PAI · AAMAI · 2026
Aktuaria
Indonesia
CF2 · Materi 3.3

Distribusi Bersyarat (Conditional Distribution)

2026-02-21 Hard Bobot: 20–30% Hogg-McKean-Craig (2019) Bab 2.1–2.3; Miller et al. (2014) Bab 3.5–3.8, 4.6–4.9, 5.8–5.10
CF2ProbabilitasStatistikaMultivariatBersyaratConditionalDistributionPDFPMFCDFLOTUSBayes

📊 3.3 — Distribusi Bersyarat (Conditional Distribution)

Ringkasan Cepat

Topik: Distribusi Bersyarat (Conditional Distribution) | Bobot: ~20–30% | Difficulty: Hard Ref: Hogg-McKean-Craig (2019) Bab 2.1–2.3; Miller et al. (2014) Bab 3.5–3.8, 4.6–4.9 | Prereq: 3.1 Distribusi Gabungan (Joint Distribution), 3.2 Distribusi Marginal, 1.4 Probabilitas Bersyarat

Section 0 — Pemetaan Topik

Topik CF2Sub-topik IDSkill DiujiBobotDifficultyPrerequisiteConnected TopicsReferensi
Topik 3: Variabel Acak Multivariat3.3Menurunkan PMF/PDF bersyarat dari distribusi joint dan marginal; menghitung P(XAY=y)P(X \in A \mid Y = y); menghitung E[XY=y]E[X \mid Y = y] dan Var(XY=y)\text{Var}(X \mid Y = y); mengenali support bersyarat; membedakan distribusi bersyarat vs marginal; menerapkan rumus Bayes versi kontinu20–30%Hard3.1 Distribusi Gabungan (Joint Distribution), 3.2 Distribusi Marginal, 1.4 Probabilitas Bersyarat, 2.1 Variabel Acak Diskrit, 2.2 Variabel Acak Kontinu3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat, 3.5 Independensi dan Korelasi, 3.7 Distribusi Majemuk (Compound Distribution), 4.5 Estimasi ParameterHogg-McKean-Craig (2019) Bab 2.1–2.3; Miller et al. (2014) Bab 3.5–3.8, 4.6–4.9, 5.8–5.10

Section 1 — Intuisi

Bayangkan seorang aktuaris yang menganalisis besarnya klaim asuransi kesehatan (XX) dan usia tertanggung (YY). Distribusi marginal dari XX menggambarkan distribusi klaim untuk semua nasabah tanpa memilah usia. Namun intuisi kita mengatakan bahwa distribusi klaim untuk nasabah berusia 65 tahun tentu sangat berbeda dari distribusi klaim untuk nasabah berusia 25 tahun — nasabah yang lebih tua kemungkinan mengajukan klaim lebih besar dan lebih sering. Inilah yang ingin dijawab oleh distribusi bersyarat: bukan distribusi XX secara keseluruhan, melainkan distribusi XX ketika kita sudah tahu bahwa Y=yY = y untuk suatu nilai yy tertentu. Informasi tentang YY “memperbarui” dan mempersempit pandangan kita tentang distribusi XX.

Secara konseptual, distribusi bersyarat adalah perluasan langsung dari probabilitas bersyarat yang sudah dikenal di 1.4 Probabilitas Bersyarat. Di sana, kita belajar bahwa P(AB)=P(AB)/P(B)P(A \mid B) = P(A \cap B) / P(B) — probabilitas bersyarat adalah probabilitas irisan dibagi probabilitas kondisi. Untuk variabel acak, analogi persisnya adalah: fXY(xy)=fX,Y(x,y)/fY(y)f_{X|Y}(x \mid y) = f_{X,Y}(x,y) / f_Y(y) — PDF bersyarat adalah PDF joint dibagi PDF marginal dari variabel yang dikondisikan. Rumus ini adalah inti dari seluruh topik. Yang membedakannya dari probabilitas bersyarat biasa adalah bahwa hasilnya bukan sebuah angka, melainkan sebuah fungsi lengkap — distribusi probabilitas penuh dari XX yang berlaku dalam “dunia di mana Y=yY = y”.

Dalam praktik aktuaria dan statistika, distribusi bersyarat adalah jantung dari pemodelan Bayesian, regresi, dan analisis risiko multivariat. Ketika seorang aktuaris menetapkan cadangan klaim berdasarkan informasi tambahan (usia, riwayat klaim, wilayah), mereka pada dasarnya bekerja dengan distribusi bersyarat. Memahami bagaimana cara menurunkan, menghitung momen, dan menginterpretasikan distribusi bersyarat adalah kunci untuk menguasai 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat — di mana E[XY]E[X \mid Y] dan Var(XY)\text{Var}(X \mid Y) menjadi variabel acak tersendiri yang memiliki distribusi dan momen mereka sendiri.

Section 2 — Definisi Formal

Definisi Matematis

Misalkan (X,Y)(X, Y) adalah pasangan variabel acak. Distribusi bersyarat dari XX given Y=yY = y didefinisikan sebagai berikut.

Kasus Diskrit — PMF Bersyarat XX given Y=yY = y:

pXY(xy)=P(X=xY=y)=pX,Y(x,y)pY(y),pY(y)>0p_{X|Y}(x \mid y) = P(X = x \mid Y = y) = \frac{p_{X,Y}(x,\, y)}{p_Y(y)}, \quad p_Y(y) > 0

Kasus Kontinu — PDF Bersyarat XX given Y=yY = y:

fXY(xy)=fX,Y(x,y)fY(y),fY(y)>0f_{X|Y}(x \mid y) = \frac{f_{X,Y}(x,\, y)}{f_Y(y)}, \quad f_Y(y) > 0

CDF Bersyarat XX given Y=yY = y (kontinu):

FXY(xy)=P(XxY=y)=xfXY(ty)dtF_{X|Y}(x \mid y) = P(X \leq x \mid Y = y) = \int_{-\infty}^{x} f_{X|Y}(t \mid y)\, dt

Nilai Harapan Bersyarat (Conditional Mean):

E[XY=y]={xXxpXY(xy)(diskrit)xfXY(xy)dx(kontinu)E[X \mid Y = y] = \begin{cases} \displaystyle\sum_{x \in \mathcal{X}} x\, p_{X|Y}(x \mid y) & \text{(diskrit)} \\[8pt] \displaystyle\int_{-\infty}^{\infty} x\, f_{X|Y}(x \mid y)\, dx & \text{(kontinu)} \end{cases}

Variansi Bersyarat (Conditional Variance):

Var(XY=y)=E[X2Y=y](E[XY=y])2\text{Var}(X \mid Y = y) = E[X^2 \mid Y = y] - \bigl(E[X \mid Y = y]\bigr)^2

