PAI · AAMAI · 2026
Aktuaria
Indonesia
CF1 · Materi 4.3

Sinking Fund Method

2026-02-17 Medium Bobot: 5–15% Vaaler Bab 5 / Kellison Bab 5
CF1MatematikaKeuanganSinkingFundLoanRepaymentAmortization

📘 4.3 — Sinking Fund Method

Ringkasan Cepat

Topik: Sinking Fund Method | Bobot: ~5–15% | Difficulty: Medium Ref: Vaaler Bab 5, Kellison Bab 5 | Prereq: 2.1 Annuity-Immediate and Annuity-Due, 4.2 Amortization Method

Section 0 — Pemetaan Topik

Topik CF1Sub-topik IDSkill DiujiBobotDifficultyPrerequisiteConnected TopicsReferensi
Topik 4: Pengembalian Pinjaman4.3Menghitung setoran sinking fund; membuat jadwal akumulasi sinking fund; membandingkan biaya total sinking fund vs amortisasi; menghitung net interest dan gross interest5–15%Medium2.1 Annuity-Immediate and Annuity-Due, 4.2 Amortization Method4.1 Loan Terminology, 2.3 Varying Annuities, 5.2 Book Value, Premium and Discount AmortizationVaaler 5.4–5.5; Kellison 5.5–5.6

Section 1 — Intuisi

Bayangkan perusahaan kamu meminjam Rp 1 miliar dari bank untuk membangun pabrik. Bank menuntut bunga 10% per tahun, tetapi tidak mengharuskan cicilan pokok—kamu hanya perlu membayar bunga setiap tahun, dan di akhir 5 tahun, kamu harus melunasi seluruh pokok Rp 1 miliar sekaligus. Ini disebut bullet loan atau interest-only loan.

Tentu saja, melunasi Rp 1 miliar di akhir tahun ke-5 itu menakutkan. Solusinya? Kamu membuka rekening tabungan terpisah (sinking fund) di bank lain yang memberikan bunga 6% per tahun, dan setiap tahun kamu menyetor sejumlah uang tetap ke rekening itu. Setelah 5 tahun, tabunganmu (plus bunga majemuk) akan terkumpul tepat Rp 1 miliar, siap untuk melunasi pinjaman.

Sinking fund method adalah strategi pelunasan pinjaman di mana:

  1. Kamu membayar bunga saja kepada pemberi pinjaman setiap periode (tidak ada cicilan pokok).
  2. Kamu menyisihkan uang ke rekening terpisah (sinking fund) yang menghasilkan bunga, sehingga akumulasinya di akhir periode sama dengan pokok pinjaman.

Ini berbeda dengan amortisasi, di mana setiap pembayaran langsung mengurangi pokok pinjaman. Sinking fund memisahkan fungsi “bayar bunga” dan “siapkan dana pelunasan”. Metode ini populer di obligasi korporat dan municipal bonds, di mana emiten ingin fleksibilitas cash flow tetapi tetap menjamin kemampuan membayar pokok di maturity.

Pertanyaan kunci: apakah sinking fund lebih murah atau lebih mahal daripada amortisasi? Jawabannya bergantung pada perbedaan antara suku bunga pinjaman dan suku bunga sinking fund. Jika sinking fund memberikan bunga lebih tinggi dari bunga pinjaman (jarang terjadi!), sinking fund lebih murah. Biasanya suku bunga sinking fund lebih rendah, sehingga total biaya sinking fund lebih besar.

Section 2 — Definisi Formal

Definisi Matematis

Sinking Fund Method: Metode pelunasan pinjaman di mana peminjam membayar hanya bunga kepada pemberi pinjaman setiap periode, dan secara paralel melakukan setoran periodik ke rekening sinking fund yang menghasilkan bunga, sehingga akumulasi sinking fund di akhir periode sama dengan pokok pinjaman.

Setoran Sinking Fund per Periode:

D=LsnjD = \frac{L}{s_{\overline{n}|j}}

di mana LL adalah pokok pinjaman, jj adalah suku bunga sinking fund per periode, nn adalah jumlah periode.

Total Pembayaran per Periode (Outlay):

Outlay=Li+D=Li+Lsnj\text{Outlay} = Li + D = Li + \frac{L}{s_{\overline{n}|j}}

di mana ii adalah suku bunga pinjaman per periode.

