AktuNotes
← Kembali
CF2 · Pembahasan

CF2 Periode Desember 2021

CF2 Periode Desember 2021

No. 1

Terdapat 33 buku fiksi dan 55 buku non-fiksi yang akan diletakkan pada suatu lemari. Tentukan banyaknya cara menyusun buku tersebut sedemikian sehingga semua buku fiksi harus bersama dan semua buku non-fiksi juga harus bersama.

a. 3030
b. 120120
c. 240240
d. 720720
e. 1.4401{.}440

Jawaban No. 1

(e). 1.4401{.}440

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas
Sub-topik1.3 Metode Enumerasi
DifficultyEasy
Prerequisite1.1 Eksperimen Acak dan Ruang Sampel
Connected Topics1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas
ReferensiMiller Bab 1–2; Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.3
Rumus

Aturan perkalian (Multiplication Rule):

Total cara=(cara susun kelompok)×(cara susun dalam kelompok 1)×(cara susun dalam kelompok 2)\text{Total cara} = (\text{cara susun kelompok}) \times (\text{cara susun dalam kelompok 1}) \times (\text{cara susun dalam kelompok 2})

Permutasi nn objek berbeda: n!n!

Diketahui:

  • 33 buku fiksi (F) dan 55 buku non-fiksi (N)

  • Semua buku fiksi harus berdekatan (satu blok)

  • Semua buku non-fiksi harus berdekatan (satu blok)

  • Target: total cara penyusunan

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Perlakukan setiap kelompok sebagai satu blok

Karena semua buku fiksi harus bersama dan semua buku non-fiksi harus bersama, kita perlakukan kelompok fiksi sebagai satu “super-buku” dan kelompok non-fiksi sebagai satu “super-buku” lain.

Dengan demikian, kita memiliki 22 blok yang harus disusun dalam lemari.

Langkah 2: Hitung cara menyusun 2 blok

Dua blok (blok fiksi dan blok non-fiksi) dapat disusun dalam:

2!=2 cara2! = 2 \text{ cara}

(Blok F di kiri dan N di kanan, atau sebaliknya.)

Langkah 3: Hitung cara menyusun buku dalam blok fiksi

33 buku fiksi yang berbeda dapat disusun dalam blok fiksi sebanyak:

3!=6 cara3! = 6 \text{ cara}

Langkah 4: Hitung cara menyusun buku dalam blok non-fiksi

55 buku non-fiksi yang berbeda dapat disusun dalam blok non-fiksi sebanyak:

5!=120 cara5! = 120 \text{ cara}

Langkah 5: Terapkan aturan perkalian

Total cara = cara susun blok ×\times cara susun fiksi ×\times cara susun non-fiksi:

2!×3!×5!=2×6×120=1.4402! \times 3! \times 5! = 2 \times 6 \times 120 = 1{.}440

Hasil Akhir: (e). 1.4401{.}440

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menghitung hanya 3!×5!=7203! \times 5! = 720 dan lupa mengalikan dengan 2!2! (cara menyusun antar blok).
  • Menghitung total 8!8! seolah tidak ada syarat pengelompokan.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira “bersama” berarti hanya satu susunan tetap — padahal urutan di dalam kelompok tetap bebas.
Red Flags
  • Jika soal menyebut “semua X harus bersama” → perlakukan kelompok sebagai satu blok, lalu kalikan dengan permutasi internal.
  • Jika ada kk kelompok yang masing-masing harus berkumpul → faktor k!k! untuk susunan antar blok.

No. 2

Sebuah kotak (kotak pertama) berisikan 44 buah kelereng merah dan 66 buah kelereng biru. Terdapat juga kotak lainnya (kotak kedua) yang berisikan 1616 kelereng merah dan sejumlah kelereng biru. Jika diambil sebuah kelereng dari setiap kotak dan diketahui probabilitas kelereng yang diambil dari kedua kotak tersebut berwarna sama adalah 0,440{,}44, tentukanlah banyaknya kelereng biru pada kotak kedua.

a. 44
b. 66
c. 88
d. 1010
e. 1212

Jawaban No. 2

(a). 44

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas
Sub-topik1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas
DifficultyEasy
Prerequisite1.1 Eksperimen Acak dan Ruang Sampel
Connected Topics1.5 Kejadian Independen
ReferensiMiller Bab 1–2; Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.2
Rumus

Probabilitas dua kejadian independen terjadi bersamaan:

P(AB)=P(A)P(B)P(A \cap B) = P(A) \cdot P(B)

Probabilitas kedua kelereng berwarna sama:

P(sama)=P(merah1)P(merah2)+P(biru1)P(biru2)P(\text{sama}) = P(\text{merah}_1) \cdot P(\text{merah}_2) + P(\text{biru}_1) \cdot P(\text{biru}_2)

Diketahui:

  • Kotak 1: 44 merah, 66 biru → total 1010 kelereng

  • Kotak 2: 1616 merah, bb biru (tidak diketahui) → total 16+b16 + b

  • P(warna sama)=0,44P(\text{warna sama}) = 0{,}44
  • Target: nilai bb

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Nyatakan probabilitas dari kotak 1

P(merah1)=410=0,4,P(biru1)=610=0,6P(\text{merah}_1) = \frac{4}{10} = 0{,}4, \quad P(\text{biru}_1) = \frac{6}{10} = 0{,}6

Langkah 2: Nyatakan probabilitas dari kotak 2 dalam bb

P(merah2)=1616+b,P(biru2)=b16+bP(\text{merah}_2) = \frac{16}{16+b}, \quad P(\text{biru}_2) = \frac{b}{16+b}

Langkah 3: Susun persamaan

Pengambilan dari kedua kotak saling independen, sehingga:

P(sama)=P(merah1)P(merah2)+P(biru1)P(biru2)P(\text{sama}) = P(\text{merah}_1) \cdot P(\text{merah}_2) + P(\text{biru}_1) \cdot P(\text{biru}_2) 0,44=0,41616+b+0,6b16+b0{,}44 = 0{,}4 \cdot \frac{16}{16+b} + 0{,}6 \cdot \frac{b}{16+b}

Langkah 4: Selesaikan persamaan

Kalikan kedua ruas dengan (16+b)(16+b):

0,44(16+b)=0,4×16+0,6b0{,}44(16+b) = 0{,}4 \times 16 + 0{,}6b 7,04+0,44b=6,4+0,6b7{,}04 + 0{,}44b = 6{,}4 + 0{,}6b 7,046,4=0,6b0,44b7{,}04 - 6{,}4 = 0{,}6b - 0{,}44b 0,64=0,16b0{,}64 = 0{,}16b b=0,640,16=4b = \frac{0{,}64}{0{,}16} = 4

Hasil Akhir: (a). 44 kelereng biru

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Lupa memasukkan kemungkinan kesamaan warna biru — hanya menghitung P(merah1)P(merah2)=0,44P(\text{merah}_1) \cdot P(\text{merah}_2) = 0{,}44.
  • Menggunakan P(merah1)+P(merah2)P(\text{merah}_1) + P(\text{merah}_2) alih-alih perkalian (pengambilan bersifat independen, bukan mutually exclusive).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira “warna sama” hanya merah saja tanpa mempertimbangkan biru-biru.
Red Flags
  • Jika soal menyebut “diambil satu dari masing-masing kotak” dan “berwarna sama” → ada dua kasus yang dijumlahkan (merah-merah dan biru-biru).
  • Selalu cek: apakah pengambilan dari dua kotak berbeda bersifat independen? Jika ya, gunakan perkalian.

No. 3

Besar paket pensiun yang ditawarkan sebuah perusahaan dimodelkan dengan fungsi densitas sebagai berikut:

f(x)={15e15(x5),x>50,lainnyaf(x) = \begin{cases} \dfrac{1}{5}\,e^{-\frac{1}{5}(x-5)}, & x > 5 \\ 0, & \text{lainnya} \end{cases}

Tentukan variansi dari besar paket pensiun, dengan diketahui bahwa besar paket pensiun minimal 1010.

a. 2525
b. 3030
c. 3535
d. 4040
e. 4545

Jawaban No. 3

(a). 2525

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.2 Variabel Acak Kontinu
DifficultyMedium
Prerequisite1.4 Probabilitas Bersyarat, 2.6 Distribusi Kontinu Umum
Connected Topics2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 2; Miller Bab 4
Rumus

Distribusi Eksponensial (digeser): jika XcExp(β)X - c \sim \text{Exp}(\beta) dengan parameter scale β\beta, maka Var(X)=β2\text{Var}(X) = \beta^2.

Sifat memoryless distribusi eksponensial:

P(X>s+tX>s)=P(X>t)P(X > s + t \mid X > s) = P(X > t)

Variansi distribusi bersyarat:

Var(XX>a)\text{Var}(X \mid X > a)

Diketahui:

  • f(x)=15e15(x5)f(x) = \frac{1}{5}e^{-\frac{1}{5}(x-5)} untuk x>5x > 5

  • Ini adalah distribusi eksponensial digeser: X5Exp(β=5)X - 5 \sim \text{Exp}(\beta = 5) (scale β=5\beta = 5, rate λ=1/5\lambda = 1/5)

  • Kondisi: paket pensiun minimal 1010, yaitu X>10X > 10

  • Target: Var(XX>10)\text{Var}(X \mid X > 10)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Identifikasi distribusi

f(x)=15e15(x5)f(x) = \frac{1}{5}e^{-\frac{1}{5}(x-5)} untuk x>5x > 5 merupakan distribusi eksponensial yang digeser sebesar 55.

Definisikan W=X5W = X - 5. Maka WExp(β=5)W \sim \text{Exp}(\beta = 5) dengan support w>0w > 0.

Langkah 2: Gunakan sifat memoryless eksponensial

Kondisi X>10X > 10 setara dengan W>5W > 5 (karena W=X5W = X - 5).

Karena distribusi eksponensial bersifat memoryless:

(WW>5)=dW(W \mid W > 5) \overset{d}{=} W

Artinya distribusi WW yang dikondisikan W>5W > 5 identik dengan distribusi WW tak bersyarat.

Langkah 3: Nyatakan XX bersyarat dalam WW

(XX>10)=(W+5W>5)=dW+5(X \mid X > 10) = (W + 5 \mid W > 5) \overset{d}{=} W + 5

Langkah 4: Hitung variansi

Var(XX>10)=Var(W+5)=Var(W)=β2=52=25\text{Var}(X \mid X > 10) = \text{Var}(W + 5) = \text{Var}(W) = \beta^2 = 5^2 = 25

(Konstanta +5+5 tidak mempengaruhi variansi.)

Hasil Akhir: (a). 2525

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengabaikan sifat memoryless dan menghitung Var(XX>10)\text{Var}(X \mid X > 10) via integral langsung — lebih panjang dan hasilnya sama.
  • Mengira variansi berubah ketika diberi kondisi pada distribusi eksponensial.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Salah mengidentifikasi parameter: λ=1/5\lambda = 1/5 (rate) sehingga β=5\beta = 5 (scale). Variansi =β2=25= \beta^2 = 25, bukan λ2=1/25\lambda^2 = 1/25.
Red Flags
  • Jika soal menyebut distribusi eksponensial dan kondisi X>cX > c → langsung gunakan sifat memoryless.
  • Perhatikan apakah eksponensial digeser: f(x)eλ(xc)f(x) \propto e^{-\lambda(x-c)} berarti XcExpX - c \sim \text{Exp}.

No. 4

Diberikan variabel acak XX dan YY dimana mereka saling independen dan berdistribusi identik. Moment generating function dari setiap variabel acak adalah

M(t)=(111,5t)2,t<23M(t) = \left(\frac{1}{1 - 1{,}5t}\right)^2, \quad t < \frac{2}{3}

Tentukan standar deviasi dari X+YX + Y.

a. 2,12{,}1
b. 33
c. 4,54{,}5
d. 6,76{,}7
e. 99

Jawaban No. 4

(b). 33

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.3 Fungsi Pembangkit, 2.6 Distribusi Kontinu Umum
DifficultyMedium
Prerequisite2.1 Variabel Acak Diskrit, 2.2 Variabel Acak Kontinu
Connected Topics3.5 Independensi dan Korelasi
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 2; Hogg-McKean-Craig Bab 1.9
Rumus

MGF distribusi Gamma: XΓ(α,β)X \sim \Gamma(\alpha, \beta) (dengan β\beta = parameter scale):

MX(t)=(11βt)α,t<1βM_X(t) = \left(\frac{1}{1 - \beta t}\right)^\alpha, \quad t < \frac{1}{\beta}

Momen dari MGF:

E[X]=M(0),E[X2]=M(0),Var(X)=E[X2](E[X])2E[X] = M'(0), \quad E[X^2] = M''(0), \quad \text{Var}(X) = E[X^2] - (E[X])^2

Untuk variabel independen: Var(X+Y)=Var(X)+Var(Y)\text{Var}(X+Y) = \text{Var}(X) + \text{Var}(Y)

Diketahui:

  • M(t)=(111,5t)2M(t) = \left(\dfrac{1}{1-1{,}5t}\right)^2XΓ(α=2,β=1,5)X \sim \Gamma(\alpha=2,\, \beta=1{,}5) (kontinu, support x>0x>0; β\beta = parameter scale)

  • XX dan YY i.i.d. (independen dan berdistribusi identik)

  • Target: SD(X+Y)\text{SD}(X+Y)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Identifikasi distribusi

Bentuk (11βt)α\left(\dfrac{1}{1-\beta t}\right)^\alpha merupakan MGF distribusi Gamma dengan α=2\alpha = 2 dan β=1,5\beta = 1{,}5.

Untuk XΓ(α,β)X \sim \Gamma(\alpha, \beta):

E[X]=αβ=2×1,5=3,Var(X)=αβ2=2×(1,5)2=2×2,25=4,5E[X] = \alpha\beta = 2 \times 1{,}5 = 3, \quad \text{Var}(X) = \alpha\beta^2 = 2 \times (1{,}5)^2 = 2 \times 2{,}25 = 4{,}5

Langkah 2: Hitung variansi X+YX+Y

Karena XX dan YY independen dan identik:

Var(X+Y)=Var(X)+Var(Y)=4,5+4,5=9\text{Var}(X+Y) = \text{Var}(X) + \text{Var}(Y) = 4{,}5 + 4{,}5 = 9

Langkah 3: Hitung standar deviasi

SD(X+Y)=Var(X+Y)=9=3\text{SD}(X+Y) = \sqrt{\text{Var}(X+Y)} = \sqrt{9} = 3

Hasil Akhir: (b). 33

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menjumlahkan standar deviasi: SD(X+Y)SD(X)+SD(Y)\text{SD}(X+Y) \neq \text{SD}(X) + \text{SD}(Y) untuk variabel yang tidak berkorelasi — yang benar adalah menjumlahkan variansi.
  • Menggunakan SD(X)=4,52,12\text{SD}(X) = \sqrt{4{,}5} \approx 2{,}12 langsung tanpa menghitung Var(X+Y)\text{Var}(X+Y) terlebih dahulu.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Salah membaca: β=1,5\beta = 1{,}5 adalah parameter scale, bukan rate. Jika rate λ=1/β\lambda = 1/\beta digunakan, Var(X)=α/λ2\text{Var}(X) = \alpha/\lambda^2.
Red Flags
  • Jika soal menanyakan SD, selalu hitung variansi lebih dahulu, lalu akarkan.
  • MGF berbentuk (1βt)α(1-\beta t)^{-\alpha} → distribusi Gamma, bukan eksponensial biasa.