Variabel & Parameter

SimbolMaknaCatatan
X,YX, YVariabel acak dalam pasangan (X,Y)(X, Y)XX adalah variabel yang dikondisikan; YY adalah kondisi
yyNilai spesifik yang dikondisikanyy harus berada pada support Y\mathcal{Y} dengan fY(y)>0f_Y(y) > 0
$p_{XY}(x \mid y)$PMF bersyarat XX given Y=yY = y
$f_{XY}(x \mid y)$PDF bersyarat XX given Y=yY = y
$F_{XY}(x \mid y)$CDF bersyarat XX given Y=yY = y
E[XY=y]E[X \mid Y = y]Nilai harapan bersyarat (angka)Fungsi dari yy; untuk setiap nilai yy, menghasilkan satu angka
E[XY]E[X \mid Y]Nilai harapan bersyarat (variabel acak)Fungsi dari variabel acak YY; ini sendiri adalah variabel acak
Var(XY=y)\text{Var}(X \mid Y = y)Variansi bersyarat (angka)Fungsi dari yy; untuk setiap yy, menghasilkan satu angka non-negatif
Var(XY)\text{Var}(X \mid Y)Variansi bersyarat (variabel acak)Fungsi dari variabel acak YY; ini sendiri adalah variabel acak
X(y)\mathcal{X}(y)Support bersyarat dari XX given Y=yY = yBisa bergantung pada yy, terutama jika support joint non-rectangular

Rumus Utama

fXY(xy)=fX,Y(x,y)fY(y),fY(y)>0f_{X|Y}(x \mid y) = \frac{f_{X,Y}(x, y)}{f_Y(y)}, \quad f_Y(y) > 0

Label: Definisi PDF Bersyarat — fondasi dari seluruh topik; PDF bersyarat adalah PDF joint dibagi PDF marginal dari variabel yang dikondisikan, dievaluasi pada nilai kondisi yy.

pXY(xy)=pX,Y(x,y)pY(y),pY(y)>0p_{X|Y}(x \mid y) = \frac{p_{X,Y}(x, y)}{p_Y(y)}, \quad p_Y(y) > 0

Label: Definisi PMF Bersyarat — analogi diskrit; sama persis strukturnya dengan definisi kontinu.

fXY(xy)dx=1danfXY(xy)0\int_{-\infty}^{\infty} f_{X|Y}(x \mid y)\, dx = 1 \quad \text{dan} \quad f_{X|Y}(x \mid y) \geq 0

Label: Validitas Distribusi Bersyarat — untuk setiap yy tetap, distribusi bersyarat adalah distribusi probabilitas yang sah; integral (atau jumlah) terhadap xx harus = 1.

fX,Y(x,y)=fXY(xy)fY(y)=fYX(yx)fX(x)f_{X,Y}(x, y) = f_{X|Y}(x \mid y) \cdot f_Y(y) = f_{Y|X}(y \mid x) \cdot f_X(x)

Label: Faktorisasi Joint — distribusi joint dapat ditulis sebagai produk distribusi bersyarat dan distribusi marginal; ini adalah analog kontinu dari P(AB)=P(AB)P(B)P(A \cap B) = P(A \mid B) P(B).

fYX(yx)=fXY(xy)fY(y)fX(x)f_{Y|X}(y \mid x) = \frac{f_{X|Y}(x \mid y)\, f_Y(y)}{f_X(x)}

Label: Rumus Bayes Kontinu — membalik arah kondisioning; ekuivalen dengan Teorema Bayes untuk distribusi kontinu (lihat 1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total).

E[g(X)Y=y]=g(x)fXY(xy)dxE[g(X) \mid Y = y] = \int_{-\infty}^{\infty} g(x)\, f_{X|Y}(x \mid y)\, dx

Label: LOTUS Bersyarat — nilai harapan bersyarat dari fungsi g(X)g(X) dihitung menggunakan PDF bersyarat, persis seperti LOTUS untuk distribusi univariat biasa.

Var(XY=y)=E[X2Y=y](E[XY=y])2\text{Var}(X \mid Y = y) = E[X^2 \mid Y = y] - \bigl(E[X \mid Y = y]\bigr)^2

Label: Rumus Komputasional Variansi Bersyarat — selalu lebih efisien dari definisi langsung E[(XE[XY=y])2Y=y]E[(X - E[X|Y=y])^2 \mid Y=y].

Asumsi Eksplisit

  • fY(y)>0f_Y(y) > 0: Distribusi bersyarat hanya terdefinisi pada nilai yy di mana fY(y)>0f_Y(y) > 0. Mengkondisikan pada kejadian probabilitas nol (untuk variabel kontinu, P(Y=y)=0P(Y = y) = 0) memerlukan argumen limit yang hati-hati — definisi via densitas menghindari masalah ini.
  • Support bersyarat bergantung pada yy: Himpunan X(y)={x:fX,Y(x,y)>0}\mathcal{X}(y) = \{x : f_{X,Y}(x,y) > 0\} dapat bergantung pada nilai yy jika support joint non-rectangular. Momen bersyarat harus diintegrasikan atas X(y)\mathcal{X}(y), bukan selalu (,)(-\infty, \infty).
  • Existensi momen bersyarat: E[XY=y]E[X \mid Y = y] terdefinisi jika xfXY(xy)dx<\int |x| f_{X|Y}(x \mid y)\,dx < \infty; kondisi ini harus diperiksa untuk distribusi dengan ekor berat.

Section 3 — Jembatan Logika

Dari Definisi ke Rumus

Ingat definisi probabilitas bersyarat klasik dari 1.4 Probabilitas Bersyarat: P(AB)=P(AB)/P(B)P(A \mid B) = P(A \cap B) / P(B). Untuk variabel acak kontinu, kejadian {Y=y}\{Y = y\} memiliki probabilitas nol (karena YY kontinu), sehingga kita tidak bisa langsung menerapkan rumus ini. Jalan keluarnya adalah bekerja dengan densitas, bukan probabilitas langsung. Secara intuitif, kita mendekati {Y=y}\{Y = y\} dengan interval {y<Yy+δ}\{y < Y \leq y + \delta\} untuk δ\delta kecil, menghitung probabilitas bersyarat dalam limit δ0\delta \to 0, dan hasil limitnya adalah rasio densitas: fXY(xy)=fX,Y(x,y)/fY(y)f_{X|Y}(x \mid y) = f_{X,Y}(x,y) / f_Y(y). Rumus ini persis analog dengan P(AB)=P(AB)/P(B)P(A \mid B) = P(A \cap B) / P(B), hanya dalam bahasa densitas.

Setelah distribusi bersyarat fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y) diperoleh, ia berlaku sebagai distribusi univariat biasa dalam variabel xx dengan parameter yy yang dipegang tetap. Semua teknik dari 2.2 Variabel Acak Kontinu dapat langsung diterapkan: menghitung probabilitas via integral, mean via xfXY\int x f_{X|Y}, variansi via rumus komputasional, dan seterusnya.

Support Bersyarat dan Batas Integrasi

Support bersyarat X(y)={x:fX,Y(x,y)>0}\mathcal{X}(y) = \{x : f_{X,Y}(x,y) > 0\} dapat bergantung pada yy. Ini terjadi kapanpun support joint adalah region non-rectangular.

