AktuNotes
← Kembali
CF2 · Pembahasan

CF2 Periode Agustus 2025

CF2 Periode Agustus 2025

No. 1

PT Asuransi Gemilang Sejahtera memiliki suatu produk asuransi kendaraan bermotor yang memberikan perlindungan kepada pengendara hingga usia 65 tahun. Seorang analis aktuaria melakukan studi pengalaman mengenai peluang kecelakaan dalam suatu tahun kalender dan diperoleh statistik sebagai berikut:

Rentang Usia PengendaraPeluang KecelakaanPorsi Pengendara
1818-20200,060{,}060,080{,}08
2121-30300,030{,}030,150{,}15
3131-50500,020{,}020,490{,}49
5151-65650,040{,}040,280{,}28

Seorang pengendara yang mengalami suatu kecelakaan diambil secara acak dari perusahaan tersebut. Tentukan peluang bahwa pengendara tersebut berada pada rentang usia 18-20! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)

a. 0,130{,}13
b. 0,160{,}16
c. 0,190{,}19
d. 0,230{,}23
e. 0,400{,}40

Jawaban No. 1

0,160{,}16 (b)

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas
Sub-topik1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total
DifficultyEasy
Prerequisite1.4 Probabilitas Bersyarat
Connected Topics1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 1.4; Miller Bab 2
Rumus

Teorema Bayes:

P(AiB)=P(BAi)P(Ai)jP(BAj)P(Aj)P(A_i \mid B) = \frac{P(B \mid A_i)\,P(A_i)}{\sum_{j} P(B \mid A_j)\,P(A_j)}

Hukum Probabilitas Total:

P(B)=jP(BAj)P(Aj)P(B) = \sum_{j} P(B \mid A_j)\,P(A_j)

Diketahui:

  • A1={18-20}A_1 = \{18\text{-}20\}, P(A1)=0,08P(A_1) = 0{,}08, P(KecelakaanA1)=0,06P(\text{Kecelakaan} \mid A_1) = 0{,}06

  • A2={21-30}A_2 = \{21\text{-}30\}, P(A2)=0,15P(A_2) = 0{,}15, P(KecelakaanA2)=0,03P(\text{Kecelakaan} \mid A_2) = 0{,}03

  • A3={31-50}A_3 = \{31\text{-}50\}, P(A3)=0,49P(A_3) = 0{,}49, P(KecelakaanA3)=0,02P(\text{Kecelakaan} \mid A_3) = 0{,}02

  • A4={51-65}A_4 = \{51\text{-}65\}, P(A4)=0,28P(A_4) = 0{,}28, P(KecelakaanA4)=0,04P(\text{Kecelakaan} \mid A_4) = 0{,}04

  • Target: P(A1Kecelakaan)P(A_1 \mid \text{Kecelakaan})

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung P(Kecelakaan)P(\text{Kecelakaan}) dengan Hukum Probabilitas Total

P(Kecelakaan)=(0,06)(0,08)+(0,03)(0,15)+(0,02)(0,49)+(0,04)(0,28)P(\text{Kecelakaan}) = (0{,}06)(0{,}08) + (0{,}03)(0{,}15) + (0{,}02)(0{,}49) + (0{,}04)(0{,}28) =0,0048+0,0045+0,0098+0,0112=0,0303= 0{,}0048 + 0{,}0045 + 0{,}0098 + 0{,}0112 = 0{,}0303

Langkah 2: Terapkan Teorema Bayes

P(A1Kecelakaan)=P(KecelakaanA1)P(A1)P(Kecelakaan)=(0,06)(0,08)0,0303=0,00480,03030,158P(A_1 \mid \text{Kecelakaan}) = \frac{P(\text{Kecelakaan} \mid A_1)\,P(A_1)}{P(\text{Kecelakaan})} = \frac{(0{,}06)(0{,}08)}{0{,}0303} = \frac{0{,}0048}{0{,}0303} \approx 0{,}158

Dibulatkan: 0,160{,}16.

Hasil Akhir: 0,160{,}16 (b)

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menjawab langsung P(KecelakaanA1)=0,06P(\text{Kecelakaan} \mid A_1) = 0{,}06 — ini bukan yang ditanya; soal membalik arah kondisi.
  • Tidak menghitung P(Kecelakaan)P(\text{Kecelakaan}) terlebih dahulu sebagai penyebut Bayes.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • “Porsi pengendara” adalah probabilitas prior P(Ai)P(A_i), bukan bobot tambahan — harus digunakan langsung dalam formula.
Red Flags
  • Jika soal menyebut “diambil secara acak dari yang mengalami [kejadian B]” → ini selalu Teorema Bayes, hitung P(B)P(B) dulu.
  • Jika P(Ai)1\sum P(A_i) \neq 1 → cek kembali tabel porsi; di sini 0,08+0,15+0,49+0,28=10{,}08+0{,}15+0{,}49+0{,}28 = 1

No. 2

Wadah A memuat 10 bola yang terdiri dari 4 bola berwarna merah dan 6 bola berwarna biru. Wadah B memuat 16 bola berwarna merah dan xx bola berwarna biru. Satu bola diambil dari masing-masing wadah. Peluang kedua bola tersebut berwarna sama sebesar 0,440{,}44. Tentukan banyaknya bola yang terdapat pada Wadah B!

a. 44
b. 2020
c. 2424
d. 4444
e. 6464

Jawaban No. 2

2020 (b)

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas
Sub-topik1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas
DifficultyEasy
Prerequisite1.5 Kejadian Independen
Connected Topics1.4 Probabilitas Bersyarat
ReferensiMiller Bab 2; Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.2
Rumus

Karena pengambilan dari Wadah A dan B saling bebas:

P(sama warna)=P(keduanya merah)+P(keduanya biru)P(\text{sama warna}) = P(\text{keduanya merah}) + P(\text{keduanya biru}) =P(MA)P(MB)+P(BA)P(BB)= P(M_A)\,P(M_B) + P(B_A)\,P(B_B)

Diketahui:

  • Wadah A: 4 merah, 6 biru, total 10 bola

  • Wadah B: 16 merah, xx biru, total (16+x)(16+x) bola

  • P(sama warna)=0,44P(\text{sama warna}) = 0{,}44
  • Target: total bola Wadah B =16+x= 16 + x

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Susun persamaan probabilitas

P(sama)=4101616+x+610x16+x=0,44P(\text{sama}) = \frac{4}{10} \cdot \frac{16}{16+x} + \frac{6}{10} \cdot \frac{x}{16+x} = 0{,}44

Langkah 2: Sederhanakan

64+6x10(16+x)=0,44\frac{64 + 6x}{10(16+x)} = 0{,}44 64+6x=4,4(16+x)64 + 6x = 4{,}4(16 + x) 64+6x=70,4+4,4x64 + 6x = 70{,}4 + 4{,}4x 1,6x=6,4    x=41{,}6x = 6{,}4 \implies x = 4

Langkah 3: Hitung total bola Wadah B

Total=16+4=20\text{Total} = 16 + 4 = 20

Hasil Akhir: 2020 (b)

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menjawab x=4x = 4 tanpa menambahkan 16 — soal menanyakan total bola, bukan jumlah bola biru saja.
  • Lupa menyertakan kasus “keduanya biru” dalam persamaan probabilitas.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • xx bola berwarna biru” artinya total Wadah B adalah 16+x16 + x, bukan xx.
Red Flags
  • Jika soal menanyakan “banyaknya bola” → pastikan menjawab total, bukan satu warna saja.

No. 3

Suatu kelas terdiri dari 8 laki-laki dan 7 perempuan. Seorang guru mengambil 3 siswa secara acak tanpa pemulihan. Hitunglah peluang banyaknya laki-laki yang terpilih melebihi banyaknya perempuan yang terpilih!

a. 5123375\dfrac{512}{3375}
b. 2865\dfrac{28}{65}
c. 815\dfrac{8}{15}
d. 18563375\dfrac{1856}{3375}
e. 3665\dfrac{36}{65}

Jawaban No. 3

(e). 3665\dfrac{36}{65}

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas
Sub-topik1.3 Metode Enumerasi
DifficultyEasy
Prerequisite1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas
Connected Topics2.5 Distribusi Diskrit Umum
ReferensiMiller Bab 2; Hogg-Tanis-Zimm Bab 1.3
Rumus

Prinsip Probabilitas Klasik:

P(A)=Jumlah cara favorableTotal cara pengambilanP(A) = \frac{\text{Jumlah cara favorable}}{\text{Total cara pengambilan}}

Kombinasi (pengambilan tanpa urutan, tanpa pengembalian):

(nk)=n!k!(nk)!\binom{n}{k} = \frac{n!}{k!(n-k)!}

Aturan Perkalian: Jika pemilihan kk laki-laki dari nLn_L dan mm perempuan dari nPn_P dilakukan secara bersamaan:

Cara=(nLk)×(nPm)\text{Cara} = \binom{n_L}{k} \times \binom{n_P}{m}

Diketahui:

  • 8 laki-laki (L), 7 perempuan (P), total 15 siswa

  • Diambil 3 siswa tanpa pemulihan (tanpa pengembalian), urutan tidak penting

  • Target: P(jumlah L>jumlah P)P(\text{jumlah L} > \text{jumlah P})

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Identifikasi Semua Kemungkinan Komposisi 3 Siswa

Jika diambil 3 siswa, komposisi yang mungkin adalah:

KomposisiL > P?
0L, 3PTidak (0<30 < 3)
1L, 2PTidak (1<21 < 2)
2L, 1PYa (2>12 > 1) ✓
3L, 0PYa (3>03 > 0) ✓

Jadi kasus favorable: 2L 1P dan 3L 0P.

Langkah 2: Hitung Total Cara Pengambilan

(153)=15×14×133×2×1=27306=455\binom{15}{3} = \frac{15 \times 14 \times 13}{3 \times 2 \times 1} = \frac{2730}{6} = 455

Langkah 3: Hitung Cara Favorable untuk Kasus 2L, 1P

Pilih 2 laki-laki dari 8, dan 1 perempuan dari 7:

(82)×(71)=8×72×7=28×7=196\binom{8}{2} \times \binom{7}{1} = \frac{8 \times 7}{2} \times 7 = 28 \times 7 = 196

Langkah 4: Hitung Cara Favorable untuk Kasus 3L, 0P

Pilih 3 laki-laki dari 8, dan 0 perempuan dari 7:

(83)×(70)=8×7×63×2×1×1=56×1=56\binom{8}{3} \times \binom{7}{0} = \frac{8 \times 7 \times 6}{3 \times 2 \times 1} \times 1 = 56 \times 1 = 56

Langkah 5: Jumlahkan dan Hitung Probabilitas

Total cara favorable: 196+56=252196 + 56 = 252

P(L>P)=252455P(\text{L} > \text{P}) = \frac{252}{455}

Sederhanakan: gcd(252,455)\gcd(252, 455). Coba: 252=7×36252 = 7 \times 36 dan 455=7×65455 = 7 \times 65, sehingga gcd=7\gcd = 7:

252455=252÷7455÷7=3665\frac{252}{455} = \frac{252 \div 7}{455 \div 7} = \frac{36}{65}

Hasil Akhir: (e). 3665\dfrac{36}{65}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menggunakan permutasi alih-alih kombinasi: karena pengambilan 3 siswa tidak mempertimbangkan urutan (siapa diambil pertama, kedua, dst.), rumus yang tepat adalah (nk)\binom{n}{k}, bukan P(n,k)=n!/(nk)!P(n,k) = n!/(n-k)!.
  • Melewatkan salah satu kasus favorable: hanya menghitung 2L1P atau hanya 3L0P — keduanya harus dijumlahkan.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Melebihi” berarti >> (strict inequality), bukan \geq. Kasus 1L2P (laki-laki = 1, perempuan = 2) tidak memenuhi karena 121 \not> 2.
  • “Tanpa pemulihan” berarti setelah seorang siswa diambil, ia tidak dikembalikan → gunakan kombinasi hipergeometrik (nLk)(nPm)\binom{n_L}{k}\binom{n_P}{m}, bukan Binomial pk(1p)nkp^k(1-p)^{n-k}.
Red Flags
  • Jika soal menyebut “tanpa pemulihan/pengembalian” dengan populasi terbatas → gunakan kombinasi, bukan rumus Binomial (yang mengasumsikan pengambilan dengan pengembalian atau populasi tak hingga).
  • Selalu buat tabel komposisi yang mungkin terlebih dahulu, lalu tandai mana yang memenuhi kondisi soal.

No. 4

Misal XX merupakan variabel acak kontinu dengan fungsi kepadatan peluang:

f(x)={x10,untuk 2x40,selainnyaf(x) = \begin{cases} \dfrac{|x|}{10}, & \text{untuk } -2 \leq x \leq 4 \\ 0, & \text{selainnya} \end{cases}

Hitunglah nilai harapan dari XX!

a. 15\dfrac{1}{5}
b. 35\dfrac{3}{5}
c. 11
d. 2815\dfrac{28}{15}
e. 125\dfrac{12}{5}

Jawaban No. 4

2815\dfrac{28}{15} (d)

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.2 Variabel Acak Kontinu
DifficultyMedium
Prerequisite2.2 Variabel Acak Kontinu
Connected Topics2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 2; Miller Bab 4
Rumus
E[X]=xf(x)dxE[X] = \int_{-\infty}^{\infty} x\,f(x)\,dx

Untuk fungsi nilai mutlak: x=x|x| = -x jika x<0x < 0, dan x=x|x| = x jika x0x \geq 0.

Diketahui:

  • f(x)=x10f(x) = \dfrac{|x|}{10} untuk 2x4-2 \leq x \leq 4, support [2,4][-2, 4]

  • Target: E[X]E[X]

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Verifikasi PDF valid

20x10dx+04x10dx=110[x22]20+110[x22]04\int_{-2}^{0} \frac{-x}{10}\,dx + \int_{0}^{4} \frac{x}{10}\,dx = \frac{1}{10}\left[\frac{-x^2}{2}\right]_{-2}^{0} + \frac{1}{10}\left[\frac{x^2}{2}\right]_{0}^{4} =110(2)+110(8)=210+810=1= \frac{1}{10}(2) + \frac{1}{10}(8) = \frac{2}{10} + \frac{8}{10} = 1 \checkmark

Langkah 2: Hitung E[X]E[X] dengan memecah integral di x=0x = 0

E[X]=20xx10dx+04xx10dxE[X] = \int_{-2}^{0} x \cdot \frac{-x}{10}\,dx + \int_{0}^{4} x \cdot \frac{x}{10}\,dx

Bagian pertama (x[2,0]x \in [-2, 0]):

20x210dx=110[x33]20=110(083)=11083=830\int_{-2}^{0} \frac{-x^2}{10}\,dx = \frac{-1}{10}\left[\frac{x^3}{3}\right]_{-2}^{0} = \frac{-1}{10}\left(0 - \frac{-8}{3}\right) = \frac{-1}{10} \cdot \frac{8}{3} = \frac{-8}{30}

Bagian kedua (x[0,4]x \in [0, 4]):

04x210dx=110[x33]04=110643=6430\int_{0}^{4} \frac{x^2}{10}\,dx = \frac{1}{10}\left[\frac{x^3}{3}\right]_{0}^{4} = \frac{1}{10} \cdot \frac{64}{3} = \frac{64}{30}

Langkah 3: Jumlahkan

E[X]=830+6430=5630=2815E[X] = \frac{-8}{30} + \frac{64}{30} = \frac{56}{30} = \frac{28}{15}

Hasil Akhir: 2815\dfrac{28}{15} (d)

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Tidak memecah integral di titik x=0x = 0 — integrasi x|x| harus ditangani secara terpisah untuk bagian negatif dan positif.
  • Langsung mengintegralkan xx10x \cdot \frac{x}{10} di seluruh [2,4][-2,4] tanpa menangani tanda negatif — ini salah karena xx|x| \neq x untuk x<0x < 0.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira f(x)=x/10f(x) = x/10 di seluruh support (mengabaikan nilai mutlak) — padahal f(1)=1/10f(-1) = 1/10, bukan 1/10-1/10.
Red Flags
  • Jika PDF mengandung x|x| atau xc|x - c| → selalu pecah integral di titik kritis di mana ekspresi di dalam |\cdot| bernilai nol.