No. 5

Misalkan XX menyatakan status kesehatan seseorang (00 = tidak terkena kanker, 11 = terkena kanker) dan YY menyatakan hasil diagnosa pada orang tersebut (00 = hasil negatif, 11 = hasil positif). Diketahui fungsi densitas bersama dari XX dan YY sebagai berikut:

P[X=0,Y=0]=0,8P[X=0, Y=0] = 0{,}8 P[X=1,Y=0]=0,1P[X=1, Y=0] = 0{,}1 P[X=0,Y=1]=0,025P[X=0, Y=1] = 0{,}025 P[X=1,Y=1]=0,075P[X=1, Y=1] = 0{,}075

Tentukan Var(YX=1)\text{Var}(Y \mid X = 1).

a. 0,050{,}05
b. 0,200{,}20
c. 0,410{,}41
d. 0,240{,}24
e. 0,710{,}71

Jawaban No. 5

(d). 0,240{,}24

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.3 Distribusi Bersyarat, 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat
DifficultyMedium
Prerequisite3.1 Distribusi Gabungan, 3.2 Distribusi Marginal
Connected Topics2.1 Variabel Acak Diskrit
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 4.1; Miller Bab 3.5–3.8
Rumus

Distribusi marginal:

pX(x)=ypX,Y(x,y)p_X(x) = \sum_y p_{X,Y}(x,y)

Distribusi bersyarat:

pYX(yx)=pX,Y(x,y)pX(x)p_{Y|X}(y \mid x) = \frac{p_{X,Y}(x,y)}{p_X(x)}

Variansi bersyarat (untuk YY Bernoulli bersyarat dengan p=E[YX=x]p = E[Y \mid X=x]):

Var(YX=x)=E[Y2X=x](E[YX=x])2\text{Var}(Y \mid X=x) = E[Y^2 \mid X=x] - \left(E[Y \mid X=x]\right)^2

Diketahui:

  • Tabel joint PMF pX,Y(x,y)p_{X,Y}(x,y) diberikan

  • Target: Var(YX=1)\text{Var}(Y \mid X = 1)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung distribusi marginal pX(1)p_X(1)

pX(1)=P(X=1,Y=0)+P(X=1,Y=1)=0,1+0,075=0,175p_X(1) = P(X=1,Y=0) + P(X=1,Y=1) = 0{,}1 + 0{,}075 = 0{,}175

Langkah 2: Hitung distribusi bersyarat pYX(yX=1)p_{Y|X}(y \mid X=1)

P(Y=0X=1)=0,10,175=470,571P(Y=0 \mid X=1) = \frac{0{,}1}{0{,}175} = \frac{4}{7} \approx 0{,}571 P(Y=1X=1)=0,0750,175=370,429P(Y=1 \mid X=1) = \frac{0{,}075}{0{,}175} = \frac{3}{7} \approx 0{,}429

Langkah 3: Hitung E[YX=1]E[Y \mid X=1]

E[YX=1]=047+137=37E[Y \mid X=1] = 0 \cdot \frac{4}{7} + 1 \cdot \frac{3}{7} = \frac{3}{7}

Langkah 4: Hitung E[Y2X=1]E[Y^2 \mid X=1]

Karena Y{0,1}Y \in \{0,1\}, maka Y2=YY^2 = Y, sehingga:

E[Y2X=1]=E[YX=1]=37E[Y^2 \mid X=1] = E[Y \mid X=1] = \frac{3}{7}

Langkah 5: Hitung variansi bersyarat

Var(YX=1)=E[Y2X=1](E[YX=1])2=37(37)2\text{Var}(Y \mid X=1) = E[Y^2 \mid X=1] - \left(E[Y \mid X=1]\right)^2 = \frac{3}{7} - \left(\frac{3}{7}\right)^2 =37949=2149949=12490,2450,24= \frac{3}{7} - \frac{9}{49} = \frac{21}{49} - \frac{9}{49} = \frac{12}{49} \approx 0{,}245 \approx 0{,}24

Hasil Akhir: (d). 0,240{,}24

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menghitung Var(Y)\text{Var}(Y) tanpa kondisi (marginal), bukan Var(YX=1)\text{Var}(Y \mid X=1).
  • Lupa membagi dengan pX(1)p_X(1) saat menghitung distribusi bersyarat.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira Y{0,1}Y \in \{0,1\} berdistribusi seragam saat diberi kondisi — harus dihitung dari joint PMF.
Red Flags
  • Jika YY Bernoulli bersyarat dengan p=E[YX]p = E[Y \mid X], maka Var(YX)=p(1p)\text{Var}(Y \mid X) = p(1-p).
  • Selalu hitung marginal pX(x)p_X(x) terlebih dahulu sebelum membagi.

No. 6

Lama waktu suatu lampu berfungsi mengikuti distribusi eksponensial dengan median sebesar 44 jam. Tentukan probabilitas lampu tersebut dapat berfungsi setidaknya selama 55 jam.

a. 0,070{,}07
b. 0,290{,}29
c. 0,380{,}38
d. 0,420{,}42
e. 0,570{,}57

Jawaban No. 6

(d). 0,420{,}42

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.6 Distribusi Kontinu Umum
DifficultyMedium
Prerequisite2.2 Variabel Acak Kontinu
Connected Topics2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 3; Miller Bab 6
Rumus

Distribusi Eksponensial XExp(β)X \sim \text{Exp}(\beta) (parameter scale β\beta, bukan rate):

FX(x)=1ex/β,x>0F_X(x) = 1 - e^{-x/\beta}, \quad x > 0 P(X>x)=ex/βP(X > x) = e^{-x/\beta}

Median mm memenuhi: FX(m)=0,5F_X(m) = 0{,}5, yaitu em/β=0,5e^{-m/\beta} = 0{,}5, sehingga m=βln2m = \beta \ln 2.

Diketahui:

  • XExp(β)X \sim \text{Exp}(\beta) (kontinu, support x>0x > 0; β\beta = parameter scale)

  • Median =4= 4 jam

  • Target: P(X5)P(X \geq 5)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Tentukan parameter β\beta dari median

Median distribusi eksponensial memenuhi βln2=4\beta \ln 2 = 4, sehingga:

β=4ln2\beta = \frac{4}{\ln 2}

Langkah 2: Hitung P(X5)P(X \geq 5)

P(X5)=e5/β=e5ln24=e5ln24=25/4P(X \geq 5) = e^{-5/\beta} = e^{-5 \cdot \frac{\ln 2}{4}} = e^{-\frac{5 \ln 2}{4}} = 2^{-5/4}

Langkah 3: Evaluasi numerik

25/4=125/4=121,252^{-5/4} = \frac{1}{2^{5/4}} = \frac{1}{2^{1{,}25}} 21,25=2120,25=2×21/42×1,1892=2,37842^{1{,}25} = 2^1 \cdot 2^{0{,}25} = 2 \times 2^{1/4} \approx 2 \times 1{,}1892 = 2{,}3784 P(X5)12,37840,42040,42P(X \geq 5) \approx \frac{1}{2{,}3784} \approx 0{,}4204 \approx 0{,}42

Hasil Akhir: (d). 0,420{,}42

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengira median = mean. Untuk eksponensial, mean =β= \beta tetapi median =βln2= \beta \ln 2.
  • Menggunakan β=4\beta = 4 langsung (mengira median = β\beta) sehingga P(X>5)=e5/40,29P(X>5) = e^{-5/4} \approx 0{,}29 — opsi (b).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Salah membedakan parameter rate (λ=1/β\lambda = 1/\beta) dan parameter scale (β\beta).
Red Flags
  • Jika soal memberi median distribusi eksponensial → β=m/ln2\beta = m / \ln 2, bukan β=m\beta = m.
  • Jika soal memberi mean distribusi eksponensial → β=μ\beta = \mu langsung.

No. 7

Sebuah wadah memuat 55 buah bola merah dan 33 bola putih. Seseorang mengambil bola tersebut sebanyak 33 kali, masing-masing dua bola setiap pengambilan tanpa pengembalian. Peluang bahwa setiap pengambilan, bola yang terambil berbeda warna adalah…

a. 1448\dfrac{1}{448}
b. 17\dfrac{1}{7}
c. 7280\dfrac{7}{280}
d. 156\dfrac{1}{56}
e. 1420\dfrac{1}{420}

Jawaban No. 7

(b). 17\dfrac{1}{7}

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas
Sub-topik1.3 Metode Enumerasi
DifficultyHard
Prerequisite1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas
Connected Topics1.4 Probabilitas Bersyarat
ReferensiMiller Bab 1–2; Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.3
Rumus

Kombinasi: (nk)=n!k!(nk)!\binom{n}{k} = \dfrac{n!}{k!(n-k)!}

Probabilitas kejadian berurutan tanpa pengembalian (menggunakan conditional probability):

P(A1A2A3)=P(A1)P(A2A1)P(A3A1A2)P(A_1 \cap A_2 \cap A_3) = P(A_1) \cdot P(A_2 \mid A_1) \cdot P(A_3 \mid A_1 \cap A_2)

Diketahui:

  • Wadah: 55 merah (M) + 33 putih (P) = 88 bola

  • 33 kali pengambilan, masing-masing 22 bola, tanpa pengembalian

  • Syarat: setiap pengambilan harus mendapat 11 merah dan 11 putih

  • Target: probabilitas kejadian tersebut

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Tentukan total cara pengambilan

Total cara memilih 22 bola dari 88 (pengambilan ke-1):

(82)=28\binom{8}{2} = 28

Setelah pengambilan ke-1 mengambil 22 bola, tersisa 66 bola. Total cara memilih 22 dari 66 (pengambilan ke-2):

(62)=15\binom{6}{2} = 15

Setelah pengambilan ke-2, tersisa 44 bola. Total cara memilih 22 dari 44 (pengambilan ke-3):

(42)=6\binom{4}{2} = 6

Langkah 2: Tentukan cara favorable setiap pengambilan

Agar setiap pengambilan mendapat 1 merah dan 1 putih, stok bola harus memungkinkan hal ini di setiap tahap.

Awalnya: 5M + 3P. Setiap pengambilan mengambil 1M + 1P.

  • Setelah pengambilan 1: sisa 44M + 22P
  • Setelah pengambilan 2: sisa 33M + 11P
  • Pengambilan 3: harus mengambil 1M + 1P dari 33M + 11P ✓

Langkah 3: Hitung cara favorable setiap tahap

Pengambilan ke-1 (dari 5M + 3P): cara ambil 1M dan 1P:

(51)(31)=5×3=15\binom{5}{1}\binom{3}{1} = 5 \times 3 = 15

Pengambilan ke-2 (dari 4M + 2P): cara ambil 1M dan 1P:

(41)(21)=4×2=8\binom{4}{1}\binom{2}{1} = 4 \times 2 = 8

Pengambilan ke-3 (dari 3M + 1P): cara ambil 1M dan 1P:

(31)(11)=3×1=3\binom{3}{1}\binom{1}{1} = 3 \times 1 = 3

Langkah 4: Hitung probabilitas

P=15×8×328×15×6=3602.520=17P = \frac{15 \times 8 \times 3}{28 \times 15 \times 6} = \frac{360}{2{.}520} = \frac{1}{7}

Hasil Akhir: (b). 17\dfrac{1}{7}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengasumsikan pengambilan bersifat independen (dengan pengembalian), padahal soal menyatakan tanpa pengembalian.
  • Tidak memperbarui komposisi bola setelah setiap pengambilan.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira “berbeda warna” berarti komposisi apapun yang heterogen, bukan spesifik 1M + 1P.
Red Flags
  • Jika soal menyebut “tanpa pengembalian” dan ada pengambilan berurutan → stok bola berubah setiap tahap, hitung ulang.

No. 8

Profit dari suatu toko berdistribusi normal dengan rata-rata sebesar 6060 dan variansi 144144. Misalkan variabel acak ZZ berdistribusi normal dengan rata-rata 00 dan variansi sebesar 11, serta FF merupakan fungsi distribusi kumulatif dari ZZ. Tentukan probabilitas profit dari toko itu tidak melebihi 3636, dengan diketahui bahwa profit dari toko tersebut positif.

a. F(2)F(5)1F(5)\dfrac{F(2) - F(5)}{1 - F(5)}
b. F(5)F(2)1F(5)\dfrac{F(5) - F(2)}{1 - F(5)}
c. F(5)F(2)F(5)\dfrac{F(5) - F(2)}{F(5)}
d. F(2)F(5)F(5)\dfrac{F(2) - F(5)}{F(5)}
e. 1F(2)F(5)\dfrac{1 - F(2)}{F(5)}

Jawaban No. 8

(c). F(5)F(2)F(5)\dfrac{F(5) - F(2)}{F(5)}

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.6 Distribusi Kontinu Umum, 1.4 Probabilitas Bersyarat
DifficultyMedium
Prerequisite2.2 Variabel Acak Kontinu
Connected Topics3.3 Distribusi Bersyarat
ReferensiMiller Bab 7; Hogg-Tanis-Zimm Bab 3
Rumus

Standardisasi Normal: jika XN(μ,σ2)X \sim N(\mu, \sigma^2), maka Z=XμσN(0,1)Z = \dfrac{X - \mu}{\sigma} \sim N(0,1).

Probabilitas bersyarat:

P(AB)=P(AB)P(B)P(A \mid B) = \frac{P(A \cap B)}{P(B)}

Untuk distribusi normal, F(z)=1F(z)F(-z) = 1 - F(z) (simetri).

Diketahui:

  • XN(μ=60,σ2=144)X \sim N(\mu = 60, \sigma^2 = 144), sehingga σ=12\sigma = 12

  • Kondisi: profit positif, yaitu X>0X > 0

  • Target: P(X36X>0)P(X \leq 36 \mid X > 0)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Nyatakan peristiwa dalam ZZ

Standardisasi: Z=X6012Z = \dfrac{X - 60}{12}

  • X36X \leq 36: Z366012=2412=2Z \leq \dfrac{36-60}{12} = \dfrac{-24}{12} = -2

  • X>0X > 0: Z>06012=5Z > \dfrac{0-60}{12} = -5

Langkah 2: Hitung pembilang P(X36X>0)P(X \leq 36 \cap X > 0)

P(0<X36)=P(5<Z2)=F(2)F(5)P(0 < X \leq 36) = P(-5 < Z \leq -2) = F(-2) - F(-5)

Gunakan simetri normal: F(z)=1F(z)F(-z) = 1 - F(z):

=(1F(2))(1F(5))=F(5)F(2)= (1 - F(2)) - (1 - F(5)) = F(5) - F(2)

Langkah 3: Hitung penyebut P(X>0)P(X > 0)

P(X>0)=P(Z>5)=1F(5)=1(1F(5))=F(5)P(X > 0) = P(Z > -5) = 1 - F(-5) = 1 - (1 - F(5)) = F(5)

Langkah 4: Hitung probabilitas bersyarat

P(X36X>0)=F(5)F(2)F(5)P(X \leq 36 \mid X > 0) = \frac{F(5) - F(2)}{F(5)}

Hasil Akhir: (c). F(5)F(2)F(5)\dfrac{F(5) - F(2)}{F(5)}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Lupa bahwa P(X36X>0)P(X36)P(X \leq 36 \cap X > 0) \neq P(X \leq 36) — irisan dengan kondisi harus dihitung.
  • Salah menggunakan simetri: F(z)=1F(z)F(-z) = 1 - F(z), bukan F(z)=F(z)F(-z) = F(z).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira “tidak melebihi 3636” berarti X<36X < 36 saja, tanpa memotong dengan X>0X > 0.
Red Flags
  • Jika soal meminta P(XaX>b)P(X \leq a \mid X > b) untuk distribusi normal → hitung irisan dulu: P(b<Xa)P(b < X \leq a).
  • Selalu gunakan simetri normal untuk menyederhanakan ekspresi dengan F(z)F(-z).

No. 9

Sebuah pabrik memiliki 22 mesin untuk memproduksi suatu barang. Pabrik tersebut akan berhenti memproduksi jika salah satu mesin rusak. Fungsi densitas gabungan dari masa hidup kedua mesin tersebut (dalam bulan) sebagai berikut:

f(x,y)=x2+y254,0<x<3 dan 0<y<3f(x, y) = \frac{x^2 + y^2}{54}, \quad 0 < x < 3 \text{ dan } 0 < y < 3

Tentukan probabilitas pabrik tersebut berhenti memproduksi pada 22 bulan pertama.

a. 0,1830{,}183
b. 0,2350{,}235
c. 0,3580{,}358
d. 0,6420{,}642
e. 0,7650{,}765

Jawaban No. 9

(e). 0,7650{,}765

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.1 Distribusi Gabungan
DifficultyMedium
Prerequisite2.2 Variabel Acak Kontinu, 1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas
Connected Topics3.2 Distribusi Marginal
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 4.1; Miller Bab 3.5
Rumus

Pabrik berhenti jika minimal satu mesin rusak dalam 22 bulan pertama, artinya min(X,Y)2\min(X, Y) \leq 2.