Contoh: Jika support joint adalah {0<x<y<1}\{0 < x < y < 1\}, maka:

  • X(y)=(0,y)\mathcal{X}(y) = (0, y) untuk y(0,1)y \in (0,1) — support bersyarat XX given Y=yY = y adalah (0,y)(0,y), yang menyempit ketika yy kecil.
  • Y(x)=(x,1)\mathcal{Y}(x) = (x, 1) untuk x(0,1)x \in (0,1) — support bersyarat YY given X=xX = x adalah (x,1)(x,1).

Ketika menghitung E[XY=y]E[X \mid Y = y], batas integrasi harus menggunakan X(y)\mathcal{X}(y), bukan (,)(-\infty, \infty).

Derivasi PDF Bersyarat dari Prinsip Pertama:

Tujuan: mendefinisikan distribusi XX ketika diketahui YyY \approx y. Untuk δ>0\delta > 0 kecil, gunakan definisi probabilitas bersyarat:

P(Xxy<Yy+δ)=P(Xx,  y<Yy+δ)P(y<Yy+δ)P(X \leq x \mid y < Y \leq y + \delta) = \frac{P(X \leq x,\; y < Y \leq y + \delta)}{P(y < Y \leq y + \delta)}

Pembilang: P(Xx,  y<Yy+δ)xfX,Y(u,y)duδ\displaystyle P(X \leq x,\; y < Y \leq y+\delta) \approx \int_{-\infty}^{x} f_{X,Y}(u, y)\, du \cdot \delta

Penyebut: P(y<Yy+δ)fY(y)δ\displaystyle P(y < Y \leq y+\delta) \approx f_Y(y) \cdot \delta

Ambil limit δ0\delta \to 0:

FXY(xy)=limδ0xfX,Y(u,y)duδfY(y)δ=xfX,Y(u,y)dufY(y)F_{X|Y}(x \mid y) = \lim_{\delta \to 0} \frac{\int_{-\infty}^{x} f_{X,Y}(u, y)\, du \cdot \delta}{f_Y(y) \cdot \delta} = \frac{\int_{-\infty}^{x} f_{X,Y}(u, y)\, du}{f_Y(y)}

Diferensiasikan terhadap xx:

fXY(xy)=xFXY(xy)=fX,Y(x,y)fY(y)f_{X|Y}(x \mid y) = \frac{\partial}{\partial x} F_{X|Y}(x \mid y) = \frac{f_{X,Y}(x, y)}{f_Y(y)}

Ini menunjukkan bahwa definisi PDF bersyarat adalah satu-satunya pilihan yang konsisten dengan definisi probabilitas bersyarat standar.

Verifikasi bahwa fXY(y)f_{X|Y}(\cdot \mid y) adalah PDF valid:

fXY(xy)dx=fX,Y(x,y)fY(y)dx=1fY(y)fX,Y(x,y)dx=fY(y)fY(y)=1\int_{-\infty}^{\infty} f_{X|Y}(x \mid y)\, dx = \int_{-\infty}^{\infty} \frac{f_{X,Y}(x, y)}{f_Y(y)}\, dx = \frac{1}{f_Y(y)} \int_{-\infty}^{\infty} f_{X,Y}(x, y)\, dx = \frac{f_Y(y)}{f_Y(y)} = 1 \checkmark

di mana langkah ketiga menggunakan definisi PDF marginal fY(y)=fX,Y(x,y)dxf_Y(y) = \int f_{X,Y}(x,y)\,dx.

Dilarang
  1. Dilarang membalik penyebut: fXY(xy)=fX,Y(x,y)/fY(y)f_{X|Y}(x \mid y) = f_{X,Y}(x,y) / f_Y(y) — penyebutnya adalah marginal dari variabel yang dikondisikan (YY), bukan marginal dari variabel yang dicari (XX). Menulis fX,Y(x,y)/fX(x)f_{X,Y}(x,y) / f_X(x) menghasilkan fYX(yx)f_{Y|X}(y \mid x), yaitu distribusi bersyarat yang berlawanan arah.
  2. Dilarang mengintegrasikan distribusi bersyarat terhadap yy: Distribusi bersyarat fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y) adalah fungsi dari xx (untuk yy tetap); mengintegrasikannya terhadap yy tidak menghasilkan apapun yang bermakna. Integrasi bermakna hanya terhadap xx (untuk memperoleh probabilitas atau momen bersyarat).
  3. Dilarang menyamakan E[XY=y]E[X \mid Y = y] dengan E[X]E[X]: Kecuali XX dan YY independen, nilai harapan bersyarat bergantung pada yy dan umumnya berbeda dari nilai harapan marginal E[X]E[X]. Kesamaan E[XY=y]=E[X]E[X \mid Y = y] = E[X] untuk semua yy adalah karakterisasi independensi, bukan asumsi default.

Section 4 — Contoh Soal

Soal A — Fundamental

Misalkan (X,Y)(X, Y) adalah pasangan variabel acak diskrit dengan PMF joint:

pX,Y(x,y)p_{X,Y}(x,y)Y=1Y=1Y=2Y=2Y=3Y=3
X=0X=00.050.100.15
X=1X=10.200.250.05
X=2X=20.100.050.05

(a) Tentukan PMF bersyarat pXY(xY=2)p_{X|Y}(x \mid Y = 2). (b) Hitung E[XY=2]E[X \mid Y = 2] dan Var(XY=2)\text{Var}(X \mid Y = 2).

Solusi Soal A

1. Identifikasi Variabel

  • X={0,1,2}\mathcal{X} = \{0, 1, 2\}, Y={1,2,3}\mathcal{Y} = \{1, 2, 3\}
  • Kondisi: Y=2Y = 2; kita bekerja di kolom Y=2Y = 2 pada tabel joint.
  • Total probabilitas: 0.05+0.10+0.15+0.20+0.25+0.05+0.10+0.05+0.05=1.000.05+0.10+0.15+0.20+0.25+0.05+0.10+0.05+0.05 = 1.00

2. Identifikasi Distribusi / Model

  • PMF joint diskrit eksplisit. Distribusi bersyarat diperoleh dari definisi: pXY(xy)=pX,Y(x,y)pY(y)p_{X|Y}(x \mid y) = \frac{p_{X,Y}(x, y)}{p_Y(y)}
  • Langkah pertama: hitung pY(2)p_Y(2) (marginal YY di y=2y=2).