No. 5

Suatu tim bisbol telah menjadwalkan pembukaan gim pada 1 April. Jika hari hujan pada 1 April, permainan akan ditunda dan akan dijadwalkan pada keesokan harinya jika hari tidak hujan. Tim tersebut membeli asuransi yang memberikan penggantian kerugian ketika terjadi hujan. Polis tersebut akan memberikan manfaat sebesar 1 juta untuk setiap harinya, hingga dua hari, ketika pembukaan gim ditunda. Perusahaan asuransi menentukan bahwa banyaknya jumlah hari hujan yang dimulai 1 April berdistribusi Poisson dengan rataan 0,60{,}6. Berapa deviasi standar dari besarnya manfaat asuransi yang Perusahaan asuransi harus bayarkan? (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)

a. 668668 ribu
b. 699699 ribu
c. 775775 ribu
d. 817817 ribu
e. 904904 ribu

Jawaban No. 5

(b). 699699 ribu

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.5 Distribusi Diskrit Umum, 2.1 Variabel Acak Diskrit
DifficultyHard
Prerequisite2.5 Distribusi Diskrit Umum, 2.1 Variabel Acak Diskrit
Connected Topics2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 3.2; Miller Bab 5.3
Rumus

PMF Poisson: P(N=k)=eλλkk!P(N=k) = \dfrac{e^{-\lambda}\lambda^k}{k!} untuk k=0,1,2,k = 0, 1, 2, \ldots

Variansi dari variabel diskrit:

Var(B)=E[B2](E[B])2,SD(B)=Var(B)\text{Var}(B) = E[B^2] - (E[B])^2, \qquad \text{SD}(B) = \sqrt{\text{Var}(B)}

Transformasi terbatas (capped variable): Jika B=min(N,c)B = \min(N, c), maka BB mengambil nilai 0,1,,c10, 1, \ldots, c-1 masing-masing dengan P(N=k)P(N=k), dan nilai cc dengan P(Nc)P(N \geq c).

Diketahui:

  • NPoisson(λ=0,6)N \sim \text{Poisson}(\lambda = 0{,}6) = banyaknya hari hujan mulai 1 April

  • Manfaat asuransi: 1 juta per hari hujan, maksimum 2 hariB=min(N,2)B = \min(N, 2) juta

  • Target: SD(B)\text{SD}(B) dalam satuan ribu rupiah

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung Probabilitas Poisson yang Diperlukan

Dengan λ=0,6\lambda = 0{,}6:

P(N=0)=e0,6(0,6)00!=e0,60,5488P(N=0) = \frac{e^{-0{,}6}(0{,}6)^0}{0!} = e^{-0{,}6} \approx 0{,}5488 P(N=1)=e0,6(0,6)11!=0,6e0,60,3293P(N=1) = \frac{e^{-0{,}6}(0{,}6)^1}{1!} = 0{,}6\,e^{-0{,}6} \approx 0{,}3293 P(N2)=1P(N=0)P(N=1)=10,54880,3293=0,1219P(N \geq 2) = 1 - P(N=0) - P(N=1) = 1 - 0{,}5488 - 0{,}3293 = 0{,}1219

Langkah 2: Tentukan Distribusi B=min(N,2)B = \min(N, 2)

Karena manfaat dibayar hingga maksimum 2 hari:

  • B=0B = 0 jika N=0N = 0 (tidak ada hujan)
  • B=1B = 1 jika N=1N = 1 (hujan 1 hari)
  • B=2B = 2 jika N2N \geq 2 (hujan 2 hari atau lebih, tetap dibayar 2 hari)
BB (juta)P(B)P(B)
000,54880{,}5488
110,32930{,}3293
220,12190{,}1219

Verifikasi: 0,5488+0,3293+0,1219=1,0000{,}5488 + 0{,}3293 + 0{,}1219 = 1{,}000

Langkah 3: Hitung E[B]E[B]

E[B]=0×0,5488+1×0,3293+2×0,1219E[B] = 0 \times 0{,}5488 + 1 \times 0{,}3293 + 2 \times 0{,}1219 =0+0,3293+0,2438=0,5731 juta= 0 + 0{,}3293 + 0{,}2438 = 0{,}5731 \text{ juta}

Langkah 4: Hitung E[B2]E[B^2]

E[B2]=02×0,5488+12×0,3293+22×0,1219E[B^2] = 0^2 \times 0{,}5488 + 1^2 \times 0{,}3293 + 2^2 \times 0{,}1219 =0+0,3293+4×0,1219=0,3293+0,4876=0,8169 juta2= 0 + 0{,}3293 + 4 \times 0{,}1219 = 0{,}3293 + 0{,}4876 = 0{,}8169 \text{ juta}^2

Langkah 5: Hitung Variansi dan Deviasi Standar

Var(B)=E[B2](E[B])2=0,8169(0,5731)2\text{Var}(B) = E[B^2] - (E[B])^2 = 0{,}8169 - (0{,}5731)^2 (0,5731)2=0,3284(0{,}5731)^2 = 0{,}3284 Var(B)=0,81690,3284=0,4885 juta2\text{Var}(B) = 0{,}8169 - 0{,}3284 = 0{,}4885 \text{ juta}^2 SD(B)=0,48850,6989 juta=698,9 ribu699 ribu\text{SD}(B) = \sqrt{0{,}4885} \approx 0{,}6989 \text{ juta} = 698{,}9 \text{ ribu} \approx 699 \text{ ribu}

Hasil Akhir: (b). 699699 ribu

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menggunakan SD(N)=λ=0,6775\text{SD}(N) = \sqrt{\lambda} = \sqrt{0{,}6} \approx 775 ribu (opsi c) secara langsung — ini adalah deviasi standar dari NN, bukan dari B=min(N,2)B = \min(N,2). Variabel BB memiliki distribusi yang berbeda dari NN karena di-cap di 2.
  • Lupa bahwa untuk N2N \geq 2, manfaat tetap B=2B = 2 (bukan B=NB = N). Semua kejadian N=2,3,4,N = 2, 3, 4, \ldots digabung menjadi satu nilai B=2B = 2 dengan probabilitas P(N2)P(N \geq 2).
  • Salah menghitung (E[B])2(E[B])^2: pastikan mengkuadratkan hasil E[B]E[B], bukan E[B2]E[B^2].
Kesalahan Interpretasi Soal
  • “Manfaat hingga dua hari” berarti batas atas manfaat adalah 2 hari — ini adalah struktur min(N,2)\min(N, 2), bukan “tepat 2 hari” atau “setidaknya 2 hari”.
  • Manfaat dihitung per hari hujan yang menyebabkan penundaan, dimulai dari 1 April. Jika tidak hujan sama sekali (N=0N=0), tidak ada manfaat.
Red Flags
  • Jika soal menyebutkan batas maksimum manfaat → bentuk variabel pembayaran menjadi B=min(N,c)B = \min(N, c), lalu buat tabel distribusi BB secara eksplisit.
  • Soal meminta deviasi standar, bukan variansi → jangan lupa mengakarkan di langkah terakhir.
  • Nilai 0,60,775\sqrt{0{,}6} \approx 0{,}775 adalah jebakan opsi (c) — ini hanya berlaku jika tidak ada pembatasan manfaat.

No. 6

Misal XX dan YY merupakan dua variabel acak kontinu dengan fungsi peluang bersama:

f(x,y)={15y,untuk x2yx0,selainnyaf(x, y) = \begin{cases} 15y, & \text{untuk } x^2 \leq y \leq x \\ 0, & \text{selainnya} \end{cases}

Misal gg merupakan fungsi kepadatan dari YY. Manakah dari pilihan jawaban berikut yang merepresentasikan gg?

a. g(y)={15y,untuk 0y10,selainnyag(y) = \begin{cases} 15y, & \text{untuk } 0 \leq y \leq 1 \\ 0, & \text{selainnya} \end{cases}
b. g(y)={15y22,untuk x2yx0,selainnyag(y) = \begin{cases} \dfrac{15y^2}{2}, & \text{untuk } x^2 \leq y \leq x \\ 0, & \text{selainnya} \end{cases}
c. g(y)={15y22,untuk 0y10,selainnyag(y) = \begin{cases} \dfrac{15y^2}{2}, & \text{untuk } 0 \leq y \leq 1 \\ 0, & \text{selainnya} \end{cases}
d. g(y)={15y3/2(1y1/2),untuk x2yx0,selainnyag(y) = \begin{cases} 15y^{3/2}\left(1 - y^{1/2}\right), & \text{untuk } x^2 \leq y \leq x \\ 0, & \text{selainnya} \end{cases}
e. g(y)={15y3/2(1y1/2),untuk 0y10,selainnyag(y) = \begin{cases} 15y^{3/2}\left(1 - y^{1/2}\right), & \text{untuk } 0 \leq y \leq 1 \\ 0, & \text{selainnya} \end{cases}

Jawaban No. 6

(e). g(y)=15y3/2(1y1/2)g(y) = 15y^{3/2}(1-y^{1/2}) untuk 0y10 \leq y \leq 1

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.2 Distribusi Marginal
DifficultyMedium
Prerequisite3.1 Distribusi Gabungan (Joint Distribution), 2.2 Variabel Acak Kontinu
Connected Topics3.3 Distribusi Bersyarat (Conditional Distribution)
ReferensiHogg-McKean-Craig Bab 2.1–2.3; Miller Bab 3.5
Rumus

PDF Marginal dari YY (mengintegrasikan f(x,y)f(x,y) terhadap xx):

gY(y)=f(x,y)dxg_Y(y) = \int_{-\infty}^{\infty} f(x, y)\,dx

Batas integrasi harus ditentukan dari region support {(x,y):x2yx}\{(x,y) : x^2 \leq y \leq x\} untuk nilai yy yang diberikan — bukan dari nilai xx yang diberikan.

Diketahui:

  • f(x,y)=15yf(x,y) = 15y pada region {x2yx}\{x^2 \leq y \leq x\}, yaitu untuk 0x10 \leq x \leq 1

  • Target: gY(y)=f(x,y)dxg_Y(y) = \displaystyle\int f(x,y)\,dx sebagai fungsi yy saja (bebas dari xx)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Gambar dan Pahami Region Support

Kondisi x2yxx^2 \leq y \leq x artinya:

  • yx2y \geq x^2 (titik (x,y)(x,y) berada di atas parabola y=x2y = x^2)
  • yxy \leq x (titik (x,y)(x,y) berada di bawah garis y=xy = x)

Kedua kurva berpotongan di (0,0)(0,0) dan (1,1)(1,1). Jadi support (X,Y)(X,Y) adalah region antara parabola dan garis diagonal di [0,1]2[0,1]^2, dengan 0x10 \leq x \leq 1.

Langkah 2: Tentukan Batas xx untuk Nilai yy Tertentu

Untuk menghitung gY(y)g_Y(y), kita perlu batas xx saat yy dipegang tetap:

  • Dari yxy \leq x: xyx \geq y (batas bawah xx)
  • Dari yx2y \geq x^2: xyx \leq \sqrt{y} (batas atas xx)

Jadi untuk yy tetap: xx berkisar dari yy sampai y\sqrt{y}.

Support YY: karena x[0,1]x \in [0,1] dan y[x2,x]y \in [x^2, x], nilai yy berkisar dari 00 (saat x0x \to 0) hingga 11 (saat x=1x = 1). Jadi support marginal YY adalah [0,1][0,1].

Langkah 3: Integrasikan f(x,y)f(x,y) terhadap xx

gY(y)=yy15ydxg_Y(y) = \int_{y}^{\sqrt{y}} 15y\,dx

Karena 15y15y adalah konstanta terhadap xx (tidak mengandung xx):

=15yyydx=15y[x]yy=15y(yy)= 15y \int_{y}^{\sqrt{y}} dx = 15y \cdot \left[x\right]_{y}^{\sqrt{y}} = 15y\left(\sqrt{y} - y\right)

Langkah 4: Sederhanakan Hasilnya

gY(y)=15y(yy)=15yy1/215yy=15y3/215y2g_Y(y) = 15y(\sqrt{y} - y) = 15y \cdot y^{1/2} - 15y \cdot y = 15y^{3/2} - 15y^2

Faktorkan:

=15y3/2(1y1/2)= 15y^{3/2}(1 - y^{1/2})

Langkah 5: Nyatakan Support Marginal

Support gYg_Y adalah 0y10 \leq y \leq 1bebas dari xx karena xx sudah diintegrasikan:

gY(y)={15y3/2(1y1/2),0y10,selainnyag_Y(y) = \begin{cases} 15y^{3/2}(1 - y^{1/2}), & 0 \leq y \leq 1 \\ 0, & \text{selainnya} \end{cases}

Verifikasi (opsional): Seharusnya 0115y3/2(1y1/2)dy=1\displaystyle\int_0^1 15y^{3/2}(1-y^{1/2})\,dy = 1. =15[y5/25/2y33]01=15(2513)=15×115=1= 15\left[\dfrac{y^{5/2}}{5/2} - \dfrac{y^3}{3}\right]_0^1 = 15\left(\dfrac{2}{5} - \dfrac{1}{3}\right) = 15 \times \dfrac{1}{15} = 1

Hasil Akhir: (e). g(y)=15y3/2(1y1/2)g(y) = 15y^{3/2}(1 - y^{1/2}) untuk 0y10 \leq y \leq 1

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Salah menentukan batas integrasi xx: mengintegrasikan dari x2x^2 ke xx (menukar batas antara xx dan yy). Ingat: untuk marginalisasi terhadap yy, kita integrasikan terhadap xx, sehingga batas harus dinyatakan dalam yy bukan xx.
  • Menganggap 15y15y adalah fungsi xx karena tertulis f(x,y)f(x,y) — padahal 15y15y tidak mengandung xx, sehingga bisa langsung difaktorkan keluar dari integral.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Memilih opsi (b) atau (d) yang mencantumkan support x2yxx^2 \leq y \leq x — ini pasti salah karena PDF marginal gY(y)g_Y(y) adalah fungsi yy saja. Support tidak boleh mengandung xx (variabel yang sudah diintegrasikan).
  • Memilih opsi (a) dengan g(y)=15yg(y) = 15y — ini adalah integrand sebelum diintegrasikan, bukan hasil marginalisasi.
  • Memilih opsi (c) dengan g(y)=15y2/2g(y) = 15y^2/2 — ini mungkin hasil mengintegrasikan 15y15y terhadap yy (bukan xx), yang merupakan kesalahan arah integrasi.
Red Flags
  • Support berbentuk non-rectangular (ada relasi antar xx dan yy di syarat support) → wajib gambar region sebelum menentukan batas integrasi.
  • Langkah kritis: ubah dulu “batas yy dalam xx” → “batas xx dalam yy” sebelum mengintegrasikan. Di sini: dari x2yxx^2 \leq y \leq x → menjadi yxyy \leq x \leq \sqrt{y}.
  • Opsi yang mengandung variabel terintegrasi di support → langsung eliminasi tanpa perlu hitung.

