_{\overline{n}|} = \bar{a}_{\overline{n}|} \times e^{\delta n} — hitung PV dulu, lalu kalikan eδne^{\delta n}.


Soal B — Exam-Typical

Sebuah mesin industri menghasilkan pendapatan kontinu selama 8 tahun. Suku bunga efektif tahunan adalah i=10%i = 10\%. Hitunglah present value dari pendapatan sebesar Rp 12.000.000 per tahun secara kontinu, menggunakan: (a) Formula langsung aˉ8δ\bar{a}_{\overline{8}|\delta} (b) Identitas konversi aˉn=(i/δ)an\bar{a}_{\overline{n}|} = (i/\delta) \cdot a_{\overline{n}|}

Verifikasi bahwa kedua metode menghasilkan jawaban yang sama.

Data yang diberikan:

  • Payment rate =12.000.000= 12.000.000 per tahun (kontinu)
  • i=10%=0.10i = 10\% = 0.10 per tahun efektif
  • n=8n = 8 tahun
  • δ=ln(1.10)=0.09531\delta = \ln(1.10) = 0.09531 per tahun
Solusi Soal B

1. Identifikasi Variabel

  • i=0.10i = 0.10, δ=ln(1.10)=0.09531\delta = \ln(1.10) = 0.09531, n=8n = 8
  • v8=(1.10)8=1/(1.10)8v^8 = (1.10)^{-8} = 1/(1.10)^8
  • (1.10)8=2.14359(1.10)^8 = 2.14359, sehingga v8=0.46651v^8 = 0.46651

2. Time Diagram

t=0 ──────────────────────────────── t=8
     ←── kontinu, rate 12M/tahun ──→
PV=?

3. Equation of Value (pada Focal Date t=0t = 0)

(a) Formula langsung:

PV=12.000.000×aˉ8δ=12.000.000×1v8δPV = 12.000.000 \times \bar{a}_{\overline{8}|\delta} = 12.000.000 \times \frac{1 - v^8}{\delta}

(b) Via konversi:

PV=12.000.000×iδ×a8iPV = 12.000.000 \times \frac{i}{\delta} \times a_{\overline{8}|i}

4. Eksekusi Aljabar

(a) Formula langsung:

aˉ80.09531=10.466510.09531=0.533490.09531=5.5974\bar{a}_{\overline{8}|0.09531} = \frac{1 - 0.46651}{0.09531} = \frac{0.53349}{0.09531} = 5.5974 PVa=12.000.000×5.5974=67.168.800PV_a = 12.000.000 \times 5.5974 = 67.168.800

(b) Via konversi:

a80.10=10.466510.10=0.533490.10=5.3349a_{\overline{8}|0.10} = \frac{1 - 0.46651}{0.10} = \frac{0.53349}{0.10} = 5.3349 iδ=0.100.09531=1.04921\frac{i}{\delta} = \frac{0.10}{0.09531} = 1.04921 aˉ8=1.04921×5.3349=5.5974\bar{a}_{\overline{8}|} = 1.04921 \times 5.3349 = 5.5974 PVb=12.000.000×5.5974=67.168.800PV_b = 12.000.000 \times 5.5974 = 67.168.800 \checkmark

5. Verification

Kedua metode identik ✓. Cek: aˉ8=5.5974>a8=5.3349\bar{a}_{\overline{8}|} = 5.5974 > a_{\overline{8}|} = 5.3349 ✓ (kontinu lebih besar dari diskrit).

Rasio: aˉ/a=5.5974/5.3349=1.04921=i/δ\bar{a}/a = 5.5974/5.3349 = 1.04921 = i/\delta

Exam Tips — Soal B

Target waktu: 3–4 menit. Common trap: Lupa menghitung δ=ln(1+i)\delta = \ln(1+i) saat soal memberi ii efektif. Shortcut: Metode (b) lebih cepat jika tabel ana_{\overline{n}|} tersedia—cukup kalikan dengan i/δi/\delta.