3. Setup Persamaan pY(2)=x{0,1,2}pX,Y(x,2)p_Y(2) = \sum_{x \in \{0,1,2\}} p_{X,Y}(x, 2) pXY(x2)=pX,Y(x,2)pY(2),x{0,1,2}p_{X|Y}(x \mid 2) = \frac{p_{X,Y}(x,\, 2)}{p_Y(2)}, \quad x \in \{0,1,2\}

4. Eksekusi Aljabar

Marginal pY(2)p_Y(2): pY(2)=pX,Y(0,2)+pX,Y(1,2)+pX,Y(2,2)=0.10+0.25+0.05=0.40p_Y(2) = p_{X,Y}(0,2) + p_{X,Y}(1,2) + p_{X,Y}(2,2) = 0.10 + 0.25 + 0.05 = 0.40

PMF Bersyarat pXY(x2)p_{X|Y}(x \mid 2): pXY(02)=0.100.40=0.25p_{X|Y}(0 \mid 2) = \frac{0.10}{0.40} = 0.25 pXY(12)=0.250.40=0.625p_{X|Y}(1 \mid 2) = \frac{0.25}{0.40} = 0.625 pXY(22)=0.050.40=0.125p_{X|Y}(2 \mid 2) = \frac{0.05}{0.40} = 0.125 Cek: 0.25+0.625+0.125=1.0000.25 + 0.625 + 0.125 = 1.000

Nilai Harapan Bersyarat E[XY=2]E[X \mid Y = 2]: E[XY=2]=0(0.25)+1(0.625)+2(0.125)=0+0.625+0.250=0.875E[X \mid Y=2] = 0(0.25) + 1(0.625) + 2(0.125) = 0 + 0.625 + 0.250 = 0.875

E[X2Y=2]E[X^2 \mid Y = 2] via LOTUS Bersyarat: E[X2Y=2]=02(0.25)+12(0.625)+22(0.125)=0+0.625+0.500=1.125E[X^2 \mid Y=2] = 0^2(0.25) + 1^2(0.625) + 2^2(0.125) = 0 + 0.625 + 0.500 = 1.125

Variansi Bersyarat Var(XY=2)\text{Var}(X \mid Y = 2): Var(XY=2)=E[X2Y=2](E[XY=2])2=1.125(0.875)2=1.1250.765625=0.359375\text{Var}(X \mid Y=2) = E[X^2 \mid Y=2] - \bigl(E[X \mid Y=2]\bigr)^2 = 1.125 - (0.875)^2 = 1.125 - 0.765625 = 0.359375

5. Verification

  • PMF bersyarat valid: semua nilai 0\geq 0 dan jumlah = 1 ✓
  • E[XY=2]=0.875E[X \mid Y=2] = 0.875 berada di dalam support {0,1,2}\{0, 1, 2\}
  • Distribusi bersyarat lebih terkonsentrasi di X=1X=1 (bobot 0.6250.625), sehingga mean mendekati 1 dan variansi relatif kecil — masuk akal ✓
Exam Tips — Soal A
  • Target waktu: 4–5 menit.
  • Common trap: Lupa menghitung pY(y)p_Y(y) terlebih dahulu dan langsung menggunakan nilai-nilai kolom joint sebagai PMF bersyarat. Nilai-nilai kolom belum dinormalisasi — mereka harus dibagi pY(y)p_Y(y).
  • Shortcut: Jika soal hanya meminta PMF bersyarat tanpa momen, cukup bagi seluruh kolom dengan total kolom — lebih cepat dari menerapkan rumus satu per satu.
  • Cek cepat: Jumlah nilai PMF bersyarat harus = 1; jika tidak, ada kesalahan pada pY(y)p_Y(y) atau pembagian.

Soal B — Exam-Typical

Misalkan (X,Y)(X, Y) memiliki PDF joint:

fX,Y(x,y)={32(x2+y2)0<x<1,  0<y<10lainnyaf_{X,Y}(x, y) = \begin{cases} \dfrac{3}{2}(x^2 + y^2) & 0 < x < 1,\; 0 < y < 1 \\ 0 & \text{lainnya} \end{cases}

(a) Tentukan PDF bersyarat fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y). (b) Hitung P ⁣(X>12Y=13)P\!\left(X > \tfrac{1}{2} \mid Y = \tfrac{1}{3}\right). (c) Hitung E ⁣[XY=13]E\!\left[X \mid Y = \tfrac{1}{3}\right].

Solusi Soal B

1. Identifikasi Variabel

  • Support joint: {(x,y):0<x<1,  0<y<1}\{(x,y) : 0 < x < 1,\; 0 < y < 1\} — persegi satuan (rectangular support).
  • Kondisi: Y=1/3Y = 1/3; support bersyarat XX given Y=1/3Y = 1/3 adalah (0,1)(0, 1) (tidak bergantung pada yy karena support rectangular).

2. Identifikasi Distribusi / Model

  • PDF joint kontinu dengan support rectangular. Karena support rectangular, PDF marginal fY(y)f_Y(y) memiliki batas integrasi tetap (0,1)(0,1).

3. Setup Persamaan fY(y)=0132(x2+y2)dx,0<y<1f_Y(y) = \int_0^1 \frac{3}{2}(x^2 + y^2)\, dx, \quad 0 < y < 1 fXY(xy)=fX,Y(x,y)fY(y)=32(x2+y2)fY(y),0<x<1f_{X|Y}(x \mid y) = \frac{f_{X,Y}(x,y)}{f_Y(y)} = \frac{\frac{3}{2}(x^2 + y^2)}{f_Y(y)}, \quad 0 < x < 1

4. Eksekusi Aljabar

PDF Marginal fY(y)f_Y(y): fY(y)=3201(x2+y2)dx=32[x33+y2x]01=32(13+y2)=12+3y22,0<y<1f_Y(y) = \frac{3}{2}\int_0^1 (x^2 + y^2)\, dx = \frac{3}{2}\left[\frac{x^3}{3} + y^2 x\right]_0^1 = \frac{3}{2}\left(\frac{1}{3} + y^2\right) = \frac{1}{2} + \frac{3y^2}{2}, \quad 0 < y < 1

PDF Bersyarat fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y): fXY(xy)=32(x2+y2)12+3y22=32(x2+y2)1+3y22=3(x2+y2)1+3y2,0<x<1f_{X|Y}(x \mid y) = \frac{\frac{3}{2}(x^2 + y^2)}{\frac{1}{2} + \frac{3y^2}{2}} = \frac{\frac{3}{2}(x^2 + y^2)}{\frac{1 + 3y^2}{2}} = \frac{3(x^2 + y^2)}{1 + 3y^2}, \quad 0 < x < 1

(b) Evaluasikan pada y=1/3y = 1/3:

1+3(13)2=1+319=1+13=431 + 3\left(\frac{1}{3}\right)^2 = 1 + 3 \cdot \frac{1}{9} = 1 + \frac{1}{3} = \frac{4}{3}

fXY ⁣(x13)=3 ⁣(x2+19)43=94(x2+19)=9x2+14,0<x<1f_{X|Y}\!\left(x \mid \tfrac{1}{3}\right) = \frac{3\!\left(x^2 + \frac{1}{9}\right)}{\frac{4}{3}} = \frac{9}{4}\left(x^2 + \frac{1}{9}\right) = \frac{9x^2 + 1}{4}, \quad 0 < x < 1