No. 7

Suatu perangkat berfungsi hingga salah satu dari dua komponen berhenti bekerja. Fungsi peluang bersama dari masa hidup kedua komponen yang diukur dalam jam diberikan sebagai berikut:

f(x,y)=x+y27,untuk 0<x<3 dan 0<y<3f(x, y) = \frac{x + y}{27}, \quad \text{untuk } 0 < x < 3 \text{ dan } 0 < y < 3

Hitunglah peluang perangkat mengalami kegagalan dalam satu jam pertama pengoperasian! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)

a. 0,040{,}04
b. 0,410{,}41
c. 0,440{,}44
d. 0,590{,}59
e. 0,960{,}96

Jawaban No. 7

0,410{,}41 (b)

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.1 Distribusi Gabungan
DifficultyMedium
Prerequisite3.1 Distribusi Gabungan, 2.2 Variabel Acak Kontinu
Connected Topics3.5 Independensi dan Korelasi
ReferensiHogg-McKean-Craig Bab 2.1; Miller Bab 3.5
Rumus

Perangkat gagal dalam 1 jam jika min(X,Y)1\min(X, Y) \leq 1:

P(min(X,Y)1)=1P(min(X,Y)>1)=1P(X>1,Y>1)P(\min(X,Y) \leq 1) = 1 - P(\min(X,Y) > 1) = 1 - P(X > 1, Y > 1) P(X>1,Y>1)=1313f(x,y)dxdyP(X > 1, Y > 1) = \int_1^3 \int_1^3 f(x,y)\,dx\,dy

Diketahui:

  • f(x,y)=x+y27f(x,y) = \dfrac{x+y}{27} pada (0,3)×(0,3)(0,3) \times (0,3), kontinu

  • Perangkat gagal saat komponen pertama mati: T=min(X,Y)T = \min(X, Y)

  • Target: P(T1)P(T \leq 1)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Gunakan komplemen

P(T1)=1P(X>1,Y>1)P(T \leq 1) = 1 - P(X > 1, Y > 1)

Langkah 2: Hitung P(X>1,Y>1)P(X > 1, Y > 1)

P(X>1,Y>1)=1313x+y27dxdyP(X>1, Y>1) = \int_1^3 \int_1^3 \frac{x+y}{27}\,dx\,dy

Integral dalam terhadap xx:

13x+y27dx=127[x22+yx]13=127[(92+3y)(12+y)]=127(4+2y)\int_1^3 \frac{x+y}{27}\,dx = \frac{1}{27}\left[\frac{x^2}{2} + yx\right]_1^3 = \frac{1}{27}\left[\left(\frac{9}{2}+3y\right)-\left(\frac{1}{2}+y\right)\right] = \frac{1}{27}(4 + 2y)

Integral luar terhadap yy:

134+2y27dy=127[4y+y2]13=127[(12+9)(4+1)]=127(215)=16270,593\int_1^3 \frac{4+2y}{27}\,dy = \frac{1}{27}\left[4y + y^2\right]_1^3 = \frac{1}{27}\left[(12+9)-(4+1)\right] = \frac{1}{27}(21-5) = \frac{16}{27} \approx 0{,}593

Langkah 3: Hitung probabilitas kegagalan

P(T1)=11627=11270,4070,41P(T \leq 1) = 1 - \frac{16}{27} = \frac{11}{27} \approx 0{,}407 \approx 0{,}41

Hasil Akhir: 0,410{,}41 (b)

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menghitung P(X1)+P(Y1)P(X \leq 1) + P(Y \leq 1) tanpa memperhitungkan irisan — ini menghasilkan perhitungan ganda.
  • Menggunakan P(min1)P(\min \leq 1) dengan marginal saja jika XX dan YY tidak independen (di sini memang tidak independen karena PDF bersama \neq produk marginal).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • “Gagal dalam satu jam” berarti min(X,Y)1\min(X,Y) \leq 1, bukan X1X \leq 1 dan Y1Y \leq 1 secara bersamaan.
Red Flags
  • “Berfungsi hingga salah satu komponen berhenti” → sistem seri → gunakan min(X,Y)\min(X,Y).
  • Gunakan komplemen untuk mempermudah: P(min1)=1P(X>1,Y>1)P(\min \leq 1) = 1 - P(X>1, Y>1).

No. 8

Misal XX dan YY merupakan variabel acak kontinu dengan fungsi peluang bersama sebagai berikut:

f(x,y)={24xy,untuk 0<x<1 dan 0<y<1x0,selainnyaf(x, y) = \begin{cases} 24xy, & \text{untuk } 0 < x < 1 \text{ dan } 0 < y < 1 - x \\ 0, & \text{selainnya} \end{cases}

Hitunglah peluang P ⁣(Y<XX=13)P\!\left(Y < X \mid X = \dfrac{1}{3}\right)!

a. 127\dfrac{1}{27}
b. 227\dfrac{2}{27}
c. 13\dfrac{1}{3}
d. 49\dfrac{4}{9}
e. 14\dfrac{1}{4}

Jawaban No. 8

14\dfrac{1}{4} (e)

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.3 Distribusi Bersyarat
DifficultyMedium
Prerequisite3.2 Distribusi Marginal, 3.1 Distribusi Gabungan
Connected Topics3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat
ReferensiHogg-McKean-Craig Bab 2.3; Miller Bab 3.6
Rumus

PDF bersyarat YX=xY \mid X = x:

fYX(yx)=f(x,y)fX(x)f_{Y|X}(y \mid x) = \frac{f(x,y)}{f_X(x)}

Probabilitas bersyarat:

P(Y<aX=x)=0afYX(yx)dyP(Y < a \mid X = x) = \int_0^{a} f_{Y|X}(y \mid x)\,dy

Diketahui:

  • f(x,y)=24xyf(x,y) = 24xy untuk 0<x<10 < x < 1, 0<y<1x0 < y < 1-x

  • Target: P ⁣(Y<13X=13)P\!\left(Y < \frac{1}{3} \mid X = \frac{1}{3}\right) — karena Y<XY < X dan X=13X = \frac{1}{3}

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung PDF marginal fX(x)f_X(x)

fX(x)=01x24xydy=24x(1x)22=12x(1x)2f_X(x) = \int_0^{1-x} 24xy\,dy = 24x \cdot \frac{(1-x)^2}{2} = 12x(1-x)^2

Langkah 2: Tentukan PDF bersyarat fYX(yx)f_{Y|X}(y \mid x)

fYX(yx)=24xy12x(1x)2=2y(1x)2,0<y<1xf_{Y|X}(y \mid x) = \frac{24xy}{12x(1-x)^2} = \frac{2y}{(1-x)^2}, \quad 0 < y < 1-x

Untuk x=13x = \frac{1}{3}: fYX ⁣(y13)=2y(2/3)2=2y4/9=9y2f_{Y|X}\!\left(y \mid \frac{1}{3}\right) = \frac{2y}{(2/3)^2} = \frac{2y}{4/9} = \frac{9y}{2}, untuk 0<y<230 < y < \frac{2}{3}.

Langkah 3: Hitung P ⁣(Y<13X=13)P\!\left(Y < \frac{1}{3} \mid X = \frac{1}{3}\right)

P ⁣(Y<13X=13)=01/39y2dy=92y2201/3=9419=14P\!\left(Y < \frac{1}{3} \mid X = \frac{1}{3}\right) = \int_0^{1/3} \frac{9y}{2}\,dy = \frac{9}{2} \cdot \frac{y^2}{2}\Bigg|_0^{1/3} = \frac{9}{4} \cdot \frac{1}{9} = \frac{1}{4}

Hasil Akhir: 14\dfrac{1}{4} (e)

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menggunakan f(x,y)f(x,y) langsung tanpa membagi dengan fX(x)f_X(x) — PDF bersyarat bukan PDF bersama.
  • Lupa bahwa batas atas YX=xY \mid X = x adalah 1x1 - x, bukan 11.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • "P(Y<XX=1/3)P(Y < X \mid X = 1/3)" berarti P(Y<1/3X=1/3)P(Y < 1/3 \mid X = 1/3) — substitusi nilai XX terlebih dahulu.
Red Flags
  • Jika soal memuat kondisi X=xX = x (nilai tertentu) → selalu gunakan distribusi bersyarat, bukan joint langsung.

No. 9

XX dan YY merupakan variabel acak yang saling bebas dengan fungsi pembangkit momen M(t)=et22M(t) = e^{\frac{t^2}{2}}. Misal W=X+YW = X + Y dan Z=YXZ = Y - X. Tentukan fungsi pembangkit momen bersama M(t1,t2)M(t_1, t_2) dari WW dan ZZ!

a. e2t12+2t22e^{2t_1^2 + 2t_2^2}
b. e(t1t2)2e^{(t_1 - t_2)^2}
c. e(t1+t2)2e^{(t_1 + t_2)^2}
d. e2t1t2e^{2t_1 t_2}
e. et12+t22e^{t_1^2 + t_2^2}

Jawaban No. 9

(e). et12+t22e^{t_1^2 + t_2^2}

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.8 Transformasi Variabel Acak Gabungan, 2.3 Fungsi Pembangkit
DifficultyHard
Prerequisite2.3 Fungsi Pembangkit, 3.5 Independensi dan Korelasi
Connected Topics3.1 Distribusi Gabungan (Joint Distribution)
ReferensiHogg-McKean-Craig Bab 3.1; Hogg-Tanis-Zimm Bab 5.8
Rumus

Joint MGF dari (W,Z)(W, Z):

MW,Z(t1,t2)=E ⁣[et1W+t2Z]M_{W,Z}(t_1, t_2) = E\!\left[e^{t_1 W + t_2 Z}\right]

Sifat Independensi: Jika XYX \perp Y, maka untuk semua fungsi g(X)g(X) dan h(Y)h(Y):

E[g(X)h(Y)]=E[g(X)]E[h(Y)]E[g(X) \cdot h(Y)] = E[g(X)] \cdot E[h(Y)]

Substitusi MGF univariat: E ⁣[eaX]=MX(a)E\!\left[e^{aX}\right] = M_X(a) — evaluasi MGF XX di titik aa.

Diketahui:

  • X,YX, Y saling bebas (XYX \perp Y) dengan MGF yang sama: MX(t)=MY(t)=et2/2M_X(t) = M_Y(t) = e^{t^2/2}

  • Ini adalah MGF distribusi N(0,1)N(0,1)

  • W=X+YW = X + Y, Z=YXZ = Y - X

  • Target: MW,Z(t1,t2)=E[et1W+t2Z]M_{W,Z}(t_1, t_2) = E[e^{t_1 W + t_2 Z}]

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Ekspresikan t1W+t2Zt_1 W + t_2 Z dalam XX dan YY

Substitusi W=X+YW = X + Y dan Z=YXZ = Y - X:

t1W+t2Z=t1(X+Y)+t2(YX)t_1 W + t_2 Z = t_1(X+Y) + t_2(Y-X) =t1X+t1Y+t2Yt2X= t_1 X + t_1 Y + t_2 Y - t_2 X =(t1t2)X+(t1+t2)Y= (t_1 - t_2)X + (t_1 + t_2)Y

Langkah 2: Pisahkan Ekspektasi Menggunakan Independensi XYX \perp Y

MW,Z(t1,t2)=E ⁣[e(t1t2)X+(t1+t2)Y]M_{W,Z}(t_1,t_2) = E\!\left[e^{(t_1-t_2)X + (t_1+t_2)Y}\right] =E ⁣[e(t1t2)Xe(t1+t2)Y]= E\!\left[e^{(t_1-t_2)X} \cdot e^{(t_1+t_2)Y}\right]

Karena XYX \perp Y, faktor yang hanya bergantung pada XX dan faktor yang hanya bergantung pada YY dapat dipisahkan:

=E ⁣[e(t1t2)X]E ⁣[e(t1+t2)Y]= E\!\left[e^{(t_1-t_2)X}\right] \cdot E\!\left[e^{(t_1+t_2)Y}\right] =MX(t1t2)MY(t1+t2)= M_X(t_1-t_2) \cdot M_Y(t_1+t_2)

Langkah 3: Substitusi MGF

Gunakan MX(s)=es2/2M_X(s) = e^{s^2/2} dan MY(s)=es2/2M_Y(s) = e^{s^2/2}:

MX(t1t2)=e(t1t2)2/2M_X(t_1-t_2) = e^{(t_1-t_2)^2/2} MY(t1+t2)=e(t1+t2)2/2M_Y(t_1+t_2) = e^{(t_1+t_2)^2/2} MW,Z(t1,t2)=e(t1t2)2/2e(t1+t2)2/2=e(t1t2)2+(t1+t2)22M_{W,Z}(t_1,t_2) = e^{(t_1-t_2)^2/2} \cdot e^{(t_1+t_2)^2/2} = e^{\frac{(t_1-t_2)^2 + (t_1+t_2)^2}{2}}

Langkah 4: Sederhanakan Eksponen

Ekspansi pembilang eksponen:

(t1t2)2=t122t1t2+t22(t_1-t_2)^2 = t_1^2 - 2t_1t_2 + t_2^2 (t1+t2)2=t12+2t1t2+t22(t_1+t_2)^2 = t_1^2 + 2t_1t_2 + t_2^2

Jumlahkan (perhatikan suku ±2t1t2\pm 2t_1t_2 saling menghilangkan):

(t1t2)2+(t1+t2)2=2t12+2t22(t_1-t_2)^2 + (t_1+t_2)^2 = 2t_1^2 + 2t_2^2

Maka:

MW,Z(t1,t2)=e2t12+2t222=et12+t22M_{W,Z}(t_1,t_2) = e^{\frac{2t_1^2 + 2t_2^2}{2}} = e^{t_1^2 + t_2^2}

Catatan Bonus: Karena joint MGF memfaktorkan menjadi et12et22=MW(t1)MZ(t2)e^{t_1^2} \cdot e^{t_2^2} = M_W(t_1) \cdot M_Z(t_2), ini membuktikan bahwa WW dan ZZ saling bebas — meskipun keduanya merupakan kombinasi linear dari XX dan YY yang sama!