Variabel & Parameter

SimbolMaknaUnit / Range
LLPokok pinjaman (loan principal)Mata uang, L>0L > 0
nnJumlah periode pinjamanInteger, n1n \geq 1
iiSuku bunga pinjaman per periode (loan rate)Effective rate, i>0i > 0
jjSuku bunga sinking fund per periode (sinking fund rate)Effective rate, j0j \geq 0
DDSetoran sinking fund per periode (deposit)Mata uang
snjs_{\overline{n}\|j}Accumulated value of annuity-immediate nn periode pada rate jjFaktor akumulasi
Outlayt\text{Outlay}_tTotal pembayaran pada periode ttMata uang
SFtSF_tSaldo sinking fund setelah setoran periode ttMata uang, SFn=LSF_n = L
ItSFI_t^{SF}Bunga yang didapat sinking fund pada periode ttMata uang

Rumus Utama

D=Lsnj=Lj(1+j)n1D = \frac{L}{s_{\overline{n}|j}} = L \cdot \frac{j}{(1+j)^n - 1}

Label: Setoran sinking fund per periode (annuity-immediate, karena setoran di akhir periode).

Total Outlay per Periode=Li+D\text{Total Outlay per Periode} = Li + D

Label: Pembayaran total per periode = bunga pinjaman + setoran sinking fund.

SFt=DstjSF_t = D \cdot s_{\overline{t}|j}

Label: Saldo sinking fund setelah setoran ke-tt (accumulated value dari tt setoran).

ItSF=SFt1jI_t^{SF} = SF_{t-1} \cdot j

Label: Bunga yang didapat sinking fund pada periode tt (bunga atas saldo periode sebelumnya).

Net Interestt=LiItSF\text{Net Interest}_t = Li - I_t^{SF}

Label: Net interest pada periode tt = bunga pinjaman dibayar minus bunga yang didapat dari sinking fund.

Equivalent Amortization Rate i:L1ani=Li+D\text{Equivalent Amortization Rate } i^* : \quad L \cdot \frac{1}{a_{\overline{n}|i^*}} = Li + D

Label: Suku bunga ekuivalen jika pembayaran sinking fund diinterpretasikan sebagai pembayaran amortisasi (jarang digunakan di CF1, tetapi penting untuk perbandingan).

Asumsi Eksplisit

  • Interest-Only Loan: Pokok pinjaman LL tidak berkurang selama periode pinjaman; seluruh pokok dilunasi di akhir periode nn.
  • Equal Periodic Deposits: Setoran sinking fund DD adalah konstan setiap periode (annuity-immediate).
  • Sinking Fund Earns Interest: Dana di sinking fund menghasilkan bunga efektif jj per periode, reinvested secara otomatis.
  • No Withdrawals from Sinking Fund: Tidak ada penarikan dari sinking fund sebelum periode nn.
  • Loan Interest Paid Every Period: Bunga pinjaman LiLi dibayar penuh setiap periode (tidak ada kapitalisasi bunga pinjaman).

Section 3 — Jembatan Logika

Dari Time Diagram ke Equation of Value

Sinking fund method memisahkan dua cash flow stream:

  1. Kepada pemberi pinjaman: Bunga LiLi setiap periode dari t=1t=1 hingga t=nt=n, plus pokok LL di t=nt=n.
  2. Ke sinking fund: Setoran DD setiap periode dari t=1t=1 hingga t=nt=n, yang terakumulasi menjadi LL di t=nt=n untuk membayar pokok.

Mengapa setoran sinking fund adalah D=L/snjD = L / s_{\overline{n}|j}? Karena kita butuh accumulated value dari annuity-immediate sebesar LL di waktu nn:

Dsnj=LD=LsnjD \cdot s_{\overline{n}|j} = L \quad \Rightarrow \quad D = \frac{L}{s_{\overline{n}|j}}

Faktor snj=(1+j)n1js_{\overline{n}|j} = \frac{(1+j)^n - 1}{j} adalah accumulated value dari annuity 11 per periode pada rate jj.

Makna ekonomi: Setoran DD lebih kecil dari pembayaran amortisasi (jika j>0j > 0), karena bunga majemuk di sinking fund membantu akumulasi. Semakin tinggi jj, semakin kecil DD yang dibutuhkan.

Focal Date

Focal date dipilih di t=nt = n untuk equation of value sinking fund: accumulated value dari setoran harus sama dengan pokok LL. Untuk analisis biaya total, focal date bisa di t=0t=0 (present value) atau t=nt=n (future value).

Derivasi Setoran Sinking Fund:

Kita ingin akumulasi sinking fund di akhir periode nn sama dengan pokok pinjaman LL. Setoran DD dilakukan di akhir setiap periode (annuity-immediate), dengan suku bunga jj.