Cek: 019x2+14dx=14[3x3+x]01=14(3+1)=1\int_0^1 \frac{9x^2+1}{4}\,dx = \frac{1}{4}[3x^3 + x]_0^1 = \frac{1}{4}(3+1) = 1

P ⁣(X>12    Y=13)=1/219x2+14dx=14[3x3+x]1/21P\!\left(X > \tfrac{1}{2} \;\Big|\; Y = \tfrac{1}{3}\right) = \int_{1/2}^{1} \frac{9x^2+1}{4}\,dx = \frac{1}{4}\left[3x^3 + x\right]_{1/2}^{1} =14[(3+1)(38+12)]=14[478]=14258=2532= \frac{1}{4}\left[(3 + 1) - \left(\frac{3}{8} + \frac{1}{2}\right)\right] = \frac{1}{4}\left[4 - \frac{7}{8}\right] = \frac{1}{4} \cdot \frac{25}{8} = \frac{25}{32}

(c) Menghitung E[XY=1/3]E[X \mid Y = 1/3]: E ⁣[XY=13]=01x9x2+14dx=1401(9x3+x)dx=14[9x44+x22]01=14(94+12)=14114=1116E\!\left[X \mid Y = \tfrac{1}{3}\right] = \int_0^1 x \cdot \frac{9x^2 + 1}{4}\, dx = \frac{1}{4}\int_0^1 (9x^3 + x)\, dx = \frac{1}{4}\left[\frac{9x^4}{4} + \frac{x^2}{2}\right]_0^1 = \frac{1}{4}\left(\frac{9}{4} + \frac{1}{2}\right) = \frac{1}{4} \cdot \frac{11}{4} = \frac{11}{16}

5. Verification

  • PDF bersyarat dievaluasi pada y=1/3y=1/3 menghasilkan (9x2+1)/40(9x^2+1)/4 \geq 0 untuk x(0,1)x \in (0,1)
  • Integral = 1 ✓
  • E[XY=1/3]=11/16=0.6875E[X \mid Y=1/3] = 11/16 = 0.6875: karena PDF bersyarat 9x2+1\propto 9x^2 + 1 lebih berat di nilai xx besar, mean di atas 0.50.5 masuk akal ✓
  • P(X>1/2Y=1/3)=25/320.78>0.5P(X > 1/2 \mid Y = 1/3) = 25/32 \approx 0.78 > 0.5: konsisten dengan mean >0.5> 0.5
Exam Tips — Soal B
  • Target waktu: 8–10 menit.
  • Common trap: Lupa menghitung fY(y)f_Y(y) secara umum (sebagai fungsi yy) sebelum mengevaluasinya di y=1/3y = 1/3. Lebih efisien dan lebih jarang salah dibanding langsung mengevaluasi di y=1/3y=1/3 di setiap langkah.
  • Shortcut: Setelah memperoleh fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y) dalam bentuk umum, substitusi y=1/3y = 1/3 sekali saja di awal bagian (b), lalu lakukan semua integrasi menggunakan bentuk yang sudah disubstitusi.
  • Cek cepat: Setelah mendapatkan fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y), verifikasi bahwa 01fXY(xy)dx=1\int_0^1 f_{X|Y}(x \mid y)\,dx = 1 sebelum menghitung probabilitas atau momen — ini mendeteksi kesalahan dalam fY(y)f_Y(y).

Soal C — Challenging

Misalkan (X,Y)(X, Y) memiliki PDF joint:

fX,Y(x,y)={2exy0<y<x<0lainnyaf_{X,Y}(x, y) = \begin{cases} 2e^{-x-y} & 0 < y < x < \infty \\ 0 & \text{lainnya} \end{cases}

(a) Tentukan PDF marginal fX(x)f_X(x) dan fY(y)f_Y(y). (b) Tentukan PDF bersyarat fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y) dan fYX(yx)f_{Y|X}(y \mid x). (c) Identifikasi distribusi dari (XY=y)(X \mid Y = y) dan (YX=x)(Y \mid X = x) beserta parameternya. (d) Hitung E[XY=y]E[X \mid Y = y] dan Var(XY=y)\text{Var}(X \mid Y = y).

Solusi Soal C

1. Identifikasi Variabel

  • Support joint: {(x,y):0<y<x<}\{(x,y) : 0 < y < x < \infty\} — region di atas garis y=0y=0 dan di bawah garis y=xy=x (segitiga tak hingga).
  • Support bersyarat XX given Y=yY = y: X(y)=(y,)\mathcal{X}(y) = (y, \infty) — karena x>yx > y, batas bawah bergantung pada yy.
  • Support bersyarat YY given X=xX = x: Y(x)=(0,x)\mathcal{Y}(x) = (0, x) — karena y<xy < x, batas atas bergantung pada xx.

2. Identifikasi Distribusi / Model

  • Distribusi kontinu bivariat dengan support non-rectangular.
  • Akan terlihat bahwa distribusi bersyarat memiliki bentuk distribusi yang dikenal (distribusi eksponensial yang digeser).

3. Setup Persamaan

Marginal fX(x)f_X(x): integrasikan yy dari 00 hingga xx: fX(x)=0x2exydy,x>0f_X(x) = \int_0^x 2e^{-x-y}\,dy, \quad x > 0

Marginal fY(y)f_Y(y): integrasikan xx dari yy hingga \infty: fY(y)=y2exydx,y>0f_Y(y) = \int_y^{\infty} 2e^{-x-y}\,dx, \quad y > 0

4. Eksekusi Aljabar

(a) PDF Marginal fX(x)f_X(x): fX(x)=2ex0xeydy=2ex[ey]0x=2ex(1ex)=2(exe2x),x>0f_X(x) = 2e^{-x}\int_0^x e^{-y}\,dy = 2e^{-x}\left[-e^{-y}\right]_0^x = 2e^{-x}(1 - e^{-x}) = 2(e^{-x} - e^{-2x}), \quad x > 0

PDF Marginal fY(y)f_Y(y): fY(y)=2eyyexdx=2ey[ex]y=2eyey=2e2y,y>0f_Y(y) = 2e^{-y}\int_y^{\infty} e^{-x}\,dx = 2e^{-y}\left[-e^{-x}\right]_y^{\infty} = 2e^{-y} \cdot e^{-y} = 2e^{-2y}, \quad y > 0

Perhatikan: fY(y)=2e2yf_Y(y) = 2e^{-2y} adalah PDF distribusi Exp(2)\text{Exp}(2) (dengan parameter laju 2).