Hasil Akhir: (e). et12+t22e^{t_1^2 + t_2^2}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Langsung menulis MW,Z(t1,t2)=MW(t1)MZ(t2)M_{W,Z}(t_1,t_2) = M_W(t_1) \cdot M_Z(t_2) tanpa derivasi — ini hanya valid jika WZW \perp Z, yang justru merupakan kesimpulan yang perlu dibuktikan, bukan asumsi awal.
  • Salah menguraikan t1W+t2Zt_1 W + t_2 Z: menulis (t1+t2)X+(t1t2)Y(t_1+t_2)X + (t_1-t_2)Y (tanda tertukar antara koefisien XX dan YY).
  • Salah ekspansi aljabar: (a+b)2+(ab)2=2a2+2b2(a+b)^2 + (a-b)^2 = 2a^2 + 2b^2 (suku ±2ab\pm 2ab saling menghilangkan) — ini harus dihapal.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira joint MGF MW,Z(t1,t2)M_{W,Z}(t_1,t_2) adalah hasil kali MGF univariat MW(t1)MZ(t2)M_W(t_1) \cdot M_Z(t_2) secara langsung. Joint MGF didefinisikan sebagai E[et1W+t2Z]E[e^{t_1 W + t_2 Z}], bukan E[et1W]E[et2Z]E[e^{t_1 W}] \cdot E[e^{t_2 Z}] kecuali jika WZW \perp Z sudah diketahui.
Red Flags
  • Jika M(t)=et2/2M(t) = e^{t^2/2} → distribusi N(0,1)N(0,1); kombinasi linear variabel Normal adalah Normal.
  • Langkah kritis: ubah t1W+t2Zt_1 W + t_2 Z menjadi bentuk aX+bYaX + bY dulu sebelum mengambil ekspektasi — ini selalu langkah pertama untuk joint MGF dari transformasi linear.
  • Jika joint MGF memfaktorkan sebagai g(t1)h(t2)g(t_1) \cdot h(t_2)WW dan ZZ independen.

No. 10

Ketika pemegang polis melakukan klaim akibat suatu kebakaran yang terjadi kepada suatu perusahaan asuransi kebakaran, maka perusahaan tersebut akan menentukan estimasi awal besaran klaim yang akan dibayarkan kepada penerima manfaat sebesar XX. Ketika klaim tersebut disetujui, Perusahaan membayarkan manfaat sebesar YY.

Perusahaan asuransi menentukan XX dan YY memiliki fungsi peluang bersama:

f(x,y)=2x2(x1)y2x1x1,untuk x>1, y>1f(x, y) = \frac{2}{x^2(x-1)} \cdot y^{-\frac{2x-1}{x-1}}, \quad \text{untuk } x > 1,\ y > 1

Jika diketahui estimasi klaim awal sebesar 2, tentukan peluang bahwa besaran klaim yang disetujui oleh perusahaan asuransi di antara 1 dan 3!

a. 19\dfrac{1}{9}
b. 29\dfrac{2}{9}
c. 13\dfrac{1}{3}
d. 23\dfrac{2}{3}
e. 89\dfrac{8}{9}

Jawaban No. 10

(e). 89\dfrac{8}{9}

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.3 Distribusi Bersyarat (Conditional Distribution)
DifficultyHard
Prerequisite3.2 Distribusi Marginal, 3.3 Distribusi Bersyarat (Conditional Distribution)
Connected Topics2.6 Distribusi Kontinu Umum
ReferensiHogg-McKean-Craig Bab 2.3; Miller Bab 3.6
Rumus

PDF Bersyarat YY diketahui X=xX = x:

fYX(yx)=f(x,y)fX(x)f_{Y|X}(y \mid x) = \frac{f(x,y)}{f_X(x)}

PDF Marginal XX:

fX(x)=1f(x,y)dyf_X(x) = \int_1^{\infty} f(x,y)\,dy

Probabilitas bersyarat menggunakan PDF bersyarat:

P(a<Y<bX=x)=abfYX(yx)dyP(a < Y < b \mid X = x) = \int_a^b f_{Y|X}(y \mid x)\,dy

Diketahui:

  • f(x,y)=2x2(x1)y2x1x1f(x,y) = \dfrac{2}{x^2(x-1)} \cdot y^{-\frac{2x-1}{x-1}} untuk x>1x > 1, y>1y > 1

  • Nilai kondisi: X=2X = 2

  • Target: P(1<Y<3X=2)P(1 < Y < 3 \mid X = 2)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Substitusi x=2x = 2 ke PDF Bersama

Hitung konstanta dan eksponen untuk x=2x = 2:

  • Konstanta: 2x2(x1)x=2=24×1=12\dfrac{2}{x^2(x-1)}\bigg|_{x=2} = \dfrac{2}{4 \times 1} = \dfrac{1}{2}
  • Eksponen: 2x1x1x=2=2(2)121=31=3\dfrac{2x-1}{x-1}\bigg|_{x=2} = \dfrac{2(2)-1}{2-1} = \dfrac{3}{1} = 3

Sehingga:

f(2,y)=12y3,y>1f(2, y) = \frac{1}{2} \cdot y^{-3}, \quad y > 1

Langkah 2: Hitung Marginal fX(2)f_X(2)

fX(2)=1f(2,y)dy=112y3dyf_X(2) = \int_1^{\infty} f(2, y)\,dy = \int_1^{\infty} \frac{1}{2} y^{-3}\,dy =12[y22]1=12(0122)=1212=14= \frac{1}{2} \left[\frac{y^{-2}}{-2}\right]_1^{\infty} = \frac{1}{2} \left(0 - \frac{1^{-2}}{-2}\right) = \frac{1}{2} \cdot \frac{1}{2} = \frac{1}{4}

(Limit: saat yy \to \infty, y20y^{-2} \to 0)

Langkah 3: Tentukan PDF Bersyarat fYX(y2)f_{Y|X}(y \mid 2)

fYX(y2)=f(2,y)fX(2)=12y314=12×4×y3=2y3,y>1f_{Y|X}(y \mid 2) = \frac{f(2, y)}{f_X(2)} = \frac{\frac{1}{2} y^{-3}}{\frac{1}{4}} = \frac{1}{2} \times 4 \times y^{-3} = 2y^{-3}, \quad y > 1

Verifikasi: 12y3dy=2[y22]1=212=1\displaystyle\int_1^{\infty} 2y^{-3}\,dy = 2 \cdot \left[\dfrac{y^{-2}}{-2}\right]_1^{\infty} = 2 \cdot \dfrac{1}{2} = 1 ✓ (valid sebagai PDF)

Ini adalah distribusi Pareto tipe II dengan parameter α=2\alpha = 2.

Langkah 4: Hitung P(1<Y<3X=2)P(1 < Y < 3 \mid X = 2)

P(1<Y<3X=2)=132y3dyP(1 < Y < 3 \mid X = 2) = \int_1^3 2y^{-3}\,dy =2[y22]13=[y2]13= 2 \left[\frac{y^{-2}}{-2}\right]_1^3 = \left[-y^{-2}\right]_1^3 =(132)(112)=19+1=89= \left(-\frac{1}{3^2}\right) - \left(-\frac{1}{1^2}\right) = -\frac{1}{9} + 1 = \frac{8}{9}

Hasil Akhir: (e). 89\dfrac{8}{9}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Tidak membagi dengan fX(2)f_X(2): menggunakan f(2,y)=12y3f(2,y) = \tfrac{1}{2}y^{-3} langsung sebagai PDF bersyarat. Ini adalah PDF bersama yang belum ternormalisasi — integralnya =1/4= 1/4, bukan 11.
  • Salah menghitung eksponen saat x=2x=2: beberapa salah menghitung 2x1x1=31=3\dfrac{2x-1}{x-1} = \dfrac{3}{1} = 3 menjadi 32\dfrac{3}{2} atau nilai lain.
  • Salah menghitung integral 132y3dy\int_1^3 2y^{-3}\,dy: anti-turunan y3y^{-3} adalah y22\dfrac{y^{-2}}{-2}, bukan y22\dfrac{y^{-2}}{2} — perhatikan tanda negatif.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • “Di antara 1 dan 3” = P(1<Y<3)P(1 < Y < 3). Batas bawah y=1y = 1 sesuai dengan support y>1y > 1, sehingga P(Y=1)=0P(Y = 1) = 0 untuk distribusi kontinu — tidak perlu khawatir inklusivitas.
Red Flags
  • Soal menyebut “jika diketahui estimasi klaim awal sebesar xx” → ini adalah distribusi bersyarat fYX(yx)f_{Y|X}(y \mid x), bukan distribusi marginal atau bersama.
  • Prosedur standar: (1) substitusi nilai xx, (2) hitung marginal fX(x)f_X(x), (3) bagi untuk dapat fYXf_{Y|X}, (4) integrasikan untuk dapat probabilitas.
  • Jika f(x,y)yαf(x,y) \propto y^{-\alpha} dengan α>1\alpha > 1 dan support y>1y > 1 → distribusi Pareto; integral selalu konvergen.

No. 11

Suatu Perusahaan asuransi menawarkan produk asuransi kesehatan kepada para karyawan di suatu Perusahaan besar. Sebagai bagian dari rencana ini, setiap karyawan dapat menambahkan tepat dua dari asuransi tambahan A, B, dan C, atau mereka dapat memilih untuk tidak menambahkan asuransi tambahan apapun dari ketiganya. Proporsi dari karyawan Perusahaan yang memilih asuransi tambahan A, B, dan C yaitu 14\dfrac{1}{4}, 13\dfrac{1}{3}, dan 512\dfrac{5}{12}, secara berurutan. Tentukan peluang seorang karyawan yang diambil secara acak akan memilih tidak dengan asuransi tambahan!

a. 00
b. 47144\dfrac{47}{144}
c. 12\dfrac{1}{2}
d. 97144\dfrac{97}{144}
e. 79\dfrac{7}{9}

Jawaban No. 11

(c). 12\dfrac{1}{2}

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas
Sub-topik1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas
DifficultyMedium
Prerequisite1.3 Metode Enumerasi
Connected Topics1.5 Kejadian Independen
ReferensiMiller Bab 2; Hogg-Tanis-Zimm Bab 1
Rumus

Normalisasi Probabilitas: Total proporsi seluruh kelompok =1= 1:

pAB+pAC+pBC+p0=1p_{AB} + p_{AC} + p_{BC} + p_0 = 1

Relasi proporsi pilihan individual dan pasangan:

  • P(pilih A)=pAB+pACP(\text{pilih A}) = p_{AB} + p_{AC} (karyawan yang memilih A pasti memilih salah satu dari AB atau AC)
  • P(pilih B)=pAB+pBCP(\text{pilih B}) = p_{AB} + p_{BC}
  • P(pilih C)=pAC+pBCP(\text{pilih C}) = p_{AC} + p_{BC}

Diketahui:

  • Setiap karyawan memilih tepat 2 dari {A,B,C}\{A, B, C\} atau tidak memilih sama sekali

  • P(pilih A)=14P(\text{pilih A}) = \frac{1}{4}, P(pilih B)=13P(\text{pilih B}) = \frac{1}{3}, P(pilih C)=512P(\text{pilih C}) = \frac{5}{12}

  • Target: p0=P(tidak memilih)p_0 = P(\text{tidak memilih})

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Definisikan Variabel

Karena setiap karyawan yang memilih akan memilih tepat 2 asuransi, hanya ada 3 kemungkinan pasangan:

  • pABp_{AB} = proporsi yang memilih A dan B
  • pACp_{AC} = proporsi yang memilih A dan C
  • pBCp_{BC} = proporsi yang memilih B dan C
  • p0p_0 = proporsi yang tidak memilih apapun

Langkah 2: Tulis Sistem Persamaan dari Proporsi Individual

Karyawan yang “memilih A” berarti paket mereka mencakup A, yaitu paket AB atau AC:

pAB+pAC=14(1)p_{AB} + p_{AC} = \frac{1}{4} \tag{1} pAB+pBC=13(2)p_{AB} + p_{BC} = \frac{1}{3} \tag{2} pAC+pBC=512(3)p_{AC} + p_{BC} = \frac{5}{12} \tag{3}

Langkah 3: Jumlahkan Ketiga Persamaan

(pAB+pAC)+(pAB+pBC)+(pAC+pBC)=14+13+512(p_{AB} + p_{AC}) + (p_{AB} + p_{BC}) + (p_{AC} + p_{BC}) = \frac{1}{4} + \frac{1}{3} + \frac{5}{12} 2(pAB+pAC+pBC)=312+412+512=1212=12(p_{AB} + p_{AC} + p_{BC}) = \frac{3}{12} + \frac{4}{12} + \frac{5}{12} = \frac{12}{12} = 1 pAB+pAC+pBC=12p_{AB} + p_{AC} + p_{BC} = \frac{1}{2}

Langkah 4: Hitung Proporsi yang Tidak Memilih

Karena total proporsi harus =1= 1:

p0=1(pAB+pAC+pBC)=112=12p_0 = 1 - (p_{AB} + p_{AC} + p_{BC}) = 1 - \frac{1}{2} = \frac{1}{2}

Hasil Akhir: (c). 12\dfrac{1}{2}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menjumlahkan P(A)+P(B)+P(C)P(A) + P(B) + P(C) dan menyimpulkan p0=0p_0 = 0: memang 14+13+512=1\frac{1}{4}+\frac{1}{3}+\frac{5}{12} = 1, tetapi ini tidak berarti semua karyawan memilih. Karena setiap karyawan yang memilih dihitung dua kali (sekali di setiap asuransi yang dipilih), jumlah P(A)+P(B)+P(C)=2(pAB+pAC+pBC)P(A)+P(B)+P(C) = 2(p_{AB}+p_{AC}+p_{BC}), bukan pAB+pAC+pBCp_{AB}+p_{AC}+p_{BC}.
  • Mencoba menyelesaikan sistem 3 persamaan untuk mendapat pABp_{AB}, pACp_{AC}, pBCp_{BC} secara individual — tidak perlu! Kita hanya butuh jumlah totalnya, yang cukup didapat dari menjumlahkan ketiga persamaan.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • “Proporsi karyawan yang memilih A” = P(A)=pAB+pACP(A) = p_{AB} + p_{AC}, bukan pAB+pAC+pBCp_{AB} + p_{AC} + p_{BC} (yang mencakup semua yang memilih apapun).
  • Jangan mengira karyawan bisa memilih hanya 1 atau semua 3 — soal menyatakan “tepat dua atau tidak sama sekali”.
Red Flags
  • Jika soal menyebut “tepat kk dari nn opsi” → setiap karyawan yang memilih dihitung di kk kategori → jumlah proporsi individual =k×= k \times (proporsi yang memilih).
  • Trik efisien: jumlahkan semua persamaan untuk mendapat k×ppasangank \times \sum p_{\text{pasangan}}, lalu bagi kk. Di sini k=2k=2, sehingga P(A)+P(B)+P(C)=2(pAB+pAC+pBC)P(A)+P(B)+P(C) = 2(p_{AB}+p_{AC}+p_{BC}).