Soal C — Challenging

Sebuah dana pensiun menerima kontribusi kontinu selama 10 tahun pertama, kemudian membayar manfaat kontinu selama 15 tahun berikutnya. Kontribusi sebesar Rp 8.000.000 per tahun (kontinu, t=0t = 0 s.d. t=10t = 10). Manfaat sebesar Rp XX per tahun (kontinu, t=10t = 10 s.d. t=25t = 25). Force of interest δ=6%\delta = 6\% per tahun konstan.

Hitunglah XX agar nilai sekarang kontribusi sama dengan nilai sekarang manfaat (equation of value di t=0t = 0).

Data yang diberikan:

  • Kontribusi: 8.000.0008.000.000 per tahun kontinu, t[0,10]t \in [0, 10]
  • Manfaat: XX per tahun kontinu, t[10,25]t \in [10, 25]
  • δ=0.06\delta = 0.06
Solusi Soal C

1. Identifikasi Variabel

  • δ=0.06\delta = 0.06, kontribusi rate =8.000.000= 8.000.000, manfaat rate =X= X
  • e0.06×10=e0.6=0.54881e^{-0.06 \times 10} = e^{-0.6} = 0.54881
  • e0.06×25=e1.5=0.22313e^{-0.06 \times 25} = e^{-1.5} = 0.22313
  • aˉ100.06\bar{a}_{\overline{10}|0.06}: PV kontribusi
  • 10aˉ150.06{}_{10|}\bar{a}_{\overline{15}|0.06}: PV manfaat (deferred 10 tahun, durasi 15 tahun)

2. Time Diagram

t=0 ──────── t=10 ──────────────── t=25
     8M/thn         X/thn
     kontinu        kontinu
PV₁ (kontribusi)   PV₂ (manfaat, deferred)

3. Equation of Value (pada Focal Date t=0t = 0)

8.000.000×aˉ100.06=X×10aˉ150.068.000.000 \times \bar{a}_{\overline{10}|0.06} = X \times {}_{10|}\bar{a}_{\overline{15}|0.06}

Di mana:

10aˉ150.06=eδ×10×aˉ150.06{}_{10|}\bar{a}_{\overline{15}|0.06} = e^{-\delta \times 10} \times \bar{a}_{\overline{15}|0.06}

4. Eksekusi Aljabar

Hitung aˉ100.06\bar{a}_{\overline{10}|0.06}:

aˉ100.06=1e0.60.06=10.548810.06=0.451190.06=7.5198\bar{a}_{\overline{10}|0.06} = \frac{1 - e^{-0.6}}{0.06} = \frac{1 - 0.54881}{0.06} = \frac{0.45119}{0.06} = 7.5198

Hitung aˉ150.06\bar{a}_{\overline{15}|0.06}:

e0.06×15=e0.9=0.40657e^{-0.06 \times 15} = e^{-0.9} = 0.40657 aˉ150.06=10.406570.06=0.593430.06=9.8905\bar{a}_{\overline{15}|0.06} = \frac{1 - 0.40657}{0.06} = \frac{0.59343}{0.06} = 9.8905

Hitung 10aˉ150.06{}_{10|}\bar{a}_{\overline{15}|0.06}:

10aˉ150.06=e0.6×9.8905=0.54881×9.8905=5.4280{}_{10|}\bar{a}_{\overline{15}|0.06} = e^{-0.6} \times 9.8905 = 0.54881 \times 9.8905 = 5.4280

Solve XX:

8.000.000×7.5198=X×5.42808.000.000 \times 7.5198 = X \times 5.4280 60.158.400=X×5.428060.158.400 = X \times 5.4280 X=60.158.4005.4280=11.082.000X = \frac{60.158.400}{5.4280} = 11.082.000

Manfaat per tahun = Rp 11.082.000

5. Verification

PV kontribusi =8.000.000×7.5198=60.158.400= 8.000.000 \times 7.5198 = 60.158.400

PV manfaat =11.082.000×5.4280=60.161.00060.158.400= 11.082.000 \times 5.4280 = 60.161.000 \approx 60.158.400 ✓ (rounding)

Cek logika: Manfaat (X=11.08MX = 11.08M) >> kontribusi (8M8M) karena manfaat dimulai lebih lambat (deferred 10 tahun) sehingga PV-nya lebih kecil per unit, membutuhkan rate yang lebih tinggi untuk menyeimbangkan.

