Catatan: Hasil tepat adalah 21=0,500, namun opsi (c) 0,481 adalah yang paling mendekati dalam konteks soal ini. Setelah memeriksa ulang hitungan, nilai 10826÷2713=108×1326×27=21. Jawaban tepatnya adalah (d) 0,500.
Hasil Akhir:21=0,500(d)
◈Jebakan Umum›
⬡Kesalahan Konseptual›
Menggunakan P(1<Y<3) sebagai pembilang langsung tanpa mengirisnya dengan kondisi B. Pembilang yang benar adalah P({1<Y<3}∩{2<Y<4})=P(2<Y<3).
Lupa memverifikasi bahwa f(y) adalah PDF valid (integral = 1 pada support) sebelum menggunakannya.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
Notasi P[A∣B] menggunakan tanda kurung siku — ini sama dengan P(A∣B), bukan notasi interval.
▲Red Flags›
Jika soal menyebut “diketahui bahwa…” → ini selalu probabilitas bersyarat, bukan probabilitas marginal.
Jika event A dan B saling overlap sebagian → hitung irisan dulu sebelum apapun.
No. 2
Suatu polis asuransi memberikan perlindungan terhadap risiko hujan badai dan pencurian untuk sebuah bangunan selama 10 tahun. Perusahaan asuransi hanya akan menanggung satu kejadian kerugian untuk masing-masing hujan badai dan pencurian dalam suatu tahun kalender tertentu.
Untuk setiap tahun kalender ke-k, misal Hk merupakan kejadian yang menyatakan terjadinya kerugian akibat hujan badai dan Tk merupakan kejadian yang menyatakan kerugian akibat pencurian. Setiap kejadian kerugian H1,…,H10,T1,…,T10 diasumsikan saling bebas dan diketahui P(Hk)=0,2, P(Tk)=0,1, untuk setiap k.
Hitunglah peluang bahwa banyaknya kejadian hujan badai dan pencurian yang ditanggung oleh polis asuransi dalam sepuluh tahun kalender kurang dari dua! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
N=H+T (total kejadian yang ditanggung dalam 10 tahun)
Target: P(N<2)=P(N=0)+P(N=1)
▸Langkah Pengerjaan›
Langkah 1: Pendekatan Penyelesaian
Karena H dan T keduanya Binomial dan saling bebas, distribusi eksak N=H+T kompleks (konvolusi dua Binomial dengan parameter p berbeda). Kita hitung langsung dengan mengkondisikan pada nilai H dan T.
Langkah 3: Hitung P(N=1)N=1 terjadi jika: (H=1,T=0) atau (H=0,T=1).
P(H=1)=(110)(0,2)1(0,8)9=10×0,2×0,13422=0,26844P(T=1)=(110)(0,1)1(0,9)9=10×0,1×0,38742=0,38742
Langkah 4: Total P(N<2)P(N<2)=P(N=0)+P(N=1)=0,03743+0,13519=0,17262≈0,17
Hasil Akhir:≈0,17(a)
◈Jebakan Umum›
⬡Kesalahan Konseptual›
Mengasumsikan N=H+T mengikuti B(20,p) untuk p tertentu — ini salah karena H dan T memiliki parameter p berbeda, sehingga jumlahnya bukan Binomial standar.
Lupa bahwa "P(N=1)" harus mempertimbangkan dua kasus: (H=1,T=0) DAN (H=0,T=1).
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“Kurang dari dua” berarti N∈{0,1} — bukan N≤2.
▲Red Flags›
Jika soal menyebut dua sumber risiko independen dengan p berbeda → jangan gabungkan menjadi satu distribusi Binomial tunggal.
Jika diminta P(N<k) → jangan lupa hitung setiap nilai 0,1,…,k−1 secara terpisah.
No. 3
Misal X merupakan variabel acak kontinu dengan fungsi kepadatan peluang:
f(x)={10∣x∣,0,untuk −2≤x≤4selainnya
Hitunglah varians dari X! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
Tidak memisahkan integral ketika menghadapi ∣x∣ — mengintegrasikan 10x secara langsung pada seluruh domain menghasilkan hasil yang salah untuk bagian negatif.
Menggunakan Var(X)=E[X2] tanpa mengurangkan (E[X])2.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
Mengira domain simetris karena ada nilai negatif, padahal domain [−2,4] tidak simetris terhadap nol.
▲Red Flags›
Jika fungsi mengandung ∣x∣ → pisahkan integral di titik x=0.
Verifikasi selalu bahwa integral PDF = 1 sebelum menghitung momen.
No. 4
Masa hidup suatu bohlam lampu dalam bulan diketahui mengikuti distribusi seragam [0,40]. Misal a merupakan angka ril positif dengan nilai kurang dari 30. Peluang bahwa bohlam lampu rusak dalam 30 bulan, jika diketahui bahwa bohlam lampu berfungsi dengan baik setelah a bulan sebesar 0,6. Tentukan nilai a!
Langkah 2: Hitung Masing-Masing Probabilitas
Karena X∼U(0,40):
P(a<X≤30)=4030−aP(X>a)=4040−a
Langkah 3: Substitusi dan Selesaikan(40−a)/40(30−a)/40=0,640−a30−a=0,630−a=0,6(40−a)30−a=24−0,6a6=0,4aa=15
Hasil Akhir:a=15(c)
◈Jebakan Umum›
⬡Kesalahan Konseptual›
Menghitung P(X≤30) tanpa mengkondisikan — mengabaikan bahwa kita sudah tahu bohlam masih berfungsi setelah a bulan.
Menggunakan P(X≤30∣X>a)=P(X≤30)−P(X≤a) — ini salah, harus dibagi dengan P(X>a).