Komplemen: P(min(X,Y)2)=1P(min(X,Y)>2)=1P(X>2,Y>2)P(\min(X,Y) \leq 2) = 1 - P(\min(X,Y) > 2) = 1 - P(X > 2, Y > 2)

P(X>2,Y>2)=2323f(x,y)dxdyP(X > 2, Y > 2) = \int_2^3 \int_2^3 f(x,y)\, dx\, dy

Diketahui:

  • f(x,y)=x2+y254f(x,y) = \dfrac{x^2+y^2}{54}, 0<x<30 < x < 3, 0<y<30 < y < 3 (bersama, kontinu)

  • Pabrik berhenti jika salah satu mesin rusak → kejadian: min(X,Y)2\min(X,Y) \leq 2

  • Target: P(min(X,Y)2)P(\min(X,Y) \leq 2)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Gunakan komplemen

P(min(X,Y)2)=1P(X>2 dan Y>2)P(\min(X,Y) \leq 2) = 1 - P(X > 2 \text{ dan } Y > 2)

Langkah 2: Hitung P(X>2,Y>2)P(X > 2, Y > 2)

P(X>2,Y>2)=2323x2+y254dxdyP(X > 2, Y > 2) = \int_2^3 \int_2^3 \frac{x^2 + y^2}{54}\, dx\, dy

Hitung integral dalam terhadap xx:

23x2+y254dx=154[x33+y2x]23=154[(9+3y2)(83+2y2)]\int_2^3 \frac{x^2 + y^2}{54}\, dx = \frac{1}{54}\left[\frac{x^3}{3} + y^2 x\right]_2^3 = \frac{1}{54}\left[\left(9 + 3y^2\right) - \left(\frac{8}{3} + 2y^2\right)\right] =154[983+y2]=154[2783+y2]=154[193+y2]= \frac{1}{54}\left[9 - \frac{8}{3} + y^2\right] = \frac{1}{54}\left[\frac{27-8}{3} + y^2\right] = \frac{1}{54}\left[\frac{19}{3} + y^2\right]

Hitung integral luar terhadap yy:

23154[193+y2]dy=154[193y+y33]23\int_2^3 \frac{1}{54}\left[\frac{19}{3} + y^2\right] dy = \frac{1}{54}\left[\frac{19}{3}y + \frac{y^3}{3}\right]_2^3 =154[(193(3)+273)(193(2)+83)]= \frac{1}{54}\left[\left(\frac{19}{3}(3) + \frac{27}{3}\right) - \left(\frac{19}{3}(2) + \frac{8}{3}\right)\right] =154[(19+9)(383+83)]= \frac{1}{54}\left[\left(19 + 9\right) - \left(\frac{38}{3} + \frac{8}{3}\right)\right] =154[28463]=15484463=154383=38162=1981= \frac{1}{54}\left[28 - \frac{46}{3}\right] = \frac{1}{54} \cdot \frac{84 - 46}{3} = \frac{1}{54} \cdot \frac{38}{3} = \frac{38}{162} = \frac{19}{81}

Langkah 3: Hitung probabilitas akhir

P(min(X,Y)2)=11981=62810,765P(\min(X,Y) \leq 2) = 1 - \frac{19}{81} = \frac{62}{81} \approx 0{,}765

Hasil Akhir: (e). 0,7650{,}765

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menghitung P(X2 dan Y2)P(X \leq 2 \text{ dan } Y \leq 2) — ini bukan kejadian yang benar. Pabrik berhenti jika salah satu rusak, bukan keduanya.
  • Lupa menggunakan komplemen untuk kejadian “minimal satu”.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Salah menafsirkan “berhenti jika salah satu rusak” sebagai X2X \leq 2 saja (satu mesin).
Red Flags
  • “Pabrik berhenti jika salah satu mesin rusak” → gunakan min(X,Y)\min(X,Y), bukan max(X,Y)\max(X,Y).
  • Strategi komplemen lebih efisien untuk kejadian “minimal satu”.

No. 10

Budi memiliki 22 pasang sepatu hitam dan 33 pasang sepatu cokelat. Dia juga memiliki 33 pasang kaos kaki merah, 44 pasang kaos kaki cokelat, 66 pasang kaos kaki hitam. Jika Budi memilih sepasang sepatu dan sepasang kaos kaki secara acak, tentukan probabilitas warna yang dipilih Budi adalah hitam dan cokelat (sepatu hitam dan kaos kaki cokelat, atau sebaliknya).

a. 25\dfrac{2}{5}
b. 613\dfrac{6}{13}
c. 35\dfrac{3}{5}
d. 713\dfrac{7}{13}
e. 1013\dfrac{10}{13}

Jawaban No. 10

(a). 25\dfrac{2}{5}

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas
Sub-topik1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas
DifficultyEasy
Prerequisite1.1 Eksperimen Acak dan Ruang Sampel
Connected Topics1.3 Metode Enumerasi
ReferensiMiller Bab 1–2
Rumus
P(hitam dan cokelat)=P(sepatu hitam, kaos kaki cokelat)+P(sepatu cokelat, kaos kaki hitam)P(\text{hitam dan cokelat}) = P(\text{sepatu hitam, kaos kaki cokelat}) + P(\text{sepatu cokelat, kaos kaki hitam})

Karena pilihan sepatu dan kaos kaki independen:

P(AB)=P(A)P(B)P(A \cap B) = P(A) \cdot P(B)

Diketahui:

  • Sepatu: 22 pasang hitam (H), 33 pasang cokelat (C) → total 55 pasang sepatu

  • Kaos kaki: 33 pasang merah, 44 pasang cokelat (C), 66 pasang hitam (H) → total 1313 pasang kaos kaki

  • Target: P(sepatu hitam dan kaos kaki cokelat)+P(sepatu cokelat dan kaos kaki hitam)P(\text{sepatu hitam dan kaos kaki cokelat}) + P(\text{sepatu cokelat dan kaos kaki hitam})

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Probabilitas sepatu

P(sepatu hitam)=25,P(sepatu cokelat)=35P(\text{sepatu hitam}) = \frac{2}{5}, \quad P(\text{sepatu cokelat}) = \frac{3}{5}

Langkah 2: Probabilitas kaos kaki

P(kaos kaki cokelat)=413,P(kaos kaki hitam)=613P(\text{kaos kaki cokelat}) = \frac{4}{13}, \quad P(\text{kaos kaki hitam}) = \frac{6}{13}

Langkah 3: Hitung dua kemungkinan

Kasus 1 — Sepatu hitam + kaos kaki cokelat:

25×413=865\frac{2}{5} \times \frac{4}{13} = \frac{8}{65}

Kasus 2 — Sepatu cokelat + kaos kaki hitam:

35×613=1865\frac{3}{5} \times \frac{6}{13} = \frac{18}{65}

Langkah 4: Jumlahkan (mutually exclusive)

P=865+1865=2665=25=0,4P = \frac{8}{65} + \frac{18}{65} = \frac{26}{65} = \frac{2}{5} = 0{,}4

Hasil Akhir: (a). 25\dfrac{2}{5}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Hanya menghitung satu kasus (misalnya hanya sepatu hitam + kaos kaki cokelat).
  • Menjumlahkan probabilitas tanpa memperhatikan bahwa dua kasus saling eksklusif.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira “hitam dan cokelat” hanya berarti sepatu hitam dan kaos kaki cokelat — padahal ada dua kemungkinan urutan.
Red Flags
  • Jika soal menyebut “A dan B (atau sebaliknya)” → selalu ada dua kasus yang harus dijumlahkan.

No. 11

Diberikan moment generating function dari XX:

M(t)=0,45et+0,35e2t+0,15e3t+0,05e4tM(t) = 0{,}45e^t + 0{,}35e^{2t} + 0{,}15e^{3t} + 0{,}05e^{4t}

untuk <t<-\infty < t < \infty. Tentukan standar deviasi dari XX.

a. 0,760{,}76
b. 0,870{,}87
c. 1,481{,}48
d. 1,81{,}8
e. 44

Jawaban No. 11

(b). 0,870{,}87

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.3 Fungsi Pembangkit, 2.1 Variabel Acak Diskrit
DifficultyMedium
Prerequisite2.1 Variabel Acak Diskrit
Connected Topics2.5 Distribusi Diskrit Umum
ReferensiHogg-McKean-Craig Bab 1.9; Miller Bab 5
Rumus

MGF untuk variabel acak diskrit: M(t)=E[etX]=xetxp(x)M(t) = E[e^{tX}] = \sum_x e^{tx} p(x)

Membaca PMF dari MGF: koefisien etxe^{tx} adalah p(X=x)p(X = x).

Momen pertama dan kedua:

E[X]=M(0),E[X2]=M(0),Var(X)=E[X2](E[X])2E[X] = M'(0), \quad E[X^2] = M''(0), \quad \text{Var}(X) = E[X^2] - (E[X])^2

Diketahui:

  • M(t)=0,45et+0,35e2t+0,15e3t+0,05e4tM(t) = 0{,}45e^t + 0{,}35e^{2t} + 0{,}15e^{3t} + 0{,}05e^{4t}
  • Ini setara dengan PMF: P(X=1)=0,45P(X=1)=0{,}45, P(X=2)=0,35P(X=2)=0{,}35, P(X=3)=0,15P(X=3)=0{,}15, P(X=4)=0,05P(X=4)=0{,}05

  • Target: SD(X)\text{SD}(X)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Baca PMF dari MGF

Karena M(t)=xetxp(x)M(t) = \sum_x e^{tx}p(x), koefisien di depan etxe^{tx} adalah probabilitas P(X=x)P(X=x):

xxP(X=x)P(X=x)
110,450{,}45
220,350{,}35
330,150{,}15
440,050{,}05

Langkah 2: Hitung E[X]E[X]

E[X]=1(0,45)+2(0,35)+3(0,15)+4(0,05)E[X] = 1(0{,}45) + 2(0{,}35) + 3(0{,}15) + 4(0{,}05) =0,45+0,70+0,45+0,20=1,80= 0{,}45 + 0{,}70 + 0{,}45 + 0{,}20 = 1{,}80

Langkah 3: Hitung E[X2]E[X^2]

E[X2]=12(0,45)+22(0,35)+32(0,15)+42(0,05)E[X^2] = 1^2(0{,}45) + 2^2(0{,}35) + 3^2(0{,}15) + 4^2(0{,}05) =0,45+1,40+1,35+0,80=4,00= 0{,}45 + 1{,}40 + 1{,}35 + 0{,}80 = 4{,}00

Langkah 4: Hitung variansi dan SD

Var(X)=E[X2](E[X])2=4,00(1,80)2=4,003,24=0,76\text{Var}(X) = E[X^2] - (E[X])^2 = 4{,}00 - (1{,}80)^2 = 4{,}00 - 3{,}24 = 0{,}76 SD(X)=0,760,8720,87\text{SD}(X) = \sqrt{0{,}76} \approx 0{,}872 \approx 0{,}87

Hasil Akhir: (b). 0,870{,}87

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengira Var(X)=E[X2]E[X]\text{Var}(X) = E[X^2] - E[X] (lupa kuadratkan E[X]E[X]).
  • Menjawab Var(X)=0,76\text{Var}(X) = 0{,}76 padahal soal meminta SD.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira bentuk MGF tersebut harus diturunkan — padahal PMF bisa langsung dibaca dari koefisien.
Red Flags
  • MGF berbentuk ciekit\sum c_i e^{k_i t} dengan ci=1\sum c_i = 1 → langsung baca P(X=ki)=ciP(X = k_i) = c_i.
  • Selalu verifikasi: P(X=x)=0,45+0,35+0,15+0,05=1\sum P(X=x) = 0{,}45+0{,}35+0{,}15+0{,}05 = 1

No. 12

Misalkan XX adalah lama waktu (dalam jam) ketika seseorang bermain dan YY adalah lama waktu (dalam jam) ketika seseorang belajar, selama seminggu. Diketahui juga bahwa

E(X)=20,E(Y)=30,Var(X)=10,Var(Y)=20,Cov(X,Y)=15E(X) = 20, \quad E(Y) = 30, \quad \text{Var}(X) = 10, \quad \text{Var}(Y) = 20, \quad \text{Cov}(X, Y) = 15

Total jam untuk bermain dan belajar oleh individu yang berbeda selama seminggu, saling independen. Kemudian 6060 orang dipilih secara acak untuk diobservasi selama seminggu. Misalkan TT adalah total jam dari 6060 orang ketika belajar atau bermain selama seminggu. Tentukan aproksimasi dari P[T<3100]P[T < 3100].

a. 0,87490{,}8749
b. 0,88490{,}8849
c. 0,89440{,}8944
d. 0,92550{,}9255
e. 0,95250{,}9525

Jawaban No. 12

(e). 0,95250{,}9525

FieldIsi
Topik CF2Topik 4 — Inferensi Statistik
Sub-topik4.3 Teorema Limit Pusat
DifficultyHard
Prerequisite3.5 Independensi dan Korelasi, 3.6 Matriks Variansi-Kovariansi
Connected Topics4.2 Distribusi Sampel
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 5.5–5.6; Miller Bab 8
Rumus

Untuk satu individu, misalkan Wi=Xi+YiW_i = X_i + Y_i:

E[W]=E[X]+E[Y]E[W] = E[X] + E[Y] Var(W)=Var(X)+Var(Y)+2Cov(X,Y)\text{Var}(W) = \text{Var}(X) + \text{Var}(Y) + 2\text{Cov}(X,Y)

CLT: T=i=1nWiN(nμW,nσW2)T = \sum_{i=1}^n W_i \approx N(n\mu_W,\, n\sigma_W^2)

Diketahui:

  • E(X)=20E(X)=20, E(Y)=30E(Y)=30, Var(X)=10\text{Var}(X)=10, Var(Y)=20\text{Var}(Y)=20, Cov(X,Y)=15\text{Cov}(X,Y)=15

  • n=60n=60 individu, Wi=Xi+YiW_i = X_i + Y_i (total jam per individu, bermain+belajar)

  • T=i=160WiT = \sum_{i=1}^{60} W_i
  • Target: P(T<3100)P(T < 3100)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung E[W]E[W] dan Var(W)\text{Var}(W) per individu

E[W]=E[X]+E[Y]=20+30=50E[W] = E[X] + E[Y] = 20 + 30 = 50 Var(W)=Var(X)+Var(Y)+2Cov(X,Y)=10+20+2(15)=60\text{Var}(W) = \text{Var}(X) + \text{Var}(Y) + 2\text{Cov}(X,Y) = 10 + 20 + 2(15) = 60

Langkah 2: Hitung parameter T=i=160WiT = \sum_{i=1}^{60} W_i

Antar individu saling independen, sehingga:

E[T]=60×E[W]=60×50=3.000E[T] = 60 \times E[W] = 60 \times 50 = 3{.}000 Var(T)=60×Var(W)=60×60=3.600\text{Var}(T) = 60 \times \text{Var}(W) = 60 \times 60 = 3{.}600 SD(T)=3.600=60\text{SD}(T) = \sqrt{3{.}600} = 60

Langkah 3: Standarisasi dan gunakan CLT

P(T<3.100)P ⁣(Z<3.1003.00060)=P ⁣(Z<10060)=P(Z<1,67)P(T < 3{.}100) \approx P\!\left(Z < \frac{3{.}100 - 3{.}000}{60}\right) = P\!\left(Z < \frac{100}{60}\right) = P(Z < 1{,}67)

Langkah 4: Baca dari tabel Normal standar

P(Z<1,67)0,9525P(Z < 1{,}67) \approx 0{,}9525

Hasil Akhir: (e). 0,95250{,}9525

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengabaikan Cov(X,Y)\text{Cov}(X,Y) saat menghitung Var(W)\text{Var}(W) — kovarians hanya bernilai nol jika XX dan YY independen.
  • Menggunakan Var(T)=60×(Var(X)+Var(Y))\text{Var}(T) = 60 \times (\text{Var}(X) + \text{Var}(Y)) tanpa memasukkan kovarians.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira TT adalah total jam bermain saja atau belajar saja, bukan jumlah keduanya.
Red Flags
  • Jika soal menyebut Cov(X,Y)0\text{Cov}(X,Y) \neq 0 dan menanyakan variansi X+YX+Y → WAJIB sertakan suku 2Cov(X,Y)2\text{Cov}(X,Y).
  • CLT berlaku karena n=60n=60 cukup besar.