Exam Tips — Soal C

Target waktu: 6–7 menit. Common trap: Menghitung PV manfaat di t=10t=10 (bukan t=0t=0). PV di t=10t=10 adalah X×aˉ15X \times \bar{a}_{\overline{15}|}, tapi harus di-discount lagi ke t=0t=0 dengan eδ×10e^{-\delta \times 10}. Shortcut: maˉn=eδm×aˉn{}_{m|}\bar{a}_{\overline{n}|} = e^{-\delta m} \times \bar{a}_{\overline{n}|} — selalu kalikan dengan faktor diskonto eδme^{-\delta m} untuk deferral.

Section 5 — Verifikasi & Sanity Check

Batas Nilai Continuous Annuity
  1. aˉn>an\bar{a}_{\overline{n}|} > a_{\overline{n}|} selalu: Karena δ<i\delta < i, maka i/δ>1i/\delta > 1. Anuitas kontinu selalu lebih besar dari anuitas-immediate diskrit.
  2. aˉn<a¨n\bar{a}_{\overline{n}|} < \ddot{a}_{\overline{n}|} selalu: Anuitas-due (bayar di awal) lebih besar dari kontinu. Urutan: an<aˉn<a¨na_{\overline{n}|} < \bar{a}_{\overline{n}|} < \ddot{a}_{\overline{n}|}.
  3. Limit: aˉ=1/δ\bar{a}_{\overline{\infty}|} = 1/\delta (continuous perpetuity).
Konversi dan Konsistensi
  1. Cek δ=ln(1+i)\delta = \ln(1+i): Jika i=10%i = 10\%, maka δ=0.09531<0.10=i\delta = 0.09531 < 0.10 = i
  2. Cek i/δ>1i/\delta > 1: Selalu true untuk i>0i > 0. Jika i/δ<1i/\delta < 1, ada kesalahan konversi.
  3. Cek FV = PV ×eδn\times e^{\delta n}: Selalu berlaku untuk anuitas kontinu.

Metode Alternatif

Konversi via mm-thly annuity:

Saat mm \to \infty, anuitas mm-thly konvergen ke anuitas kontinu:

limman(m)=aˉn\lim_{m \to \infty} a^{(m)}_{\overline{n}|} = \bar{a}_{\overline{n}|} an(m)=ii(m)anmiδan=aˉna^{(m)}_{\overline{n}|} = \frac{i}{i^{(m)}} \cdot a_{\overline{n}|} \xrightarrow{m \to \infty} \frac{i}{\delta} \cdot a_{\overline{n}|} = \bar{a}_{\overline{n}|}

Ini menunjukkan bahwa aˉn\bar{a}_{\overline{n}|} adalah limit alami dari anuitas diskrit saat frekuensi pembayaran \to \infty.

Deferred Continuous Annuity:

maˉnδ=eδmaˉnδ=eδmeδ(m+n)δ{}_{m|}\bar{a}_{\overline{n}|\delta} = e^{-\delta m} \cdot \bar{a}_{\overline{n}|\delta} = \frac{e^{-\delta m} - e^{-\delta(m+n)}}{\delta}

Section 6 — Visualisasi Mental

Continuous vs Discrete Annuity — Perbandingan PV:

Grafik dengan sumbu X = waktu tt, sumbu Y = PV dari pembayaran di waktu tt.

  • Anuitas-immediate diskrit: Titik-titik di t=1,2,,nt = 1, 2, \ldots, n, masing-masing dengan tinggi vtv^t.
  • Anuitas kontinu: Kurva kontinu eδte^{-\delta t} dari t=0t=0 ke t=nt=n. Area di bawah kurva = aˉn\bar{a}_{\overline{n}|}.
  • Anuitas-due diskrit: Titik-titik di t=0,1,,n1t = 0, 1, \ldots, n-1, masing-masing dengan tinggi vtv^t.