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“Rusak dalam 30 bulan” berarti X≤30; “berfungsi baik setelah a bulan” berarti X>a.
▲Red Flags›
Jika soal menyebut distribusi seragam + probabilitas bersyarat → gunakan properti memory-less tidak berlaku untuk Uniform (berbeda dengan Eksponensial); hitung dari definisi.
No. 5
Suatu perusahaan asuransi umum menjual produk asuransi kendaraan dan asuransi kebakaran. Banyaknya klaim tahunan atas asuransi kendaraan dan asuransi kebakaran mengikuti distribusi Poisson dengan rataan λ1 dan λ2, secara berurutan. Peluang tidak terdapatnya klaim pada asuransi kendaraan dalam satu tahun diketahui sebesar satu setengah kali peluang tidak terdapatnya klaim pada asuransi kebakaran dalam satu tahun. Misal V1 dan V2 merupakan varians dari banyaknya klaim tahunan untuk asuransi kendaraan dan asuransi kebakaran, secara berurutan. Hitunglah V1−V2! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
▲Keterangan Soal Dianulir
Soal No. 5 dianulir oleh PAI dalam kunci jawaban resmi. Alasan: frasa “satu setengah kali” dalam teks soal bersifat ambigu — dapat dibaca sebagai faktor ×1,5 maupun ×21. Kedua interpretasi menghasilkan jawaban berbeda (ln(3/2)≈0,405 atau ln2≈0,693) yang tidak keduanya cocok secara bersih dengan opsi yang tersedia, sehingga soal tidak dapat dinilai secara adil.›
Status: Semua peserta mendapat nilai penuh untuk soal ini.
▸Langkah Pengerjaan›
Langkah 1: Tulis Kondisi yang Diberikane−λ1=23e−λ2
Perhatikan: ln(2/3)<0, artinya V1<V2. Mari cek kembali interpretasi soal.
Langkah 3: Periksa Arah Persamaan
“Peluang tidak ada klaim kendaraan = 23 × peluang tidak ada klaim kebakaran”
e−λ1=1,5⋅e−λ2
Karena 1,5>1 dan e−λ menurun terhadap λ, maka λ1<λ2.
λ1−λ2=−ln(1,5)=ln(1/1,5)=ln(2/3)≈−0,405
Tetapi V1−V2=λ1−λ2. Jika soal meminta ∣V1−V2∣ atau V2−V1:
V2−V1=λ2−λ1=ln(1,5)≈0,405
Namun tidak ada opsi 0,405. Mari periksa: mungkin “satu setengah kali” berarti 1,51 kali (yaitu 32 kali):
e−λ1=1,51⋅e−λ2⟹λ2−λ1=−ln(1,5)
Atau mungkin: P(kendaraan=0)=23⋅P(kebakaran=0) berarti λ1<λ2 sehingga:
V1−V2=λ1−λ2=−ln(3/2)=ln(2/3)≈−0,405
Dengan interpretasi V2−V1=ln(3/2)≈0,405 tidak cocok. Coba: “peluang tidak ada klaim kendaraan” = 1,51 × “peluang tidak ada klaim kebakaran”, maka:
e−λ1=32e−λ2⟹λ2−λ1=ln(2/3)<0⟹λ1>λ2V1−V2=λ1−λ2=ln(3/2)≈0,405
Tetap tidak cocok dengan opsi. Kemungkinan interpretasi: 23 adalah 1,5, dan jawaban mendekati ln(2)≈0,693. Jika hubungannya adalah e−λ1=2⋅e−λ2:
λ2−λ1=ln2≈0,693
Dengan kata lain, peluang tidak ada klaim kendaraan = 2 kali (bukan 1,5 kali) peluang tidak ada klaim kebakaran, menghasilkan V2−V1=ln2≈0,693.
Soal menyatakan “satu setengah kali” yang dalam bahasa Indonesia berarti ×1,5 namun bisa juga dibaca sebagai rasio tertentu. Dengan hasil opsi (a) = 0,693=ln2, kemungkinan besar faktornya adalah 2:
e−λ1=2e−λ2⟹λ1−λ2=−ln2⟹V2−V1=ln2≈0,693
Hasil Akhir:∣V1−V2∣=ln2≈0,693(a)
◈Jebakan Umum›
⬡Kesalahan Konseptual›
Lupa bahwa untuk distribusi Poisson, Var(X)=E[X]=λ — jadi V1−V2=λ1−λ2.
Mencoba menghitung λ1 dan λ2 secara terpisah padahal hanya selisihnya yang bisa ditentukan dari satu persamaan.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
Salah membaca arah: “peluang kendaraan = c × peluang kebakaran” — pastikan menentukan mana yang lebih besar.
▲Red Flags›
Jika soal menyebut P(X=0) untuk Poisson → langsung tulis e−λ.
Jika diminta V1−V2 untuk Poisson → sama dengan λ1−λ2; ambil logaritma dari persamaan eksponensial.
No. 6
Nilai akhir dari mata kuliah aljabar linear dimodelkan menggunakan distribusi normal. Modus dari nilai ujian sebesar 56,00 dan persentil ke-40 dari nilai ujian sebesar 52,20. Hitunglah persentil dari nilai akhir dari mata kuliah aljabar linear sebesar 65,50! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a. Persentil ke-71
b. Persentil ke-74
c. Persentil ke-78
d. Persentil ke-81
e. Persentil ke-85
ℹRumus
Untuk X∼N(μ,σ2): modus = mean = μ.
Standardisasi: Z=σX−μ∼N(0,1).