Accumulated value dari annuity-immediate nn periode:

FV=DsnjFV = D \cdot s_{\overline{n}|j}

Kita syaratkan FV=LFV = L:

Dsnj=LD \cdot s_{\overline{n}|j} = L

Isolasi DD:

D=LsnjD = \frac{L}{s_{\overline{n}|j}}

Substitusi rumus snj=(1+j)n1js_{\overline{n}|j} = \frac{(1+j)^n - 1}{j}:

D=Lj(1+j)n1D = L \cdot \frac{j}{(1+j)^n - 1}

Perbandingan dengan Amortisasi:

Dalam amortization method, pembayaran per periode adalah:

Pamort=LaniP_{\text{amort}} = \frac{L}{a_{\overline{n}|i}}

Dalam sinking fund method, total outlay per periode adalah:

OutlaySF=Li+D=Li+Lsnj\text{Outlay}_{\text{SF}} = Li + D = Li + \frac{L}{s_{\overline{n}|j}}

Kondisi equivalence:

Jika i=ji = j, maka:

Li+Lsni=L(i+i(1+i)n1)=Li(1+i)ni+i(1+i)n1=Li(1+i)n(1+i)n1Li + \frac{L}{s_{\overline{n}|i}} = L \left( i + \frac{i}{(1+i)^n - 1} \right) = L \cdot \frac{i(1+i)^n - i + i}{(1+i)^n - 1} = L \cdot \frac{i(1+i)^n}{(1+i)^n - 1}

Dan pembayaran amortisasi:

Lani=Li1(1+i)n=Li(1+i)n(1+i)n1\frac{L}{a_{\overline{n}|i}} = L \cdot \frac{i}{1 - (1+i)^{-n}} = L \cdot \frac{i(1+i)^n}{(1+i)^n - 1}

Jadi jika i=ji = j, sinking fund method dan amortization method memiliki pembayaran per periode yang sama.

Jika j<ij < i (sinking fund rate lebih rendah dari loan rate, kasus umum), maka OutlaySF>Pamort\text{Outlay}_{\text{SF}} > P_{\text{amort}}—sinking fund lebih mahal.

Jika j>ij > i (sinking fund rate lebih tinggi, jarang), maka OutlaySF<Pamort\text{Outlay}_{\text{SF}} < P_{\text{amort}}—sinking fund lebih murah.

Dilarang
  1. Menganggap setoran sinking fund mengurangi pokok pinjaman: Setoran masuk ke rekening terpisah, bukan dibayarkan ke pemberi pinjaman. Pokok pinjaman tetap LL sampai periode nn.
  2. Menggunakan suku bunga pinjaman ii untuk menghitung setoran sinking fund: Setoran harus dihitung dengan suku bunga sinking fund jj. Mixing rates adalah kesalahan fatal.
  3. Lupa bahwa bunga pinjaman LiLi dibayar setiap periode: Total outlay bukan hanya DD, tetapi Li+DLi + D.

Section 4 — Contoh Soal

Soal A — Fundamental

Sebuah pinjaman sebesar 10,00010{,}000 harus dilunasi dalam 5 tahun dengan sinking fund method. Suku bunga pinjaman adalah 8%8\% effective annual, dan sinking fund menghasilkan bunga 6%6\% effective annual. Setoran sinking fund dilakukan di akhir setiap tahun. Hitunglah: (a) Setoran sinking fund per tahun (b) Total pembayaran per tahun (outlay)

Data yang diberikan:

  • Pokok pinjaman L=10,000L = 10{,}000
  • Suku bunga pinjaman i=8%=0.08i = 8\% = 0.08
  • Suku bunga sinking fund j=6%=0.06j = 6\% = 0.06
  • Periode n=5n = 5 tahun
Solusi Soal A

1. Identifikasi Variabel

  • L=10,000L = 10{,}000
  • i=0.08i = 0.08
  • j=0.06j = 0.06
  • n=5n = 5
  • Dicari: DD dan Outlay\text{Outlay}

2. Time Diagram

t=0    t=1    t=2    t=3    t=4    t=5
|------|------|------|------|------|
Pinjaman L=10,000 diterima di t=0

Kepada Lender:
       800    800    800    800   10,800
       (bunga Li setiap tahun, plus pokok di t=5)

Ke Sinking Fund:
       D      D      D      D      D
       (setoran konstan, akumulasi → 10,000 di t=5)

3. Equation of Value (pada Focal Date t=5t = 5)

Accumulated value dari setoran sinking fund harus sama dengan pokok:

Ds50.06=10,000D \cdot s_{\overline{5}|0.06} = 10{,}000

Total outlay per tahun:

Outlay=Li+D\text{Outlay} = Li + D

4. Eksekusi Aljabar

Hitung s50.06s_{\overline{5}|0.06}:

s50.06=(1.06)510.06s_{\overline{5}|0.06} = \frac{(1.06)^5 - 1}{0.06}

Hitung (1.06)5(1.06)^5:

(1.06)5=1.3382255776(1.06)^5 = 1.3382255776 s50.06=1.338225577610.06=0.33822557760.06=5.637092960s_{\overline{5}|0.06} = \frac{1.3382255776 - 1}{0.06} = \frac{0.3382255776}{0.06} = 5.637092960

(a) Setoran sinking fund:

D=10,0005.637092960=1,773.96D = \frac{10{,}000}{5.637092960} = 1{,}773.96

(b) Total outlay per tahun:

Bunga pinjaman per tahun:

Li=10,000×0.08=800Li = 10{,}000 \times 0.08 = 800

Total outlay:

Outlay=800+1,773.96=2,573.96\text{Outlay} = 800 + 1{,}773.96 = 2{,}573.96

5. Verification

Cek akumulasi sinking fund:

1,773.96×5.63709296010,0001{,}773.96 \times 5.637092960 \approx 10{,}000 \quad \checkmark

Logika finansial: Setoran sinking fund 1,773.961{,}773.96 per tahun, plus bunga majemuk 6%, akan terkumpul menjadi 10,00010{,}000 di tahun ke-5. Total outlay 2,573.962{,}573.96 mencakup bunga pinjaman 800800 plus setoran sinking fund.

Exam Tips — Soal A

Target waktu: 2–2.5 menit. Common trap: Lupa menambahkan bunga pinjaman LiLi ke total outlay—hanya menulis DD sebagai jawaban. Shortcut: Jika snjs_{\overline{n}|j} tersedia di tabel, gunakan langsung tanpa hitung manual.


Soal B — Exam-Typical

Untuk pinjaman di Soal A, buatlah jadwal sinking fund untuk 2 tahun pertama. Tampilkan: periode, bunga sinking fund, setoran, dan saldo sinking fund.

Data yang diberikan:

  • Dari Soal A: L=10,000L = 10{,}000, j=0.06j = 0.06, D=1,773.96D = 1{,}773.96
Solusi Soal B

1. Identifikasi Variabel

  • D=1,773.96D = 1{,}773.96
  • j=0.06j = 0.06
  • Periode: t=1,2t = 1, 2

2. Time Diagram

t=0    t=1           t=2
|------|------------|
SF₀=0  D→SF₁        D→SF₂
       ↓            ↓
     SF₁ earns    SF₂ earns
     interest j   interest j

3. Equation of Value (pada Each Period End)

Saldo sinking fund setelah setoran periode tt:

SFt=SFt1(1+j)+DSF_t = SF_{t-1}(1+j) + D

Bunga sinking fund periode tt:

ItSF=SFt1jI_t^{SF} = SF_{t-1} \cdot j

4. Eksekusi Aljabar

Periode 1:

  • Saldo awal: SF0=0SF_0 = 0
  • Bunga: I1SF=0×0.06=0I_1^{SF} = 0 \times 0.06 = 0
  • Setoran: D=1,773.96D = 1{,}773.96
  • Saldo akhir: SF1=0+1,773.96=1,773.96SF_1 = 0 + 1{,}773.96 = 1{,}773.96

Periode 2:

  • Saldo awal: SF1=1,773.96SF_1 = 1{,}773.96
  • Bunga: I2SF=1,773.96×0.06=106.44I_2^{SF} = 1{,}773.96 \times 0.06 = 106.44
  • Setoran: D=1,773.96D = 1{,}773.96
  • Saldo akhir: SF2=1,773.96+106.44+1,773.96=3,654.36SF_2 = 1{,}773.96 + 106.44 + 1{,}773.96 = 3{,}654.36

Alternatif untuk SF2SF_2 menggunakan rumus:

SF2=Ds20.06=1,773.96×(1.06)210.06=1,773.96×2.06=3,654.36SF_2 = D \cdot s_{\overline{2}|0.06} = 1{,}773.96 \times \frac{(1.06)^2 - 1}{0.06} = 1{,}773.96 \times 2.06 = 3{,}654.36 \quad \checkmark

Tabel Jadwal Sinking Fund:

Periode (tt)Saldo Awal (SFt1SF_{t-1})Bunga SF (ItSFI_t^{SF})Setoran (DD)Saldo Akhir (SFtSF_t)
10.000.000.000.001,773.961{,}773.961,773.961{,}773.96
21,773.961{,}773.96106.44106.441,773.961{,}773.963,654.363{,}654.36

5. Verification

Cek SF2SF_2 dengan formula:

SF2=1,773.96×s20.06=1,773.96×2.06=3,654.36SF_2 = 1{,}773.96 \times s_{\overline{2}|0.06} = 1{,}773.96 \times 2.06 = 3{,}654.36 \quad \checkmark

Logika finansial: Saldo sinking fund meningkat setiap periode karena setoran ditambah bunga majemuk. Di periode 1, tidak ada bunga karena saldo awal nol. Di periode 2, bunga 106.44106.44 adalah 6% dari saldo akhir periode 1.