No. 12

Suatu perusahaan transportasi memiliki bus yang dapat mengakomodasi 20 orang turis. Berdasarkan pengalaman, perusahaan menduga beberapa turis akan tidak datang, sehingga perusahaan tersebut menjual 21 tiket. Peluang turis tidak datang sebesar 0,020{,}02 dan saling bebas dengan turis-turis lainnya. Setiap tiket dijual seharga 50 ribu dan tidak ada pengembalian uang jika turis tidak datang. Jika turis datang dan kursi tidak tersedia, maka perusahaan harus membayar kerugian sebesar 100 ribu (yaitu sebesar harga tiket dan penalti sebesar 50 ribu). Berapakah ekspektasi pendapatan yang diterima oleh operator? (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)

a. 935.000935{.}000
b. 950.000950{.}000
c. 967.000967{.}000
d. 976.000976{.}000
e. 985.000985{.}000

Jawaban No. 12

(e). 985.000985{.}000

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.5 Distribusi Diskrit Umum, 2.1 Variabel Acak Diskrit
DifficultyHard
Prerequisite2.5 Distribusi Diskrit Umum
Connected Topics2.1 Variabel Acak Diskrit
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 3.1; Miller Bab 5.2
Rumus

Distribusi Binomial: NB(n,pdatang)N \sim B(n, p_{\text{datang}}) dengan n=21n=21, pdatang=10,02=0,98p_{\text{datang}} = 1 - 0{,}02 = 0{,}98.

P(N=k)=(21k)(0,98)k(0,02)21kP(N=k) = \binom{21}{k}(0{,}98)^k(0{,}02)^{21-k}

Ekspektasi dengan dua skenario:

E[Pendapatan]=R1P(Skenario 1)+R2P(Skenario 2)E[\text{Pendapatan}] = R_1 \cdot P(\text{Skenario 1}) + R_2 \cdot P(\text{Skenario 2})

Diketahui:

  • 21 tiket dijual, kapasitas bus 20 kursi

  • p(tidak datang)=0,02p(\text{tidak datang}) = 0{,}02, p(datang)=0,98p(\text{datang}) = 0{,}98, setiap turis independen

  • NN = banyaknya turis yang datang → NB(21,0,98)N \sim B(21, 0{,}98)

  • Pendapatan per tiket: Rp50.000 (tidak dikembalikan meski tidak datang)

  • Penalti jika turis datang tapi tidak ada kursi: Rp100.000 per orang (tiket 50 ribu dikembalikan + penalti 50 ribu)

  • Target: E[Pendapatan bersih operator]E[\text{Pendapatan bersih operator}]

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Identifikasi Skenario yang Mungkin

Dengan 21 tiket dan kapasitas 20:

  • Skenario A (N20N \leq 20): setidaknya 1 turis tidak datang → semua turis yang datang mendapat kursi. Tidak ada penalti.
  • Skenario B (N=21N = 21): semua 21 turis datang → 1 orang tidak mendapat kursi → perusahaan bayar penalti Rp100.000.

Mengapa hanya dua skenario? Karena NN bisa bernilai 0 sampai 21, tetapi kursi hanya tidak cukup jika N>20N > 20, yaitu hanya jika N=21N = 21.

Langkah 2: Hitung Pendapatan di Masing-Masing Skenario

Pendapatan kotor dari penjualan tiket (selalu): 21×50.000=Rp1.050.00021 \times 50.000 = \text{Rp}1.050.000

  • Skenario A (N20N \leq 20): tidak ada penalti → Pendapatan = Rp1.050.0001.050.000
  • Skenario B (N=21N = 21): penalti Rp100.000100.000 untuk 1 orang → Pendapatan = Rp1.050.000100.000=Rp950.0001.050.000 - 100.000 = \text{Rp}950.000

Langkah 3: Hitung Probabilitas Masing-Masing Skenario

P(N=21)=(2121)(0,98)21(0,02)0=(0,98)21P(N = 21) = \binom{21}{21}(0{,}98)^{21}(0{,}02)^0 = (0{,}98)^{21}

Hitung (0,98)21(0{,}98)^{21}:

ln(0,98)0,02020    21×(0,02020)=0,4242\ln(0{,}98) \approx -0{,}02020 \implies 21 \times (-0{,}02020) = -0{,}4242 (0,98)21=e0,42420,6543(0{,}98)^{21} = e^{-0{,}4242} \approx 0{,}6543 P(N20)=1P(N=21)=10,6543=0,3457P(N \leq 20) = 1 - P(N=21) = 1 - 0{,}6543 = 0{,}3457

Langkah 4: Hitung Ekspektasi Pendapatan

E[Pendapatan]=1.050.000×P(N20)+950.000×P(N=21)E[\text{Pendapatan}] = 1.050.000 \times P(N \leq 20) + 950.000 \times P(N=21) =1.050.000×0,3457+950.000×0,6543= 1.050.000 \times 0{,}3457 + 950.000 \times 0{,}6543 =362.985+621.585=984.570Rp985.000= 362.985 + 621.585 = 984.570 \approx \text{Rp}985.000

Alternatif penghitungan yang lebih ringkas:

E[Pendapatan]=1.050.000100.000×P(N=21)E[\text{Pendapatan}] = 1.050.000 - 100.000 \times P(N=21) =1.050.000100.000×0,6543=1.050.00065.430=984.570Rp985.000= 1.050.000 - 100.000 \times 0{,}6543 = 1.050.000 - 65.430 = 984.570 \approx \text{Rp}985.000

Hasil Akhir: (e). 985.000985{.}000

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menghitung E[Pendapatan]=20×50.000=1.000.000E[\text{Pendapatan}] = 20 \times 50.000 = 1.000.000 — ini mengabaikan bahwa tiket yang tidak digunakan (turis tidak datang) tetap menghasilkan pendapatan Rp50.000 karena tidak ada pengembalian uang.
  • Mengira lebih dari 1 orang bisa kelebihan kursi — dengan tepat 21 tiket dan kapasitas 20, maksimum kelebihan adalah 2120=121 - 20 = 1 orang (hanya terjadi jika N=21N=21).
  • Salah menghitung (0,98)21(0{,}98)^{21}: gunakan logaritma natural atau kalkulator. Hasilnya 0,654\approx 0{,}654, bukan 0,982=0,96\approx 0{,}98^2 = 0{,}96 (keliru menggunakan pangkat kecil).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • “Penalti sebesar 100 ribu” adalah total yang dibayar perusahaan (bukan hanya penalti bersih) — ini mencakup pengembalian tiket Rp50.000 + penalti tambahan Rp50.000, totalnya Rp100.000.
  • “Pendapatan” di sini adalah pendapatan bersih operator: total penerimaan dari tiket dikurangi pengeluaran penalti.
Red Flags
  • Masalah overbooking: kapasitas nn, tiket dijual n+kn+k → penalti hanya terjadi jika N>nN > n. Di sini n=20n=20, k=1k=1, sehingga penalti hanya jika N=21N = 21.
  • Rumus ringkas yang berguna: E[Pendapatan]=Pendapatan maksPenalti×P(kelebihan)E[\text{Pendapatan}] = \text{Pendapatan maks} - \text{Penalti} \times P(\text{kelebihan}).
  • Selalu cek: apakah ada lebih dari satu skenario penalti? Di sini tidak, karena hanya bisa kelebihan 0 atau 1 orang.

No. 13

Seorang peneliti kesehatan masyarakat meneliti rekam medis dari suatu grup yang terdiri dari 937 laki-laki yang meninggal di tahun 1997 dan menemukan fakta bahwa 210 diantaranya meninggal akibat penyakit jantung. Selain itu, 312 dari 937 laki-laki memiliki setidaknya satu orang tua (ayah atau ibu) yang juga meninggal karena penyakit jantung. Dari 312 orang ini, sebanyak 102 laki-laki meninggal karena penyakit jantung. Tentukanlah peluang seorang laki-laki yang diambil secara acak dari grup ini meninggal karena penyakit jantung, jika diketahui tidak ada satupun dari orangtuanya yang meninggal karena penyakit jantung! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)

a. 0,1150{,}115
b. 0,1730{,}173
c. 0,2240{,}224
d. 0,3270{,}327
e. 0,5140{,}514

Jawaban No. 13

(b). 0,1730{,}173

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas
Sub-topik1.4 Probabilitas Bersyarat
DifficultyEasy
Prerequisite1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas
Connected Topics1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 1.4; Miller Bab 2
Rumus

Probabilitas Bersyarat:

P(ABc)=P(ABc)P(Bc)P(A \mid B^c) = \frac{P(A \cap B^c)}{P(B^c)}

Di mana P(ABc)=P(A)P(AB)P(A \cap B^c) = P(A) - P(A \cap B) dan P(Bc)=1P(B)P(B^c) = 1 - P(B).

Pendekatan counting (frekuensi relatif): Lebih mudah bekerja langsung dengan jumlah orang daripada probabilitas, karena semua data diberikan dalam bentuk frekuensi absolut.

Diketahui:

  • Total laki-laki dalam grup: 937937

  • Meninggal karena penyakit jantung: 210210 orang

  • Definisikan kejadian:

    • JJ = meninggal karena penyakit jantung
    • BB = setidaknya satu orang tua meninggal karena penyakit jantung → B=312|B| = 312
    • BcB^c = tidak ada orang tua yang meninggal karena penyakit jantung → Bc=937312=625|B^c| = 937 - 312 = 625
  • Dari 312 orang di kelompok BB: 102 meninggal karena jantung → JB=102|J \cap B| = 102

  • Target: P(JBc)P(J \mid B^c)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Susun Tabel Frekuensi (Opsional tapi Sangat Membantu)

Jantung (JJ)Bukan Jantung (JcJ^c)Total
Orang tua punya riwayat (BB)102102312102=210312-102=210312312
Orang tua tidak punya riwayat (BcB^c)????625625
Total210210727727937937

Langkah 2: Hitung JBc|J \cap B^c| — Jumlah yang Meninggal karena Jantung di Kelompok BcB^c

Total yang meninggal karena jantung: 210210. Yang meninggal karena jantung dengan riwayat keluarga (JBJ \cap B): 102102. Maka yang meninggal karena jantung tanpa riwayat keluarga (JBcJ \cap B^c):

JBc=210102=108|J \cap B^c| = 210 - 102 = 108

Langkah 3: Hitung Bc|B^c| — Ukuran Kelompok Kondisi

Bc=937312=625|B^c| = 937 - 312 = 625

Langkah 4: Hitung Probabilitas Bersyarat

P(JBc)=JBcBc=108625=0,17280,173P(J \mid B^c) = \frac{|J \cap B^c|}{|B^c|} = \frac{108}{625} = 0{,}1728 \approx 0{,}173

Tabel Lengkap setelah diisi:

Jantung (JJ)Bukan Jantung (JcJ^c)Total
Riwayat keluarga (BB)102102210210312312
Tidak ada riwayat (BcB^c)108108517517625625
Total210210727727937937

Hasil Akhir: (b). 0,1730{,}173

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menjawab 1089370,115\dfrac{108}{937} \approx 0{,}115 — ini adalah P(JBc)P(J \cap B^c), probabilitas gabungan, bukan probabilitas bersyarat. Penyebut yang benar adalah Bc=625|B^c| = 625, bukan total populasi 937937.
  • Mengira P(JBc)=P(J)P(JB)=210937102312P(J \mid B^c) = P(J) - P(J \mid B) = \dfrac{210}{937} - \dfrac{102}{312} — operasi ini tidak valid dalam probabilitas.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Tidak ada satupun dari orangtuanya yang meninggal karena penyakit jantung” = komplemen dari “setidaknya satu orang tua meninggal karena jantung”. Kelompok BcB^c terdiri dari 937312=625937 - 312 = 625 orang.
  • “Dari 312 orang ini, 102 meninggal karena jantung” → JB=102|J \cap B| = 102, bukan JBc=102|J \cap B^c| = 102.
Red Flags
  • Jika soal memberikan data frekuensi absolut (bukan probabilitas langsung) → gunakan pendekatan counting: hitung jumlah orang yang memenuhi kondisi, bagi dengan ukuran kelompok kondisi.
  • Jika ada kondisi “diketahui bahwa…” → penyebut adalah ukuran kelompok kondisi (di sini Bc=625|B^c| = 625), bukan total populasi.

No. 14

Suatu Perusahaan asuransi menerbitkan 1250 polis produk kesehatan mata. Banyaknya klaim yang diajukan oleh pemegang polis dari polis produk ini dalam setahun diketahui mengikuti distribusi Poisson dengan rataan 2. Asumsikan bahwa banyaknya klaim yang diajukan oleh setiap pemegang polis saling bebas antara satu sama lain. Berapakah peluang aproksimasi dari banyaknya klaim yang diajukan dalam satu tahun berada di antara 2450 dan 2600 klaim? (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)

a. 0,680{,}68
b. 0,820{,}82
c. 0,870{,}87
d. 0,950{,}95
e. 1,001{,}00

Jawaban No. 14

(b). 0,820{,}82

FieldIsi
Topik CF2Topik 4 — Inferensi Statistik
Sub-topik4.3 Teorema Limit Pusat (CLT)
DifficultyMedium
Prerequisite2.5 Distribusi Diskrit Umum, 4.2 Distribusi Sampel
Connected Topics4.4 Hukum Bilangan Besar (LLN)
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 5.5; Miller Bab 8
Rumus

Teorema Limit Pusat (CLT): Untuk X1,X2,,XnX_1, X_2, \ldots, X_n i.i.d. dengan E[Xi]=μE[X_i] = \mu dan Var(Xi)=σ2\text{Var}(X_i) = \sigma^2, maka untuk nn besar:

S=i=1nXiaN(nμ,nσ2)S = \sum_{i=1}^n X_i \overset{a}{\sim} N(n\mu,\, n\sigma^2)

Sifat Poisson: Untuk XPoisson(λ)X \sim \text{Poisson}(\lambda): E[X]=λE[X] = \lambda dan Var(X)=λ\text{Var}(X) = \lambda (mean = variansi).