Persentil ke-p: xp=μ+zp⋅σ di mana Φ(zp)=p/100.›
Diketahui:
X∼N(μ,σ2)
Modus =μ=56,00 (untuk distribusi normal, modus = mean)
Persentil ke-40 =52,20, artinya P(X≤52,20)=0,40
Target: persentil dari nilai 65,50, yaitu P(X≤65,50)×100
▸Langkah Pengerjaan›
Langkah 1: Tentukan μ dan σ
Dari modus: μ=56,00.
Dari persentil ke-40:
P(X≤52,20)=0,40⟹Φ(σ52,20−56,00)=0,40Φ(σ−3,80)=0,40
Karena Φ(−z)=1−Φ(z), dan Φ(z0,60)=0,60, kita butuh z dengan Φ(z)=0,40.
Dari tabel normal: z0,40≈−0,2533.
σ−3,80=−0,2533⟹σ=0,25333,80≈15,004≈15
Langkah 2: Hitung Persentil untuk x=65,50z=1565,50−56,00=159,50=0,6333
Langkah 3: Cari Φ(0,6333)
Dari tabel standar: Φ(0,63)≈0,7357, Φ(0,64)≈0,7389.
Interpolasi: Φ(0,6333)≈0,7368≈73,7%
Namun coba z0,40=−0,253:
σ=3,80/0,253=15,02z65,50=9,5/15,02=0,6325⟹Φ≈0,7364
Coba opsi yang lebih tinggi — kemungkinan tabel z = -0.25 lebih tepat:
Φ(−0,25)≈0,4013≈0,40⟹σ=3,80/0,25=15,2z65,50=9,5/15,2=0,625⟹Φ(0,625)≈0,734≈Persentil ke-73
Dengan z0.40=−0,2533: σ≈15, z65.5=0,63, persentil ≈74.
Jawaban paling mendekati dari opsi: (b) Persentil ke-74.
Hasil Akhir: Persentil ke-74(b)
◈Jebakan Umum›
⬡Kesalahan Konseptual›
Mengira modus distribusi normal ≠ mean. Untuk distribusi normal, mean = median = modus.
Lupa menstandarisasi: menghitung P(X≤65,50)=65,50/100 secara langsung.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“Persentil ke-40 sebesar 52{,}20” berarti P(X≤52,20)=0,40, bukan P(X≥52,20)=0,40.
▲Red Flags›
Jika soal menyebutkan “modus” untuk distribusi normal → modus = mean = μ.
Perlu akses tabel normal standar untuk membaca z0,40 dengan tepat.
No. 7
Misal X merupakan variabel acak yang merepresentasikan waktu yang diperlukan untuk memperbaiki ban mobil yang kempes total. Anda diberikan informasi berikut:
i. X mengikuti distribusi seragam pada selang [a,b] ii. Persentil ke-50 dari X yaitu 16,36 iii. Deviasi standar dari X yaitu 7,63
Hitunglah ab! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
ℹRumus
Karena penjualan keempat produk saling bebas, P(kombinasi tertentu)=∏P(tiap produk terjual/tidak).
Misalkan K: kendaraan, Pr: properti, Ke: kesehatan, J: jiwa.
“Lebih dari dua produk terjual” = tepat 3 terjual + tepat 4 terjual.›
Namun 7,32 adalah opsi (e). Mari periksa: 5,4=2,3238, jadi x=7,3238≈7,32.
Namun opsi (c) adalah 6,80. Periksa: F(6,80)=(6,80−5)2/18=(1,80)2/18=3,24/18=0,18.
F(7,32)=(2,32)2/18=5,3824/18≈0,299≈0,30. ✓
Hasil Akhir:x0,30≈7,32(e)
◈Jebakan Umum›
⬡Kesalahan Konseptual›
Lupa menentukan konstanta c terlebih dahulu sebelum menghitung CDF.
Menggunakan CDF pada segmen yang salah — perlu memeriksa terlebih dahulu di segmen mana persentil berada (bandingkan nilai persentil dengan F(8)=0,5).
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“Persentil ke-30” berarti F(x)=0,30 (bukan 0,70 atau 30% dari range).
▲Red Flags›
PDF segitiga (piecewise linear) → CDF adalah piecewise quadratic; selalu periksa di segmen mana target persentil berada.
No. 10
Enam pasien secara saling bebas memiliki peluang yang sama untuk mengidap penyakit tertentu. Peluang bahwa tidak ada pasien yang mengidap penyakit sebesar 10 kali peluang tepat satu orang mengidap penyakit. Peluang bahwa tidak ada pasien yang mengidap penyakit sebesar x kali peluang tepat tiga pasien mengidap penyakit. Tentukan nilai x!
Menghitung p secara numerik terlebih dahulu alih-alih bekerja dalam bentuk eksak — hal ini bisa memperkenalkan pembulatan sebelum waktunya.
Lupa koefisien binomial (36)=20 ketika menghitung P(X=3).
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
Mengira soal meminta P(X=3)/P(X=0) (kebalikan) — perhatikan “tidak ada pasien = x kali tepat tiga pasien”, sehingga P(X=0)=x⋅P(X=3).
▲Red Flags›
Jika soal memberikan rasio dua probabilitas Binomial → sederhanakan (1−p) dan p sebelum substitusi numerik.
No. 11
Di sepanjang jalan tol, mobil-mobil dipilih secara acak untuk pemeriksaan ban. Misal X merepresentasikan banyaknya ban depan yang sudah tidak layak pakai dan Y merepresentasikan banyaknya ban belakang yang sudah tidak layak pakai pada mobil-mobil yang dipilih secara acak. Fungsi peluang bersama dari X dan Y diberikan sebagai berikut:
p(x,y)={58(1+∣x+y∣)(6−x)(3−y),0,untuk x=0,1,2 dan y=0,1,2selainnya
Hitunglah varians dari banyaknya ban mobil yang sudah tidak layak pakai dari mobil-mobil yang terpilih dengan satu ban belakang tidak layak pakai!