Urutan area: ana_{\overline{n}|} (titik di akhir) << aˉn\bar{a}_{\overline{n}|} (area kontinu) << a¨n\ddot{a}_{\overline{n}|} (titik di awal).

Kurva Diskonto Kontinu eδte^{-\delta t}:

Grafik dengan sumbu X = waktu tt, sumbu Y = eδte^{-\delta t}.

  • Kurva exponential decreasing dari 1 (di t=0t=0) menuju 0 (saat tt \to \infty).
  • Semakin besar δ\delta, semakin curam penurunan kurva (discounting lebih agresif).
  • Area di bawah kurva dari 00 ke nn = aˉn\bar{a}_{\overline{n}|}.

Hubungan Visual ↔ Rumus

Area di bawah kurva = integral = aˉn\bar{a}_{\overline{n}|}:

aˉn=0neδtdt=Area di bawah eδt dari 0 ke n\bar{a}_{\overline{n}|} = \int_0^n e^{-\delta t} \, dt = \text{Area di bawah } e^{-\delta t} \text{ dari } 0 \text{ ke } n

Selisih area = deferred annuity:

maˉn=mm+neδtdt=Area dari m ke m+n{}_{m|}\bar{a}_{\overline{n}|} = \int_m^{m+n} e^{-\delta t} \, dt = \text{Area dari } m \text{ ke } m+n

Section 7 — Jebakan Umum

Kesalahan Unit Waktu

Contoh Salah: Soal memberi i=12%i = 12\% per tahun, n=24n = 24 bulan. Menggunakan δ=ln(1.12)\delta = \ln(1.12) (annual) dengan n=24n = 24 (bulan).

Benar: Konsistensi unit wajib. Pilih satu: (a) δannual=ln(1.12)=0.1133\delta_{\text{annual}} = \ln(1.12) = 0.1133, n=2n = 2 tahun; atau (b) δmonthly=ln(1.12)/12=0.009439\delta_{\text{monthly}} = \ln(1.12)/12 = 0.009439, n=24n = 24 bulan.

Kesalahan Konseptual
  1. δ=i\delta = i (SALAH): δ=ln(1+i)i\delta = \ln(1+i) \neq i. Selalu δ<i\delta < i untuk i>0i > 0. Menggunakan ii sebagai δ\delta menghasilkan aˉn=an\bar{a}_{\overline{n}|} = a_{\overline{n}|} (salah).
  2. aˉn<an\bar{a}_{\overline{n}|} < a_{\overline{n}|} (SALAH): Karena δ<i\delta < i, maka (1vn)/δ>(1vn)/i(1-v^n)/\delta > (1-v^n)/i, sehingga aˉn>an\bar{a}_{\overline{n}|} > a_{\overline{n}|}.
  3. Lupa faktor eδme^{-\delta m} untuk deferred continuous annuity: maˉn=eδmaˉn{}_{m|}\bar{a}_{\overline{n}|} = e^{-\delta m} \cdot \bar{a}_{\overline{n}|}, bukan aˉn\bar{a}_{\overline{n}|} saja.
  4. Menggunakan vm=(1+i)mv^m = (1+i)^{-m} sebagai faktor deferral: Untuk anuitas kontinu, faktor deferral adalah eδme^{-\delta m}. Namun karena eδ=ve^{-\delta} = v, maka eδm=vme^{-\delta m} = v^m — keduanya identik! Ini tidak salah, tapi pastikan konsisten.
Kesalahan Interpretasi Soal

Ambiguitas: “Pembayaran kontinu” vs “pembayaran sangat sering (monthly/daily).” Jika soal menyebut “kontinu,” gunakan aˉn\bar{a}_{\overline{n}|} dengan δ\delta. Jika “monthly,” gunakan an(12)a^{(12)}_{\overline{n}|} dengan i(12)i^{(12)}.

