PAI · AAMAI · 2026
Aktuaria
Indonesia
CF1 · Materi 4.2

Amortization Method

2026-02-19 Calculation-Intensive Bobot: 5–15% Vaaler Bab 5, Kellison Bab 5
CF1MatematikaKeuanganAmortizationLoanRepaymentAmortizationScheduleProspectiveMethodRetrospectiveMethod

📘 4.2 — Amortization Method

Ringkasan Cepat

Topik: Amortization Method | Bobot: ~5–15% | Difficulty: Calculation-Intensive Ref: Vaaler Bab 5, Kellison Bab 5 | Prereq: 2.1 Annuity-Immediate and Annuity-Due, 1.1 Interest Rates and Discount Rates, 4.1 Loan Terminology

Section 0 — Pemetaan Topik

Topik CF1Sub-topik IDSkill DiujiBobotDifficultyPrerequisiteConnected TopicsReferensi
Topik 4: Pengembalian Pinjaman4.2Menyusun jadwal amortisasi; menghitung porsi bunga dan pokok per periode; menghitung outstanding balance (OB) dengan metode prospektif dan retrospektif; menghitung total bunga yang dibayar; balloon/drop payment; pinjaman dengan pembayaran tidak level5–15%Calculation-Intensive2.1 Annuity-Immediate and Annuity-Due, 1.1 Interest Rates and Discount Rates, 4.1 Loan Terminology4.3 Sinking Fund Method, 2.1 Annuity-Immediate and Annuity-Due, 5.2 Book Value, Premium and Discount Amortization, 3.3 Duration (Macaulay and Modified)Vaaler Bab 5, Kellison Bab 5

Section 1 — Intuisi

Bayangkan kamu meminjam uang dari bank untuk membeli mobil seharga Rp 200.000.000. Bank menyetujui pinjaman dengan cicilan bulanan selama 3 tahun. Setiap bulan kamu membayar jumlah yang sama, misalnya Rp 6.500.000. Tapi apakah seluruh Rp 6.500.000 itu langsung mengurangi hutang pokok kamu? Tidak. Sebagian digunakan untuk membayar bunga (biaya meminjam uang selama sebulan), dan sisanya baru mengurangi saldo pokok (outstanding balance). Di bulan pertama, saldo masih sangat besar sehingga porsi bunganya besar dan porsi pokok kecil. Seiring berjalannya waktu, saldo mengecil, bunga yang dibayar ikut mengecil, dan semakin banyak cicilan yang “nyangkut” ke pengurangan pokok. Inilah inti dari metode amortisasi.

Konsep ini bukan hanya tentang cicilan mobil atau KPR. Setiap kali kita melihat obligasi, pembiayaan korporat, atau bahkan kartu kredit—logika amortisasinya sama: setiap pembayaran mencakup komponen bunga dan komponen pokok, dengan proporsi yang berubah seiring waktu. Bagi aktuaris, memahami struktur ini secara matematis adalah kunci karena memungkinkan kita menghitung berapa saldo pinjaman setelah tt pembayaran tanpa harus melakukan perhitungan per baris dari awal.

Kekuatan metode amortisasi terletak pada dua pendekatan pintar: metode prospektif (lihat ke depan—OB = PV sisa pembayaran) dan metode retrospektif (lihat ke belakang—OB = nilai akumulasi pinjaman awal dikurangi akumulasi pembayaran yang sudah dilakukan). Kedua metode ini selalu menghasilkan jawaban yang sama — ini bisa digunakan sebagai cek kebenaran yang sangat kuat di exam.

Section 2 — Definisi Formal

Definisi Matematis

Amortization Method: Metode pelunasan pinjaman di mana setiap pembayaran periodik mencakup dua komponen: (1) bunga atas saldo yang belum dibayar, dan (2) pengurangan saldo pokok (principal repayment).

Untuk pinjaman LL dengan nn pembayaran level sebesar RR per periode pada suku bunga efektif ii per periode:

L=RaniL = R \cdot a_{\overline{n}|i}

Sehingga besar pembayaran level:

R=LaniR = \frac{L}{a_{\overline{n}|i}}

Outstanding Balance (OB) setelah tt pembayaran — Metode Prospektif:

OBtpro=RantiOB_t^{\text{pro}} = R \cdot a_{\overline{n-t}|i}

Outstanding Balance (OB) setelah tt pembayaran — Metode Retrospektif:

OBtretro=L(1+i)tRstiOB_t^{\text{retro}} = L \cdot (1+i)^t - R \cdot s_{\overline{t}|i}

Variabel & Parameter

SimbolMaknaCatatan
LLJumlah pinjaman awal (loan amount)Sama dengan OB0OB_0
nnJumlah total pembayaranInteger positif
RRBesar pembayaran level per periodeR=L/aniR = L / a_{\overline{n}\|i}
iiSuku bunga efektif per periodeDecimal, i>0i > 0
ttPeriode ke-tt (setelah tt pembayaran dilakukan)0tn0 \leq t \leq n
OBtOB_tOutstanding balance setelah pembayaran ke-ttOB0=LOB_0 = L, OBn=0OB_n = 0
ItI_tKomponen bunga pada pembayaran ke-ttIt=iOBt1I_t = i \cdot OB_{t-1}
PRtPR_tKomponen pokok (principal repayment) pada pembayaran ke-ttPRt=RItPR_t = R - I_t

Rumus Utama

R=Lani=Li1vnR = \frac{L}{a_{\overline{n}|i}} = \frac{L \cdot i}{1 - v^n}

Label: Besar pembayaran level — diturunkan dari persamaan L=RaniL = R \cdot a_{\overline{n}|i}.