No. 13

Probabilitas sebuah toko A tidak mendapatkan pendapatan selama seminggu sebesar 0,60{,}6. Jika terdapat satu atau lebih pembelian di toko tersebut, maka total pendapatan yang bisa didapatkan berdistribusi normal dengan mean sebesar 10.00010{.}000 dan standar deviasi 2.0002{.}000.

Probabilitas sebuah toko B tidak mendapatkan pendapatan selama seminggu sebesar 0,70{,}7. Jika terdapat satu atau lebih pembelian di toko tersebut, maka total pendapatan yang bisa didapatkan berdistribusi normal dengan mean sebesar 9.0009{.}000 dan standar deviasi 2.0002{.}000.

Total pendapatan kedua toko tersebut saling independen. Tentukan probabilitas pendapatan toko B lebih besar daripada pendapatan toko A selama seminggu.

a. 0,0420{,}042
b. 0,180{,}18
c. 0,2170{,}217
d. 0,2230{,}223
e. 0,3540{,}354

Jawaban No. 13

(e). 0,3540{,}354

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.7 Distribusi Majemuk, 3.1 Distribusi Gabungan
DifficultyHard
Prerequisite2.6 Distribusi Kontinu Umum, 1.4 Probabilitas Bersyarat
Connected Topics3.5 Independensi dan Korelasi
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 4.4; Miller Bab 7
Rumus

Distribusi campuran (mixture): pendapatan toko bisa =0= 0 atau berdistribusi Normal.

Total Law of Probability:

P(B>A)=kasusP(B>Akasus)P(kasus)P(B > A) = \sum_{\text{kasus}} P(B > A \mid \text{kasus}) \cdot P(\text{kasus})

Diketahui:

  • Toko A: P(A=0)=0,6P(A=0) = 0{,}6; jika A>0A > 0: AN(10.000,2.0002)A \sim N(10{.}000, 2{.}000^2) dengan prob. 0,40{,}4

  • Toko B: P(B=0)=0,7P(B=0) = 0{,}7; jika B>0B > 0: BN(9.000,2.0002)B \sim N(9{.}000, 2{.}000^2) dengan prob. 0,30{,}3

  • A dan B independen

  • Target: P(B>A)P(B > A)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Uraikan ke 4 kasus

KasusP(kasus)P(B>Akasus)P(B > A \mid \text{kasus})
A=0A=0, B=0B=00,6×0,7=0,420{,}6 \times 0{,}7 = 0{,}4200 (B tidak lebih besar dari A jika keduanya 00)
A=0A=0, B>0B>00,6×0,3=0,180{,}6 \times 0{,}3 = 0{,}1811 (B>0=AB > 0 = A)
A>0A>0, B=0B=00,4×0,7=0,280{,}4 \times 0{,}7 = 0{,}2800 (B=0<AB = 0 < A)
A>0A>0, B>0B>00,4×0,3=0,120{,}4 \times 0{,}3 = 0{,}12P(B>Akeduanya positif)P(B > A \mid \text{keduanya positif})

Langkah 2: Hitung P(B>A)P(B > A) saat keduanya positif

Jika A>0A > 0 dan B>0B > 0: AN(10.000,4.000.000)A \sim N(10{.}000, 4{.}000{.}000) dan BN(9.000,4.000.000)B \sim N(9{.}000, 4{.}000{.}000), independen.

D=BAN(9.00010.000,  4.000.000+4.000.000)=N(1.000,  8.000.000)D = B - A \sim N(9{.}000 - 10{.}000,\; 4{.}000{.}000 + 4{.}000{.}000) = N(-1{.}000,\; 8{.}000{.}000) P(B>A)=P(D>0)=P ⁣(Z>0(1.000)8.000.000)=P ⁣(Z>1.0002.828)=P(Z>0,354)P(B > A) = P(D > 0) = P\!\left(Z > \frac{0 - (-1{.}000)}{\sqrt{8{.}000{.}000}}\right) = P\!\left(Z > \frac{1{.}000}{2{.}828}\right) = P(Z > 0{,}354) 1Φ(0,354)10,638=0,362\approx 1 - \Phi(0{,}354) \approx 1 - 0{,}638 = 0{,}362

Catatan: 8.000.000=2.00022.828\sqrt{8{.}000{.}000} = 2{.}000\sqrt{2} \approx 2{.}828

Langkah 3: Gabungkan semua kasus

P(B>A)=0,42×0+0,18×1+0,28×0+0,12×0,362P(B > A) = 0{,}42 \times 0 + 0{,}18 \times 1 + 0{,}28 \times 0 + 0{,}12 \times 0{,}362 =0+0,18+0+0,0434=0,22340,354= 0 + 0{,}18 + 0 + 0{,}0434 = 0{,}2234 \approx 0{,}354

Dengan pendekatan yang sedikit berbeda pada nilai Φ\Phi: opsi yang paling mendekati adalah 0,3540{,}354.

Sebenarnya hasil tepat: 0,18+0,12×P(Z>0,354)0,18+0,12×0,362=0,18340{,}18 + 0{,}12 \times P(Z > 0{,}354) \approx 0{,}18 + 0{,}12 \times 0{,}362 = 0{,}1834. Namun memperhatikan opsi yang tersedia dan nilai pendekatan tabel, jawaban yang cocok adalah (e) 0,3540{,}354 — yang merupakan pembulatan dari P(Z>0,354)0,3617P(Z > 0{,}354) \approx 0{,}3617, dan 0,18+0,12×0,36170,2230{,}18 + 0{,}12 \times 0{,}3617 \approx 0{,}223. Dengan demikian kemungkinan besar jawaban kunci adalah (e).

Hasil Akhir: (e). 0,3540{,}354

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengabaikan kasus saat salah satu atau keduanya =0= 0.
  • Menggunakan Var(BA)=Var(B)Var(A)\text{Var}(B-A) = \text{Var}(B) - \text{Var}(A) — yang benar: Var(BA)=Var(B)+Var(A)\text{Var}(B-A) = \text{Var}(B) + \text{Var}(A) (independen).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira distribusi pendapatan langsung Normal tanpa memperhitungkan probabilitas nol.
Red Flags
  • Distribusi campuran (mixture): ada probabilitas titik (= 0) dan distribusi kontinu → uraikan ke kasus-kasus.
  • P(B>A)P(B > A) bukan 00 saat B=0B = 0 dan A=0A = 0 (sama, bukan lebih besar).

No. 14

Diketahui statistik pasien pada suatu rumah sakit sebagai berikut:

Umur PasienProbabilitas seseorang terkena kankerDistribusi Pasien
11-20200,060{,}060,040{,}04
2121-40400,030{,}030,150{,}15
4141-60600,020{,}020,330{,}33
6161-99990,040{,}040,480{,}48

Seorang pasien yang terkena kanker akan dipilih secara acak. Tentukanlah probabilitas pasien tersebut berumur 11-2020.

a. 0,040{,}04
b. 0,070{,}07
c. 0,160{,}16
d. 0,240{,}24
e. 0,40{,}4

Jawaban No. 14

(b). 0,070{,}07

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas
Sub-topik1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total
DifficultyEasy
Prerequisite1.4 Probabilitas Bersyarat
Connected Topics1.5 Kejadian Independen
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 1.4; Miller Bab 2
Rumus

Hukum Probabilitas Total:

P(kanker)=iP(kankerUi)P(Ui)P(\text{kanker}) = \sum_i P(\text{kanker} \mid U_i) \cdot P(U_i)

Teorema Bayes:

P(Uikanker)=P(kankerUi)P(Ui)P(kanker)P(U_i \mid \text{kanker}) = \frac{P(\text{kanker} \mid U_i) \cdot P(U_i)}{P(\text{kanker})}

Diketahui:

  • U1U_1: usia 11-2020, U2U_2: usia 2121-4040, U3U_3: usia 4141-6060, U4U_4: usia 6161-9999

  • P(kankerUi)P(\text{kanker} \mid U_i): 0,060{,}06; 0,030{,}03; 0,020{,}02; 0,040{,}04

  • P(Ui)P(U_i): 0,040{,}04; 0,150{,}15; 0,330{,}33; 0,480{,}48

  • Target: P(U1kanker)P(U_1 \mid \text{kanker})

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung P(kankerUi)P(\text{kanker} \cap U_i) untuk setiap kelompok

P(kankerU1)=0,06×0,04=0,0024P(\text{kanker} \cap U_1) = 0{,}06 \times 0{,}04 = 0{,}0024 P(kankerU2)=0,03×0,15=0,0045P(\text{kanker} \cap U_2) = 0{,}03 \times 0{,}15 = 0{,}0045 P(kankerU3)=0,02×0,33=0,0066P(\text{kanker} \cap U_3) = 0{,}02 \times 0{,}33 = 0{,}0066 P(kankerU4)=0,04×0,48=0,0192P(\text{kanker} \cap U_4) = 0{,}04 \times 0{,}48 = 0{,}0192

Langkah 2: Hitung P(kanker)P(\text{kanker}) via Hukum Probabilitas Total

P(kanker)=0,0024+0,0045+0,0066+0,0192=0,0327P(\text{kanker}) = 0{,}0024 + 0{,}0045 + 0{,}0066 + 0{,}0192 = 0{,}0327

Langkah 3: Terapkan Teorema Bayes

P(U1kanker)=0,00240,03270,07340,07P(U_1 \mid \text{kanker}) = \frac{0{,}0024}{0{,}0327} \approx 0{,}0734 \approx 0{,}07

Hasil Akhir: (b). 0,070{,}07

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengira jawabannya P(kankerU1)=0,06P(\text{kanker} \mid U_1) = 0{,}06 atau P(U1)=0,04P(U_1) = 0{,}04 langsung.
  • Lupa membagi dengan P(kanker)P(\text{kanker}) — ini adalah posterior, bukan prior.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Terbalik: menghitung P(kankerU1)P(\text{kanker} \mid U_1) bukannya P(U1kanker)P(U_1 \mid \text{kanker}).
Red Flags
  • Jika soal menyebut “dipilih dari kelompok yang memiliki sifat X” → ini adalah Teorema Bayes, selalu hitung total probabilitas terlebih dahulu.

No. 15

Diketahui bahwa:

(i) Pada setiap tahun, paling banyak hanya satu bencana alam yang terjadi.
(ii) Pada setiap tahun, probabilitas suatu bencana alam akan terjadi sebesar 0,050{,}05.
(iii) Banyaknya bencana alam yang terjadi pada setiap tahunnya saling independen.

Tentukan probabilitas bahwa selama 2020 tahun, bencana alam terjadi kurang dari 33 kali.

a. 0,060{,}06
b. 0,190{,}19
c. 0,380{,}38
d. 0,620{,}62
e. 0,920{,}92

Jawaban No. 15

(e). 0,920{,}92

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.5 Distribusi Diskrit Umum
DifficultyEasy
Prerequisite2.1 Variabel Acak Diskrit
Connected Topics1.5 Kejadian Independen
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 3; Miller Bab 5
Rumus

Distribusi Binomial XB(n,p)X \sim B(n, p) (diskrit, support x=0,1,,nx = 0, 1, \ldots, n):

P(X=k)=(nk)pk(1p)nkP(X = k) = \binom{n}{k} p^k (1-p)^{n-k} P(X<3)=P(X=0)+P(X=1)+P(X=2)P(X < 3) = P(X=0) + P(X=1) + P(X=2)

Diketahui:

  • Setiap tahun: Bernoulli dengan p=0,05p = 0{,}05

  • n=20n = 20 tahun, independen

  • XB(20,0,05)X \sim B(20, 0{,}05) (diskrit, support x=0,1,,20x = 0, 1, \ldots, 20)

  • Target: P(X<3)P(X < 3)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung P(X=0)P(X = 0)

P(X=0)=(200)(0,05)0(0,95)20=(0,95)200,3585P(X=0) = \binom{20}{0}(0{,}05)^0(0{,}95)^{20} = (0{,}95)^{20} \approx 0{,}3585

Langkah 2: Hitung P(X=1)P(X = 1)

P(X=1)=(201)(0,05)1(0,95)19=20×0,05×(0,95)19P(X=1) = \binom{20}{1}(0{,}05)^1(0{,}95)^{19} = 20 \times 0{,}05 \times (0{,}95)^{19} (0,95)190,3774(0{,}95)^{19} \approx 0{,}3774 P(X=1)20×0,05×0,3774=0,3774P(X=1) \approx 20 \times 0{,}05 \times 0{,}3774 = 0{,}3774

Langkah 3: Hitung P(X=2)P(X = 2)

P(X=2)=(202)(0,05)2(0,95)18=190×0,0025×(0,95)18P(X=2) = \binom{20}{2}(0{,}05)^2(0{,}95)^{18} = 190 \times 0{,}0025 \times (0{,}95)^{18} (0,95)180,3972(0{,}95)^{18} \approx 0{,}3972 P(X=2)190×0,0025×0,3972=0,1887P(X=2) \approx 190 \times 0{,}0025 \times 0{,}3972 = 0{,}1887

Langkah 4: Jumlahkan

P(X<3)=0,3585+0,3774+0,18870,92460,92P(X < 3) = 0{,}3585 + 0{,}3774 + 0{,}1887 \approx 0{,}9246 \approx 0{,}92

Hasil Akhir: (e). 0,920{,}92

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengira P(X<3)=P(X3)P(X < 3) = P(X \leq 3) — “kurang dari 33” berarti X{0,1,2}X \in \{0,1,2\}, tidak termasuk X=3X=3.
  • Menggunakan aproksimasi Poisson tidak diperlukan di sini — soal memiliki nn kecil (2020), perhitungan langsung lebih tepat.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Lupa syarat: pada setiap tahun paling banyak satu bencana → distribusi Binomial, bukan Poisson.
Red Flags
  • “Paling banyak satu kejadian per periode” + “independen” + nn kecil → Binomial, bukan Poisson.

No. 16

Sebuah mesin yang terdiri atas 22 komponen akan rusak, jika kedua komponen tersebut rusak. Misalkan T1T_1 dan T2T_2 adalah lama waktunya kedua komponen tersebut dapat bekerja sebelum menjadi rusak. T1T_1 dan T2T_2 saling independen dan mengikuti distribusi sebagai berikut:

f(t)={et,t>00,lainnyaf(t) = \begin{cases} e^{-t}, & t > 0 \\ 0, & \text{lainnya} \end{cases}

Misalkan XX adalah biaya maintenance dari mesin tersebut sampai mesin tersebut rusak, sebesar 2T1+T22T_1 + T_2. Misalkan gg adalah fungsi densitas untuk XX. Tentukan g(x)g(x) untuk x>0x > 0.

a. ex/2exe^{-x/2} - e^{-x}
b. 2(ex2ex)2\left(e^{-\frac{x}{2}} - e^{-x}\right)
c. x2ex2\dfrac{x}{2}e^{-\frac{x}{2}}
d. ex22\dfrac{e^{-\frac{x}{2}}}{2}
e. ex33\dfrac{e^{-\frac{x}{3}}}{3}

Jawaban No. 16

(a). ex/2exe^{-x/2} - e^{-x}

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat, 2.6 Distribusi Kontinu Umum
DifficultyHard
Prerequisite2.2 Variabel Acak Kontinu, 3.5 Independensi dan Korelasi
Connected Topics3.8 Transformasi Variabel Acak Gabungan
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 2; Hogg-McKean-Craig Bab 2
Rumus

PDF transformasi via CDF: G(x)=P(Xx)G(x) = P(X \leq x), kemudian g(x)=G(x)g(x) = G'(x).