Exam Tips — Soal B

Target waktu: 3–3.5 menit untuk 2 periode. Common trap: Lupa menambahkan bunga sebelum menambahkan setoran—urutan hitung harus: saldo awal → bunga → tambah setoran → saldo akhir. Shortcut: Gunakan rumus SFt=DstjSF_t = D \cdot s_{\overline{t}|j} untuk verifikasi cepat.


Soal C — Challenging

Sebuah pinjaman sebesar 50,00050{,}000 akan dilunasi dalam 10 tahun. Suku bunga pinjaman adalah 7%7\% effective annual. Jika sinking fund method digunakan dengan sinking fund rate 5%5\%, hitunglah: (a) Total pembayaran per tahun (b) Net interest pada tahun ke-3 (c) Berapa suku bunga amortisasi ekuivalen jika pembayaran yang sama (Outlay\text{Outlay}) diinterpretasikan sebagai amortisasi?

Data yang diberikan:

  • L=50,000L = 50{,}000
  • i=0.07i = 0.07 (loan rate)
  • j=0.05j = 0.05 (sinking fund rate)
  • n=10n = 10
Solusi Soal C

1. Identifikasi Variabel

  • L=50,000L = 50{,}000
  • i=0.07i = 0.07
  • j=0.05j = 0.05
  • n=10n = 10
  • Dicari: (a) Outlay, (b) Net interest tahun 3, (c) ii^* (amortization equivalent rate)

2. Time Diagram

t=0                                      t=10
|----------------------------------------|
L=50,000                       Lunasi 50,000

Bunga pinjaman: 3,500 per tahun (Li)
Setoran SF: D per tahun (akumulasi → 50,000)

3. Equation of Value (pada Focal Date t=10t = 10)

Setoran sinking fund:

D=Ls100.05D = \frac{L}{s_{\overline{10}|0.05}}

Total outlay:

Outlay=Li+D\text{Outlay} = Li + D

Net interest tahun tt:

Net Interestt=LiItSF\text{Net Interest}_t = Li - I_t^{SF}

Amortization equivalent rate ii^* memenuhi:

La10i=Outlay\frac{L}{a_{\overline{10}|i^*}} = \text{Outlay}

4. Eksekusi Aljabar

(a) Total Pembayaran per Tahun:

Hitung s100.05s_{\overline{10}|0.05}:

s100.05=(1.05)1010.05s_{\overline{10}|0.05} = \frac{(1.05)^{10} - 1}{0.05}

Hitung (1.05)10(1.05)^{10}:

(1.05)10=1.628894627(1.05)^{10} = 1.628894627 s100.05=1.62889462710.05=0.6288946270.05=12.57789254s_{\overline{10}|0.05} = \frac{1.628894627 - 1}{0.05} = \frac{0.628894627}{0.05} = 12.57789254

Setoran sinking fund:

D=50,00012.57789254=3,975.06D = \frac{50{,}000}{12.57789254} = 3{,}975.06

Bunga pinjaman per tahun:

Li=50,000×0.07=3,500Li = 50{,}000 \times 0.07 = 3{,}500

Total outlay:

Outlay=3,500+3,975.06=7,475.06\text{Outlay} = 3{,}500 + 3{,}975.06 = 7{,}475.06

(b) Net Interest Tahun 3:

Hitung saldo sinking fund di akhir tahun 2:

SF2=Ds20.05=3,975.06×(1.05)210.05SF_2 = D \cdot s_{\overline{2}|0.05} = 3{,}975.06 \times \frac{(1.05)^2 - 1}{0.05} (1.05)2=1.1025(1.05)^2 = 1.1025 s20.05=1.102510.05=0.10250.05=2.05s_{\overline{2}|0.05} = \frac{1.1025 - 1}{0.05} = \frac{0.1025}{0.05} = 2.05 SF2=3,975.06×2.05=8,148.87SF_2 = 3{,}975.06 \times 2.05 = 8{,}148.87

Bunga sinking fund tahun 3:

I3SF=SF2×0.05=8,148.87×0.05=407.44I_3^{SF} = SF_2 \times 0.05 = 8{,}148.87 \times 0.05 = 407.44

Net interest tahun 3:

Net Interest3=3,500407.44=3,092.56\text{Net Interest}_3 = 3{,}500 - 407.44 = 3{,}092.56

(c) Suku Bunga Amortisasi Ekuivalen:

Kita cari ii^* sehingga:

La10i=7,475.06\frac{L}{a_{\overline{10}|i^*}} = 7{,}475.06 a10i=50,0007,475.06=6.688963a_{\overline{10}|i^*} = \frac{50{,}000}{7{,}475.06} = 6.688963

Dari tabel atau trial-error, kita cari ii^* sehingga a10i=6.688963a_{\overline{10}|i^*} = 6.688963.