(b) PDF Bersyarat fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y): fXY(xy)=fX,Y(x,y)fY(y)=2exy2e2y=exye2y=ex+y=e(xy),x>yf_{X|Y}(x \mid y) = \frac{f_{X,Y}(x,y)}{f_Y(y)} = \frac{2e^{-x-y}}{2e^{-2y}} = \frac{e^{-x-y}}{e^{-2y}} = e^{-x+y} = e^{-(x-y)}, \quad x > y

PDF Bersyarat fYX(yx)f_{Y|X}(y \mid x): fYX(yx)=fX,Y(x,y)fX(x)=2exy2(exe2x)=exyex(1ex)=ey1ex,0<y<xf_{Y|X}(y \mid x) = \frac{f_{X,Y}(x,y)}{f_X(x)} = \frac{2e^{-x-y}}{2(e^{-x} - e^{-2x})} = \frac{e^{-x-y}}{e^{-x}(1-e^{-x})} = \frac{e^{-y}}{1-e^{-x}}, \quad 0 < y < x

(c) Identifikasi Distribusi:

Distribusi (XY=y)(X \mid Y = y):

fXY(xy)=e(xy)f_{X|Y}(x \mid y) = e^{-(x-y)} untuk x>yx > y. Misalkan Z=XyZ = X - y, maka fZ(z)=ezf_Z(z) = e^{-z} untuk z>0z > 0 — ini adalah PDF Exp(1)\text{Exp}(1). Oleh karena itu: (XY=y)Exp(1)+y(distribusi Eksponensial digeser/shifted)\bigl(X \mid Y = y\bigr) \sim \text{Exp}(1) + y \quad \text{(distribusi Eksponensial digeser/shifted)} Artinya: XyY=yExp(1)X - y \mid Y = y \sim \text{Exp}(1), dengan PDF eze^{-z} untuk z>0z > 0.

Distribusi (YX=x)(Y \mid X = x):

fYX(yx)=ey1exf_{Y|X}(y \mid x) = \frac{e^{-y}}{1-e^{-x}} untuk 0<y<x0 < y < x. Ini adalah distribusi Eksponensial terpotong (truncated exponential) dengan parameter laju 1, terpotong pada interval (0,x)(0, x).

(d) Menghitung E[XY=y]E[X \mid Y = y] dan Var(XY=y)\text{Var}(X \mid Y = y):

Karena XY=yX \mid Y = y adalah distribusi Eksponensial yang digeser: X=y+ZX = y + Z dengan ZExp(1)Z \sim \text{Exp}(1), maka:

E[XY=y]=y+E[Z]=y+1E[X \mid Y = y] = y + E[Z] = y + 1

Var(XY=y)=Var(Z)=1\text{Var}(X \mid Y = y) = \text{Var}(Z) = 1

Verifikasi langsung via integrasi: E[XY=y]=yxe(xy)dxE[X \mid Y=y] = \int_y^{\infty} x \cdot e^{-(x-y)}\,dx

Substitusi u=xyu = x - y, du=dxdu = dx, x=u+yx = u + y: =0(u+y)eudu=0ueudu+y0eudu=1+y= \int_0^{\infty} (u+y) e^{-u}\,du = \int_0^{\infty} u e^{-u}\,du + y\int_0^{\infty} e^{-u}\,du = 1 + y

Sehingga E[XY=y]=y+1E[X \mid Y=y] = y + 1

5. Verification

  • 0fY(y)dy=02e2ydy=1\int_0^{\infty} f_Y(y)\,dy = \int_0^{\infty} 2e^{-2y}\,dy = 1
  • yfXY(xy)dx=ye(xy)dx=[e(xy)]y=1\int_y^{\infty} f_{X|Y}(x \mid y)\,dx = \int_y^{\infty} e^{-(x-y)}\,dx = [-e^{-(x-y)}]_y^{\infty} = 1
  • E[XY=y]=y+1>yE[X \mid Y=y] = y+1 > y: masuk akal karena X>Y=yX > Y = y hampir pasti (support x>yx > y) ✓
  • Var(XY=y)=1\text{Var}(X \mid Y=y) = 1: tidak bergantung pada yy, yang adalah sifat khas distribusi eksponensial (memoryless property) ✓
Exam Tips — Soal C
  • Target waktu: 12–15 menit.
  • Common trap — batas integrasi marginal: Marginal fX(x)f_X(x) harus mengintegrasikan yy dari 00 hingga xx (bukan 00 hingga \infty); marginal fY(y)f_Y(y) mengintegrasikan xx dari yy hingga \infty (bukan 00 hingga \infty). Kesalahan batas menghasilkan fungsi yang bukan PDF valid.
  • Strategi identifikasi distribusi: Setelah mendapatkan fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y), periksa bentuknya sebagai fungsi xx saja (anggap yy konstanta). Jika berbentuk e(xy)e^{-(x-y)} untuk x>yx > y, ini adalah eksponensial digeser. Identifikasi distribusi yang dikenal menghemat waktu integrasi signifikan.
  • Shortcut momen: Jika distribusi bersyarat teridentifikasi (Eksponensial, Normal, Gamma, dll.), langsung gunakan rumus momen distribusi tersebut alih-alih menghitung integral dari awal.

Section 5 — Verifikasi & Sanity Check

Validasi Distribusi Bersyarat
  • Untuk setiap yy tetap, verifikasi: fXY(xy)dx=1\int_{-\infty}^{\infty} f_{X|Y}(x \mid y)\,dx = 1 (atau xpXY(xy)=1\sum_x p_{X|Y}(x \mid y) = 1 untuk kasus diskrit).
  • Semua nilai fXY(xy)0f_{X|Y}(x \mid y) \geq 0 pada support bersyarat X(y)\mathcal{X}(y).
  • E[XY=y]E[X \mid Y = y] harus berada dalam rentang support bersyarat X(y)\mathcal{X}(y) untuk setiap yy.
Konsistensi Faktorisasi Joint
  • Verifikasi bahwa fXY(xy)fY(y)=fX,Y(x,y)f_{X|Y}(x \mid y) \cdot f_Y(y) = f_{X,Y}(x,y) untuk semua (x,y)(x,y) pada support joint.
  • Demikian pula: fYX(yx)fX(x)=fX,Y(x,y)f_{Y|X}(y \mid x) \cdot f_X(x) = f_{X,Y}(x,y).
  • Kedua verifikasi ini mendeteksi kesalahan dalam menghitung marginal atau distribusi bersyarat.
Cek Independensi via Distribusi Bersyarat
  • XX dan YY independen jika dan hanya jika fXY(xy)=fX(x)f_{X|Y}(x \mid y) = f_X(x) untuk semua (x,y)(x, y) — distribusi bersyarat sama dengan distribusi marginal.
  • Ekuivalen: fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y) tidak bergantung pada yy sama sekali.
  • Jika fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y) masih mengandung yy setelah penyederhanaan, maka XX dan YY tidak independen.
Konsistensi Mean Bersyarat dengan Mean Marginal
  • Hukum Ekspektasi Total (dibahas di 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat): E[E[XY]]=E[X]E[E[X \mid Y]] = E[X].
  • Ini bisa digunakan sebagai sanity check: hitung E[X]E[X] dari marginal, dan hitung E[E[XY]]=E[XY=y]fY(y)dyE[E[X \mid Y]] = \int E[X \mid Y=y] f_Y(y)\,dy — keduanya harus sama.