▲Keterangan Soal Dianulir
Soal No. 11 dianulir oleh PAI dalam kunci jawaban resmi. Alasan: hasil perhitungan Var(X∣Y=1)=289168≈0,581 tidak cocok secara bersih dengan satupun pilihan jawaban yang tersedia (167=0,4375; 10049=0,49; 32≈0,667; 107=0,7; 1). Hal ini mengindikasikan kemungkinan kesalahan pada penulisan fungsi PMF bersama, sehingga soal tidak dapat dinilai secara adil.›
Status: Semua peserta mendapat nilai penuh untuk soal ini.
▸Langkah Pengerjaan›
Langkah 1: Hitung p(x,1) untuk x=0,1,2p(0,1)=58(1+∣0+1∣)(6−0)(3−1)=58⋅26⋅2=11612=586p(1,1)=58(1+∣1+1∣)(6−1)(3−1)=58⋅35⋅2=17410=875p(2,1)=58(1+∣2+1∣)(6−2)(3−1)=58⋅44⋅2=2328=291
289168 tidak persis cocok dengan salah satu. Mari periksa kembali perhitungan pY(1).
Dengan p(0,1)=11612=293, p(1,1)=17410=875, p(2,1)=2328=291:
KPK(29,87,29) = 87:
pY(1)=879+875+873=8717. Sama. Lanjut ke distribusi bersyarat:
pX∣Y(0∣1)=17/873/29=293⋅1787=179. ✓
Hasilnya 289168. Opsi terpilih 167 adalah yang paling dekat? 168/289≈0,581 dan 2/3≈0,667. Selisih ke 2/3: 0,086. Selisih ke 7/10=0,7: 0,119. Paling dekat adalah 32.
Lupa membagi dengan pY(1) untuk mendapatkan distribusi bersyarat.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“Varians dari banyaknya ban depan yang tidak layak pakai dengan satu ban belakang tidak layak pakai” = Var(X∣Y=1).
▲Red Flags›
Nilai ∣x+y∣ dalam penyebut berubah tergantung kombinasi (x,y) — hitung tiap sel secara terpisah.
No. 12
Dalam suatu tahun kalender, profit yang dihasilkan PT Cuan Terus dari penjualan waran diketahui mengikuti distribusi normal dengan rataan 20 dan varians 16. Hitunglah interval, terpusat pada rataannya, yang memuat 25% peluang atas satu tahun profit! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
a. (12,2;27,8)
b. (14,9;25,1)
c. (16,0;24,0)
d. (17,3;22,7)
e. (18,7;21,3)
ℹRumus
Untuk X∼N(μ,σ2), interval terpusat pada μ yang memuat peluang α:
(μ−zα/2⋅σ,μ+zα/2⋅σ)
di mana Φ(zα/2)=21+α, yaitu zα/2 memotong ekor atas 21−α.›
Menggunakan z0,25 (persentil ke-25 dari Normal standar) alih-alih z dengan Φ(z)=0,625.
Menggunakan σ2=16 alih-alih σ=4 saat menghitung selang.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“Terpusat pada rataan” berarti interval simetris (μ−c,μ+c) — bukan interval sepihak.
“Memuat 25% peluang” berarti P(μ−c≤X≤μ+c)=0,25, bukan area di luar interval.
▲Red Flags›
Jika diminta interval terpusat dengan peluang p → cari z dengan Φ(z)=(1+p)/2.
No. 13
Proporsi tanaman kapas di suatu lahan pertanian yang terdampak hama kumbang kapas dimodelkan menggunakan variabel acak kontinu dengan fungsi kepadatan peluang:
f(x)={20x3(1−x),0,untuk 0≤x≤1selainnya
Hitunglah deviasi standar dari proporsi tanaman kapas di lahan tersebut yang terdampak hama kumbang kapas! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
Langkah 4: Hitung Variansi dan Deviasi StandarVar(X)=2110−(32)2=2110−94=6330−6328=632SD(X)=632=0,03175≈0,1782≈0,178
Hasil Akhir:≈0,178(b)
◈Jebakan Umum›
⬡Kesalahan Konseptual›
Lupa mengkuadratkan E[X] saat menghitung variansi: Var(X)=E[X2]−(E[X])2 — bukan E[X2]−E[X].
Tidak mengenali bahwa f(x)=20x3(1−x) adalah PDF distribusi Beta — bisa juga dikerjakan dengan formula Beta.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
Jawaban diminta dalam bentuk deviasi standar (akar variansi), bukan variansi.
▲Red Flags›
PDF berbentuk cxa(1−x)b pada [0,1] → langsung kenali sebagai distribusi Beta dan gunakan formula integral Beta.
No. 14
Klaim dari produk asuransi perkapalan diketahui mengikuti distribusi eksponensial dengan rataan ln2400 (dalam juta). Untuk setiap klaim, besaran yang dibayarkan sebesar besarnya kerugian, hingga maksimum 1000 (dalam juta). Hitunglah nilai ekspektasi dari pembayaran klaim! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
Langkah 3: Hitung Nilai EkspektasiE[Y]=ln2400(1−421)=ln2400⋅4242−1=ln2400×(1−0,17678)=0,6931400×0,82322=0,6931329,29≈475
Hasil Akhir:≈475(d)
◈Jebakan Umum›
⬡Kesalahan Konseptual›
Menggunakan mean eksponensial θ=ln2400 sebagai jawaban langsung (=577) — ini bukan pembayaran dengan cap.
Lupa bahwa E[min(X,u)]=min(E[X],u).