Trial i=0.08i^* = 0.08 (8%):

a100.08=1(1.08)100.08=10.4631930.08=0.5368070.08=6.710088a_{\overline{10}|0.08} = \frac{1 - (1.08)^{-10}}{0.08} = \frac{1 - 0.463193}{0.08} = \frac{0.536807}{0.08} = 6.710088

Trial i=0.085i^* = 0.085 (8.5%):

a100.085=1(1.085)100.085a_{\overline{10}|0.085} = \frac{1 - (1.085)^{-10}}{0.085}

Hitung (1.085)10=2.267699(1.085)^{10} = 2.267699, sehingga (1.085)10=0.441079(1.085)^{-10} = 0.441079:

a100.085=10.4410790.085=0.5589210.085=6.575541a_{\overline{10}|0.085} = \frac{1 - 0.441079}{0.085} = \frac{0.558921}{0.085} = 6.575541

Karena a100.08=6.710>6.689a_{\overline{10}|0.08} = 6.710 > 6.689 dan a100.085=6.576<6.689a_{\overline{10}|0.085} = 6.576 < 6.689, maka ii^* berada antara 8% dan 8.5%. Dengan interpolasi linear:

i0.08+6.7106.6896.7106.576×0.005=0.08+0.0210.134×0.005=0.08+0.000780.0808=8.08%i^* \approx 0.08 + \frac{6.710 - 6.689}{6.710 - 6.576} \times 0.005 = 0.08 + \frac{0.021}{0.134} \times 0.005 = 0.08 + 0.00078 \approx 0.0808 = 8.08\%

5. Verification

Cek total outlay dengan amortisasi pada i=8.08%i^* = 8.08\%:

P=50,000a100.080850,0006.689=7,475P = \frac{50{,}000}{a_{\overline{10}|0.0808}} \approx \frac{50{,}000}{6.689} = 7{,}475 \quad \checkmark

Logika finansial: Total outlay 7,475.067{,}475.06 per tahun dengan sinking fund method ekuivalen dengan amortisasi pada suku bunga sekitar 8.08%, yang lebih tinggi dari loan rate 7% karena sinking fund rate 5% < loan rate 7%. Sinking fund method lebih mahal dalam kasus ini.

Net interest tahun 3 sebesar 3,092.563{,}092.56 lebih rendah dari bunga pinjaman 3,5003{,}500 karena sinking fund sudah mulai menghasilkan bunga (efek “subsidi” dari sinking fund).

[!WARNING] Exam Tips — Soal C Target waktu: 5–6 menit. Common trap: Untuk net interest, lupa bahwa bunga SF dihitung dari saldo akhir periode sebelumnya, bukan periode sekarang. Shortcut: Untuk equivalent rate, gunakan tabel atau interpolasi linear jika presisi 0.1% cukup.

Section 5 — Verifikasi & Sanity Check

Konsistensi Akumulasi
  1. Saldo akhir sinking fund harus sama dengan pokok: SFn=LSF_n = L. Jika tidak, cek apakah setoran DD dihitung salah atau suku bunga berbeda.
  2. Saldo sinking fund monoton naik: SF1<SF2<<SFn=LSF_1 < SF_2 < \ldots < SF_n = L. Jika turun, ada kesalahan perhitungan.
Perbandingan Sinking Fund vs Amortisasi
  1. Jika j=ij = i: Total outlay sinking fund = pembayaran amortisasi. Jika tidak sama, cek rumus.
  2. Jika j<ij < i (kasus umum): Total outlay sinking fund > pembayaran amortisasi. Ini karena sinking fund rate lebih rendah, sehingga setoran DD lebih besar.
  3. Jika j>ij > i (rare): Total outlay sinking fund < pembayaran amortisasi.
Net Interest
  1. Net interest periode awal: Mendekati bunga pinjaman LiLi (karena saldo sinking fund masih kecil, bunga SF negligible).
  2. Net interest periode akhir: Lebih rendah dari LiLi (karena saldo sinking fund sudah besar, bunga SF signifikan).
  3. Net interest total nn periode: Jumlah net interest sama dengan total bunga yang dibayar net setelah dikurangi bunga yang didapat dari sinking fund.

Metode Alternatif

Menggunakan Sinking Fund Due (Annuity-Due):

Jika setoran sinking fund dilakukan di awal periode (annuity-due), rumus setoran menjadi:

D=Ls¨njD = \frac{L}{\ddot{s}_{\overline{n}|j}}

Total outlay tetap Li+DLi + D, tetapi nilai DD berbeda karena setoran lebih awal menghasilkan bunga lebih lama.