It=iOBt1=R(1vnt+1)I_t = i \cdot OB_{t-1} = R \cdot (1 - v^{n-t+1})

Label: Komponen bunga pada pembayaran ke-tt — bunga adalah ii dikalikan saldo periode sebelumnya. Formulasi kedua menggunakan rumus langsung tanpa menghitung OBt1OB_{t-1} terlebih dahulu.

PRt=RIt=Rvnt+1PR_t = R - I_t = R \cdot v^{n-t+1}

Label: Komponen pokok (principal repayment) pada pembayaran ke-tt — bagian dari pembayaran yang mengurangi saldo.

OBt=OBt1(1+i)ROB_t = OB_{t-1} \cdot (1+i) - R

Label: Rekursi saldo — saldo baru = (saldo lama diakumulasi 1 periode) dikurangi pembayaran.

OBtpro=RantiOB_t^{\text{pro}} = R \cdot a_{\overline{n-t}|i}

Label: OB metode prospektif — nilai sekarang dari ntn-t sisa pembayaran.

OBtretro=L(1+i)tRstiOB_t^{\text{retro}} = L \cdot (1+i)^t - R \cdot s_{\overline{t}|i}

Label: OB metode retrospektif — akumulasi pinjaman awal dikurangi akumulasi pembayaran yang telah dilakukan.

PRt=PR1(1+i)t1PR_t = PR_1 \cdot (1+i)^{t-1}

Label: Pertumbuhan komponen pokok — komponen pokok tumbuh dengan faktor (1+i)(1+i) setiap periode.

t=1nPRt=Ldant=1nIt=nRL\sum_{t=1}^{n} PR_t = L \quad \text{dan} \quad \sum_{t=1}^{n} I_t = nR - L

Label: Total pokok = pinjaman awal; total bunga = total pembayaran dikurangi pinjaman awal.

Asumsi Eksplisit

  • Level Payments: Setiap pembayaran RR sama besar (kecuali jika ada balloon/drop payment).
  • End-of-Period (Immediate): Pembayaran pertama di t=1t=1 (annuity-immediate).
  • Constant Interest Rate: ii konstan selama seluruh nn periode.
  • Fully Amortizing: OBn=0OB_n = 0 — pinjaman lunas setelah pembayaran ke-nn.
  • No Prepayment Penalty: Tidak ada penalti pelunasan lebih awal (kecuali soal menyatakan lain).

Section 3 — Jembatan Logika

Dari Time Diagram ke Equation of Value

Bayangkan pinjaman LL diterima di t=0t=0. Sebagai kompensasi, peminjam berjanji membayar RR di t=1,2,,nt=1, 2, \ldots, n. Focal date di t=0t=0, equation of value menghasilkan L=RaniL = R \cdot a_{\overline{n}|i}.

Kini, setelah tt pembayaran dilakukan, kita ingin tahu OB. Dengan metode prospektif, kita berdiri di titik waktu tt dan melihat ke depan: peminjam masih berhutang (nt)(n-t) pembayaran lagi. Nilai sekarang (pada tt) dari sisa kewajiban itu adalah RantiR \cdot a_{\overline{n-t}|i}. Inilah OBtOB_t.

Dengan metode retrospektif, kita berdiri di tt dan melihat ke belakang: pinjaman LL telah tumbuh menjadi L(1+i)tL(1+i)^t, tetapi tt pembayaran senilai RR telah dilakukan dan terakumulasi menjadi RstiR \cdot s_{\overline{t}|i}. Selisihnya adalah saldo yang tersisa.

Focal Date
  • Equation awal: Focal date di t=0t=0 menghasilkan L=RaniL = R \cdot a_{\overline{n}|i}.
  • Metode Prospektif: Focal date di tt — pandang ke depan, PV sisa pembayaran.
  • Metode Retrospektif: Focal date di tt — pandang ke belakang, akumulasi pinjaman dikurangi akumulasi pembayaran.
  • Kedua metode WAJIB menghasilkan nilai yang sama — gunakan ini sebagai sanity check.

Derivasi ItI_t dan PRtPR_t tanpa jadwal amortisasi lengkap:

Dari metode prospektif: OBt1=Rant+1iOB_{t-1} = R \cdot a_{\overline{n-t+1}|i}

Komponen bunga:

It=iOBt1=iRant+1i=iR1vnt+1i=R(1vnt+1)I_t = i \cdot OB_{t-1} = i \cdot R \cdot a_{\overline{n-t+1}|i} = i \cdot R \cdot \frac{1 - v^{n-t+1}}{i} = R(1 - v^{n-t+1})

Komponen pokok:

PRt=RIt=RR(1vnt+1)=Rvnt+1PR_t = R - I_t = R - R(1 - v^{n-t+1}) = R \cdot v^{n-t+1}

Derivasi pertumbuhan PRtPR_t:

PRt+1=Rvnt=Rvnt+1(1+i)=PRt(1+i)PR_{t+1} = R \cdot v^{n-t} = R \cdot v^{n-t+1} \cdot (1+i) = PR_t \cdot (1+i)

Artinya, komponen pokok pada periode berikutnya selalu lebih besar sebesar faktor (1+i)(1+i). Ini masuk akal: setiap periode, saldo mengecil sehingga bunga mengecil, dan lebih banyak dari RR yang “bebas” untuk melunasi pokok.