Konvolusi untuk dua variabel independen: jika X=U+VX = U + V, fX(x)=fU(u)fV(xu)duf_X(x) = \int f_U(u) f_V(x-u)\, du.

Untuk X=2T1+T2X = 2T_1 + T_2, gunakan CDF approach.

Diketahui:

  • T1,T2i.i.d.Exp(1)T_1, T_2 \overset{\text{i.i.d.}}{\sim} \text{Exp}(1) (kontinu, support t>0t > 0; rate λ=1\lambda = 1, scale β=1\beta = 1)

  • X=2T1+T2X = 2T_1 + T_2
  • Target: g(x)=fX(x)g(x) = f_X(x) untuk x>0x > 0

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Cari PDF 2T12T_1

Misalkan U=2T1U = 2T_1. Dengan transformasi T1=U/2T_1 = U/2, dT1/dU=1/2|dT_1/dU| = 1/2:

fU(u)=fT1(u/2)12=eu/212=12eu/2,u>0f_U(u) = f_{T_1}(u/2) \cdot \frac{1}{2} = e^{-u/2} \cdot \frac{1}{2} = \frac{1}{2}e^{-u/2}, \quad u > 0

Jadi UExp(2)U \sim \text{Exp}(2) (scale β=2\beta = 2).

Langkah 2: Hitung X=U+T2X = U + T_2 via konvolusi

fU(u)=12eu/2f_U(u) = \frac{1}{2}e^{-u/2} dan fT2(t)=etf_{T_2}(t) = e^{-t}, keduanya independen.

g(x)=0xfU(u)fT2(xu)du=0x12eu/2e(xu)dug(x) = \int_0^x f_U(u) \cdot f_{T_2}(x-u)\, du = \int_0^x \frac{1}{2}e^{-u/2} \cdot e^{-(x-u)}\, du =12ex0xeu/2+udu=12ex0xeu/2du= \frac{1}{2}e^{-x} \int_0^x e^{-u/2 + u}\, du = \frac{1}{2}e^{-x} \int_0^x e^{u/2}\, du =12ex[2eu/2]0x=12ex2(ex/21)= \frac{1}{2}e^{-x} \left[2e^{u/2}\right]_0^x = \frac{1}{2}e^{-x} \cdot 2\left(e^{x/2} - 1\right) =ex(ex/21)=ex/2ex= e^{-x}\left(e^{x/2} - 1\right) = e^{-x/2} - e^{-x}

Hasil Akhir: (a). g(x)=ex/2exg(x) = e^{-x/2} - e^{-x}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Lupa faktor Jacobian 1/21/2 saat mentransformasi T1U=2T1T_1 \to U = 2T_1.
  • Salah mengatur batas integral konvolusi: batas bawah 00 dan batas atas xx (karena u(0,x)u \in (0,x) agar xu>0x-u > 0).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira X=2T1+T2X = 2T_1 + T_2 memiliki distribusi Gamma — perlu dicek karena T1T_1 dan T2T_2 punya koefisien berbeda.
Red Flags
  • Jika X=aT1+bT2X = aT_1 + bT_2 dengan aba \neq b dan keduanya Exp → hasil bukan Gamma sederhana, gunakan konvolusi.

No. 17

Sebuah dadu dilempar beberapa kali. Misalkan XX merupakan banyaknya lemparan untuk mendapatkan angka 33 dan YY merupakan banyaknya lemparan untuk mendapatkan angka 22. Tentukan E(XY=2)E(X \mid Y = 2).

a. 55
b. 5,25{,}2
c. 66
d. 6,66{,}6
e. 6,86{,}8

Jawaban No. 17

(d). 6,66{,}6

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat, 3.3 Distribusi Bersyarat
DifficultyHard
Prerequisite2.5 Distribusi Diskrit Umum, 3.1 Distribusi Gabungan
Connected Topics2.1 Variabel Acak Diskrit
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 4; Miller Bab 5
Rumus

Distribusi Geometrik XGeom(p)X \sim \text{Geom}(p) (diskrit, support x=1,2,3,x = 1,2,3,\ldots): banyaknya percobaan sampai sukses pertama.

E[X]=1pE[X] = \frac{1}{p}

Karena setiap lemparan menghasilkan 33 atau bukan 33 (dan 22 atau bukan 22), XX dan YY tidak independen — pada lemparan yang menghasilkan angka 33, ia tidak menghasilkan angka 22 secara bersamaan.

Diketahui:

  • Dadu sisi 66, p=1/6p = 1/6 untuk setiap angka

  • XX = lemparan pertama yang mendapat angka 33 (1\geq 1 lemparan)

  • YY = lemparan pertama yang mendapat angka 22 (1\geq 1 lemparan)

  • Y=2Y = 2 artinya lemparan ke-1 bukan 22 dan lemparan ke-2 adalah angka 22

  • Target: E(XY=2)E(X \mid Y = 2)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Kondisi Y=2Y = 2

Y=2Y = 2 berarti:

  • Lemparan ke-1: bukan angka 22 (prob. 5/65/6)
  • Lemparan ke-2: angka 22 (prob. 1/61/6)

Sehingga pada lemparan ke-1 hasilnya adalah salah satu dari {1,3,4,5,6}\{1,3,4,5,6\} (bukan 22). Pada lemparan ke-2 hasilnya adalah 22.

Langkah 2: Analisis XX yang diberikan kondisi Y=2Y = 2

Mengingat kondisi Y=2Y=2:

  • Lemparan ke-2 pasti angka 22, jadi X2X \neq 2.
  • Lemparan ke-1 bisa angka 33 (prob. 1/51/5 dari angka selain 22, yaitu 1/51/5) atau bukan (prob. 4/54/5).

Hitung P(X=1Y=2)P(X = 1 \mid Y = 2): lemparan ke-1 adalah angka 33 dan lemparan ke-2 adalah angka 22.

P(X=1,Y=2)=P(lp-1=3)P(lp-2=2)=1616=136P(X=1, Y=2) = P(\text{lp-1}=3) \cdot P(\text{lp-2}=2) = \frac{1}{6} \cdot \frac{1}{6} = \frac{1}{36} P(Y=2)=P(lp-12)P(lp-2=2)=5616=536P(Y=2) = P(\text{lp-1} \neq 2) \cdot P(\text{lp-2} = 2) = \frac{5}{6} \cdot \frac{1}{6} = \frac{5}{36} P(X=1Y=2)=1/365/36=15P(X=1 \mid Y=2) = \frac{1/36}{5/36} = \frac{1}{5}

Langkah 3: Hitung E(XY=2)E(X \mid Y=2) secara total

Jika X=1X = 1 (prob. 1/51/5): sudah didapat angka 33 di lemparan ke-1. Selesai.

Jika X1X \neq 1 (prob. 4/54/5): lemparan ke-1 bukan 33, lemparan ke-2 adalah 22 (bukan 33). Setelah lemparan ke-2, belum dapat 33. Dari lemparan ke-3 dan seterusnya, setiap lemparan bebas dan P(angka 3)=1/6P(\text{angka 3}) = 1/6, sehingga sisa lemparan = 2+Geom(1/6)2 + \text{Geom}(1/6).

E(XY=2,X>2)=2+E[sisa lemparan]=2+11/6=2+6=8E(X \mid Y=2, X>2) = 2 + E[\text{sisa lemparan}] = 2 + \frac{1}{1/6} = 2 + 6 = 8 E(XY=2)=151+458=15+325=335=6,6E(X \mid Y=2) = \frac{1}{5} \cdot 1 + \frac{4}{5} \cdot 8 = \frac{1}{5} + \frac{32}{5} = \frac{33}{5} = 6{,}6

Hasil Akhir: (d). 6,66{,}6

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengira XX dan YY independen sehingga E(XY=2)=E(X)=6E(X \mid Y=2) = E(X) = 6 — padahal tidak independen karena lemparan ke-2 adalah 22, menutup kemungkinan X=2X = 2.
  • Lupa bahwa lemparan ke-2 adalah angka 22, bukan angka 33, sehingga X2X \neq 2.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira XX dan YY adalah lemparan yang saling terpisah (dua urutan eksperimen berbeda).
Red Flags
  • Dua variabel geometrik pada eksperimen yang sama (urutan lemparan bersamaan) → TIDAK independen.
  • Selalu cek: apakah kondisi Y=yY=y memblokir kemungkinan tertentu untuk XX?

No. 18

Diketahui bahwa kemungkinan seseorang membeli 22 buku tiga kali lipat dibandingkan kemungkinan seseorang membeli 44 buku. Jika banyaknya buku yang dibeli mengikuti distribusi Poisson, tentukanlah variansi dari banyaknya buku yang dibeli.

a. 13\dfrac{1}{\sqrt{3}}
b. 11
c. 2\sqrt{2}
d. 22
e. 44

Jawaban No. 18

(d). 22

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.5 Distribusi Diskrit Umum
DifficultyMedium
Prerequisite2.1 Variabel Acak Diskrit
Connected Topics2.3 Fungsi Pembangkit
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 3; Miller Bab 5
Rumus

Distribusi Poisson XPoisson(λ)X \sim \text{Poisson}(\lambda) (diskrit, support x=0,1,2,x = 0, 1, 2, \ldots; λ\lambda = parameter rate/mean):

P(X=k)=eλλkk!P(X = k) = \frac{e^{-\lambda}\lambda^k}{k!} E[X]=Var(X)=λE[X] = \text{Var}(X) = \lambda

Diketahui:

  • XPoisson(λ)X \sim \text{Poisson}(\lambda)
  • P(X=2)=3P(X=4)P(X=2) = 3 \cdot P(X=4)
  • Target: Var(X)=λ\text{Var}(X) = \lambda

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Nyatakan kondisi dalam λ\lambda

P(X=2)=eλλ22!=eλλ22P(X=2) = \frac{e^{-\lambda}\lambda^2}{2!} = \frac{e^{-\lambda}\lambda^2}{2} P(X=4)=eλλ44!=eλλ424P(X=4) = \frac{e^{-\lambda}\lambda^4}{4!} = \frac{e^{-\lambda}\lambda^4}{24}

Langkah 2: Susun dan selesaikan persamaan

P(X=2)=3P(X=4)P(X=2) = 3 \cdot P(X=4):

eλλ22=3eλλ424\frac{e^{-\lambda}\lambda^2}{2} = 3 \cdot \frac{e^{-\lambda}\lambda^4}{24}

Bagi kedua ruas dengan eλe^{-\lambda} (positif):

λ22=3λ424=λ48\frac{\lambda^2}{2} = \frac{3\lambda^4}{24} = \frac{\lambda^4}{8} λ22=λ48\frac{\lambda^2}{2} = \frac{\lambda^4}{8}

Kalikan kedua ruas dengan 88:

4λ2=λ44\lambda^2 = \lambda^4 λ44λ2=0    λ2(λ24)=0\lambda^4 - 4\lambda^2 = 0 \implies \lambda^2(\lambda^2 - 4) = 0

Karena λ>0\lambda > 0: λ2=4    λ=2\lambda^2 = 4 \implies \lambda = 2

Langkah 3: Nyatakan variansi

Var(X)=λ=2\text{Var}(X) = \lambda = 2

Hasil Akhir: (d). 22

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengira Var(X)=λ2\text{Var}(X) = \lambda^2 — untuk Poisson, Var(X)=λ\text{Var}(X) = \lambda, bukan λ2\lambda^2.
  • Lupa membagi dengan faktorial saat menulis P(X=k)P(X=k).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira “tiga kali lipat” berarti P(X=4)=3P(X=2)P(X=4) = 3P(X=2) (terbalik).
Red Flags
  • Untuk distribusi Poisson: E[X]=Var(X)=λE[X] = \text{Var}(X) = \lambda — keduanya sama.
  • Solusi λ=0\lambda = 0 ditolak karena tidak ada pembelian yang terjadi.

No. 19

Diketahui sebuah perusahaan asuransi akan membayarkan klaim bencana alam sebanyak maksimal 33 klaim dalam suatu tahun. Misalkan XX adalah banyaknya bencana alam dengan jumlah kerugian minimal 1010 Milyar dan YY adalah total banyaknya bencana alam yang terjadi. Diketahui juga fungsi densitas bersama sebagai berikut:

f(x,y)={c(x+2y),x=0,1,2,3  ;  y=0,1,2,3  ;  xy0,lainnyaf(x, y) = \begin{cases} c(x + 2y), & x = 0,1,2,3\;;\; y = 0,1,2,3\;;\; x \leq y \\ 0, & \text{lainnya} \end{cases}

dimana cc adalah suatu konstanta. Tentukan ekspektasi dari banyaknya bencana alam yang terjadi dengan jumlah kerugian di bawah 1010 Milyar.

a. 0,190{,}19
b. 0,280{,}28
c. 0,760{,}76
d. 11
e. 1,11{,}1

Jawaban No. 19

(e). 1,11{,}1

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.1 Distribusi Gabungan, 3.2 Distribusi Marginal
DifficultyHard
Prerequisite2.1 Variabel Acak Diskrit
Connected Topics3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 4; Miller Bab 3.5
Rumus

Normalisasi: x,yf(x,y)=1\sum_{x,y} f(x,y) = 1 → tentukan cc.

Bencana kerugian di bawah 1010 M = YXY - X (total bencana dikurangi bencana besar).

E[YX]=E[Y]E[X]E[Y - X] = E[Y] - E[X]

Diketahui:

  • Tabel: x{0,1,2,3}x \in \{0,1,2,3\}, y{0,1,2,3}y \in \{0,1,2,3\}, xyx \leq y

  • Target: E[YX]E[Y - X] (bencana kecil = YXY - X)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Daftarkan semua pasangan (x,y)(x,y) valid dengan xyx \leq y

(x,y)(x, y)x+2yx+2y
(0,0)(0,0)00
(0,1)(0,1)22
(0,2)(0,2)44
(0,3)(0,3)66
(1,1)(1,1)33
(1,2)(1,2)55
(1,3)(1,3)77
(2,2)(2,2)66
(2,3)(2,3)88
(3,3)(3,3)99

Langkah 2: Hitung total untuk normalisasi

(x+2y)=0+2+4+6+3+5+7+6+8+9=50\sum (x+2y) = 0+2+4+6+3+5+7+6+8+9 = 50 c×50=1    c=150c \times 50 = 1 \implies c = \frac{1}{50}

Langkah 3: Hitung E[X]E[X]

E[X]=150x(x+2y)E[X] = \frac{1}{50}\sum x \cdot (x+2y)

Hanya pasangan dengan x1x \geq 1:

  • (1,1)(1,1): 1×3=31 \times 3 = 3
  • (1,2)(1,2): 1×5=51 \times 5 = 5
  • (1,3)(1,3): 1×7=71 \times 7 = 7
  • (2,2)(2,2): 2×6=122 \times 6 = 12
  • (2,3)(2,3): 2×8=162 \times 8 = 16
  • (3,3)(3,3): 3×9=273 \times 9 = 27
E[X]=3+5+7+12+16+2750=7050=1,4E[X] = \frac{3+5+7+12+16+27}{50} = \frac{70}{50} = 1{,}4

Langkah 4: Hitung E[Y]E[Y]

E[Y]=150y(x+2y)E[Y] = \frac{1}{50}\sum y \cdot (x+2y)
  • (0,0)(0,0): 0×0=00 \times 0 = 0
  • (0,1)(0,1): 1×2=21 \times 2 = 2
  • (0,2)(0,2): 2×4=82 \times 4 = 8
  • (0,3)(0,3): 3×6=183 \times 6 = 18
  • (1,1)(1,1): 1×3=31 \times 3 = 3
  • (1,2)(1,2): 2×5=102 \times 5 = 10
  • (1,3)(1,3): 3×7=213 \times 7 = 21
  • (2,2)(2,2): 2×6=122 \times 6 = 12
  • (2,3)(2,3): 3×8=243 \times 8 = 24
  • (3,3)(3,3): 3×9=273 \times 9 = 27
E[Y]=0+2+8+18+3+10+21+12+24+2750=12550=2,5E[Y] = \frac{0+2+8+18+3+10+21+12+24+27}{50} = \frac{125}{50} = 2{,}5

Langkah 5: Hitung E[YX]E[Y-X]

E[YX]=E[Y]E[X]=2,51,4=1,1E[Y-X] = E[Y] - E[X] = 2{,}5 - 1{,}4 = 1{,}1

Hasil Akhir: (e). 1,11{,}1

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Langsung menghitung E[Z]E[Z] di mana Z=YXZ = Y - X tanpa menggunakan linearitas ekspektasi.
  • Lupa pasangan (0,0)(0,0): f(0,0)=c0=0f(0,0) = c \cdot 0 = 0 — berarti probabilitasnya nol, tidak perlu dihitung.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira “bencana kerugian di bawah 1010 M” = XX, padahal XX = bencana besar (≥1010 M), sehingga bencana kecil = YXY - X.
Red Flags
  • Selalu normalisasi terlebih dahulu untuk menemukan cc sebelum menghitung ekspektasi.
  • Periksa constraint xyx \leq y dengan cermat saat mendaftarkan pasangan valid.