Perbandingan:

  • Annuity-immediate (end-of-period): D=L/snjD = L / s_{\overline{n}|j}
  • Annuity-due (beginning-of-period): D=L/s¨njD = L / \ddot{s}_{\overline{n}|j}

Karena s¨nj=snj×(1+j)>snj\ddot{s}_{\overline{n}|j} = s_{\overline{n}|j} \times (1+j) > s_{\overline{n}|j}, maka Ddue<DimmediateD_{\text{due}} < D_{\text{immediate}} (setoran lebih kecil jika dibayar di awal periode).

Di CF1, default adalah annuity-immediate kecuali soal eksplisit menyatakan “beginning-of-period” atau “annuity-due”.

Section 6 — Visualisasi Mental

Grafik Saldo Sinking Fund vs Waktu:

Bayangkan grafik dengan sumbu X = periode tt (dari 0 hingga nn) dan sumbu Y = saldo sinking fund SFtSF_t. Kurva dimulai dari (0,0)(0, 0) dan naik secara konveks (kurva melengkung ke atas) hingga (n,L)(n, L).

  • Konveksitas: Kemiringan kurva (slope) meningkat seiring waktu karena bunga majemuk. Di periode awal, saldo kecil sehingga pertumbuhan lambat. Di periode akhir, saldo besar sehingga bunga signifikan dan pertumbuhan cepat.
  • Garis pembanding: Jika tidak ada bunga (j=0j = 0), kurva akan linear dari (0,0)(0, 0) ke (n,L)(n, L). Dengan bunga positif, kurva berada di atas garis linear di periode tengah dan akhir.

Grafik Net Interest vs Waktu:

Grafik dengan sumbu X = periode tt dan sumbu Y = net interest NIt\text{NI}_t. Kurva dimulai dari nilai tinggi mendekati LiLi di t=1t=1 dan turun secara konveks (melengkung ke bawah) hingga nilai rendah di t=nt=n.

  • Periode 1: NI1=Li0=Li\text{NI}_1 = Li - 0 = Li (saldo SF nol, bunga SF nol).
  • Periode nn: NIn=LiInSF\text{NI}_n = Li - I_n^{SF}, di mana InSFI_n^{SF} signifikan karena SFn1SF_{n-1} mendekati LL.
  • Interpretasi: Net interest menurun karena sinking fund “menghasilkan kembali” sebagian bunga pinjaman.

Perbandingan Sinking Fund vs Amortisasi (Bar Chart):

Untuk setiap periode tt, bandingkan dua komponen:

  • Sinking fund: Batang terdiri dari LiLi (bunga pinjaman, konstan) + DD (setoran, konstan).
  • Amortisasi: Batang terdiri dari bunga (menurun) + pokok (meningkat), total konstan.

Tinggi total batang berbeda jika iji \neq j.

Hubungan Visual ↔ Rumus

Slope kurva saldo sinking fund pada periode tt adalah:

Slopet=D+ItSF=D+SFt1j\text{Slope}_t = D + I_t^{SF} = D + SF_{t-1} \cdot j

Ini adalah pertambahan saldo di periode tt. Slope meningkat seiring tt karena SFt1SF_{t-1} meningkat.

Kurva SFt=DstjSF_t = D \cdot s_{\overline{t}|j} adalah kurva eksponensial (karena stjs_{\overline{t}|j} melibatkan (1+j)t(1+j)^t). Konveksitas visual mencerminkan efek compound interest.

Section 7 — Jebakan Umum

Kesalahan Unit Waktu

Contoh Salah: Suku bunga pinjaman diberikan 8%8\% semiannual (i(2)=0.08i^{(2)} = 0.08 artinya 4%4\% per semester), tetapi periode dinyatakan dalam tahun (n=5n = 5 tahun =10= 10 semesters). Menghitung bunga pinjaman sebagai L×0.08L \times 0.08 per tahun instead of L×0.04L \times 0.04 per semester.

Benar: Konversi dulu ke periode konsisten. Jika n=10n = 10 semesters, bunga per semester adalah Li=L×0.04Li = L \times 0.04, dan setoran sinking fund menggunakan jj per semester.

Kesalahan Konseptual
  1. Menganggap setoran sinking fund mengurangi pokok pinjaman: Setoran masuk ke rekening terpisah, pokok pinjaman tetap LL sampai akhir. Ini bukan amortisasi!
  2. Menggunakan suku bunga pinjaman ii untuk menghitung DD: Setoran dihitung dengan D=L/snjD = L / s_{\overline{n}|j}, menggunakan sinking fund rate jj, bukan loan rate ii.
  3. Lupa bahwa total outlay termasuk bunga pinjaman: Hanya menulis DD sebagai pembayaran total, padahal total outlay adalah Li+DLi + D.
  4. Menganggap net interest konstan setiap periode: Net interest menurun seiring waktu karena bunga sinking fund meningkat.
Kesalahan Interpretasi Soal

Ambiguitas: Soal mengatakan “sinking fund with annual deposits” tanpa jelas apakah annuity-immediate atau annuity-due.