Bukti ekivalensi Prospektif = Retrospektif:

L(1+i)tRsti=Rani(1+i)tRstiL(1+i)^t - R \cdot s_{\overline{t}|i} = R \cdot a_{\overline{n}|i} \cdot (1+i)^t - R \cdot s_{\overline{t}|i} =R[ani(1+i)tsti]= R \left[ a_{\overline{n}|i} \cdot (1+i)^t - s_{\overline{t}|i} \right] =R[1vni(1+i)t(1+i)t1i]= R \left[ \frac{1-v^n}{i} \cdot (1+i)^t - \frac{(1+i)^t - 1}{i} \right] =R(1+i)tvn(1+i)t(1+i)t+1i=R1vnti=Ranti= R \cdot \frac{(1+i)^t - v^n(1+i)^t - (1+i)^t + 1}{i} = R \cdot \frac{1 - v^{n-t}}{i} = R \cdot a_{\overline{n-t}|i}

Terbukti: Metode Retrospektif =Ranti== R \cdot a_{\overline{n-t}|i} = Metode Prospektif. \blacksquare

Dilarang
  1. Jangan gunakan OBt=LtPROB_t = L - t \cdot PR — komponen pokok PRtPR_t tidak konstan; ia tumbuh dengan (1+i)(1+i) setiap periode. Rumus ini hanya valid untuk pinjaman dengan bunga sederhana, bukan bunga majemuk.
  2. Jangan gunakan metode prospektif dengan nn total, bukan ntn-t sisaOBt=RaniOB_t = R \cdot a_{\overline{n}|i} adalah salah; yang benar adalah OBt=RantiOB_t = R \cdot a_{\overline{n-t}|i}.
  3. Jangan lupa bahwa ItI_t dan PRtPR_t berubah setiap periode — menghitung ItI_t dengan mengalikan ii dengan LL (bukan OBt1OB_{t-1}) adalah kesalahan fatal yang mengabaikan amortisasi.

Section 4 — Contoh Soal

Soal A — Fundamental

Sebuah pinjaman sebesar Rp 10.000.000 dilunasi dengan 4 pembayaran tahunan yang sama besar. Suku bunga efektif adalah 8%8\% per tahun. Hitunglah: (a) besar setiap pembayaran RR, (b) jadwal amortisasi lengkap (komponen bunga dan pokok untuk setiap pembayaran), dan (c) verifikasi bahwa total pokok =L= L.

Solusi Soal A

1. Identifikasi Variabel

  • L=10.000.000L = 10{.}000{.}000
  • n=4n = 4 tahun
  • i=8%=0,08i = 8\% = 0{,}08 per tahun
  • v=1/1,08v = 1/1{,}08
  • R=?R = ?

2. Time Diagram

t=0          t=1        t=2        t=3        t=4
|------------|----------|----------|----------|
L=10.000.000  [R]        [R]        [R]        [R]

Pinjaman diterima di t=0t=0; empat pembayaran level di t=1,2,3,4t=1,2,3,4 (annuity-immediate).

3. Equation of Value (pada Focal Date t=0t=0)

L=Ra48%L = R \cdot a_{\overline{4}|8\%}

4. Eksekusi Aljabar

a48%=1(1,08)40,08=10,735030,08=0,264970,08=3,31213a_{\overline{4}|8\%} = \frac{1 - (1{,}08)^{-4}}{0{,}08} = \frac{1 - 0{,}73503}{0{,}08} = \frac{0{,}26497}{0{,}08} = 3{,}31213 R=10.000.0003,31213=3.019.208R = \frac{10{.}000{.}000}{3{,}31213} = 3{.}019{.}208

Jadwal amortisasi:

ttOBt1OB_{t-1}It=0,08×OBt1I_t = 0{,}08 \times OB_{t-1}PRt=RItPR_t = R - I_tOBt=OBt1PRtOB_t = OB_{t-1} - PR_t
110.000.000800.0002.219.2087.780.792
27.780.792622.4632.396.7455.384.047
35.384.047430.7242.588.4842.795.563
42.795.563223.6452.795.5630
Total2.076.83210.000.000

(nilai dibulatkan; small rounding differences mungkin terjadi)

5. Verification

  • Total pokok =2.219.208+2.396.745+2.588.484+2.795.56310.000.000= 2{.}219{.}208 + 2{.}396{.}745 + 2{.}588{.}484 + 2{.}795{.}563 \approx 10{.}000{.}000
  • Total pembayaran =4×3.019.208=12.076.832= 4 \times 3{.}019{.}208 = 12{.}076{.}832; total bunga =12.076.83210.000.000=2.076.832= 12{.}076{.}832 - 10{.}000{.}000 = 2{.}076{.}832
  • OB4=0OB_4 = 0 ✓ (pinjaman lunas)
  • PR2/PR1=2.396.745/2.219.2081,08PR_2 / PR_1 = 2{.}396{.}745 / 2{.}219{.}208 \approx 1{,}08 ✓ (komponen pokok tumbuh dengan faktor 1+i1{+}i)
Exam Tips — Soal A
  • Target waktu: 4–5 menit. Jika diminta jadwal lengkap, susun tabel secara sistematis.
  • Common trap: Membulatkan RR terlalu awal akan mengakibatkan OBn0OB_n \neq 0. Sebaiknya simpan nilai RR dengan presisi penuh selama perhitungan, baru bulatkan di akhir.
  • Shortcut: Jika soal hanya meminta ItI_t atau PRtPR_t untuk satu periode tertentu (bukan jadwal lengkap), gunakan rumus langsung PRt=Rvnt+1PR_t = R \cdot v^{n-t+1} dan It=R(1vnt+1)I_t = R(1 - v^{n-t+1}) — jauh lebih cepat daripada menyusun tabel.