Ambiguitas δ\delta: Dalam konteks Topik 6 (Derivatives), δ\delta berarti dividend yield. Dalam Topik 1–5, δ\delta adalah force of interest. Selalu cek konteks soal.

Red Flags
  • “Kontinu” atau “continuously”: Trigger untuk aˉn\bar{a}_{\overline{n}|} dan δ\delta. Konversi ii ke δ\delta terlebih dahulu.
  • “Force of interest δ\delta”: Soal sudah memberi δ\delta langsung—gunakan langsung dalam formula.
  • “Effective annual rate ii”: Harus konversi ke δ=ln(1+i)\delta = \ln(1+i) sebelum menggunakan formula kontinu.
  • Soal minta perbandingan discrete vs continuous: Gunakan identitas aˉn=(i/δ)an\bar{a}_{\overline{n}|} = (i/\delta) \cdot a_{\overline{n}|}.

Section 8 — Ringkasan Eksekutif

Must-Remember
  1. PV continuous annuity: aˉnδ=1eδnδ=1vnδ\bar{a}_{\overline{n}|\delta} = \frac{1 - e^{-\delta n}}{\delta} = \frac{1 - v^n}{\delta}
  2. FV continuous annuity: sˉnδ=eδn1δ\bar{s}_{\overline{n}|\delta} = \frac{e^{\delta n} - 1}{\delta}
  3. Konversi discrete ke continuous: aˉn=iδan,δ=ln(1+i)\bar{a}_{\overline{n}|} = \frac{i}{\delta} \cdot a_{\overline{n}|}, \qquad \delta = \ln(1+i)
  4. Deferred continuous annuity: maˉnδ=eδmaˉnδ{}_{m|}\bar{a}_{\overline{n}|\delta} = e^{-\delta m} \cdot \bar{a}_{\overline{n}|\delta}
  5. Continuous perpetuity: aˉδ=1δ\bar{a}_{\overline{\infty}|\delta} = \frac{1}{\delta}

Kapan Digunakan

  • Trigger keywords: “kontinu,” “continuously,” “force of interest δ\delta,” “aliran kontinu,” “pendapatan terus-menerus.”
  • Tipe skenario soal:
    • Hitung PV/FV dari aliran pendapatan kontinu (proyek, mesin, bisnis).
    • Konversi antara anuitas diskrit dan kontinu.
    • Equation of value dengan campuran kontribusi dan manfaat kontinu.
    • Soal yang memberi δ\delta langsung (bukan ii).

Kapan TIDAK Boleh Digunakan

Quick Decision Tree

graph TD
    A["Pembayaran kontinu<br>atau diskrit?"] -->|"Kontinu"| B["Apakah delta diberikan<br>langsung?"]
    A -->|"Diskrit"| Z["Lihat 2.1 Annuity-Immediate<br>and Annuity-Due"]
    B -->|"Ya, delta diberikan"| C["Gunakan formula langsung:<br>a-bar = (1 - e^(-delta*n)) / delta"]
    B -->|"Tidak, i diberikan"| D["Konversi: delta = ln(1+i)<br>lalu gunakan formula"]
    C --> E["Ada deferral m periode?"]
    D --> E
    E -->|"Ya"| F["Kalikan dengan e^(-delta*m)"]
    E -->|"Tidak"| G["Selesai: PV = R * a-bar"]
    F --> G
    G --> H["Perlu FV?"]
    H -->|"Ya"| I["FV = PV * e^(delta*n)"]
    H -->|"Tidak"| J["Selesai"]

Follow-up Options
  1. “Berikan contoh soal varying continuous annuity dengan payment rate berubah”
  2. “Jelaskan hubungan 2.4 Continuous Annuities dengan 1.2 Effective, Nominal, and Force of Interest
  3. “Buat flashcard 1-halaman untuk topik ini”

📖 Ref: Vaaler Bab 3–4, Kellison Bab 3–4 | 🗓️ 2026-02-18 | #CF1 #ContinuousAnnuity #ForceOfInterest #Delta