Standarisasi:

Z=Snμnσ2aN(0,1)Z = \frac{S - n\mu}{\sqrt{n\sigma^2}} \overset{a}{\sim} N(0,1)

Diketahui:

  • n=1250n = 1250 polis, masing-masing XiPoisson(λ=2)X_i \sim \text{Poisson}(\lambda = 2), saling bebas

  • E[Xi]=λ=2E[X_i] = \lambda = 2, Var(Xi)=λ=2\text{Var}(X_i) = \lambda = 2

  • S=i=11250XiS = \displaystyle\sum_{i=1}^{1250} X_i = total klaim dalam setahun

  • Target: P(2450S2600)P(2450 \leq S \leq 2600)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Tentukan Parameter Distribusi SS

Karena XiX_i saling bebas dan identik:

E[S]=nE[Xi]=1250×2=2500E[S] = n \cdot E[X_i] = 1250 \times 2 = 2500 Var(S)=nVar(Xi)=1250×2=2500\text{Var}(S) = n \cdot \text{Var}(X_i) = 1250 \times 2 = 2500 SD(S)=2500=50\text{SD}(S) = \sqrt{2500} = 50

Karena n=1250n = 1250 sangat besar, oleh CLT:

SaN(2500,2500)S \overset{a}{\sim} N(2500, 2500)

Langkah 2: Standarisasi Batas-Batas Interval

P(2450S2600)P ⁣(2450250050Z2600250050)P(2450 \leq S \leq 2600) \approx P\!\left(\frac{2450 - 2500}{50} \leq Z \leq \frac{2600 - 2500}{50}\right) =P ⁣(5050Z10050)=P(1Z2)= P\!\left(\frac{-50}{50} \leq Z \leq \frac{100}{50}\right) = P(-1 \leq Z \leq 2)

Langkah 3: Hitung Probabilitas dari Tabel Normal Standar

P(1Z2)=Φ(2)Φ(1)P(-1 \leq Z \leq 2) = \Phi(2) - \Phi(-1)

Dari tabel:

  • Φ(2)=0,9772\Phi(2) = 0{,}9772
  • Φ(1)=1Φ(1)=10,8413=0,1587\Phi(-1) = 1 - \Phi(1) = 1 - 0{,}8413 = 0{,}1587
P(1Z2)=0,97720,1587=0,81850,82P(-1 \leq Z \leq 2) = 0{,}9772 - 0{,}1587 = 0{,}8185 \approx 0{,}82

Hasil Akhir: (b). 0,820{,}82

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Salah menghitung variansi SS: menggunakan Var(S)=nλ2=1250×4=5000\text{Var}(S) = n \cdot \lambda^2 = 1250 \times 4 = 5000SD(S)=500070,7\text{SD}(S) = \sqrt{5000} \approx 70{,}7. Ini keliru karena untuk Poisson, variansi = mean = λ\lambda, bukan λ2\lambda^2.
  • Salah menghitung batas bawah: 2450250050=1\dfrac{2450-2500}{50} = -1 (benar), tetapi beberapa salah hitung menjadi 245050=49\dfrac{2450}{50} = 49.
  • Lupa bahwa Φ(z)=1Φ(z)\Phi(-z) = 1 - \Phi(z), sehingga Φ(1)=10,8413=0,1587\Phi(-1) = 1 - 0{,}8413 = 0{,}1587, bukan 0,8413-0{,}8413.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • “Berada di antara 2450 dan 2600” — standarisasi menggunakan kedua batas (bawah dan atas). Jangan hanya menghitung P(S2600)P(S \leq 2600) atau P(S2450)P(S \geq 2450) secara terpisah.
  • n=1250n = 1250 adalah jumlah polis (bukan klaim). Total klaim SS adalah jumlahan dari 1250 variabel acak.
Red Flags
  • Untuk distribusi Poisson, selalu ingat: E[X]=Var(X)=λE[X] = \text{Var}(X) = \lambda. Ini berbeda dari distribusi Binomial di mana Var(X)=np(1p)np=E[X]\text{Var}(X) = np(1-p) \neq np = E[X].
  • Soal menyebut “peluang aproksimasi” → sinyal kuat untuk menggunakan CLT + normal standar.
  • Setelah standarisasi: cek apakah zz-score masuk akal (biasanya antara 3-3 dan 33 untuk rentang yang “wajar”).

No. 15

Suatu polis asuransi kumpulan memberikan proteksi kesehatan kepada para karyawan di suatu perusahaan mikro. Nilai klaim dalam setahun yang dinyatakan oleh VV didefinisikan sebagai V=100.000YV = 100{.}000 \cdot Y dengan YY merupakan variabel random dengan fungsi kepadatan peluang:

f(y)={k(1y)4,untuk 0<y<10,selainnyaf(y) = \begin{cases} k(1 - y)^4, & \text{untuk } 0 < y < 1 \\ 0, & \text{selainnya} \end{cases}

dengan kk merupakan suatu konstanta. Berapakah peluang bersyarat dari VV melebihi 40.000, jika diketahui VV melebihi 10.000? (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)

a. 0,080{,}08
b. 0,130{,}13
c. 0,170{,}17
d. 0,200{,}20
e. 0,510{,}51

Jawaban No. 15

(b). 0,130{,}13

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.2 Variabel Acak Kontinu, 1.4 Probabilitas Bersyarat
DifficultyMedium
Prerequisite2.2 Variabel Acak Kontinu
Connected Topics2.6 Distribusi Kontinu Umum
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 2.2; Miller Bab 4
Rumus

Normalisasi PDF: f(y)dy=1\displaystyle\int_{-\infty}^{\infty} f(y)\,dy = 1 digunakan untuk menentukan konstanta kk.

Probabilitas Bersyarat untuk variabel kontinu:

P(V>aV>b)=P(V>aV>b)P(V>b)P(V > a \mid V > b) = \frac{P(V > a \cap V > b)}{P(V > b)}

Jika a>ba > b, maka {V>a}{V>b}\{V > a\} \subset \{V > b\}, sehingga P(V>aV>b)=P(V>a)P(V > a \cap V > b) = P(V > a):

P(V>aV>b)=P(V>a)P(V>b)untuk a>bP(V > a \mid V > b) = \frac{P(V > a)}{P(V > b)} \quad \text{untuk } a > b

Konversi VV ke YY: V=100.000YV = 100.000 \cdot Y, sehingga V>cY>c100.000V > c \Leftrightarrow Y > \dfrac{c}{100.000}.

Diketahui:

  • f(y)=k(1y)4f(y) = k(1-y)^4 untuk 0<y<10 < y < 1

  • V=100.000YV = 100.000 \cdot Y
  • Konversi batas: V>40.000Y>0,4V > 40.000 \Leftrightarrow Y > 0{,}4 dan V>10.000Y>0,1V > 10.000 \Leftrightarrow Y > 0{,}1

  • Karena 0,4>0,10{,}4 > 0{,}1: P(V>40.000V>10.000)=P(Y>0,4)P(Y>0,1)P(V > 40.000 \mid V > 10.000) = \dfrac{P(Y > 0{,}4)}{P(Y > 0{,}1)}

  • Target: nilai probabilitas bersyarat tersebut

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Tentukan Konstanta kk dari Kondisi Normalisasi

01k(1y)4dy=1\int_0^1 k(1-y)^4\,dy = 1

Hitung integralnya dengan substitusi u=1yu = 1-y, du=dydu = -dy:

01(1y)4dy=10u4(du)=01u4du=[u55]01=15\int_0^1 (1-y)^4\,dy = \int_1^0 u^4(-du) = \int_0^1 u^4\,du = \left[\frac{u^5}{5}\right]_0^1 = \frac{1}{5}

Sehingga:

k15=1    k=5k \cdot \frac{1}{5} = 1 \implies k = 5

Jadi f(y)=5(1y)4f(y) = 5(1-y)^4 untuk 0<y<10 < y < 1.

Langkah 2: Hitung P(Y>0,4)P(Y > 0{,}4) — Pembilang

P(Y>0,4)=0,415(1y)4dyP(Y > 0{,}4) = \int_{0{,}4}^{1} 5(1-y)^4\,dy

Gunakan anti-turunan: 5(1y)4dy=5(1y)55=(1y)5\displaystyle\int 5(1-y)^4\,dy = -\frac{5(1-y)^5}{5} = -(1-y)^5

=[(1y)5]0,41=(11)5((10,4)5)=0+(0,6)5= \left[-(1-y)^5\right]_{0{,}4}^{1} = -(1-1)^5 - (-(1-0{,}4)^5) = 0 + (0{,}6)^5

Hitung (0,6)5(0{,}6)^5:

(0,6)2=0,36;(0,6)4=0,1296;(0,6)5=0,6×0,1296=0,07776(0{,}6)^2 = 0{,}36;\quad (0{,}6)^4 = 0{,}1296;\quad (0{,}6)^5 = 0{,}6 \times 0{,}1296 = 0{,}07776 P(Y>0,4)=0,07776P(Y > 0{,}4) = 0{,}07776

Langkah 3: Hitung P(Y>0,1)P(Y > 0{,}1) — Penyebut

P(Y>0,1)=[(1y)5]0,11=0+(10,1)5=(0,9)5P(Y > 0{,}1) = \left[-(1-y)^5\right]_{0{,}1}^{1} = 0 + (1-0{,}1)^5 = (0{,}9)^5

Hitung (0,9)5(0{,}9)^5:

(0,9)2=0,81;(0,9)4=0,6561;(0,9)5=0,9×0,6561=0,59049(0{,}9)^2 = 0{,}81;\quad (0{,}9)^4 = 0{,}6561;\quad (0{,}9)^5 = 0{,}9 \times 0{,}6561 = 0{,}59049 P(Y>0,1)=0,59049P(Y > 0{,}1) = 0{,}59049

Langkah 4: Hitung Probabilitas Bersyarat

P(V>40.000V>10.000)=P(Y>0,4)P(Y>0,1)=0,077760,59049=0,13170,13P(V > 40.000 \mid V > 10.000) = \frac{P(Y > 0{,}4)}{P(Y > 0{,}1)} = \frac{0{,}07776}{0{,}59049} = 0{,}1317 \approx 0{,}13

Hasil Akhir: (b). 0,130{,}13

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Lupa menentukan kk: menggunakan f(y)=(1y)4f(y) = (1-y)^4 dengan k=1k=1. Ini menghasilkan 01(1y)4dy=1/51\int_0^1 (1-y)^4\,dy = 1/5 \neq 1, artinya ff bukan PDF yang valid. Selalu tentukan kk terlebih dahulu.
  • Salah mengidentifikasi pembilang: menggunakan P(10.000<V40.000)P(10.000 < V \leq 40.000) sebagai pembilang. Karena 40.000>10.00040.000 > 10.000, berlaku {V>40.000}{V>10.000}\{V > 40.000\} \subset \{V > 10.000\}, sehingga pembilang adalah P(V>40.000)P(V > 40.000), bukan P(10.000<V40.000)P(10.000 < V \leq 40.000).
  • Salah menghitung anti-turunan: 5(1y)4dy=(1y)5+C\int 5(1-y)^4\,dy = -(1-y)^5 + C. Pastikan tanda negatif diperhatikan (dari chain rule: turunan (1y)5(1-y)^5 adalah 5(1y)4-5(1-y)^4).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • “V melebihi 40.000” = V>40.000V > 40.000 (strict inequality). Untuk variabel kontinu, P(V=40.000)=0P(V = 40.000) = 0 sehingga P(V>40.000)=P(V40.000)P(V > 40.000) = P(V \geq 40.000) — tidak ada perbedaan numerik.
  • Konversi yang benar: V=100.000YV = 100.000 \cdot Y, sehingga V>40.000100.000Y>40.000Y>0,4V > 40.000 \Leftrightarrow 100.000 Y > 40.000 \Leftrightarrow Y > 0{,}4.
Red Flags
  • Jika PDF memuat konstanta kk yang tidak diketahuiselalu tentukan kk dulu sebelum menghitung probabilitas apapun.
  • Pola P(V>aV>b)P(V > a \mid V > b) dengan a>ba > b → sederhanakan langsung menjadi P(V>a)P(V>b)\dfrac{P(V > a)}{P(V > b)} (karena irisan =P(V>a)= P(V > a)).
  • Bentuk f(y)=k(1y)nf(y) = k(1-y)^n pada [0,1][0,1] → ini distribusi Beta(1, n+1) dengan k=n+1k = n+1. Di sini n=4n=4, sehingga k=5k=5. Berguna sebagai pengecekan cepat.

No. 16

Seorang dokter melakukan studi mengenai hubungan antara tekanan darah dan ketidaknormalan detak jantung pada para pasiennya. Ia melakukan pengujian secara acak kepada para pasiennya dan mencatat tekanan darah mereka (tinggi, rendah, atau normal) dan detak jantungnya (normal atau tidak normal). Berdasarkan hasil riset yang ia lakukan, didapatkan informasi sebagai berikut:

(i) 14%14\% memiliki tekanan darah tinggi
(ii) 22%22\% memiliki tekanan darah rendah
(iii) 15%15\% memiliki detak jantung tidak normal
(iv) Bagi mereka yang memiliki detak jantung tidak normal, sepertiganya memiliki tekanan darah tinggi
(v) Bagi mereka yang memiliki tekanan darah normal, seperdelapannya memiliki detak jantung tidak normal

Berapakah porsi dari pasien yang terpilih dalam pengujian memiliki detak jantung normal dan tekanan darah rendah?

a. 2%2\%
b. 5%5\%
c. 8%8\%
d. 9%9\%
e. 20%20\%

Jawaban No. 16

(e). 20%20\%

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Dasar-Dasar Probabilitas
Sub-topik1.4 Probabilitas Bersyarat, 1.6 Teorema Bayes dan Hukum Probabilitas Total
DifficultyMedium
Prerequisite1.2 Aksioma dan Perhitungan Probabilitas
Connected Topics1.5 Kejadian Independen
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 1.4; Miller Bab 2
Rumus

Definisi Probabilitas Bersyarat (digunakan untuk menghitung probabilitas gabungan):

P(AB)=P(A)P(BA)=P(B)P(AB)P(A \cap B) = P(A) \cdot P(B \mid A) = P(B) \cdot P(A \mid B)

Hukum Probabilitas Total (untuk partisi {T1,T2,T3}\{T_1, T_2, T_3\} dari ruang sampel):

P(D)=P(T1D)+P(T2D)+P(T3D)P(D') = P(T_1 \cap D') + P(T_2 \cap D') + P(T_3 \cap D')

Komplemen:

P(TrendahD)=P(Trendah)P(TrendahD)P(T_{\text{rendah}} \cap D) = P(T_{\text{rendah}}) - P(T_{\text{rendah}} \cap D')

Diketahui:

  • Definisikan kejadian:

    • TtT_t = tekanan darah tinggi, TrT_r = tekanan darah rendah, TnT_n = tekanan darah normal
    • DD = detak jantung normal, DD' = detak jantung tidak normal
  • Dari kondisi soal:

    • (i) P(Tt)=0,14P(T_t) = 0{,}14
    • (ii) P(Tr)=0,22P(T_r) = 0{,}22
    • (iii) P(D)=0,15P(D') = 0{,}15, sehingga P(D)=0,85P(D) = 0{,}85
    • (iv) P(TtD)=13P(T_t \mid D') = \dfrac{1}{3}
    • (v) P(DTn)=18P(D' \mid T_n) = \dfrac{1}{8}
  • P(Tn)=1P(Tt)P(Tr)=10,140,22=0,64P(T_n) = 1 - P(T_t) - P(T_r) = 1 - 0{,}14 - 0{,}22 = 0{,}64
  • Target: P(TrD)P(T_r \cap D)

Langkah Pengerjaan

Strategi: Kita akan mengisi sel-sel “tabel 3×2” secara sistematis (3 kategori tekanan darah × 2 kategori detak jantung).