Soal B — Exam-Typical

Seorang nasabah meminjam Rp 50.000.000 yang akan dilunasi dengan cicilan bulanan selama 5 tahun. Suku bunga nominal adalah 9%9\% per tahun convertible monthly. Tentukan: (a) besar cicilan bulanan RR, (b) outstanding balance setelah cicilan ke-36 menggunakan kedua metode (prospektif dan retrospektif), dan (c) total bunga yang dibayar selama 3 tahun pertama.

Solusi Soal B

1. Identifikasi Variabel

  • L=50.000.000L = 50{.}000{.}000
  • Total pembayaran n=5×12=60n = 5 \times 12 = 60 bulan
  • Suku bunga nominal =9%= 9\% convertible monthly, sehingga ibulanan=9%/12=0,75%=0,0075i_{\text{bulanan}} = 9\%/12 = 0{,}75\% = 0{,}0075 per bulan
  • v=1/1,0075v = 1/1{,}0075
  • t=36t = 36 (setelah cicilan ke-36)

2. Time Diagram

t=0         t=1  t=2 ... t=36      t=37 ... t=60
|-----------|----|----|---|---------|---------|
L=50.000.000 [R] [R] ... [R]       [R] ...  [R]
                         ^
                       OB_36 = ?

3. Equation of Value (pada Focal Date t=0t=0 untuk mencari RR)

L=Ra600,75%L = R \cdot a_{\overline{60}|0{,}75\%}

4. Eksekusi Aljabar

Hitung a600,0075a_{\overline{60}|0{,}0075}:

a600,0075=1(1,0075)600,0075a_{\overline{60}|0{,}0075} = \frac{1 - (1{,}0075)^{-60}}{0{,}0075}

(1,0075)60=e60ln1,0075e60×0,007472e0,448321,56568(1{,}0075)^{60} = e^{60 \ln 1{,}0075} \approx e^{60 \times 0{,}007472} \approx e^{0{,}44832} \approx 1{,}56568

a600,0075=11/1,565680,0075=10,638700,0075=0,361300,0075=48,1733a_{\overline{60}|0{,}0075} = \frac{1 - 1/1{,}56568}{0{,}0075} = \frac{1 - 0{,}63870}{0{,}0075} = \frac{0{,}36130}{0{,}0075} = 48{,}1733 R=50.000.00048,1733=1.037.965 (per bulan)R = \frac{50{.}000{.}000}{48{,}1733} = 1{.}037{.}965 \text{ (per bulan)}

OB setelah cicilan ke-36 — Metode Prospektif:

Sisa pembayaran =6036=24= 60 - 36 = 24 bulan.

OB36pro=Ra240,0075OB_{36}^{\text{pro}} = R \cdot a_{\overline{24}|0{,}0075} a240,0075=1(1,0075)240,0075a_{\overline{24}|0{,}0075} = \frac{1 - (1{,}0075)^{-24}}{0{,}0075}

(1,0075)241,19641(1{,}0075)^{24} \approx 1{,}19641, sehingga (1,0075)240,83583(1{,}0075)^{-24} \approx 0{,}83583

a240,0075=10,835830,0075=0,164170,0075=21,8893a_{\overline{24}|0{,}0075} = \frac{1 - 0{,}83583}{0{,}0075} = \frac{0{,}16417}{0{,}0075} = 21{,}8893 OB36pro=1.037.965×21,8893=22.720.600OB_{36}^{\text{pro}} = 1{.}037{.}965 \times 21{,}8893 = 22{.}720{.}600

OB setelah cicilan ke-36 — Metode Retrospektif:

OB36retro=L(1,0075)36Rs360,0075OB_{36}^{\text{retro}} = L \cdot (1{,}0075)^{36} - R \cdot s_{\overline{36}|0{,}0075}

(1,0075)361,30865(1{,}0075)^{36} \approx 1{,}30865

s360,0075=(1,0075)3610,0075=1,3086510,0075=0,308650,0075=41,1533s_{\overline{36}|0{,}0075} = \frac{(1{,}0075)^{36} - 1}{0{,}0075} = \frac{1{,}30865 - 1}{0{,}0075} = \frac{0{,}30865}{0{,}0075} = 41{,}1533 OB36retro=50.000.000×1,308651.037.965×41,1533OB_{36}^{\text{retro}} = 50{.}000{.}000 \times 1{,}30865 - 1{.}037{.}965 \times 41{,}1533 =65.432.50042.714.900=22.717.600= 65{.}432{.}500 - 42{.}714{.}900 = 22{.}717{.}600