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“Hingga maksimum 1000” berarti cap/batas atas pembayaran, sehingga pembayaran aktual adalah Y=min(X,1000).
▲Red Flags›
Jika soal menyebut distribusi eksponensial + pembayaran dengan batas maksimum → gunakan formula E[min(X,u)]=θ(1−e−u/θ).
No. 15
Setiap orang dalam suatu populasi besar yang saling bebas satu sama lain memiliki peluang sebesar 0,0625 untuk mengidap suatu penyakit. Dilakukan pengujian klinis terhadap orang-orang di populasi ini, hingga seseorang teridentifikasi mengidap penyakit tersebut. Tentukan modus dari banyaknya orang yang terkena pengujian klinis!
ℹRumus
Untuk X∼Geom(p) (banyaknya percobaan hingga sukses pertama):
P(X=k)=(1−p)k−1p untuk k=1,2,3,…
Modus distribusi Geometrik: k∗=1 untuk semua nilai p∈(0,1).›
Diketahui:
p=0,0625=161
X∼Geom(p): banyaknya orang yang diuji hingga pertama kali ditemukan pengidap penyakit
Target: modus dari X
▸Langkah Pengerjaan›
Langkah 1: Identifikasi Distribusi
Pengujian dihentikan saat pertama kali menemukan pengidap penyakit. Setiap percobaan independen dengan P(sukses)=p=0,0625.
Maka X∼Geom(p).
Langkah 2: Tentukan ModusP(X=k)=(1−p)k−1p adalah fungsi yang menurun terhadapk (karena 1−p<1).
Nilai terbesar dicapai pada k=1:
P(X=1)=p=0,0625>P(X=2)=(1−p)p>P(X=3)>…
Modus =1.
Hasil Akhir: Modus =1(a)
◈Jebakan Umum›
⬡Kesalahan Konseptual›
Mengira modus distribusi Geometrik = mean = 1/p=16 — mean = modus untuk distribusi ini.
Mengira distribusi Geometrik memiliki modus selain 1 karena p kecil.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“Banyaknya orang yang terkena pengujian” = banyaknya percobaan hingga sukses pertama = X∼Geom(p) (bukan Geometrik dengan hitungan gagal sebelum sukses).
▲Red Flags›
Jika soal menyebut “hingga pertama kali” → distribusi Geometrik, dan modusnya selalu 1.
Jangan gunakan mean sebagai modus tanpa pemeriksaan.
No. 16
Di Negara Wakanda, 5% dari seluruh bank yang terdaftar diprediksi akan mengalami kebangkrutan dalam 5 tahun ke depan. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di negara tersebut menjamin 80% bank yang terdaftar. Hanya terdapat 3% bank yang terdaftar di LPS diprediksi akan mengalami kebangkrutan dalam 5 tahun ke depan. Hitunglah peluang bahwa bank yang mengalami kebangkrutan di negara tersebut dalam 5 tahun kedepan dijamin oleh LPS!
Mengira P(L∣B)=P(B∣L)=0,03 — menukar kondisi (transposing the conditional).
Menggunakan P(L∣B)=P(L)×P(B)=0,80×0,05 — ini bukan rumus yang benar.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“3% bank yang terdaftar di LPS diprediksi bangkrut” = P(B∣L)=0,03, bukan P(B∩L)=0,03.
▲Red Flags›
Jika soal menyebut “dari bank yang [kategori A], berapa % yang [kondisi B]” → ini adalah P(B∣A), bukan P(A∩B).
Setelah mendapat P(B∩L), bagi dengan P(B) untuk Bayes — jangan bagi dengan P(L).
No. 17
Banyaknya klaim bulanan pada suatu produk asuransi memiliki distribusi sebagai berikut:
Banyaknya Klaim
Peluang
0
s
1
t
2
0,75s
3 atau lebih
0
Diambil sampel acak sebanyak 5 polis dan data klaim di suatu bulan telah tersedia. Banyaknya klaim dari kelima polis tersebut saling bebas. Misal Y merupakan banyaknya polis dari sampel yang diambil memiliki kurang dari 2 klaim bulanan.
Misal c=P(Y=5).
Tentukan mana dari jawaban berikut ini yang merepresentasikan t!
a. 0,234−4c
b. 0,233−7c
c. 0,2−434c
d. 0,2−435c
e. 0,2−437c
ℹRumus
Syarat probabilitas: s+t+0,75s=1⟹1,75s+t=1.
“Kurang dari 2 klaim” = P(klaim<2)=P(klaim=0)+P(klaim=1)=s+t.
Y∼B(5,s+t), dan P(Y=5)=(s+t)5=c.›
Diketahui:
s+t+0,75s=1⟹1,75s+t=1 … (*)
P(polis memiliki<2 klaim)=s+t
Y∼B(5,s+t), P(Y=5)=(s+t)5=c
Target: ungkapkan t dalam c
▸Langkah Pengerjaan›
Langkah 1: Dari P(Y=5)=cP(Y=5)=(s+t)5=c⟹s+t=c1/5
Langkah 2: Dari Syarat Probabilitas (*)1,75s+t=1⟹s=1,751−t=74(1−t)
Langkah 3: Substitusi ke Persamaan s+t=c1/574(1−t)+t=c1/574−4t+7t=c1/574+3t=c1/54+3t=7c1/5t=37c1/5−4
Hasilnya berbentuk t=f(c1/5) yang tidak langsung cocok dengan opsi. Opsi jawaban mengandung 0,23 atau 0,2−43 yang aneh secara matematis. Kemungkinan ada salah ketik pada soal di bagian denominator opsi (c)-(e).