Metode Alternatif

Mengidentifikasi distribusi bersyarat dari bentuk fungsional: Ketika fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y) memiliki bentuk yang mirip distribusi yang dikenal (Eksponensial, Gamma, Normal, Beta), identifikasi distribusi tersebut dan gunakan rumus momennya langsung. Ini jauh lebih efisien daripada menghitung integral dari awal. Kunci: lihat fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y) sebagai fungsi xx saja (anggap yy konstanta) dan cocokkan dengan kernel distribusi yang dikenal.

Rumus Bayes Kontinu untuk membalik kondisioning:

fYX(yx)=fXY(xy)fY(y)fX(x)=fXY(xy)fY(y)fXY(xy)fY(y)dyf_{Y|X}(y \mid x) = \frac{f_{X|Y}(x \mid y)\, f_Y(y)}{f_X(x)} = \frac{f_{X|Y}(x \mid y)\, f_Y(y)}{\int f_{X|Y}(x \mid y')\, f_Y(y')\, dy'}

Ini berguna ketika diketahui fXYf_{X|Y} dan fYf_Y, dan ingin mendapatkan fYXf_{Y|X} tanpa harus menghitung fX,Yf_{X,Y} secara eksplisit.

Section 6 — Visualisasi Mental

Bayangkan irisan vertikal permukaan joint: PDF joint fX,Y(x,y)f_{X,Y}(x,y) adalah permukaan tiga dimensi. Ketika kita memotong permukaan ini dengan bidang vertikal Y=yY = y (bidang tegak lurus sumbu-Y di posisi yy), kita mendapat kurva satu dimensi. Kurva irisan ini proporsional dengan fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y) — persis berbentuk distribusi bersyarat, hanya perlu dinormalisasi (dibagi fY(y)f_Y(y)) agar luas di bawahnya = 1. Sumbu horizontal adalah nilai xx; sumbu vertikal adalah densitas bersyarat.

Untuk kasus diskrit, bayangkan memilih satu kolom dari tabel joint: Kolom Y=yY = y berisi nilai-nilai pX,Y(x,y)p_{X,Y}(x,y) untuk berbagai xx. Nilai-nilai ini belum merupakan PMF yang valid (jumlahnya = pY(y)1p_Y(y) \neq 1 umumnya). Distribusi bersyarat diperoleh dengan menskalakan (rescaling) kolom tersebut agar jumlahnya = 1, yaitu membagi setiap entri dengan total kolom pY(y)p_Y(y). Secara visual, kita “memfokuskan perhatian” ke baris yang sesuai dengan Y=yY = y dan memperbarui probabilitas secara proporsional.

Efek kondisioning pada bentuk distribusi: Ketika XX dan YY berkorelasi positif (nilai besar YY cenderung disertai nilai besar XX), maka distribusi bersyarat fXY(y)f_{X|Y}(\cdot \mid y) untuk yy besar akan “bergeser ke kanan” dibandingkan distribusi marginal fXf_X. Distribusi bersyarat untuk yy kecil akan “bergeser ke kiri”. Semakin kuat korelasi, semakin besar pergeseran ini.

Hubungan Visual ↔ Rumus

Irisan permukaan joint di Y=yY = y → renormalisasi → PDF bersyarat:

fXY(xy)=fX,Y(x,y)fY(y)irisan dibagi tinggi total irisanf_{X|Y}(x \mid y) = \underbrace{\frac{f_{X,Y}(x,y)}{f_Y(y)}}_{\text{irisan dibagi tinggi total irisan}}

Pergeseran mean bersyarat akibat korelasi:

E[XY=y]E[X]    Cov(X,Y)0(umumnya)E[X \mid Y = y] \neq E[X] \iff \text{Cov}(X, Y) \neq 0 \quad \text{(umumnya)}

Renormalisasi kolom tabel diskrit:

pXY(xy)=pX,Y(x,y)pY(y)entri kolomtotal kolomp_{X|Y}(x \mid y) = \frac{p_{X,Y}(x,y)}{p_Y(y)} \longleftrightarrow \frac{\text{entri kolom}}{\text{total kolom}}

Section 7 — Jebakan Umum

Kesalahan Parametrisasi

Kesalahan Arah Kondisioning:

Salah: Menghitung fXY(xy)=fX,Y(x,y)/fX(x)f_{X|Y}(x \mid y) = f_{X,Y}(x,y) / f_X(x)

Benar: fXY(xy)=fX,Y(x,y)/fY(y)f_{X|Y}(x \mid y) = f_{X,Y}(x,y) / f_Y(y)

Penyebut selalu adalah marginal dari variabel yang dikondisikan (yang berada setelah garis vertikal "\mid"). Jika mengkondisikan pada Y=yY = y, penyebutnya adalah fY(y)f_Y(y). Menggunakan fX(x)f_X(x) sebagai penyebut menghasilkan fYX(yx)f_{Y|X}(y \mid x) — distribusi bersyarat yang berlawanan arah.

Kesalahan Support Bersyarat Non-Rectangular:

Salah: Mengintegrasikan fXY(xy)dx\int_{-\infty}^{\infty} f_{X|Y}(x \mid y)\,dx dengan batas ±\pm\infty ketika support bersyarat adalah (y,)(y, \infty) atau (0,y)(0, y).

Benar: Integrasikan hanya atas support bersyarat X(y)\mathcal{X}(y), yang bergantung pada yy untuk support joint non-rectangular.