(perbedaan kecil akibat pembulatan intermediate). Kedua metode menghasilkan nilai yang sangat dekat: OB3622.720.000OB_{36} \approx 22{.}720{.}000

Total bunga selama 3 tahun pertama (cicilan 1–36):

Total pembayaran selama 36 bulan =36×R=36×1.037.965=37.366.740= 36 \times R = 36 \times 1{.}037{.}965 = 37{.}366{.}740

Total pokok yang dilunasi =LOB36=50.000.00022.720.000=27.280.000= L - OB_{36} = 50{.}000{.}000 - 22{.}720{.}000 = 27{.}280{.}000

Total bunga selama 3 tahun pertama:

Total Bunga=Total PembayaranTotal Pokok=37.366.74027.280.000=10.086.740\text{Total Bunga} = \text{Total Pembayaran} - \text{Total Pokok} = 37{.}366{.}740 - 27{.}280{.}000 = 10{.}086{.}740

5. Verification

  • OB36proOB36retroOB_{36}^{\text{pro}} \approx OB_{36}^{\text{retro}} ✓ (perbedaan hanya akibat pembulatan)
  • OB36<L/2=25.000.000OB_{36} < L/2 = 25{.}000{.}000: masuk akal karena setelah lebih dari setengah masa pinjaman (36 dari 60 bulan), saldo harus di bawah setengah pinjaman awal.
  • Total bunga >0> 0 dan <nRL=60×1.037.96550.000.000=12.277.900< nR - L = 60 \times 1{.}037{.}965 - 50{.}000{.}000 = 12{.}277{.}900: proporsi bunga 3 tahun pertama 82%\approx 82\% dari total bunga, masuk akal karena bunga lebih besar di awal pinjaman.
Exam Tips — Soal B
  • Target waktu: 6–8 menit.
  • Common trap #1: Menggunakan i=9%i = 9\% (annual) langsung tanpa membagi 12. Wajib konversi ke rate per periode pembayaran.
  • Common trap #2: Menghitung total bunga dengan 36×I136 \times I_1 (anggap bunga konstan). Ini salah — bunga berubah setiap periode. Gunakan: Total Bunga = Total Pembayaran − Total Pokok.
  • Shortcut verifikasi: Setelah mendapat OB36OB_{36} dengan prospektif, hitung ulang dengan retrospektif. Jika sama (dengan toleransi pembulatan), jawaban benar.

Soal C — Challenging

Sebuah pinjaman dilunasi dengan 20 pembayaran tahunan level pada suku bunga efektif ii per tahun. Diketahui bahwa komponen bunga pada pembayaran ke-6 adalah 3 kali komponen pokok pada pembayaran ke-16. Tentukan suku bunga efektif ii.

Solusi Soal C

1. Identifikasi Variabel

  • n=20n = 20, R=1R = 1 (WLOG; karena rasio, nilai RR tidak mempengaruhi)
  • I6=3PR16I_6 = 3 \cdot PR_{16}
  • Cari: ii

2. Time Diagram

t=0    t=1 ... t=5  [t=6]  t=7 ... t=15  [t=16]  t=17...t=20
|------|----|---|----|----|---|-----|----|---------|
                 ↑                   ↑
                 I_6 diketahui       PR_16 diketahui

3. Equation of Value (ekspresi ItI_t dan PRtPR_t dalam vv)

Menggunakan rumus langsung:

It=R(1vnt+1),PRt=Rvnt+1I_t = R \cdot (1 - v^{n-t+1}), \quad PR_t = R \cdot v^{n-t+1}

4. Eksekusi Aljabar

Untuk t=6t=6 dan n=20n=20: nt+1=206+1=15\quad n - t + 1 = 20 - 6 + 1 = 15

I6=1v15I_6 = 1 - v^{15}

Untuk t=16t=16 dan n=20n=20: nt+1=2016+1=5\quad n - t + 1 = 20 - 16 + 1 = 5

PR16=v5PR_{16} = v^5

Substitusi kondisi I6=3PR16I_6 = 3 \cdot PR_{16}:

1v15=3v51 - v^{15} = 3v^5

Misalkan x=v5x = v^5, sehingga v15=x3v^{15} = x^3:

1x3=3x1 - x^3 = 3x x3+3x1=0x^3 + 3x - 1 = 0

Ini adalah persamaan kubik. Gunakan trial: coba x=0,3x = 0{,}3:

(0,3)3+3(0,3)1=0,027+0,91=0,073<0(0{,}3)^3 + 3(0{,}3) - 1 = 0{,}027 + 0{,}9 - 1 = -0{,}073 < 0

Coba x=0,32x = 0{,}32:

(0,32)3+3(0,32)1=0,03277+0,961=0,00723<0(0{,}32)^3 + 3(0{,}32) - 1 = 0{,}03277 + 0{,}96 - 1 = -0{,}00723 < 0

Coba x=0,325x = 0{,}325:

(0,325)3+3(0,325)1=0,03441+0,9751=0,00941>0(0{,}325)^3 + 3(0{,}325) - 1 = 0{,}03441 + 0{,}975 - 1 = 0{,}00941 > 0

Interpolasi linear antara x=0,32x = 0{,}32 dan x=0,325x = 0{,}325:

x0,32+0,005×0,007230,00723+0,00941=0,32+0,005×0,43440,3222x \approx 0{,}32 + 0{,}005 \times \frac{0{,}00723}{0{,}00723 + 0{,}00941} = 0{,}32 + 0{,}005 \times 0{,}4344 \approx 0{,}3222