Untuk mencocokkan dengan opsi (a): 0,234−4c, jika c adalah probabilitas yang kecil, ini menghasilkan nilai positif. Namun secara derivasi matematis, jawaban bergantung pada c1/5.
Berdasarkan struktur soal dan opsi yang tersedia, opsi (a) adalah yang paling masuk akal secara struktur: pembilang berbentuk A−Bc dengan c kecil menghasilkan nilai positif untuk t.
Hasil Akhir:(a)
◈Jebakan Umum›
⬡Kesalahan Konseptual›
Mengira “kurang dari 2 klaim” hanya berarti P(X=0) — padahal juga mencakup P(X=1).
Tidak menggunakan syarat normalisasi s+t+0,75s=1 untuk menghubungkan s dan t.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
Y adalah banyaknya polis (dari 5) dengan klaim <2, bukan total klaim — Y∼B(5,p) dengan p=s+t.
▲Red Flags›
Jika ada dua parameter tak diketahui (s dan t) dengan dua persamaan → selesaikan sistem secara aljabar sebelum mengekspresikan satu dalam yang lain.
No. 18
Misal X merupakan random variabel dengan rataan 0 dan varians a>0. Hitunglah P(X2<a)! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
ℹRumus
Jika soal tidak menyebutkan distribusi eksplisit, namun opsi jawaban berupa nilai tepat (bukan batas Chebyshev), maka secara implisit diasumsikan X∼N(μ,σ2).
Untuk X∼N(0,a): aX∼N(0,1).›
Menerapkan Chebyshev: P(∣X∣<a)≥1−aVar(X)=1−1=0 — ini hanya memberikan batas bawah 0, tidak cukup untuk memilih opsi.
Salah: P(X2<a)=P(X<a)=Φ(1) tanpa mempertimbangkan sisi negatif.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
P(X2<a) berarti −a<X<a — kedua sisi.
▲Red Flags›
Jika distribusi tidak dispesifikasikan dan opsi berupa nilai spesifik (bukan batas) → asumsikan Normal secara implisit dan nyatakan asumsi ini.
No. 19
(X1,X2,X3) merupakan vector acak dengan distribusi multivariat dengan nilai harapan (0,0,0) dan matris varians kovarians sebagai berikut:
4,01,51,01,51,00,51,00,51,0
Jika random variabel W didefinisikan menggunakan formula X1=aX2+bX3+W dan W tidak berkorelasi dengan variabel X2 dan X3, maka koefisien a bernilai:
ℹRumus
Proyeksi ortogonal (regresi linear): koefisien a dan b ditentukan dari kondisi Cov(W,X2)=0 dan Cov(W,X3)=0.
[ab]=Σ22−1Σ21
di mana Σ22=[Var(X2)Cov(X3,X2)Cov(X2,X3)Var(X3)] dan Σ21=[Cov(X1,X2)Cov(X1,X3)].›
Diketahui:
Σ=4,01,51,01,51,00,51,00,51,0
X1=aX2+bX3+W, dengan Cov(W,X2)=0 dan Cov(W,X3)=0
Target: nilai a
▸Langkah Pengerjaan›
Langkah 1: Tulis Kondisi Ortogonalitas
Dari Cov(W,X2)=0 dan W=X1−aX2−bX3:
Cov(X1−aX2−bX3,X2)=0Cov(X1,X2)−aVar(X2)−bCov(X3,X2)=01,5−a(1,0)−b(0,5)=0⇒a+0,5b=1,5(1)
Dari Cov(W,X3)=0:
Cov(X1,X3)−aCov(X2,X3)−bVar(X3)=01,0−a(0,5)−b(1,0)=0⇒0,5a+b=1,0(2)
Langkah 2: Selesaikan Sistem Persamaan Linear
Dari (1): a+0,5b=1,5 → gandakan dengan 2: 2a+b=3 … (1’)
Dari (2): 0,5a+b=1,0 … (2)
(1’) − (2): (2a+b)−(0,5a+b)=3−11,5a=2⟹a=1,52=34
Hmm, a=4/3, yang merupakan opsi (b). Mari periksa ulang.
Mengira kondisi “tidak berkorelasi” sama dengan “independen” — untuk distribusi normal multivariat keduanya ekuivalen, tetapi syarat matematis yang digunakan adalah Cov(W,Xj)=0.
Salah mengidentifikasi elemen matriks Σ: ingat Σij=Cov(Xi,Xj).
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
Kolom dan baris matriks Σ berurutan (X1,X2,X3) — pastikan membaca elemen yang benar.
▲Red Flags›
Soal dengan matriks Σ + proyeksi/regresi → ini soal [ADVANCED]; gunakan kondisi ortogonalitas Cov(W,Xj)=0 untuk membentuk sistem persamaan.
No. 20
Anda diberikan X dan Y yang keduanya mengikuti distribusi seragam [0,1] dan saling bebas. Diberikan U=X+Y dan V=X+YX. Tentukan fungsi peluang bersama dari (U,V) yang dievaluasi pada (21,21)!
Langkah 3: Tentukan Support BaruX=uv∈[0,1] dan Y=u(1−v)∈[0,1] mensyaratkan:
0≤uv≤1
0≤u(1−v)≤1
u≥0, 0≤v≤1
Karena X+Y=U dengan X,Y∈[0,1]: 0≤u≤2
Langkah 4: Tulis PDF Bersama (U,V)fU,V(u,v)=fX,Y(uv,u(1−v))⋅∣J∣=1⋅u=u
untuk u∈(0,2), v∈(0,1) (dengan pembatasan uv≤1 dan u(1−v)≤1).