Kesalahan Konseptual
  1. Menggunakan marginal sebagai bersyarat. fX(x)f_X(x) dan fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y) adalah fungsi yang berbeda kecuali XYX \perp Y. Marginal adalah rata-rata dari semua kondisi; bersyarat adalah untuk kondisi spesifik.
  2. Mengira E[XY=y]E[X \mid Y = y] tidak bergantung pada yy. Untuk variabel yang tidak independen, E[XY=y]E[X \mid Y = y] adalah fungsi dari yy — nilai yang berbeda dari yy umumnya menghasilkan nilai harapan bersyarat yang berbeda.
  3. Menghitung Var(XY=y)\text{Var}(X \mid Y = y) dengan rumus E[X2](E[X])2E[X^2] - (E[X])^2 menggunakan momen marginal. Yang benar: Var(XY=y)=E[X2Y=y](E[XY=y])2\text{Var}(X \mid Y = y) = E[X^2 \mid Y=y] - (E[X \mid Y=y])^2 — semua momen harus bersyarat pada Y=yY = y.
  4. Mengira distribusi bersyarat selalu mempunyai bentuk yang sama dengan joint. Contoh: joint bisa tidak termasuk distribusi keluarga tertentu, tetapi distribusi bersyarat bisa saja ternyata Eksponensial atau Gamma — seperti yang terlihat pada Soal C.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • “Distribusi XX jika Y=yY = y → selalu distribusi bersyarat fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y), bukan marginal.
  • “Distribusi XX tanpa informasi tentang YY atau “distribusi XX secara keseluruhan” → distribusi marginal fX(x)f_X(x).
  • “Tentukan apakah XYX \perp Y → cek apakah fXY(xy)=fX(x)f_{X|Y}(x \mid y) = f_X(x) (atau ekuivalen, apakah joint dapat difaktorkan) — bukan hanya cek kovariasi.
  • “Hitung E[XY]E[X \mid Y]” (tanpa nilai yy spesifik) → hasil adalah fungsi dari YY (variabel acak), bukan angka; dibahas lengkap di 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat.
Red Flags
  • Support joint non-rectangular (0<y<x0 < y < x, x+y<1x + y < 1, dll.): selalu gambar support terlebih dahulu; batas integrasi marginal dan batas support bersyarat pasti bergantung pada variabel lain.
  • PDF joint berbentuk produk g(x)h(y)g(x) \cdot h(y): jika bisa difaktorkan sempurna, XX dan YY mungkin independen (perlu cek bahwa support juga rectangular); distribusi bersyarat = distribusi marginal.
  • Soal meminta identifikasi distribusi bersyarat: setelah mendapatkan fXY(xy)f_{X|Y}(x \mid y), lihat bentuknya sebagai fungsi xx saja — cocokkan dengan kernel Eksponensial (eλxe^{-\lambda x}), Gamma (xα1eβxx^{\alpha-1} e^{-\beta x}), Normal (e(xμ)2/2σ2e^{-(x-\mu)^2/2\sigma^2}), Beta (xa1(1x)b1x^{a-1}(1-x)^{b-1}), dll.
  • Soal meminta E[XY]E[X \mid Y] sebagai variabel acak: ini adalah langkah awal untuk Hukum Ekspektasi Total dan Hukum Variansi Total di 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat — pahami bahwa hasilnya adalah fungsi dari YY, bukan angka.

Section 8 — Ringkasan Eksekutif

Must-Remember
  1. Definisi PDF/PMF bersyarat (penyebut = marginal variabel yang dikondisikan): fXY(xy)=fX,Y(x,y)fY(y),fY(y)>0f_{X|Y}(x \mid y) = \frac{f_{X,Y}(x,y)}{f_Y(y)}, \quad f_Y(y) > 0
  2. Faktorisasi joint (berlaku dua arah): fX,Y(x,y)=fXY(xy)fY(y)=fYX(yx)fX(x)f_{X,Y}(x,y) = f_{X|Y}(x \mid y)\cdot f_Y(y) = f_{Y|X}(y \mid x)\cdot f_X(x)
  3. Rumus Bayes Kontinu (membalik arah kondisioning): fYX(yx)=fXY(xy)fY(y)fX(x)f_{Y|X}(y \mid x) = \frac{f_{X|Y}(x \mid y)\, f_Y(y)}{f_X(x)}
  4. Momen bersyarat via LOTUS bersyarat: E[g(X)Y=y]=g(x)fXY(xy)dxE[g(X) \mid Y=y] = \int g(x)\, f_{X|Y}(x \mid y)\,dx
  5. Variansi bersyarat komputasional: Var(XY=y)=E[X2Y=y](E[XY=y])2\text{Var}(X \mid Y=y) = E[X^2 \mid Y=y] - \bigl(E[X \mid Y=y]\bigr)^2

Kapan Digunakan

  • Trigger keywords: “distribusi XX given Y=yY = y”, “bersyarat pada”, “diketahui bahwa Y=yY = y”, “conditional distribution”, “PDF/PMF bersyarat”, “nilai harapan bersyarat E[XY=y]E[X \mid Y = y]”, “variansi bersyarat”.
  • Tipe skenario soal:
    • Diberikan PDF/PMF joint dan marginal, turunkan distribusi bersyarat satu arah atau dua arah.
    • Hitung probabilitas bersyarat P(XAY=y)P(X \in A \mid Y = y) menggunakan distribusi bersyarat.
    • Hitung E[XY=y]E[X \mid Y = y] dan Var(XY=y)\text{Var}(X \mid Y = y) dari distribusi bersyarat.
    • Identifikasi distribusi bersyarat sebagai distribusi yang dikenal (Eksponensial, Gamma, Normal, dll.) dan gunakan rumus momennya.
    • Membalik arah kondisioning menggunakan Rumus Bayes Kontinu.

Kapan TIDAK Boleh Digunakan

  • Jika soal menanyakan distribusi XX tanpa kondisi apapun: Gunakan distribusi marginal dari 3.2 Distribusi Marginal, bukan distribusi bersyarat.
  • Jika soal meminta E[XY]E[X \mid Y] sebagai variabel acak (bukan pada Y=yY = y spesifik): Ini adalah topik 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat yang membahas E[XY]E[X \mid Y] sebagai fungsi dari YY beserta hukum ekspektasi total dan hukum variansi total.
  • Jika soal meminta Cov(X,Y)\text{Cov}(X,Y) atau ρX,Y\rho_{X,Y}: Kovariasi dihitung dari distribusi joint, bukan dari distribusi bersyarat saja (meskipun bisa diperoleh dari kombinasi momen joint dan marginal). Lihat 3.5 Independensi dan Korelasi.

Quick Decision Tree

graph TD
    A["Tersedia f_XY atau p_XY"] --> B["Apa yang dicari?"]
    B --> C["f_X|Y atau p_X|Y"]
    B --> D["P(X dalam A | Y=y)"]
    B --> E["E[X|Y=y] atau Var(X|Y=y)"]
    B --> F["f_Y|X: balik arah kondisioning"]
    C --> G["Hitung f_Y(y) dari joint<br>lalu bagi: f_XY / f_Y"]
    G --> H["Periksa support bersyarat<br>apakah bergantung pada y?"]
    H -->|"Ya (non-rectangular)"| I["Gambar region support!<br>Tentukan X(y) = {x: f_XY > 0}"]
    H -->|"Tidak (rectangular)"| J["Batas integrasi tetap,<br>lanjut hitung momen"]
    D --> K["Integrasikan f_X|Y(x|y)<br>terhadap x atas A"]
    E --> L["Gunakan LOTUS bersyarat:<br>integral x*f_X|Y(x|y) dx<br>Identifikasi distribusi dikenal!"]
    F --> M["Rumus Bayes Kontinu:<br>f_Y|X = f_X|Y * f_Y / f_X"]

Follow-up Options
  1. “Berikan contoh soal distribusi bersyarat di mana hasilnya adalah distribusi Normal bersyarat”
  2. “Jelaskan hubungan 3.3 Distribusi Bersyarat (Conditional Distribution) dengan 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat melalui Hukum Ekspektasi Total”
  3. “Buat flashcard 1-halaman untuk topik ini”

📖 Ref: Hogg-McKean-Craig (2019) Bab 2.1–2.3; Miller et al. (2014) Bab 3.5–3.8, 4.6–4.9, 5.8–5.10 | 🗓️ 2026-02-21 | #CF2 #Multivariat #Bersyarat #ConditionalDistribution #PDF #PMF #Bayes