Sehingga v50,3222v^5 \approx 0{,}3222, maka:

v(0,3222)1/5v \approx (0{,}3222)^{1/5} lnvln0,32225=1,13355=0,22670\ln v \approx \frac{\ln 0{,}3222}{5} = \frac{-1{,}1335}{5} = -0{,}22670 ve0,226700,7980v \approx e^{-0{,}22670} \approx 0{,}7980 i=1v1=10,798010,2531=25,31%i = \frac{1}{v} - 1 = \frac{1}{0{,}7980} - 1 \approx 0{,}2531 = 25{,}31\%

Verifikasi: Cek I6=3PR16I_6 = 3 \cdot PR_{16} dengan i25,31%i \approx 25{,}31\%, v0,7980v \approx 0{,}7980:

v50,3222v^5 \approx 0{,}3222; v15(0,3222)30,03348v^{15} \approx (0{,}3222)^3 \approx 0{,}03348

I6=10,03348=0,9665I_6 = 1 - 0{,}03348 = 0{,}9665; PR16=0,3222PR_{16} = 0{,}3222; 3×0,3222=0,96663 \times 0{,}3222 = 0{,}9666

5. Verification

  • i25%i \approx 25\% terasa tinggi tetapi konsisten: I6PR16I_6 \gg PR_{16} hanya masuk akal jika bunga sangat tinggi (saldo masih besar setelah 5 pembayaran, sehingga bunga pada t=6t=6 masih dominan).
  • Substitusi kembali membuktikan kondisi soal terpenuhi.
Exam Tips — Soal C
  • Target waktu: 8–10 menit.
  • Common trap: Mencoba menyusun jadwal amortisasi penuh untuk n=20n=20 periode — sangat tidak efisien. Gunakan rumus langsung PRt=Rvnt+1PR_t = R \cdot v^{n-t+1} dan It=R(1vnt+1)I_t = R(1 - v^{n-t+1}).
  • Kunci: Substitusi x=v5x = v^5 untuk menyederhanakan persamaan menjadi kubik. Bila tidak menemukan akar rasional, gunakan interpolasi linear.
  • Red flag: Soal yang melibatkan dua periode berbeda (ItI_t vs PRsPR_s) hampir selalu bisa diselesaikan dengan dua ekspresi dalam vv, lalu eliminasi RR.

Section 5 — Verifikasi & Sanity Check

Konsistensi Jadwal Amortisasi
  1. OBn=0OB_n = 0: Saldo di periode terakhir harus nol. Jika tidak, ada kesalahan pada RR atau perhitungan.
  2. PRt=L\sum PR_t = L: Jumlah semua komponen pokok harus sama persis dengan pinjaman awal.
  3. It=nRL\sum I_t = nR - L: Total bunga = total pembayaran dikurangi pokok awal.
Prospektif = Retrospektif
  1. Identitas: Ranti=L(1+i)tRstiR \cdot a_{\overline{n-t}|i} = L(1+i)^t - R \cdot s_{\overline{t}|i} harus berlaku untuk setiap tt.
  2. Cek batas: OB0=LOB_0 = L dan OBn=0OB_n = 0 — wajib dicek jika ada keraguan pada setup soal.
  3. Monoton menurun: OBtOB_t harus terus berkurang setiap periode (untuk pinjaman level dengan i>0i > 0).
Komponen Bunga vs Pokok
  1. PRtPR_t meningkat setiap periode: PRt+1=PRt(1+i)>PRtPR_{t+1} = PR_t \cdot (1+i) > PR_t — komponen pokok selalu tumbuh.
  2. ItI_t menurun setiap periode: It+1<ItI_{t+1} < I_t — komponen bunga selalu mengecil.
  3. PRt+It=RPR_t + I_t = R untuk setiap tt: Total kedua komponen harus selalu sama dengan pembayaran periodik.
Batas Logis
  1. OBt<LOB_t < L untuk t1t \geq 1: Saldo tidak pernah melebihi pinjaman awal (untuk pinjaman biasa).
  2. I1=iLI_1 = i \cdot L: Bunga di periode pertama adalah suku bunga dikalikan pinjaman penuh — cek mudah.
  3. PR1=RiLPR_1 = R - iL: Komponen pokok pertama = pembayaran dikurangi bunga pertama.

Metode Alternatif

Menghitung OB Menggunakan Rekursi:

Untuk menghitung OBtOB_t step-by-step (berguna jika nn kecil):

OBt=OBt1(1+i)ROB_t = OB_{t-1} \cdot (1+i) - R

dengan OB0=LOB_0 = L. Ini ekuivalen dengan kedua metode, hanya lebih lambat untuk tt besar.

Menghitung t=kmIt\sum_{t=k}^{m} I_t (total bunga selama periode kk sampai mm):

t=kmIt=(mk+1)R(OBk1OBm)\sum_{t=k}^{m} I_t = (m-k+1) \cdot R - (OB_{k-1} - OB_m)

Total pembayaran dikurangi selisih saldo — jauh lebih cepat daripada menjumlahkan ItI_t satu per satu.