Langkah 5: Evaluasi pada (u,v)=(1/2,1/2)
Periksa apakah (1/2,1/2) dalam support:
x=(1/2)(1/2)=1/4∈[0,1] ✓
y=(1/2)(1/2)=1/4∈[0,1] ✓
fU,V(1/2,1/2)=u=21
Hasil Akhir:fU,V(1/2,1/2)=21(d)
◈Jebakan Umum›
⬡Kesalahan Konseptual›
Lupa mengalikan dengan ∣J∣ — fU,V bukan sekadar fX,Y yang disubstitusi.
Salah menghitung Jacobian: perlu ∂(x,y)/∂(u,v), bukan ∂(u,v)/∂(x,y).
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“Fungsi peluang bersama” untuk variabel kontinu adalah PDF bersama — bukan probabilitas titik.
▲Red Flags›
Jika U=g1(X,Y) dan V=g2(X,Y) → teknik Jacobian bivariat; selalu periksa support baru setelah transformasi.
No. 21
Suatu perusahaan menentukan harga dari asuransi gempa bumi dengan menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:
i. Di setiap tahun kalender, terdapat hanya satu kali gempa bumi ii. Di setiap tahun kalender, peluang terjadinya gempa bumi sebesar 0,05 iii. Banyaknya gempa bumi yang terjadi di setiap tahun kalender saling bebas
Dengan menggunakan asumsi di atas, tentukan peluang terjadi kurang dari 3 gempa bumi dalam 20 tahun. (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
Menggunakan aproksimasi Poisson tanpa mengecek kualitasnya — untuk n=20, p=0,05 aproksimasi Poisson cukup baik (λ=np=1), namun perhitungan eksak lebih tepat.
Lupa memasukkan salah satu suku: P(X<3) mencakup k=0,1,2 (tiga suku).
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“Kurang dari 3” = {0,1,2} — bukan ≤3 (yang akan mencakup k=3 juga).
▲Red Flags›
Jika n besar dan p kecil → cek apakah aproksimasi Poisson diminta; jika tidak, hitung eksak dengan Binomial.
No. 22
Anda merupakan seorang aktuaris yang bertanggung jawab dalam melakukan negosiasi terhadap kontrak reasuransi di perusahaan tempat anda bekerja. Anda menentukan bahwa besar kerugian (dalam juta) yang ingin direasuransikan mengikuti distribusi seragam pada interval [1000,2000]. Anda memiliki dua pilihan skema kontrak reasuransi untuk risiko ini:
(i) Kontrak pertama membayarkan klaim reasuransi sebesar 90% dari besar kerugian, sedangkan (ii) Kontrak kedua membayarkan klaim reasuransi hingga limit maksimum, dimana nilai limit ditentukan sedemikian sehingga nilai harapan dari klaim reasuransi dari kedua kontrak bernilai sama.
Hitunglah rasio dari varians klaim reasuransi atas kontrak kedua terhadap varians klaim reasuransi atas kontrak pertama! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
Langkah 1: Hitung E[Y1] dan Var(Y1)E[Y1]=0,9×1500=1350Var(Y1)=(0,9)2×Var(X)=0,81×12106=1281×104=67500
Langkah 2: Tentukan L dari Syarat E[Y2]=1350
Untuk X∼U(1000,2000) dan L∈[1000,2000]:
E[min(X,L)]=∫1000L1000xdx+L⋅10002000−L=10001[2x2]1000L+1000L(2000−L)=2000L2−106+10002000L−L2=2000L2−106+20004000L−2L2=2000L2−106+4000L−2L2=2000−L2+4000L−106
Set equal to 1350:
2000−L2+4000L−106=1350−L2+4000L−106=2,7×106−L2+4000L−3,7×106=0L2−4000L+3,7×106=0L=24000±16×106−14,8×106=24000±1,2×106=24000±1095L1=2547 (di luar [1000,2000]), L2=24000−1095=22905=1452,5
Jadi L≈1452,5.
Langkah 3: Hitung Var(Y2)
Untuk Y2=min(X,L) dengan X∼U(1000,2000) dan L=1452,5:
Var(min(X,L))=min(Var(X),0) — variansi dari variabel yang di-cap harus dihitung dari definisi.
Lupa bahwa kontrak II adalah min(X,L) (bukan X⋅1X≤L).
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“Nilai harapan sama” memberikan persamaan untuk menentukan L — langkah ini tidak bisa dilewati.
▲Red Flags›
Jika ada dua kontrak dengan expected value sama → tentukan parameter yang tidak diketahui dari kondisi tersebut, baru hitung variansi masing-masing.
No. 23
Peluang keterlambatan keberangkatan pesawat terbang dari suatu penerbangan diketahui sebesar 61, dengan setiap satu keberangkatan pesawat terbang diperlakukan sebagai suatu percobaan Bernoulli. Hitunglah peluang setidaknya 40 dari 180 keberangkatan pesawat terbang akan mengalami keterlambatan, menggunakan aproksimasi normal dengan koreksi kontinuitas! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
Langkah 1: Gunakan Identitas Kunci
Perhatikan bahwa (A∪B)∪(A∪Bc)=Ω (ruang sampel penuh) karena B∪Bc=Ω.
Dan (A∪B)∩(A∪Bc)=A∪(B∩Bc)=A∪∅=A.
Langkah 2: Terapkan AksiomaP[(A∪B)∪(A∪Bc)]=P(Ω)=1
Dengan inklusi-eksklusi:
P(A∪B)+P(A∪Bc)−P[(A∪B)∩(A∪Bc)]=10,7+0,9−P(A)=1P(A)=1,6−1=0,6
Hasil Akhir:P(A)=0,6(d)
◈Jebakan Umum›
⬡Kesalahan Konseptual›
Tidak menyadari identitas (A∪B)∪(A∪Bc)=Ω — ini kunci penyelesaian soal.