Klarifikasi: Default CF1 adalah annuity-immediate (setoran di akhir periode) kecuali eksplisit disebutkan “beginning-of-year” atau “annuity-due”.

Red Flags
  • “Interest-only loan” atau “bullet loan”: Ini trigger untuk sinking fund method. Jika tidak ada cicilan pokok, kemungkinan besar sinking fund digunakan.
  • “Sinking fund rate berbeda dari loan rate”: Ini kasus umum. Jangan asumsikan i=ji = j kecuali eksplisit diberikan.
  • “Net interest”: Ini bukan bunga pinjaman, tetapi bunga pinjaman minus bunga sinking fund. Harus ada komponen sinking fund.
  • “Equivalent amortization rate”: Ini rate hipotetis ii^* sehingga pembayaran amortisasi sama dengan outlay sinking fund. Perlu trial-error atau interpolasi.

Section 8 — Ringkasan Eksekutif

Must-Remember
  1. Setoran sinking fund (annuity-immediate): D=Lsnj=Lj(1+j)n1D = \frac{L}{s_{\overline{n}|j}} = L \cdot \frac{j}{(1+j)^n - 1}
  2. Total pembayaran per periode: Outlay=Li+D\text{Outlay} = Li + D
  3. Saldo sinking fund setelah periode tt: SFt=DstjSF_t = D \cdot s_{\overline{t}|j}
  4. Bunga sinking fund periode tt: ItSF=SFt1jI_t^{SF} = SF_{t-1} \cdot j
  5. Net interest periode tt: Net Interestt=LiItSF\text{Net Interest}_t = Li - I_t^{SF}

Kapan Digunakan

  • Trigger keywords: “sinking fund,” “interest-only loan,” “bullet loan,” “setoran ke rekening terpisah,” “akumulasi untuk melunasi pokok.”
  • Tipe skenario soal:
    • Diberikan loan amount, loan rate, sinking fund rate, dan periode → hitung setoran dan total outlay.
    • Buat jadwal sinking fund: saldo, bunga, setoran.
    • Bandingkan biaya total sinking fund vs amortisasi (jika iji \neq j).
    • Hitung net interest untuk periode tertentu.
    • Cari equivalent amortization rate.

Kapan TIDAK Boleh Digunakan

  • Jika pokok pinjaman dicicil setiap periode: Ini amortisasi, bukan sinking fund. Sinking fund hanya untuk interest-only loans.
  • Jika setoran langsung ke pemberi pinjaman: Ini amortisasi. Sinking fund adalah rekening terpisah yang dikontrol peminjam.
  • Jika tidak ada bunga sinking fund (j=0j = 0): Bisa dihitung tetapi jarang. Setoran menjadi D=L/nD = L / n (simple division, bukan annuity).

Quick Decision Tree

graph TD
    A["Soal menyebut<br>loan repayment?"] -->|"Ya"| B["Ada cicilan pokok<br>setiap periode?"]
    A -->|"Tidak"| Z["Bukan topik 4.3"]
    B -->|"Ya, pokok berkurang"| X["Gunakan Amortization<br>→ [[4.2 Amortization Method]]"]
    B -->|"Tidak, hanya bunga"| C["Ada sinking fund<br>atau rekening terpisah?"]
    C -->|"Ya"| D["Setoran sinking fund konstan?"]
    C -->|"Tidak"| Y["Mungkin variasi<br>atau bukan CF1 core"]
    D -->|"Ya"| E["Hitung setoran:<br>D = L / s_n|j"]
    D -->|"Tidak"| Y
    E --> F["Total outlay:<br>Li + D"]
    F --> G["Diminta jadwal SF?"]
    G -->|"Ya"| H["Gunakan SF_t = D · s_t|j<br>dan I_t = SF_(t-1) · j"]
    G -->|"Tidak, diminta net interest?"| I["Net Interest = Li - I_t^SF"]
    H --> J["Verifikasi: SF_n = L"]
    I --> J

Follow-up Options
  1. “Berikan contoh soal variasi sinking fund dengan annuity-due”
  2. “Jelaskan hubungan 4.3 Sinking Fund Method dengan 4.2 Amortization Method
  3. “Buat flashcard 1-halaman untuk topik ini”

📖 Ref: Vaaler Bab 5, Kellison Bab 5 | 🗓️ 2026-02-17 | #CF1 #SinkingFund #LoanRepayment