Section 6 — Visualisasi Mental

Dekomposisi Pembayaran per Periode:

Bayangkan sebuah diagram batang bertumpuk (stacked bar chart). Sumbu X adalah nomor periode t=1,2,,nt = 1, 2, \ldots, n. Sumbu Y adalah besar pembayaran RR (tinggi total setiap batang sama). Setiap batang terbagi dua: bagian bawah (warna merah) adalah komponen bunga ItI_t, bagian atas (warna hijau) adalah komponen pokok PRtPR_t.

  • Di t=1t=1: batang merah sangat tinggi (bunga besar), batang hijau tipis (pokok kecil).
  • Seiring bertambahnya tt: batang merah semakin pendek, batang hijau semakin tinggi.
  • Di t=nt=n: hampir seluruh batang berwarna hijau — hampir semua pembayaran adalah pokok.

Bentuk perubahan ini eksponensial, bukan linear — karena PRt=Rvnt+1PR_t = R \cdot v^{n-t+1} yang merupakan fungsi geometrik.

Grafik Outstanding Balance:

Sumbu X = tt (waktu). Sumbu Y = OBtOB_t (saldo). Kurva dimulai di (0,L)(0, L) dan berakhir di (n,0)(n, 0).

  • Bentuk kurva: concave ke atas (cembung) — OB turun lambat di awal, lalu semakin cepat.
  • Titik kritis: Di mana It=PRtI_t = PR_t, yaitu saat Rvnt+1=R(1vnt+1)R \cdot v^{n-t+1} = R(1 - v^{n-t+1}), atau vnt+1=0,5v^{n-t+1} = 0{,}5, yaitu t=n+1ln2ln(1+i)t^* = n + 1 - \frac{\ln 2}{\ln(1+i)}. Sebelum tt^*, bunga > pokok; setelah tt^*, pokok > bunga.

Hubungan Visual ↔ Rumus

Setiap titik pada kurva OB = nilai metode prospektif:

OBt=Ranti=R1vntiOB_t = R \cdot a_{\overline{n-t}|i} = R \cdot \frac{1 - v^{n-t}}{i}

Saat tt naik, ntn-t mengecil, anta_{\overline{n-t}|} mengecil, OBtOB_t turun — sesuai visualisasi kurva menurun.

Area di bawah kurva OB (secara diskret) \propto total bunga yang dibayar:

t=1nIt=it=0n1OBt\sum_{t=1}^{n} I_t = i \cdot \sum_{t=0}^{n-1} OB_t

Semakin “besar” area di bawah kurva OB (yaitu semakin lambat OB turun), semakin besar total bunga — secara visual sangat intuitif.

Section 7 — Jebakan Umum

Kesalahan Unit Waktu

Contoh Salah: Pinjaman dengan cicilan bulanan, suku bunga nominal 12%12\% per tahun. Menggunakan i=12%i = 12\% dan nn dalam tahun.

Benar: Konversi ke unit yang sesuai dengan frekuensi pembayaran. Cicilan bulanan → ibulanan=12%/12=1%i_{\text{bulanan}} = 12\%/12 = 1\% per bulan, dan nn dalam jumlah bulan. Aturan emas: unit ii harus sama dengan unit satu periode pembayaran.

Kesalahan Konseptual
  1. PRtPR_t dianggap konstan: Ini hanya benar untuk metode sinking fund, bukan amortisasi. Dalam amortisasi, PRt=Rvnt+1PR_t = R \cdot v^{n-t+1} berubah setiap periode.
  2. Metode prospektif menggunakan nn bukan ntn-t: OBt=RaniOB_t = R \cdot a_{\overline{n}|i} adalah salah (itu adalah pinjaman awal LL). Yang benar: OBt=RantiOB_t = R \cdot a_{\overline{n-t}|i} dengan ntn-t = jumlah sisa pembayaran.
  3. Lupa bahwa It=iOBt1I_t = i \cdot OB_{t-1}, bukan iLi \cdot L: Mengalikan ii dengan pinjaman awal (bukan saldo sebelumnya) mengabaikan seluruh mekanisme amortisasi.
  4. Balloon payment dianggap sama dengan RR: Balloon payment adalah sisa saldo terakhir yang mungkin berbeda dari RR. Hitung OBn1OB_{n-1} terlebih dahulu, lalu tambahkan bunga satu periode.
Kesalahan Interpretasi Soal

Ambiguitas “pembayaran ke-tt” vs “setelah tt tahun”:

  • “Besar bunga pada pembayaran ke-6” → gunakan I6=iOB5I_6 = i \cdot OB_5 (saldo sebelum pembayaran ke-6).
  • “Saldo setelah pembayaran ke-6” → gunakan OB6=Ran6iOB_6 = R \cdot a_{\overline{n-6}|i} (metode prospektif).

Ambiguitas “saldo setelah tt tahun”: Pastikan apakah tt tahun sudah termasuk pembayaran ke-tt atau belum. “Saldo tepat setelah pembayaran ke-tt” → OBtOB_t. “Saldo tepat sebelum pembayaran ke-(t+1)(t+1)” → OBt(1+i)OB_t \cdot (1+i) (saldo sudah diakumulasi tapi belum dipotong pembayaran).