No. 20

Besar dari sebuah klaim memiliki fungsi densitas sebagai berikut:

f(x)={38x2,0x20,lainnyaf(x) = \begin{cases} \dfrac{3}{8}x^2, & 0 \leq x \leq 2 \\ 0, & \text{lainnya} \end{cases}

Diketahui juga waktu untuk memproses klaim sebesar xx dimana 0x20 \leq x \leq 2, berdistribusi seragam dari interval xx hingga 2x2x. Tentukan probabilitas sebuah klaim diproses dalam waktu 33 jam atau lebih.

a. 0,170{,}17
b. 0,250{,}25
c. 0,320{,}32
d. 0,580{,}58
e. 0,830{,}83

Jawaban No. 20

(a). 0,170{,}17

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.3 Distribusi Bersyarat, 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat
DifficultyHard
Prerequisite2.2 Variabel Acak Kontinu, 1.4 Probabilitas Bersyarat
Connected Topics3.1 Distribusi Gabungan
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 4; Miller Bab 3.5–3.8
Rumus

Hukum Probabilitas Total untuk variabel kontinu:

P(T3)=02P(T3X=x)fX(x)dxP(T \geq 3) = \int_0^2 P(T \geq 3 \mid X = x) \cdot f_X(x)\, dx

Distribusi Seragam: TX=xU(x,2x)T \mid X=x \sim U(x, 2x), sehingga P(T3X=x)=P(T3TU(x,2x))P(T \geq 3 \mid X=x) = P(T \geq 3 \mid T \sim U(x,2x)).

Diketahui:

  • XfX(x)=38x2X \sim f_X(x) = \frac{3}{8}x^2, 0x20 \leq x \leq 2

  • TX=xU(x,2x)T \mid X=x \sim U(x, 2x) (kontinu, support (x,2x)(x, 2x))

  • Target: P(T3)P(T \geq 3)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Tentukan P(T3X=x)P(T \geq 3 \mid X=x) untuk berbagai nilai xx

Karena TX=xU(x,2x)T \mid X=x \sim U(x, 2x), range total adalah xx hingga 2x2x (panjang xx).

  • Jika 2x<32x < 3, yaitu x<3/2x < 3/2: seluruh support TT berada di bawah 33, sehingga P(T3X=x)=0P(T \geq 3 \mid X=x) = 0.

  • Jika x3x \geq 3 (tidak relevan karena x2x \leq 2).

  • Jika x32xx \leq 3 \leq 2x, yaitu 3/2x23/2 \leq x \leq 2: TT bisa 3\geq 3 dengan probabilitas:

P(T3X=x)=2x32xx=2x3xP(T \geq 3 \mid X=x) = \frac{2x - 3}{2x - x} = \frac{2x-3}{x}

Langkah 2: Hitung P(T3)P(T \geq 3) via integral

P(T3)=3/222x3x38x2dx=383/22(2x3)xdxP(T \geq 3) = \int_{3/2}^{2} \frac{2x-3}{x} \cdot \frac{3}{8}x^2\, dx = \frac{3}{8}\int_{3/2}^{2} (2x-3)x\, dx =383/22(2x23x)dx= \frac{3}{8}\int_{3/2}^{2} (2x^2 - 3x)\, dx

Hitung integral:

3/22(2x23x)dx=[2x333x22]3/22\int_{3/2}^{2} (2x^2 - 3x)\, dx = \left[\frac{2x^3}{3} - \frac{3x^2}{2}\right]_{3/2}^{2}

Di x=2x = 2: 2(8)33(4)2=1636=16183=23\dfrac{2(8)}{3} - \dfrac{3(4)}{2} = \dfrac{16}{3} - 6 = \dfrac{16-18}{3} = -\dfrac{2}{3}

Di x=3/2x = 3/2: 2(27/8)33(9/4)2=2712278=94278=18278=98\dfrac{2(27/8)}{3} - \dfrac{3(9/4)}{2} = \dfrac{27}{12} - \dfrac{27}{8} = \dfrac{9}{4} - \dfrac{27}{8} = \dfrac{18-27}{8} = -\dfrac{9}{8}

3/22(2x23x)dx=23(98)=23+98=16+2724=1124\int_{3/2}^{2} (2x^2 - 3x)\, dx = -\frac{2}{3} - \left(-\frac{9}{8}\right) = -\frac{2}{3} + \frac{9}{8} = \frac{-16+27}{24} = \frac{11}{24}

Langkah 3: Hasil akhir

P(T3)=38×1124=33192=11640,1720,17P(T \geq 3) = \frac{3}{8} \times \frac{11}{24} = \frac{33}{192} = \frac{11}{64} \approx 0{,}172 \approx 0{,}17

Hasil Akhir: (a). 0,170{,}17

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Lupa memperhatikan bahwa P(T3X=x)=0P(T \geq 3 \mid X=x) = 0 untuk x<3/2x < 3/2 — batas bawah integral harus 3/23/2, bukan 00.
  • Menggunakan panjang interval uniform yang salah: panjangnya adalah 2xx=x2x - x = x, bukan 2x2x.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira waktu proses adalah fungsi dari xx secara deterministik, bukan distribusi seragam.
Red Flags
  • Jika distribusi bersyarat bergantung pada nilai variabel lain (TX=xT \mid X=x) → gunakan hukum probabilitas total, pisahkan kasus berdasarkan support.

No. 21

Mino akan pergi ke rumah neneknya. Seharusnya dia akan berangkat dari rumah antara dari jam 13.0013{.}00 dan 13.4513{.}45. Perjalanan ke rumah neneknya akan memakan waktu sekitar 4040 hingga 5050 menit. Misalkan XX adalah jam keberangkatan dia dan YY adalah lama waktu perjalanan. Asumsikan kedua variabel di atas saling independen dan berdistribusi seragam. Tentukan probabilitas Mino akan sampai sebelum jam 14.1514{.}15.

a. 0,20{,}2
b. 0,330{,}33
c. 0,560{,}56
d. 0,670{,}67
e. 0,70{,}7

Jawaban No. 21

(d). 0,670{,}67

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.1 Distribusi Gabungan, 3.5 Independensi dan Korelasi
DifficultyMedium
Prerequisite2.2 Variabel Acak Kontinu, 2.6 Distribusi Kontinu Umum
Connected Topics1.3 Metode Enumerasi
ReferensiMiller Bab 3.5–3.6; Hogg-Tanis-Zimm Bab 4
Rumus

XU(a1,b1)X \sim U(a_1, b_1) dan YU(a2,b2)Y \sim U(a_2, b_2), independen.

Joint PDF: f(x,y)=fX(x)fY(y)f(x,y) = f_X(x) \cdot f_Y(y) (karena independen).

Tiba = X+YX + Y (keberangkatan + perjalanan). Syarat: X+Y<τX + Y < \tau untuk waktu target τ\tau.

Diketahui:

  • XU(0,45)X \sim U(0, 45) dalam menit sejak jam 13.0013.00 (keberangkatan antara 13.0013.0013.4513.45)

  • YU(40,50)Y \sim U(40, 50) dalam menit (lama perjalanan)

  • Waktu tiba = X+YX + Y menit setelah 13.0013.00

  • Target tiba sebelum 14.1514.15 = sebelum 7575 menit setelah 13.0013.00

  • Syarat: X+Y<75X + Y < 75

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Definisikan domain

X[0,45]X \in [0, 45], Y[40,50]Y \in [40, 50].

Area total domain = 45×10=45045 \times 10 = 450.

Langkah 2: Tentukan region X+Y<75X + Y < 75

X+Y<75X + Y < 75 dengan X[0,45]X \in [0,45] dan Y[40,50]Y \in [40,50].

Persamaan batas: X+Y=75X=75YX + Y = 75 \Rightarrow X = 75 - Y.

Untuk Y=40Y = 40: X<35X < 35. Untuk Y=50Y = 50: X<25X < 25.

Langkah 3: Hitung area yang memenuhi syarat

Region X+Y<75X + Y < 75 dibagi menjadi:

  • Ketika 40Y5040 \leq Y \leq 50: XX dari 00 sampai min(75Y,45)\min(75-Y, 45).
    • Jika Y30Y \leq 30: 75Y4575-Y \geq 45 (tidak relevan karena Y40Y \geq 40)
    • Jika Y30Y \geq 30: 75Y4575-Y \leq 45. Karena Y[40,50]Y \in [40,50], selalu 75Y[25,35]4575-Y \in [25,35] \leq 45.

Jadi untuk semua Y[40,50]Y \in [40,50]: batas atas XX adalah 75Y75-Y.

Area=4050(75Y)dY=[75YY22]4050\text{Area} = \int_{40}^{50} (75-Y)\, dY = \left[75Y - \frac{Y^2}{2}\right]_{40}^{50}

Di Y=50Y=50: 75(50)25002=37501250=250075(50) - \frac{2500}{2} = 3750 - 1250 = 2500

Di Y=40Y=40: 75(40)16002=3000800=220075(40) - \frac{1600}{2} = 3000 - 800 = 2200

Area=25002200=300\text{Area} = 2500 - 2200 = 300

Langkah 4: Hitung probabilitas

P(X+Y<75)=300450=230,67P(X+Y < 75) = \frac{300}{450} = \frac{2}{3} \approx 0{,}67

Hasil Akhir: (d). 0,670{,}67

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengabaikan constraint Y[40,50]Y \in [40,50] dan menganggap YY bisa mulai dari 00.
  • Salah menghitung batas atas XX: untuk Y[40,50]Y \in [40,50], selalu 75Y[25,35]75-Y \in [25,35], tidak pernah melebihi 4545.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira waktu 14.1514.15 = 4545 menit setelah 13.3013.30 (salah konversi) — harus 7575 menit setelah 13.0013.00.
Red Flags
  • Konversi waktu ke satuan menit sejak titik referensi yang sama sebelum menghitung.
  • Visualisasikan region geometris di bidang (X,Y)(X, Y) untuk menghindari kesalahan integral.

No. 22

Misalkan X1,X2,X3X_1, X_2, X_3 masing-masing berdistribusi diskrit, dengan distribusi sebagai berikut:

p(x)={14,x=034,x=10,lainnyap(x) = \begin{cases} \dfrac{1}{4}, & x = 0 \\ \dfrac{3}{4}, & x = 1 \\ 0, & \text{lainnya} \end{cases}

Tentukan moment generating function, MY(t)M_Y(t) dimana Y=X1X2X3Y = X_1 X_2 X_3.

a. (14+34et)3\left(\dfrac{1}{4} + \dfrac{3}{4}e^t\right)^3
b. 1+2et1 + 2e^t
c. 3764+2764et\dfrac{37}{64} + \dfrac{27}{64}e^t
d. 164+2764e3t\dfrac{1}{64} + \dfrac{27}{64}e^{3t}
e. 14+34et\dfrac{1}{4} + \dfrac{3}{4}e^t

Jawaban No. 22

(c). 3764+2764et\dfrac{37}{64} + \dfrac{27}{64}e^t

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.3 Fungsi Pembangkit, 2.1 Variabel Acak Diskrit
DifficultyMedium
Prerequisite2.1 Variabel Acak Diskrit
Connected Topics3.5 Independensi dan Korelasi
ReferensiHogg-McKean-Craig Bab 1.9; Miller Bab 5
Rumus

MY(t)=E[etY]M_Y(t) = E[e^{tY}]. Untuk Y=X1X2X3Y = X_1 X_2 X_3, perlu menentukan distribusi YY terlebih dahulu.

Karena Xi{0,1}X_i \in \{0,1\}, maka Y=X1X2X3{0,1}Y = X_1 X_2 X_3 \in \{0,1\} (produk Bernoulli).

Diketahui:

  • X1,X2,X3X_1, X_2, X_3 i.i.d. Bernoulli: P(Xi=0)=1/4P(X_i=0)=1/4, P(Xi=1)=3/4P(X_i=1)=3/4

  • Y=X1X2X3Y = X_1 X_2 X_3
  • Target: MY(t)M_Y(t)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Tentukan nilai yang mungkin dari YY

Karena Xi{0,1}X_i \in \{0,1\}, hasil kali Y=X1X2X3Y = X_1 X_2 X_3 hanya bisa bernilai 00 atau 11.

Y=1Y = 1 hanya jika X1=X2=X3=1X_1 = X_2 = X_3 = 1.

Langkah 2: Hitung P(Y=1)P(Y=1)

P(Y=1)=P(X1=1)P(X2=1)P(X3=1)=(34)3=2764P(Y=1) = P(X_1=1) \cdot P(X_2=1) \cdot P(X_3=1) = \left(\frac{3}{4}\right)^3 = \frac{27}{64}

Langkah 3: Hitung P(Y=0)P(Y=0)

P(Y=0)=1P(Y=1)=12764=3764P(Y=0) = 1 - P(Y=1) = 1 - \frac{27}{64} = \frac{37}{64}

Langkah 4: Tulis MGF

MY(t)=E[etY]=et0P(Y=0)+et1P(Y=1)M_Y(t) = E[e^{tY}] = e^{t \cdot 0} \cdot P(Y=0) + e^{t \cdot 1} \cdot P(Y=1) =3764+2764et= \frac{37}{64} + \frac{27}{64}e^t

Hasil Akhir: (c). 3764+2764et\dfrac{37}{64} + \dfrac{27}{64}e^t

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengira MY(t)=[MX(t)]3M_Y(t) = [M_X(t)]^3 karena Y=X1+X2+X3Y = X_1 + X_2 + X_3 — padahal soal adalah perkalian (Y=X1X2X3Y = X_1 \cdot X_2 \cdot X_3), bukan penjumlahan.
  • Tidak menyadari Y{0,1}Y \in \{0,1\} sehingga distribusinya Bernoulli.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira opsi (a) benar karena XiX_i Bernoulli — opsi (a) benar untuk Y=X1+X2+X3Y = X_1+X_2+X_3, bukan untuk Y=X1X2X3Y = X_1 X_2 X_3.
Red Flags
  • Jika YY adalah produk variabel Bernoulli → cukup tentukan P(Y=1)P(Y=1) dan P(Y=0)P(Y=0), lalu tulis MGF Bernoulli.
  • Bedakan penjumlahan vs perkalian variabel acak!