Langkah 1: Hitung P(TtD)P(T_t \cap D') dari Kondisi (iv)

Dari definisi probabilitas bersyarat: P(TtD)=P(D)P(TtD)P(T_t \cap D') = P(D') \cdot P(T_t \mid D')

P(TtD)=0,15×13=0,05P(T_t \cap D') = 0{,}15 \times \frac{1}{3} = 0{,}05

Langkah 2: Hitung P(TnD)P(T_n \cap D') dari Kondisi (v)

Dari definisi probabilitas bersyarat: P(TnD)=P(Tn)P(DTn)P(T_n \cap D') = P(T_n) \cdot P(D' \mid T_n)

P(TnD)=0,64×18=0,08P(T_n \cap D') = 0{,}64 \times \frac{1}{8} = 0{,}08

Langkah 3: Hitung P(TrD)P(T_r \cap D') dari Hukum Probabilitas Total

Tekanan darah {Tt,Tr,Tn}\{T_t, T_r, T_n\} adalah partisi dari ruang sampel, sehingga:

P(D)=P(TtD)+P(TrD)+P(TnD)P(D') = P(T_t \cap D') + P(T_r \cap D') + P(T_n \cap D') 0,15=0,05+P(TrD)+0,080{,}15 = 0{,}05 + P(T_r \cap D') + 0{,}08 P(TrD)=0,150,050,08=0,02P(T_r \cap D') = 0{,}15 - 0{,}05 - 0{,}08 = 0{,}02

Langkah 4: Hitung P(TrD)P(T_r \cap D) — Target

Karena {D,D}\{D, D'\} adalah partisi:

P(Tr)=P(TrD)+P(TrD)P(T_r) = P(T_r \cap D) + P(T_r \cap D') 0,22=P(TrD)+0,020{,}22 = P(T_r \cap D) + 0{,}02 P(TrD)=0,220,02=0,20P(T_r \cap D) = 0{,}22 - 0{,}02 = 0{,}20

Tabel Lengkap (sebagai verifikasi):

Detak Normal (DD)Detak Tidak Normal (DD')Total
Tekanan Tinggi (TtT_t)0,090{,}090,050{,}050,140{,}14
Tekanan Rendah (TrT_r)0,20\mathbf{0{,}20}0,020{,}020,220{,}22
Tekanan Normal (TnT_n)0,560{,}560,080{,}080,640{,}64
Total0,850{,}850,150{,}151,001{,}00

Hasil Akhir: (e). 20%20\%

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menjawab P(TrD)=0,02P(T_r \cap D') = 0{,}02 (opsi a) — ini adalah irisan tekanan rendah dengan detak tidak normal, bukan detak normal. Soal meminta detak normal.
  • Salah mengidentifikasi kondisi (iv) dan (v): kondisi (iv) adalah P(TtD)=1/3P(T_t \mid D') = 1/3 (tekanan tinggi diketahui detak tidak normal), bukan P(DTt)=1/3P(D' \mid T_t) = 1/3. Arah kondisi harus benar sebelum menggunakan rumus perkalian.
  • Mengira P(TtD)P(T_t \cap D') bisa dihitung sebagai P(Tt)×P(D)=0,14×0,15=0,021P(T_t) \times P(D') = 0{,}14 \times 0{,}15 = 0{,}021 — ini hanya valid jika TtT_t dan DD' independen, yang belum tentu benar.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Kondisi (v): “bagi mereka yang memiliki tekanan darah normal, seperdelapannya memiliki detak jantung tidak normal” = P(DTn)=1/8P(D' \mid T_n) = 1/8, bukan P(TnD)=1/8P(T_n \mid D') = 1/8.
  • Target soal adalah P(TrD)P(T_r \cap D) = detak normal DAN tekanan rendah — perhatikan kedua kondisi ini harus dipenuhi sekaligus.
Red Flags
  • Soal dengan multiple kondisi bersyarat dan beberapa kategori → susun tabel 2D terlebih dahulu, isi sel yang bisa dihitung langsung, lalu gunakan sifat baris/kolom menjumlahkan ke total marginal untuk mencari sel yang belum diketahui.
  • Hukum probabilitas total: P(D)=iP(TiD)P(D') = \sum_i P(T_i \cap D') — ini adalah kunci Langkah 3 yang menghubungkan informasi kondisi (iv) dan (v) untuk menemukan P(TrD)P(T_r \cap D').

No. 17

Misal XX dan YY merupakan profit bulanan Perusahaan I dan II, secara berurutan. Profit bulanan dari Perusahaan I dapat dimodelkan dengan menggunakan variabel acak kontinu dengan fungsi kepekatan fX(x)f_X(x). Perusahaan II memiliki profit bulanan senilai dua kali Perusahaan I. Tentukan fungsi kepekatan peluang dari profit bulanan Perusahaan II!

a. 12fX ⁣(y2)\dfrac{1}{2} f_X\!\left(\dfrac{y}{2}\right)
b. fX ⁣(y2)f_X\!\left(\dfrac{y}{2}\right)
c. 2fX ⁣(y2)2 f_X\!\left(\dfrac{y}{2}\right)
d. 2fX(y)2 f_X(y)
e. 2fX(2y)2 f_X(2y)

Jawaban No. 17

(a). 12fX ⁣(y2)\dfrac{1}{2} f_X\!\left(\dfrac{y}{2}\right)

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat
DifficultyEasy
Prerequisite2.2 Variabel Acak Kontinu
Connected Topics3.8 Transformasi Variabel Acak Gabungan
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 2.7; Miller Bab 4.4
Rumus

Teknik CDF untuk Transformasi Monoton Meningkat (Y=g(X)Y = g(X)):

Langkah:

  1. Nyatakan FY(y)=P(Yy)=P(g(X)y)F_Y(y) = P(Y \leq y) = P(g(X) \leq y) dalam bentuk FXF_X
  2. Turunkan: fY(y)=ddyFY(y)f_Y(y) = \dfrac{d}{dy} F_Y(y)

Ekuivalen — Rumus Jacobian (Change of Variable):

fY(y)=fX ⁣(g1(y))ddyg1(y)f_Y(y) = f_X\!\left(g^{-1}(y)\right) \cdot \left|\frac{d}{dy}g^{-1}(y)\right|

di mana g1(y)g^{-1}(y) adalah invers dari transformasi y=g(x)y = g(x).

Diketahui:

  • Y=2XY = 2X (profit Perusahaan II = dua kali profit Perusahaan I)

  • fX(x)f_X(x) diketahui (bentuk umum, tidak dispesifikasi)

  • Target: fY(y)f_Y(y)

Langkah Pengerjaan

Metode 1: Teknik CDF (Lebih Fundamental, Direkomendasikan untuk Pemahaman)

Langkah 1: Nyatakan CDF YY dalam CDF XX

FY(y)=P(Yy)=P(2Xy)=P ⁣(Xy2)=FX ⁣(y2)F_Y(y) = P(Y \leq y) = P(2X \leq y) = P\!\left(X \leq \frac{y}{2}\right) = F_X\!\left(\frac{y}{2}\right)

(Tanda pertidaksamaan tidak berubah karena membagi kedua sisi dengan 2>02 > 0.)

Langkah 2: Turunkan untuk Mendapat PDF YY

fY(y)=ddyFY(y)=ddyFX ⁣(y2)f_Y(y) = \frac{d}{dy} F_Y(y) = \frac{d}{dy} F_X\!\left(\frac{y}{2}\right)

Gunakan chain rule: ddyFX ⁣(y2)=fX ⁣(y2)ddy(y2)=fX ⁣(y2)12\dfrac{d}{dy} F_X\!\left(\dfrac{y}{2}\right) = f_X\!\left(\dfrac{y}{2}\right) \cdot \dfrac{d}{dy}\left(\dfrac{y}{2}\right) = f_X\!\left(\dfrac{y}{2}\right) \cdot \dfrac{1}{2}

fY(y)=12fX ⁣(y2)f_Y(y) = \frac{1}{2} f_X\!\left(\frac{y}{2}\right)

Metode 2: Rumus Jacobian (Lebih Cepat)

Transformasi: y=g(x)=2xy = g(x) = 2x. Invers: x=g1(y)=y/2x = g^{-1}(y) = y/2.

Jacobian: ddy(y2)=12\left|\dfrac{d}{dy}\left(\dfrac{y}{2}\right)\right| = \dfrac{1}{2}

Substitusi ke rumus:

fY(y)=fX ⁣(y2)12=12fX ⁣(y2)f_Y(y) = f_X\!\left(\frac{y}{2}\right) \cdot \frac{1}{2} = \frac{1}{2} f_X\!\left(\frac{y}{2}\right)

Verifikasi Normalisasi (sanity check):

12fX ⁣(y2)dy\int_{-\infty}^{\infty} \frac{1}{2} f_X\!\left(\frac{y}{2}\right) dy

Substitusi u=y/2u = y/2, du=dy/2du = dy/2, sehingga dy=2dudy = 2\,du:

=12fX(u)2du=fX(u)du=1= \int_{-\infty}^{\infty} \frac{1}{2} f_X(u) \cdot 2\,du = \int_{-\infty}^{\infty} f_X(u)\,du = 1 \checkmark

Hasil Akhir: (a). 12fX ⁣(y2)\dfrac{1}{2} f_X\!\left(\dfrac{y}{2}\right)

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menulis fY(y)=fX(y/2)f_Y(y) = f_X(y/2) tanpa faktor 1/21/2 (opsi b) — ini melanggar normalisasi: fX(y/2)dy=21\int f_X(y/2)\,dy = 2 \neq 1. Faktor Jacobian wajib ada untuk menjaga total probabilitas tetap 1.
  • Mengira Jacobian adalah dy/dx=2|dy/dx| = 2 (turunan YY terhadap XX) — Jacobian yang digunakan dalam rumus transformasi PDF adalah dx/dy=1/2|dx/dy| = 1/2 (turunan invers), bukan dy/dx|dy/dx|.
  • Memilih opsi (c) 2fX(y/2)2f_X(y/2) — ini mengalikan dengan dy/dx=2|dy/dx| = 2 (keliru) alih-alih dx/dy=1/2|dx/dy| = 1/2.
  • Memilih opsi (e) 2fX(2y)2f_X(2y) — ini menggunakan argumen 2y2y (bukan y/2y/2) dan faktor 2, keduanya keliru.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • “Profit dua kali lipat” berarti Y=2XY = 2X, bukan X=2YX = 2Y. Arah yang benar: Perusahaan II = 2 × Perusahaan I.
Red Flags
  • Formula umum untuk Y=aX+bY = aX + b (transformasi linear, a0a \neq 0):

    fY(y)=1afX ⁣(yba)f_Y(y) = \frac{1}{|a|} f_X\!\left(\frac{y-b}{a}\right)

    Untuk Y=2XY = 2X (yaitu a=2a=2, b=0b=0): fY(y)=12fX ⁣(y2)f_Y(y) = \dfrac{1}{2} f_X\!\left(\dfrac{y}{2}\right)

  • Jika a>1a > 1 (memperlebar distribusi), faktor depan 1/a<11/|a| < 1 → PDF “menjadi lebih rendah tapi lebih lebar”. Ini masuk akal secara intuitif.

  • Selalu verifikasi: hasilnya harus terintegrasi ke 1 atas seluruh support.


No. 18

Masa hidup dari suatu mesin pencetak seharga 200 juta diketahui mengikuti distribusi eksponensial dengan rataan 2 tahun. Pabrik dari mesin pencetak setuju untuk memberikan pengembalian dana penuh kepada pembeli jika mesin pencetak mengalami kerusakan dalam kurun waktu satu tahun sejak pembelian dan pengembalian dana sebagian jika kerusakan terjadi di tahun kedua. Jika pabrik mencetak 100 mesin pencetak, berapakah nilai ekspektasi pengembalian dana yang dibayarkan? (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)

a. 6.3216{.}321 juta
b. 7.3587{.}358 juta
c. 7.8697{.}869 juta
d. 10.25610{.}256 juta
e. 12.64212{.}642 juta

Jawaban No. 18

(d). 10.25610{.}256 juta

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.6 Distribusi Kontinu Umum, 2.2 Variabel Acak Kontinu
DifficultyHard
Prerequisite2.6 Distribusi Kontinu Umum
Connected Topics2.1 Variabel Acak Diskrit
ReferensiSOA Exam P Sample Q No. 35; Hogg-Tanis-Zimm Bab 3.3; Miller Bab 5.4
Rumus

CDF distribusi Eksponensial (parametrisasi skala θ=1/λ\theta = 1/\lambda):

F(t)=1et/θ,t>0F(t) = 1 - e^{-t/\theta}, \quad t > 0

Probabilitas gagal di interval (a,b](a, b]:

P(a<Tb)=F(b)F(a)=ea/θeb/θP(a < T \leq b) = F(b) - F(a) = e^{-a/\theta} - e^{-b/\theta}

Ekspektasi dana pengembalian untuk satu mesin:

E[R]=skenario(besar refund)×P(skenario)E[R] = \sum_{\text{skenario}} (\text{besar refund}) \times P(\text{skenario})

Diketahui:

  • TExp(θ=2)T \sim \text{Exp}(\theta = 2) (rata-rata masa hidup = 2 tahun)

  • Harga mesin: 200 juta

  • Kebijakan refund:

    • Rusak di tahun ke-1 (i.e., T1T \leq 1): refund penuh = 200 juta
    • Rusak di tahun ke-2 (i.e., 1<T21 < T \leq 2): refund setengah = 100 juta
    • Rusak setelah tahun ke-2 (T>2T > 2): refund nol = 0
  • Jumlah mesin: 100 unit

  • Target: E[Total Refund]=100×E[R]E[\text{Total Refund}] = 100 \times E[R], di mana RR adalah refund untuk satu mesin

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung Probabilitas Tiap Skenario

Karena TExp(θ=2)T \sim \text{Exp}(\theta = 2), maka F(t)=1et/2F(t) = 1 - e^{-t/2}.

Skenario 1 — Rusak di tahun ke-1, P(T1)P(T \leq 1):

P(T1)=1e1/2=1e0,5P(T \leq 1) = 1 - e^{-1/2} = 1 - e^{-0{,}5}

Skenario 2 — Rusak di tahun ke-2, P(1<T2)P(1 < T \leq 2):

P(1<T2)=F(2)F(1)=e1/2e1=e0,5e1P(1 < T \leq 2) = F(2) - F(1) = e^{-1/2} - e^{-1} = e^{-0{,}5} - e^{-1}

Skenario 3 — Bertahan lebih dari 2 tahun, P(T>2)P(T > 2):

P(T>2)=e1(tidak perlu dihitung, refundnya 0)P(T > 2) = e^{-1} \quad \text{(tidak perlu dihitung, refundnya 0)}

Langkah 2: Hitung Ekspektasi Refund untuk Satu Mesin

Refund RR adalah variabel acak diskrit dengan tiga nilai kemungkinan:

E[R]=200P(T1)+100P(1<T2)+0P(T>2)E[R] = 200 \cdot P(T \leq 1) + 100 \cdot P(1 < T \leq 2) + 0 \cdot P(T > 2)

Substitusi:

E[R]=200(1e0,5)+100(e0,5e1)E[R] = 200\,(1 - e^{-0{,}5}) + 100\,(e^{-0{,}5} - e^{-1})

Langkah 3: Sederhanakan Secara Aljabar

Distribusikan konstanta:

E[R]=200200e0,5+100e0,5100e1E[R] = 200 - 200e^{-0{,}5} + 100e^{-0{,}5} - 100e^{-1} E[R]=200100e0,5100e1E[R] = 200 - 100e^{-0{,}5} - 100e^{-1} E[R]=200100(e0,5+e1)E[R] = 200 - 100\left(e^{-0{,}5} + e^{-1}\right)

Langkah 4: Hitung Numerik

Nilai numerik eksak:

e0,50,60653,e10,36788e^{-0{,}5} \approx 0{,}60653, \qquad e^{-1} \approx 0{,}36788 e0,5+e10,60653+0,36788=0,97441e^{-0{,}5} + e^{-1} \approx 0{,}60653 + 0{,}36788 = 0{,}97441 E[R]=200100×0,97441=20097,441=102,559 jutaE[R] = 200 - 100 \times 0{,}97441 = 200 - 97{,}441 = 102{,}559 \text{ juta}

Tunggu — satuan perlu dicek. Karena harga mesin adalah 200 juta, seluruh perhitungan sudah dalam satuan juta rupiah. Jadi E[R]102,559E[R] \approx 102{,}559 juta untuk satu mesin.