Red Flags
  • “Komponen bunga / pokok pada pembayaran ke-tt”: Trigger untuk rumus langsung It=R(1vnt+1)I_t = R(1 - v^{n-t+1}) dan PRt=Rvnt+1PR_t = R \cdot v^{n-t+1} — jangan susun jadwal lengkap.
  • “Outstanding balance setelah pembayaran ke-tt”: Gunakan metode prospektif (lebih cepat) atau retrospektif (jika prospektif tidak praktis). Selalu verifikasi dengan metode kedua.
  • “Total bunga yang dibayar selama periode t1t_1 sampai t2t_2”: Gunakan: Total Bunga =(t2t1+1)R(OBt11OBt2)= (t_2 - t_1 + 1) \cdot R - (OB_{t_1 - 1} - OB_{t_2}).
  • “Balloon payment”: Artinya pembayaran terakhir berbeda dari RR. Hitung OBn1OB_{n-1} dulu, lalu balloon =OBn1(1+i)= OB_{n-1}(1+i).
  • Nominal rate, bukan effective: Wajib bagi dengan frekuensi compounding sebelum masuk ke rumus anuitas.

Section 8 — Ringkasan Eksekutif

Must-Remember
  1. Besar pembayaran level: R=Lani=Li1vnR = \frac{L}{a_{\overline{n}|i}} = \frac{L \cdot i}{1 - v^n}
  2. Outstanding Balance — Prospektif: OBt=RantiOB_t = R \cdot a_{\overline{n-t}|i}
  3. Outstanding Balance — Retrospektif: OBt=L(1+i)tRstiOB_t = L(1+i)^t - R \cdot s_{\overline{t}|i}
  4. Komponen pokok dan bunga (langsung, tanpa jadwal): PRt=Rvnt+1,It=R(1vnt+1)PR_t = R \cdot v^{n-t+1}, \quad I_t = R(1 - v^{n-t+1})
  5. Pertumbuhan komponen pokok dan total: PRt+1=PRt(1+i),t=1nPRt=L,t=1nIt=nRLPR_{t+1} = PR_t \cdot (1+i), \quad \sum_{t=1}^{n} PR_t = L, \quad \sum_{t=1}^{n} I_t = nR - L

Kapan Digunakan

  • Trigger keywords: “jadwal amortisasi,” “cicilan,” “saldo pinjaman,” “komponen bunga/pokok,” “outstanding balance,” “berapa bunga yang dibayar.”
  • Tipe skenario soal:
    • Susun jadwal amortisasi lengkap untuk nn kecil (4–5 periode).
    • Hitung OBtOB_t untuk tt tertentu tanpa menyusun jadwal.
    • Hitung ItI_t atau PRtPR_t untuk periode tertentu langsung.
    • Hitung total bunga selama rentang waktu tertentu.
    • Tentukan ii atau nn yang tidak diketahui dari kondisi yang melibatkan ItI_t atau PRtPR_t.

Kapan TIDAK Boleh Digunakan

  • Jika peminjam menyetor ke dana terpisah (sinking fund): Gunakan 4.3 Sinking Fund Method — bunga dibayar terpisah, pokok dilunasi sekaligus dari sinking fund.
  • Jika pembayaran tidak level dan bukan balloon: Gunakan pendekatan cash flow langsung dengan PV tiap arus kas.
  • Jika suku bunga berubah per periode: Rumus standar OBt=RantiOB_t = R \cdot a_{\overline{n-t}|i} tidak berlaku — harus hitung ulang RR dan jadwal baru setiap kali rate berubah (lihat 2.6 Varying Interest Rates).
  • Jika soal meminta harga obligasi (bukan pinjaman): Gunakan 5.1 Bond Pricing meskipun konsepnya analog; notasi dan interpretasinya berbeda.

Quick Decision Tree

graph TD
    A["Soal pelunasan pinjaman?"] -->|"Ya"| B["Pembayaran periodik level?"]
    A -->|"Tidak"| Z["Lihat Topik 5 Bond Pricing<br>atau cash flow langsung"]
    B -->|"Ya, ke dana terpisah"| C["Gunakan Sinking Fund Method<br>(Topik 4.3)"]
    B -->|"Ya, langsung ke kreditur"| D["Amortization Method"]
    D --> E["Apa yang dicari?"]
    E -->|"Besar cicilan R"| F["R = L / a(n,i)"]
    E -->|"Outstanding Balance OB_t"| G["Prospektif atau Retrospektif?"]
    E -->|"Komponen I_t atau PR_t"| H["Rumus langsung:<br>PR_t = R * v^(n-t+1)"]
    E -->|"Total bunga periode tertentu"| I["Total Bunga = Total Bayar - Delta OB"]
    G -->|"Lebih mudah hitung sisa bayar"| J["Prospektif: OB_t = R * a(n-t, i)"]
    G -->|"Lebih mudah hitung yg sudah bayar"| K["Retrospektif: OB_t = L*(1+i)^t - R*s(t,i)"]
    J --> L["Verifikasi dengan metode lain"]
    K --> L

Follow-up Options
  1. “Berikan contoh soal amortisasi dengan balloon payment dan drop payment”
  2. “Jelaskan hubungan 4.2 Amortization Method dengan 4.3 Sinking Fund Method dan kapan masing-masing digunakan”
  3. “Buat flashcard 1-halaman untuk rumus-rumus kunci amortisasi”

📖 Ref: Vaaler Bab 5, Kellison Bab 5 | 🗓️ 2026-02-19 | #CF1 #Amortization #LoanRepayment #AmortizationSchedule