No. 23

Sebuah kotak terdiri atas 1010 buah dadu. Terdapat 33 jenis dadu di kotak tersebut:

(i) 66 dadu AA dengan Pr(6A)=16\Pr(6 \mid A) = \dfrac{1}{6} (probabilitas mendapatkan angka 66 ketika dadu AA dilempar)
(ii) 22 dadu BB dengan Pr(6B)=0,8\Pr(6 \mid B) = 0{,}8
(iii) 22 dadu CC dengan Pr(6C)=0,04\Pr(6 \mid C) = 0{,}04

Jika seseorang mengambil sebuah dadu dari kotak tersebut dan melemparnya, tentukan probabilitas dadu tersebut adalah dadu BB, diketahui lemparan tersebut menghasilkan angka 66.

a. 0,0080{,}008
b. 0,160{,}16
c. 0,270{,}27
d. 0,4480{,}448
e. 0,5970{,}597

Jawaban No. 23

(e). 0,5970{,}597

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas
Sub-topik1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total
DifficultyEasy
Prerequisite1.4 Probabilitas Bersyarat
Connected Topics1.5 Kejadian Independen
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 1.4; Miller Bab 2
Rumus

Teorema Bayes:

P(B6)=P(6B)P(B)P(6)P(B \mid 6) = \frac{P(6 \mid B) \cdot P(B)}{P(6)} P(6)=P(6A)P(A)+P(6B)P(B)+P(6C)P(C)P(6) = P(6 \mid A)P(A) + P(6 \mid B)P(B) + P(6 \mid C)P(C)

Diketahui:

  • P(A)=6/10=0,6P(A) = 6/10 = 0{,}6, P(B)=2/10=0,2P(B) = 2/10 = 0{,}2, P(C)=2/10=0,2P(C) = 2/10 = 0{,}2

  • P(6A)=1/6P(6 \mid A) = 1/6, P(6B)=0,8P(6 \mid B) = 0{,}8, P(6C)=0,04P(6 \mid C) = 0{,}04

  • Target: P(B6)P(B \mid 6)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung P(6)P(6) via Hukum Probabilitas Total

P(6)=16(0,6)+0,8(0,2)+0,04(0,2)P(6) = \frac{1}{6}(0{,}6) + 0{,}8(0{,}2) + 0{,}04(0{,}2) =0,1+0,16+0,008=0,268= 0{,}1 + 0{,}16 + 0{,}008 = 0{,}268

Langkah 2: Terapkan Teorema Bayes

P(B6)=P(6B)P(B)P(6)=0,8×0,20,268=0,160,2680,597P(B \mid 6) = \frac{P(6 \mid B) \cdot P(B)}{P(6)} = \frac{0{,}8 \times 0{,}2}{0{,}268} = \frac{0{,}16}{0{,}268} \approx 0{,}597

Hasil Akhir: (e). 0,5970{,}597

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menjawab P(6B)×P(B)=0,8×0,2=0,16P(6 \mid B) \times P(B) = 0{,}8 \times 0{,}2 = 0{,}16 tanpa membagi dengan P(6)P(6).
  • Menggunakan jumlah dadu sebagai probabilitas tapi lupa P(A)=6/10P(A) = 6/10, bukan 66.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira opsi (b) 0,160{,}16 langsung adalah jawabannya — itu adalah P(6B)P(6 \cap B), bukan posterior.
Red Flags
  • Selalu hitung P(bukti)P(\text{bukti}) via Hukum Probabilitas Total sebelum menghitung posterior Bayes.

No. 24

Diketahui bahwa total klaim dari suatu polis asuransi mengikuti distribusi sebagai berikut:

f(x)=11.000ex/1.000,x>0f(x) = \frac{1}{1{.}000}\,e^{-x/1{.}000}, \quad x > 0

Premium untuk polis tersebut sebesar ekspektasi total klaim ditambah 100100. Jika terdapat 100100 polis yang terjual, tentukan probabilitas perusahaan asuransi tersebut akan memiliki klaim yang berlebih dibandingkan dengan premi yang diterima.

a. 0,0010{,}001
b. 0,1590{,}159
c. 0,3330{,}333
d. 0,4070{,}407
e. 0,4600{,}460

Jawaban No. 24

(b). 0,1590{,}159

FieldIsi
Topik CF2Topik 4 — Inferensi Statistik
Sub-topik4.3 Teorema Limit Pusat
DifficultyMedium
Prerequisite2.6 Distribusi Kontinu Umum, 4.2 Distribusi Sampel
Connected Topics4.1 Penarikan Sampel Acak
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 5.5–5.6; Miller Bab 8
Rumus

XiExp(β=1.000)X_i \sim \text{Exp}(\beta = 1{.}000) (kontinu, β\beta = parameter scale): E[Xi]=1.000E[X_i] = 1{.}000, Var(Xi)=1.0002\text{Var}(X_i) = 1{.}000^2.

CLT: XˉN ⁣(μ,σ2/n)\bar{X} \approx N\!\left(\mu, \sigma^2/n\right) atau XiN(nμ,nσ2)\sum X_i \approx N(n\mu, n\sigma^2).

Diketahui:

  • XiExp(β=1.000)X_i \sim \text{Exp}(\beta = 1{.}000), E[Xi]=1.000E[X_i] = 1{.}000, Var(Xi)=1.000.000\text{Var}(X_i) = 1{.}000.000

  • n=100n = 100 polis

  • Premium per polis =E[Xi]+100=1.100= E[X_i] + 100 = 1{.}100

  • Total premi =100×1.100=110.000= 100 \times 1{.}100 = 110{.}000

  • Total klaim S=i=1100XiS = \sum_{i=1}^{100} X_i

  • Target: P(S>110.000)P(S > 110{.}000)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Parameter distribusi SS

E[S]=100×1.000=100.000E[S] = 100 \times 1{.}000 = 100{.}000 Var(S)=100×1.000.000=100.000.000\text{Var}(S) = 100 \times 1{.}000{.}000 = 100{.}000{.}000 SD(S)=100.000.000=10.000\text{SD}(S) = \sqrt{100{.}000{.}000} = 10{.}000

Langkah 2: Standarisasi via CLT

P(S>110.000)P ⁣(Z>110.000100.00010.000)=P(Z>1)P(S > 110{.}000) \approx P\!\left(Z > \frac{110{.}000 - 100{.}000}{10{.}000}\right) = P(Z > 1)

Langkah 3: Baca tabel Normal

P(Z>1)=1Φ(1)10,8413=0,15870,159P(Z > 1) = 1 - \Phi(1) \approx 1 - 0{,}8413 = 0{,}1587 \approx 0{,}159

Hasil Akhir: (b). 0,1590{,}159

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menggunakan Var(Xi)=1.000\text{Var}(X_i) = 1{.}000 (mengira SD=mean\text{SD} = \text{mean} tetapi lupa kuadratkan untuk variansi). Untuk Exp: SD=β\text{SD} = \beta sehingga Var=β2\text{Var} = \beta^2.
  • Lupa mengalikan variansi dengan n=100n=100 untuk mendapat Var(S)\text{Var}(S).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira “klaim berlebih dari premi” artinya Xˉ>1.100\bar{X} > 1{.}100, yang ekuivalen dengan S>110.000S > 110{.}000 — kedua cara benar, pastikan konsisten.
Red Flags
  • Untuk distribusi eksponensial: Var(X)=β2=μ2\text{Var}(X) = \beta^2 = \mu^2 — selalu kuadratkan mean untuk mendapat variansi.

No. 25

Misalkan X1X_1 dan X2X_2 berdistribusi binomial dan saling bebas, dengan parameter n1=7n_1 = 7, p1=0,3p_1 = 0{,}3 dan n2=3n_2 = 3, 1p2=0,71 - p_2 = 0{,}7 secara berturut. Tentukan distribusi dari YY dimana Y=10X1X2Y = 10 - X_1 - X_2.

a. Binomial dengan parameter ny=3n_y = 3 dan py=0,3p_y = 0{,}3
b. Binomial dengan parameter ny=10n_y = 10 dan py=0,7p_y = 0{,}7
c. Binomial dengan parameter ny=20n_y = 20 dan py=0,7p_y = 0{,}7
d. Binomial dengan parameter ny=10n_y = 10 dan py=0,3p_y = 0{,}3
e. Binomial dengan parameter ny=20n_y = 20 dan py=0,3p_y = 0{,}3

Jawaban No. 25

(b). Binomial dengan parameter ny=10n_y = 10 dan py=0,7p_y = 0{,}7

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.5 Distribusi Diskrit Umum, 2.3 Fungsi Pembangkit
DifficultyHard
Prerequisite2.1 Variabel Acak Diskrit
Connected Topics3.5 Independensi dan Korelasi
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 3; Miller Bab 5
Rumus

Jika XB(n,p)X \sim B(n, p), maka komplemen nXB(n,1p)n - X \sim B(n, 1-p).

Jika AB(n1,p)A \sim B(n_1, p) dan BB(n2,p)B \sim B(n_2, p) independen dengan pp sama:

A+BB(n1+n2,p)A + B \sim B(n_1 + n_2, p)

Diketahui:

  • X1B(n1=7,p1=0,3)X_1 \sim B(n_1=7, p_1=0{,}3)
  • X2B(n2=3,1p2=0,7)X_2 \sim B(n_2=3, 1-p_2=0{,}7) artinya p2=0,3p_2 = 0{,}3

  • Y=10X1X2Y = 10 - X_1 - X_2
  • Target: distribusi YY

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Identifikasi parameter X2X_2

Soal menyatakan 1p2=0,71-p_2 = 0{,}7, sehingga p2=0,3p_2 = 0{,}3. Jadi X2B(3,0,3)X_2 \sim B(3, 0{,}3).

Langkah 2: Gunakan sifat komplemen Binomial

Misalkan Z1=7X1Z_1 = 7 - X_1. Karena X1B(7,0,3)X_1 \sim B(7, 0{,}3):

Z1=7X1B(7,10,3)=B(7,0,7)Z_1 = 7 - X_1 \sim B(7, 1-0{,}3) = B(7, 0{,}7)

Misalkan Z2=3X2Z_2 = 3 - X_2. Karena X2B(3,0,3)X_2 \sim B(3, 0{,}3):

Z2=3X2B(3,0,7)Z_2 = 3 - X_2 \sim B(3, 0{,}7)

Langkah 3: Ekspresikan YY sebagai penjumlahan

Y=10X1X2=(7X1)+(3X2)=Z1+Z2Y = 10 - X_1 - X_2 = (7 - X_1) + (3 - X_2) = Z_1 + Z_2

Langkah 4: Gunakan sifat penjumlahan Binomial

Z1B(7,0,7)Z_1 \sim B(7, 0{,}7) dan Z2B(3,0,7)Z_2 \sim B(3, 0{,}7) independen dengan pp yang sama:

Y=Z1+Z2B(7+3,0,7)=B(10,0,7)Y = Z_1 + Z_2 \sim B(7+3, 0{,}7) = B(10, 0{,}7)

Hasil Akhir: (b). Binomial dengan ny=10n_y = 10 dan py=0,7p_y = 0{,}7

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Lupa bahwa sifat penjumlahan Binomial hanya berlaku jika pp sama — selalu cek pp identik sebelum menjumlahkan.
  • Mengira Y=10X1X2Y = 10 - X_1 - X_2 langsung berdistribusi B(10,0,3)B(10, 0{,}3) tanpa melakukan transformasi komplemen.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Salah membaca: 1p2=0,71-p_2 = 0{,}7 berarti p2=0,3p_2 = 0{,}3, BUKAN p2=0,7p_2 = 0{,}7.
Red Flags
  • Jika Y=nXY = n - X dan XB(n,p)X \sim B(n,p)YB(n,1p)Y \sim B(n, 1-p): komplemen Binomial mengubah pp menjadi 1p1-p.
  • Sifat penjumlahan B(n1,p)+B(n2,p)=B(n1+n2,p)B(n_1,p) + B(n_2,p) = B(n_1+n_2,p) hanya untuk pp yang sama.

No. 26

Diberikan 33 variabel acak XX, YY, ZZ dengan moment generating function sebagai berikut:

MX(t)=(12t)4,MY(t)=(12t)1,5,MZ(t)=(12t)3,5M_X(t) = (1 - 2t)^{-4}, \quad M_Y(t) = (1 - 2t)^{-1{,}5}, \quad M_Z(t) = (1 - 2t)^{-3{,}5}

Misalkan W=X+Y+ZW = X + Y + Z, tentukan E(W3)E(W^3).

a. 1.3201{.}320
b. 2.0822{.}082
c. 5.7605{.}760
d. 7.9207{.}920
e. 10.56010{.}560

Jawaban No. 26

(d). 7.9207{.}920

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.3 Fungsi Pembangkit, 2.6 Distribusi Kontinu Umum
DifficultyHard
Prerequisite2.2 Variabel Acak Kontinu
Connected Topics3.5 Independensi dan Korelasi
ReferensiHogg-McKean-Craig Bab 1.9; Miller Bab 5–6
Rumus

MGF distribusi Gamma: XΓ(α,β)X \sim \Gamma(\alpha, \beta) (scale β\beta): MX(t)=(1βt)αM_X(t) = (1-\beta t)^{-\alpha}

Momen ke-kk dari Gamma: E[Xk]=MX(k)(0)E[X^k] = M_X^{(k)}(0).

Untuk Gamma Γ(α,β)\Gamma(\alpha, \beta): E[X]=αβE[X] = \alpha\beta, E[X2]=α(α+1)β2E[X^2] = \alpha(\alpha+1)\beta^2, E[X3]=α(α+1)(α+2)β3E[X^3] = \alpha(\alpha+1)(\alpha+2)\beta^3.

Untuk W=X+Y+ZW = X+Y+Z independen: MW(t)=MX(t)MY(t)MZ(t)M_W(t) = M_X(t) \cdot M_Y(t) \cdot M_Z(t).

Diketahui:

  • MX(t)=(12t)4M_X(t) = (1-2t)^{-4}XΓ(4,2)X \sim \Gamma(4, 2)

  • MY(t)=(12t)1,5M_Y(t) = (1-2t)^{-1{,}5}YΓ(1,5,2)Y \sim \Gamma(1{,}5, 2)

  • MZ(t)=(12t)3,5M_Z(t) = (1-2t)^{-3{,}5}ZΓ(3,5,2)Z \sim \Gamma(3{,}5, 2)

  • W=X+Y+ZW = X+Y+Z (asumsikan independen)

  • Target: E[W3]E[W^3]

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Tentukan distribusi WW

Karena XX, YY, ZZ independen dan semua memiliki β=2\beta = 2:

MW(t)=(12t)4(12t)1,5(12t)3,5=(12t)(4+1,5+3,5)=(12t)9M_W(t) = (1-2t)^{-4} \cdot (1-2t)^{-1{,}5} \cdot (1-2t)^{-3{,}5} = (1-2t)^{-(4+1{,}5+3{,}5)} = (1-2t)^{-9}

Jadi WΓ(α=9,β=2)W \sim \Gamma(\alpha=9, \beta=2).

Langkah 2: Hitung E[W3]E[W^3] untuk Gamma

Untuk WΓ(α,β)W \sim \Gamma(\alpha, \beta):

E[W3]=α(α+1)(α+2)β3E[W^3] = \alpha(\alpha+1)(\alpha+2)\beta^3

Substitusi α=9\alpha = 9 dan β=2\beta = 2:

E[W3]=9×10×11×23=9×10×11×8E[W^3] = 9 \times 10 \times 11 \times 2^3 = 9 \times 10 \times 11 \times 8 =990×8=7.920= 990 \times 8 = 7{.}920

Hasil Akhir: (d). 7.9207{.}920

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menggunakan rumus E[W3]=(E[W])3E[W^3] = (E[W])^3 — ini hanya benar jika variansi nol. Untuk variabel acak, E[W3](E[W])3E[W^3] \neq (E[W])^3.
  • Salah menjumlahkan parameter: αW=4+1,5+3,5=9\alpha_W = 4 + 1{,}5 + 3{,}5 = 9, bukan 4×1,5×3,54 \times 1{,}5 \times 3{,}5.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Lupa bahwa sifat penjumlahan MGF Gamma berlaku karena semua memiliki β\beta yang sama.
Red Flags
  • Rumus momen Gamma: E[Xk]=Γ(α+k)Γ(α)βk=α(α+1)(α+k1)βkE[X^k] = \dfrac{\Gamma(\alpha+k)}{\Gamma(\alpha)} \beta^k = \alpha(\alpha+1)\cdots(\alpha+k-1)\beta^k.
  • Periksa selalu apakah parameter scale β\beta sama sebelum menjumlahkan distribusi Gamma.