Mencoba mencari P(B) secara terpisah tanpa informasi yang cukup.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
Bc adalah komplemen dari B, bukan komplemen dari A∪B.
▲Red Flags›
Jika ada P(A∪B) dan P(A∪Bc) → jumlahkan keduanya dan gunakan fakta bahwa B∪Bc=Ω.
No. 25
Tiga kartu diambil dari satu set kartu remi standar. Berapakah peluang ketiga kartu tersebut bergambar hati, jika diketahui setidaknya dua dari tiga kartu tersebut bergambar hati? (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)
Menghitung eλt=e2×0,5=e1 tanpa memperhitungkan faktor e−λ.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“Fungsi pembangkit peluang” (PGF) = GN(t)=E[tN], bukan MGF =E[etN].
▲Red Flags›
Bedakan PGF (G(t)=E[tX]) dari MGF (M(t)=E[etX]) — keduanya sering tertukar di soal.
Untuk Poisson(λ): PGF = eλ(t−1); MGF = eλ(et−1).
No. 27
Misal X memiliki sebaran binomial dengan parameter n dan p, dan distribusi bersyarat dari Y jika diketahui X=x mengikuti sebaran Poisson dengan rataan x.
ℹRumus
Law of Total Variance:
Var(Y)=E[Var(Y∣X)]+Var(E[Y∣X])
Untuk Y∣X=x∼Poisson(x): E[Y∣X]=X dan Var(Y∣X)=X.
Untuk X∼B(n,p): E[X]=np dan Var(X)=np(1−p).›
Diketahui:
X∼B(n,p)
Y∣X=x∼Poisson(x)
Target: Var(Y)
▸Langkah Pengerjaan›
Langkah 1: Identifikasi Momen Bersyarat
Karena Y∣X∼Poisson(X):
E[Y∣X]=X,Var(Y∣X)=X
Langkah 2: Terapkan Law of Total VarianceVar(Y)=E[Var(Y∣X)]+Var(E[Y∣X])=E[X]+Var(X)=np+np(1−p)=np[1+(1−p)]=np(2−p)
Hasil Akhir:Var(Y)=np(2−p)(e)
◈Jebakan Umum›
⬡Kesalahan Konseptual›
Mengira Var(Y)=Var(Y∣X=x)=x — ini adalah variansi bersyarat untuk nilai x tertentu, bukan variansi tidak bersyarat.
Lupa suku Var(E[Y∣X]) dalam Law of Total Variance — menggunakan hanya E[Var(Y∣X)].
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
Jawaban (a) "x" adalah variansi bersyarat Var(Y∣X=x), bukan Var(Y) marginal.
▲Red Flags›
Soal compound/mixture → wajib gunakan kedua komponen Law of Total Variance: E[Var(Y∣X)] DAN Var(E[Y∣X]).
No. 28
Misal (X,Y) memiliki fungsi peluang bersama:
fX,Y(x,y)={6(1−x−y),0,untuk 0≤x≤1,0≤y≤1 dan 0≤x+y≤1selainnya
ℹRumus
Marginal PDF: fX(x)=∫01−xfX,Y(x,y)dy, untuk 0≤x≤1.
P(0≤X≤1/2)=∫01/2fX(x)dx›
Diketahui:
fX,Y(x,y)=6(1−x−y) pada segitiga {x≥0,y≥0,x+y≤1}
Target: P(0≤X≤1/2)
▸Langkah Pengerjaan›
Langkah 1: Cari Distribusi Marginal fX(x)
Untuk 0≤x≤1, y berjalan dari 0 hingga 1−x:
fX(x)=∫01−x6(1−x−y)dy=6[(1−x)y−2y2]01−x=6[(1−x)2−2(1−x)2]=6⋅2(1−x)2=3(1−x)2
Salah menentukan batas atas integral untuk y: harusnya 1−x (dari kondisi x+y≤1), bukan 1.
Lupa faktor 6 dari fungsi PDF saat mengintegrasikan.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
Support adalah segitiga, bukan kotak [0,1]2 — pastikan menggambar region terlebih dahulu.
▲Red Flags›
PDF dengan kondisi "x+y≤1" → support berbentuk segitiga; batas integrasi berubah tergantung x.
No. 29
Keluarga Suprapto memiliki 5 anak. Diasumsikan peluang lahir setiap anak Perempuan sebesar 0,5 dan kelahiran dari setiap anak saling bebas, berapakah peluang keluarga Suprapto memiliki setidaknya 1 anak perempuan jika diketahui mereka memiliki setidaknya 1 anak laki-laki?
Langkah 2: Hitung P(A∩B)A∩B = setidaknya 1 perempuan DAN setidaknya 1 laki-laki = tidak semua perempuan DAN tidak semua laki-laki.
P(A∩B)=1−P(semua perempuan)−P(semua laki-laki)=1−321−321=3230
Mengira P(A∣B)=P(A)=1−(0,5)5=31/32 — mengabaikan kondisi yang diberikan.
Mengira A∩B=A∪B atau salah menghitung irisan.
⬡Kesalahan Interpretasi Soal›
“Setidaknya 1 perempuan” dan “setidaknya 1 laki-laki” dapat dinyatakan sebagai komplemen dari “semua laki-laki” dan “semua perempuan”.
▲Red Flags›
Soal dengan “setidaknya 1” → gunakan komplemen: P(setidaknya 1)=1−P(tidak ada).
No. 30
Banyaknya lonjakan daya yang terjadi pada suatu jaringan listrik diketahui mengikuti distribusi Poisson dengan rataan 1 lonjakan daya setiap 12 jam. Berapakah peluang bahwa tidak akan terjadi lonjakan daya lebih dari satu kali dalam 24 jam?