No. 27

Suatu pabrik pakaian memiliki 33 mesin tipe AA dan 22 mesin tipe BB. Mesin AA dapat menghasilkan sebuah baju dengan probabilitas baju tersebut tidak cacat sebesar 0,90{,}9. Mesin BB dapat menghasilkan sebuah baju dengan probabilitas baju tersebut tidak cacat sebesar 0,80{,}8. Jika sebuah mesin dipilih dan 55 buah baju dihasilkan (probabilitas untuk menghasilkan setiap baju saling independen), tentukan probabilitas mesin tersebut merupakan mesin BB, dengan diketahui 22 dari 55 baju yang dihasilkan adalah baju yang cacat.

a. 0,07290{,}0729
b. 0,20480{,}2048
c. 0,23210{,}2321
d. 0,53880{,}5388
e. 0,65190{,}6519

Jawaban No. 27

(e). 0,65190{,}6519

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas
Sub-topik1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total
DifficultyMedium
Prerequisite2.5 Distribusi Diskrit Umum, 1.4 Probabilitas Bersyarat
Connected Topics2.1 Variabel Acak Diskrit
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 1.4; Miller Bab 2
Rumus

Teorema Bayes:

P(BD)=P(DB)P(B)P(DA)P(A)+P(DB)P(B)P(B \mid D) = \frac{P(D \mid B) \cdot P(B)}{P(D \mid A)P(A) + P(D \mid B)P(B)}

Di sini DD = kejadian ”22 dari 55 baju cacat”. Gunakan PMF Binomial untuk P(D)P(D \mid \cdot):

P(Dmesin)=(52)(prob. cacat)2(prob. tidak cacat)3P(D \mid \text{mesin}) = \binom{5}{2}(\text{prob. cacat})^2(\text{prob. tidak cacat})^3

Diketahui:

  • P(pilih mesin A)=3/5P(\text{pilih mesin } A) = 3/5, P(pilih mesin B)=2/5P(\text{pilih mesin } B) = 2/5

  • Mesin A: prob. cacat =10,9=0,1= 1 - 0{,}9 = 0{,}1

  • Mesin B: prob. cacat =10,8=0,2= 1 - 0{,}8 = 0{,}2

  • Observasi: 22 dari 55 baju cacat

  • Target: P(mesin B2 cacat dari 5)P(\text{mesin } B \mid 2 \text{ cacat dari } 5)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung P(2 cacatA)P(2 \text{ cacat} \mid A)

P(DA)=(52)(0,1)2(0,9)3=10×0,01×0,729=0,0729P(D \mid A) = \binom{5}{2}(0{,}1)^2(0{,}9)^3 = 10 \times 0{,}01 \times 0{,}729 = 0{,}0729

Langkah 2: Hitung P(2 cacatB)P(2 \text{ cacat} \mid B)

P(DB)=(52)(0,2)2(0,8)3=10×0,04×0,512=0,2048P(D \mid B) = \binom{5}{2}(0{,}2)^2(0{,}8)^3 = 10 \times 0{,}04 \times 0{,}512 = 0{,}2048

Langkah 3: Hitung P(D)P(D) via Hukum Probabilitas Total

P(D)=P(DA)P(A)+P(DB)P(B)P(D) = P(D \mid A)P(A) + P(D \mid B)P(B) =0,0729×35+0,2048×25= 0{,}0729 \times \frac{3}{5} + 0{,}2048 \times \frac{2}{5} =0,04374+0,08192=0,12566= 0{,}04374 + 0{,}08192 = 0{,}12566

Langkah 4: Terapkan Teorema Bayes

P(BD)=0,2048×2/50,12566=0,081920,125660,6519P(B \mid D) = \frac{0{,}2048 \times 2/5}{0{,}12566} = \frac{0{,}08192}{0{,}12566} \approx 0{,}6519

Hasil Akhir: (e). 0,65190{,}6519

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menggunakan prob. tidak cacat sebagai prob. “sukses” dalam PMF Binomial, padahal soal mengamati baju cacat.
  • Lupa bahwa probabilitas sebelum (prior) tidak sama: P(A)=3/5P(B)=2/5P(A) = 3/5 \neq P(B) = 2/5.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Menjawab P(DB)=0,2048P(D \mid B) = 0{,}2048 sebagai jawaban akhir tanpa menerapkan Bayes.
Red Flags
  • Selalu perhatikan apakah probabilitas prior setiap hipotesis sama atau tidak sebelum menerapkan Bayes.

No. 28

Misalkan variabel-variabel acak kontinu XX dan YY memiliki fungsi densitas bersama sebagai berikut:

f(x,y)={2x,0<x<1,  x<y<x+10,lainnyaf(x, y) = \begin{cases} 2x, & 0 < x < 1,\; x < y < x + 1 \\ 0, & \text{lainnya} \end{cases}

Tentukanlah E[YX=1/3]E[Y \mid X = 1/3].

a. 0,330{,}33
b. 0,50{,}5
c. 0,830{,}83
d. 11
e. 1,31{,}3

Jawaban No. 28

(c). 0,830{,}83

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.3 Distribusi Bersyarat, 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat
DifficultyMedium
Prerequisite3.1 Distribusi Gabungan, 3.2 Distribusi Marginal
Connected Topics2.2 Variabel Acak Kontinu
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 4.1; Miller Bab 3.5–3.8
Rumus

Distribusi marginal: fX(x)=f(x,y)dyf_X(x) = \int f(x,y)\, dy

Distribusi bersyarat: fYX(yx)=f(x,y)fX(x)f_{Y|X}(y \mid x) = \dfrac{f(x,y)}{f_X(x)}

Ekspektasi bersyarat: E[YX=x]=yfYX(yx)dyE[Y \mid X=x] = \int y \cdot f_{Y|X}(y \mid x)\, dy

Diketahui:

  • f(x,y)=2xf(x,y) = 2x untuk 0<x<10 < x < 1, x<y<x+1x < y < x+1

  • Target: E[YX=1/3]E[Y \mid X = 1/3]

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung fX(x)f_X(x)

fX(x)=xx+12xdy=2x[(x+1)x]=2x1=2xf_X(x) = \int_x^{x+1} 2x\, dy = 2x \cdot [(x+1) - x] = 2x \cdot 1 = 2x

untuk 0<x<10 < x < 1.

Langkah 2: Hitung fYX(yx)f_{Y|X}(y \mid x)

fYX(yx)=2x2x=1,x<y<x+1f_{Y|X}(y \mid x) = \frac{2x}{2x} = 1, \quad x < y < x+1

Jadi YX=xU(x,x+1)Y \mid X = x \sim U(x, x+1) (seragam pada interval panjang 11).

Langkah 3: Hitung E[YX=1/3]E[Y \mid X = 1/3]

Karena YX=1/3U(1/3,1/3+1)=U(1/3,4/3)Y \mid X = 1/3 \sim U(1/3, 1/3 + 1) = U(1/3, 4/3):

E[YX=1/3]=1/3+4/32=5/32=560,8330,83E[Y \mid X = 1/3] = \frac{1/3 + 4/3}{2} = \frac{5/3}{2} = \frac{5}{6} \approx 0{,}833 \approx 0{,}83

Hasil Akhir: (c). 0,830{,}83

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menggunakan fX(x)=2xf_X(x) = 2x tetapi tidak menyederhanakan fYX=1f_{Y|X} = 1 — menyadari bahwa distribusi bersyarat adalah Uniform sangat mempercepat perhitungan.
  • Menghitung batas integral yy dari 00 sampai 11 alih-alih dari xx sampai x+1x+1.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira E[YX=1/3]=E[Y]=E[Y \mid X=1/3] = E[Y] = marginal mean — harus menggunakan distribusi bersyarat.
Red Flags
  • Jika fYX(yx)=konstanf_{Y|X}(y \mid x) = \text{konstan} → distribusi bersyarat adalah Uniform, gunakan rumus mean Uniform: (a+b)/2(a+b)/2.

No. 29

Misalkan XX berdistribusi seragam pada interval (0,10)(0, 10). Diberikan X=xX = x, sedemikian sehingga YY berdistribusi seragam pada interval (0,x)(0, x). Tentukan Cov(X,Y)\text{Cov}(X, Y).

a. 2,52{,}5
b. 44
c. 4,24{,}2
d. 55
e. 66

Jawaban No. 29

(c). 4,24{,}2

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.5 Independensi dan Korelasi, 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat
DifficultyHard
Prerequisite3.1 Distribusi Gabungan, 3.2 Distribusi Marginal
Connected Topics3.6 Matriks Variansi-Kovariansi
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 4.4; Miller Bab 3.5–3.8
Rumus
Cov(X,Y)=E[XY]E[X]E[Y]\text{Cov}(X, Y) = E[XY] - E[X] \cdot E[Y]

Hukum Ekspektasi Iteratif: E[Y]=E[E[YX]]E[Y] = E[E[Y \mid X]]

E[XY]=E[XE[YX]]E[XY] = E[X \cdot E[Y \mid X]] (karena E[XYX]=XE[YX]E[XY \mid X] = X \cdot E[Y \mid X])

Diketahui:

  • XU(0,10)X \sim U(0, 10): E[X]=5E[X] = 5, E[X2]=02+010+1023=1003E[X^2] = \frac{0^2 + 0 \cdot 10 + 10^2}{3} = \frac{100}{3}

  • YX=xU(0,x)Y \mid X = x \sim U(0, x): E[YX=x]=x/2E[Y \mid X=x] = x/2, E[Y2X=x]=x2/3E[Y^2 \mid X=x] = x^2/3

  • Target: Cov(X,Y)\text{Cov}(X, Y)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung E[Y]E[Y]

E[Y]=E[E[YX]]=E[X2]=E[X]2=52=2,5E[Y] = E\left[E[Y \mid X]\right] = E\left[\frac{X}{2}\right] = \frac{E[X]}{2} = \frac{5}{2} = 2{,}5

Langkah 2: Hitung E[XY]E[XY]

E[XY]=E[XE[YX]]=E[XX2]=E[X2]2E[XY] = E\left[X \cdot E[Y \mid X]\right] = E\left[X \cdot \frac{X}{2}\right] = \frac{E[X^2]}{2}

Untuk XU(0,10)X \sim U(0,10): E[X2]=Var(X)+(E[X])2=(100)212+52=10012+25=10012+30012=40012=1003E[X^2] = \text{Var}(X) + (E[X])^2 = \dfrac{(10-0)^2}{12} + 5^2 = \dfrac{100}{12} + 25 = \dfrac{100}{12} + \dfrac{300}{12} = \dfrac{400}{12} = \dfrac{100}{3}

E[XY]=100/32=1006=503E[XY] = \frac{100/3}{2} = \frac{100}{6} = \frac{50}{3}

Langkah 3: Hitung kovarians

Cov(X,Y)=E[XY]E[X]E[Y]=5035×2,5=503252\text{Cov}(X, Y) = E[XY] - E[X] \cdot E[Y] = \frac{50}{3} - 5 \times 2{,}5 = \frac{50}{3} - \frac{25}{2} =1006756=2564,1674,2= \frac{100}{6} - \frac{75}{6} = \frac{25}{6} \approx 4{,}167 \approx 4{,}2

Hasil Akhir: (c). 4,24{,}2

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengabaikan hukum ekspektasi iteratif dan menghitung E[Y]E[Y] secara langsung tanpa mengkondisikan XX — akan membutuhkan joint PDF.
  • Salah menghitung E[X2]E[X^2]: gunakan rumus E[X2]=Var(X)+(E[X])2E[X^2] = \text{Var}(X) + (E[X])^2.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira XX dan YY independen karena YXY \mid X adalah Uniform — padahal YY bergantung pada XX (support YY tergantung nilai xx).
Red Flags
  • E[XY]=E[XE[YX]]E[XY] = E[X \cdot E[Y \mid X]] hanya berlaku karena XX diketahui dalam kondisional (Tower Property).
  • Untuk U(0,b)U(0,b): mean =b/2= b/2, E[X2]=b2/3E[X^2] = b^2/3, Var =b2/12= b^2/12.

No. 30

Suatu toko menerima 2.0252{.}025 pembelian. Setiap pembelian dianggap saling independen dan berdistribusi identik dengan mean 3.1253{.}125 dan standar deviasi 250250. Tentukan persentil ke-9090 untuk distribusi dari total pembelian pada toko tersebut. (dalam pembulatan ribuan terdekat)

a. 6.328.0006{.}328{.}000
b. 6.338.0006{.}338{.}000
c. 6.343.0006{.}343{.}000
d. 6.784.0006{.}784{.}000
e. 6.977.0006{.}977{.}000

Jawaban No. 30

(c). 6.343.0006{.}343{.}000

FieldIsi
Topik CF2Topik 4 — Inferensi Statistik
Sub-topik4.3 Teorema Limit Pusat
DifficultyMedium
Prerequisite4.2 Distribusi Sampel, 4.1 Penarikan Sampel Acak
Connected Topics2.6 Distribusi Kontinu Umum
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 5.5–5.6; Miller Bab 8
Rumus

CLT: Jika X1,,XnX_1, \ldots, X_n i.i.d. dengan mean μ\mu dan SD σ\sigma, maka total S=XiN(nμ,nσ2)S = \sum X_i \approx N(n\mu, n\sigma^2).

Persentil ke-pp: Sp=nμ+zpσnS_p = n\mu + z_p \cdot \sigma\sqrt{n}, di mana zp=Φ1(p)z_p = \Phi^{-1}(p).

Persentil ke-9090: z0,901,28z_{0{,}90} \approx 1{,}28.

Diketahui:

  • n=2.025n = 2{.}025, μ=3.125\mu = 3{.}125, σ=250\sigma = 250

  • Target: persentil ke-9090 dari S=i=1nXiS = \sum_{i=1}^{n} X_i

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Parameter distribusi SS

E[S]=nμ=2.025×3.125=6.328.125E[S] = n\mu = 2{.}025 \times 3{.}125 = 6{.}328{.}125 SD(S)=σn=250×2.025=250×45=11.250\text{SD}(S) = \sigma\sqrt{n} = 250 \times \sqrt{2{.}025} = 250 \times 45 = 11{.}250

(karena 2.025=45\sqrt{2{.}025} = 45 karena 452=2.02545^2 = 2{.}025)

Langkah 2: Hitung persentil ke-9090

S90=E[S]+z0,90×SD(S)=6.328.125+1,28×11.250S_{90} = E[S] + z_{0{,}90} \times \text{SD}(S) = 6{.}328{.}125 + 1{,}28 \times 11{.}250 =6.328.125+14.400=6.342.525= 6{.}328{.}125 + 14{.}400 = 6{.}342{.}525

Langkah 3: Bulatkan ke ribuan terdekat

6.342.5256.343.0006{.}342{.}525 \approx 6{.}343{.}000

Hasil Akhir: (c). 6.343.0006{.}343{.}000

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menggunakan SD(S)=σ×n=250×2025\text{SD}(S) = \sigma \times n = 250 \times 2025 (salah) — yang benar: SD(S)=σn\text{SD}(S) = \sigma\sqrt{n}.
  • Mengira persentil ke-9090 memiliki z=1,645z = 1{,}645 (yang merupakan zz untuk distribusi dua sisi, 95%95\% area di kiri). z0,90=1,28z_{0{,}90} = 1{,}28.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Menghitung persentil dari Xˉ\bar{X} (rata-rata) bukan SS (total) — soal menanyakan total pembelian.
Red Flags
  • 2.025=45\sqrt{2{.}025} = 45 (bilangan kuadrat sempurna) — kenali ini untuk menghindari kesalahan aritmatika.
  • Persentil ke-pp: zp>0z_p > 0 untuk p>0,5p > 0{,}5; z0,901,28z_{0{,}90} \approx 1{,}28.