Perhatikan satuan refund

Soal menyebut harga 200 juta dan meminta jawaban dalam satuan juta. Pastikan angka 200 dan 100 di atas diperlakukan sebagai satuan juta.

Langkah 5: Kalikan dengan 100 Mesin

E[Total Refund]=100×E[R]=100×102,55910.256 jutaE[\text{Total Refund}] = 100 \times E[R] = 100 \times 102{,}559 \approx 10{.}256 \text{ juta}

Verifikasi cepat: Jawaban ini masuk akal secara intuitif — rata-rata masa hidup hanya 2 tahun, sehingga banyak mesin yang rusak di 2 tahun pertama. Total refund \approx 10.256 juta dari potensi maksimum 100×200=20.000100 \times 200 = 20{.}000 juta (jika semua rusak di tahun pertama) adalah sekitar 51%, yang wajar mengingat distribusi eksponensial memiliki probabilitas tinggi untuk kejadian awal.

Hasil Akhir: (d). 10.25610{.}256 juta

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Salah menentukan refund tahun ke-2. Soal bilang “pengembalian sebagian” — tanpa menyebut angkanya secara eksplisit. Ini adalah jebakan klasik: kita harus mengasumsikan bahwa “sebagian” = setengah (½ × 200 = 100 juta). Soal ini memang identik dengan SOA Sample Q No. 35 di mana refund tahun ke-2 secara eksplisit adalah 12\frac{1}{2} dari harga. Jika soal tidak menyebutkan secara eksplisit, baca ulang soal atau cek dari opsi jawaban mana yang cocok.
  • Lupa bahwa E[R]E[R] adalah ekspektasi untuk SATU mesin, lalu lupa dikalikan 100. Ini akan menghasilkan jawaban sekitar 102,56 juta (tidak ada di opsi), bukan 10.256 juta.
  • Salah parametrisasi Eksponensial. Rataan = 2 tahun berarti θ=2\theta = 2 (parameter skala) atau λ=1/2\lambda = 1/2 (parameter laju). Gunakan et/2e^{-t/2}, bukan e2te^{-2t}.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • “Rusak dalam kurun waktu satu tahun” = T1T \leq 1, bukan T<1T < 1 (untuk distribusi kontinu keduanya sama, tapi penting untuk dipahami batasnya).
  • “Rusak di tahun kedua” = 1<T21 < T \leq 2 (bukan T=2T = 2 atau T>1T > 1 tanpa batas atas). Batas atas adalah T=2T = 2; setelah itu tidak ada refund.
  • “100 mesin” adalah pengali akhir, bukan parameter distribusi. Jangan memasukkan angka 100 ke dalam perhitungan probabilitas.
Red Flags
  • Jika soal menyebut “rataan/mean = mm” untuk distribusi Eksponensial → parameter skala θ=m\theta = m, gunakan et/me^{-t/m} untuk survival function, bukan emte^{-mt}.
  • Jika soal menyebut kebijakan refund berjenjang (full/partial/none) → ini adalah ekspektasi variabel acak diskrit yang nilainya bergantung pada interval waktu. Buat tabel skenario terlebih dahulu.
  • Jika hasil perhitungan satu unit tidak ada di opsi, kemungkinan besar kamu belum mengalikan dengan jumlah unit (100 mesin).

No. 19

Nilai klaim dalam satu bulan yang dibayarkan oleh suatu perusahaan asuransi dimodelkan dengan menggunakan variabel acak positif kontinu, XX, dengan fungsi kepadatan peluang yang proporsional terhadap (1+x)4(1 + x)^{-4} dengan 0<x<0 < x < \infty. Tentukan nilai ekspektasi klaim bulanan dari perusahaan tersebut!

a. 16\dfrac{1}{6}
b. 13\dfrac{1}{3}
c. 12\dfrac{1}{2}
d. 11
e. 33

Jawaban No. 19

(c). 12\dfrac{1}{2}

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.2 Variabel Acak Kontinu
DifficultyMedium
Prerequisite2.2 Variabel Acak Kontinu, 2.6 Distribusi Kontinu Umum
Connected Topics2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 3.1; Miller Bab 4.2
Rumus

Normalisasi konstanta: Jika f(x)=cg(x)f(x) = c \cdot g(x), maka c=[supportg(x)dx]1c = \left[\int_{\text{support}} g(x)\,dx\right]^{-1}.

Nilai Harapan:

E[X]=xfX(x)dxE[X] = \int_{-\infty}^{\infty} x\,f_X(x)\,dx

Integral berguna: 0(1+x)ndx=1n1\displaystyle\int_0^\infty (1+x)^{-n}\,dx = \frac{1}{n-1} untuk n>1n > 1.

Diketahui:

  • fX(x)(1+x)4f_X(x) \propto (1+x)^{-4}, x>0x > 0 (support: (0,)(0, \infty))

  • Perlu mencari konstanta normalisasi cc terlebih dahulu

  • Target: E[X]E[X]

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Tentukan Konstanta Normalisasi

Karena fX(x)=c(1+x)4f_X(x) = c\,(1+x)^{-4} harus bernormalisasi ke 1:

0c(1+x)4dx=1\int_0^\infty c\,(1+x)^{-4}\,dx = 1

Hitung integral dengan substitusi u=1+xu = 1+x, du=dxdu = dx:

0(1+x)4dx=1u4du=[u33]1=0(13)=13\int_0^\infty (1+x)^{-4}\,dx = \int_1^\infty u^{-4}\,du = \left[\frac{u^{-3}}{-3}\right]_1^\infty = 0 - \left(-\frac{1}{3}\right) = \frac{1}{3}

Maka c13=1c \cdot \dfrac{1}{3} = 1, sehingga c=3c = 3.

Jadi: fX(x)=3(1+x)4f_X(x) = \dfrac{3}{(1+x)^4}, x>0x > 0.

Langkah 2: Verifikasi — Kenali Distribusi

Distribusi ini adalah Pareto (tipe II / Lomax) dengan parameter α=3\alpha = 3 dan θ=1\theta = 1:

fX(x)=αθ(1+xθ)(α+1)=31(1+x)4,x>0f_X(x) = \frac{\alpha}{\theta}\left(1 + \frac{x}{\theta}\right)^{-(\alpha+1)} = \frac{3}{1}(1+x)^{-4}, \quad x > 0

Untuk distribusi Pareto dengan parameter ini, E[X]=θα1=12E[X] = \dfrac{\theta}{\alpha - 1} = \dfrac{1}{2}.

Langkah 3: Hitung E[X]E[X] secara Langsung (Verifikasi Integral)

E[X]=0x3(1+x)4dxE[X] = \int_0^\infty x \cdot \frac{3}{(1+x)^4}\,dx

Gunakan substitusi u=1+xu = 1+xx=u1x = u-1, dx=dudx = du:

E[X]=31(u1)u4du=31(u3u4)duE[X] = 3\int_1^\infty (u-1)\,u^{-4}\,du = 3\int_1^\infty \left(u^{-3} - u^{-4}\right)du =3[u22u33]1=3[(00)(12+13)]= 3\left[\frac{u^{-2}}{-2} - \frac{u^{-3}}{-3}\right]_1^\infty = 3\left[\left(0 - 0\right) - \left(-\frac{1}{2} + \frac{1}{3}\right)\right] =3[(16)]=3×16=12= 3\left[-\left(-\frac{1}{6}\right)\right] = 3 \times \frac{1}{6} = \frac{1}{2}

Hasil Akhir: (c). E[X]=12E[X] = \dfrac{1}{2}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Langsung menghitung E[X]=0x(1+x)4dxE[X] = \int_0^\infty x(1+x)^{-4}\,dx tanpa mencari konstanta cc terlebih dahulu. Integral tersebut bukan nilai harapan karena (1+x)4(1+x)^{-4} belum dinormalisasi.
  • Salah dalam batas integral setelah substitusi: saat x=0x = 0, u=1u = 1 (bukan u=0u = 0).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • “Proporsional terhadap (1+x)4(1+x)^{-4}” artinya f(x)=c(1+x)4f(x) = c \cdot (1+x)^{-4} untuk suatu konstanta c>0c > 0 yang harus ditentukan — bukan bahwa f(x)=(1+x)4f(x) = (1+x)^{-4} langsung.
Red Flags
  • Kata “proporsional terhadap” → wajib mencari konstanta normalisasi sebelum menghitung momen apapun.
  • Integral 0(1+x)ndx=1n1\int_0^\infty (1+x)^{-n}\,dx = \frac{1}{n-1} valid hanya untuk n>1n > 1. Di sini n=4>1n = 4 > 1 ✓, dan E[X]E[X] ada karena n1=3>1n-1 = 3 > 1 juga ✓.

No. 20

Dalam suatu analisis data mengenai pelayanan kesehatan, usia dibulatkan ke kelipatan 5 tahun terdekat. Perbedaan dari usia sebenarnya dan usia yang dibulatkan diasumsikan mengikuti distribusi seragam pada selang dari 2,5-2{,}5 tahun hingga 2,52{,}5 tahun. Data pelayanan kesehatan diambil berdasarkan pengambilan acak terhadap 48 orang. Berapakah peluang aproksimasi bahwa rataan dari usia yang dibulatkan berada dalam 0,250{,}25 tahun dari rataan usia yang sebenarnya? (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)

a. 0,140{,}14
b. 0,380{,}38
c. 0,570{,}57
d. 0,770{,}77
e. 0,880{,}88

Jawaban No. 20

(d). 0,770{,}77

FieldIsi
Topik CF2Topik 4 — Inferensi Statistik
Sub-topik4.3 Teorema Limit Pusat (CLT)
DifficultyMedium
Prerequisite2.6 Distribusi Kontinu Umum, 4.3 Teorema Limit Pusat (CLT)
Connected Topics4.2 Distribusi Sampel
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 5.5; Walpole Bab 8.4
Rumus

Distribusi Seragam XU(a,b)X \sim U(a,b):

μX=a+b2,σX2=(ba)212\mu_X = \frac{a+b}{2}, \quad \sigma^2_X = \frac{(b-a)^2}{12}

Teorema Limit Pusat (CLT): Untuk sampel acak X1,,XnX_1, \ldots, X_n dengan mean μ\mu dan varians σ2\sigma^2:

XˉN ⁣(μ,σ2n)untuk n besar\bar{X} \approx N\!\left(\mu,\, \frac{\sigma^2}{n}\right) \quad \text{untuk } n \text{ besar} P ⁣(Xˉμε)P ⁣(Zεσ/n)=2Φ ⁣(εnσ)1P\!\left(|\bar{X} - \mu| \leq \varepsilon\right) \approx P\!\left(|Z| \leq \frac{\varepsilon}{\sigma/\sqrt{n}}\right) = 2\Phi\!\left(\frac{\varepsilon\sqrt{n}}{\sigma}\right) - 1

Diketahui:

  • Galat pembulatan D=D = (usia sebenarnya) - (usia dibulatkan) U(2,5;  2,5)\sim U(-2{,}5;\; 2{,}5)

  • μD=0\mu_D = 0, σD2=(2,5(2,5))212=2512\sigma^2_D = \dfrac{(2{,}5-(-2{,}5))^2}{12} = \dfrac{25}{12}

  • n=48n = 48 (ukuran sampel)

  • Target: P(Dˉ0,25)P(|\bar{D}| \leq 0{,}25) (rataan galat dalam 0,250{,}25 dari nol)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Formulasikan Masalah

“Rataan usia dibulatkan berada dalam 0,250{,}25 tahun dari rataan usia sebenarnya” equivalen dengan Dˉ0,25|\bar{D}| \leq 0{,}25, di mana Dˉ=XˉsebenarnyaXˉdibulatkan\bar{D} = \bar{X}_{\text{sebenarnya}} - \bar{X}_{\text{dibulatkan}} adalah rataan galat pembulatan.

Karena μD=0\mu_D = 0, ini adalah Dˉ00,25|\bar{D} - 0| \leq 0{,}25.

Langkah 2: Hitung Standar Deviasi Dˉ\bar{D}

σDˉ=σDn=25/1248=5/1248=512×48=5576=524\sigma_{\bar{D}} = \frac{\sigma_D}{\sqrt{n}} = \frac{\sqrt{25/12}}{\sqrt{48}} = \frac{5/\sqrt{12}}{\sqrt{48}} = \frac{5}{\sqrt{12 \times 48}} = \frac{5}{\sqrt{576}} = \frac{5}{24}

Langkah 3: Standardisasi dan Gunakan CLT

P(Dˉ0,25)=P ⁣(Z0,25σDˉ)=P ⁣(Z0,255/24)P(|\bar{D}| \leq 0{,}25) = P\!\left(|Z| \leq \frac{0{,}25}{\sigma_{\bar{D}}}\right) = P\!\left(|Z| \leq \frac{0{,}25}{5/24}\right) =P ⁣(Z0,25×245)=P(Z1,2)= P\!\left(|Z| \leq 0{,}25 \times \frac{24}{5}\right) = P(|Z| \leq 1{,}2)

Langkah 4: Hitung dari Tabel Normal Standar

P(Z1,2)=2Φ(1,2)1=2(0,8849)1=1,76981=0,76980,77P(|Z| \leq 1{,}2) = 2\Phi(1{,}2) - 1 = 2(0{,}8849) - 1 = 1{,}7698 - 1 = 0{,}7698 \approx 0{,}77

Hasil Akhir: (d). 0,770{,}77

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Salah menghitung σDˉ\sigma_{\bar{D}}: menggunakan σD2=25/12\sigma^2_D = 25/12 langsung sebagai varians Dˉ\bar{D}, tanpa membagi dengan n=48n=48.
  • Lupa bahwa P(Zz)=2Φ(z)1P(|Z| \leq z) = 2\Phi(z) - 1, bukan Φ(z)Φ(z)=2Φ(z)1\Phi(z) - \Phi(-z) = 2\Phi(z)-1 (keduanya sama, tapi sering lupa faktor 2).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira ”Xˉdibulatkan\bar{X}_{\text{dibulatkan}} berada dalam 0,250{,}25 dari Xˉsebenarnya\bar{X}_{\text{sebenarnya}}” berarti mencari peluang untuk salah satu ekor saja (satu sisi), padahal “dalam 0,250{,}25” adalah dua sisi: Dˉ0,25|\bar{D}| \leq 0{,}25.
Red Flags
  • Soal melibatkan “rataan dari nn pengamatan berada dalam ε\varepsilon dari nilai tengah” → selalu CLT dua sisi: P(Zεn/σ)P(|Z| \leq \varepsilon\sqrt{n}/\sigma).
  • Hitung 12×48=576=24\sqrt{12 \times 48} = \sqrt{576} = 24 secara persis — hindari pembulatan di tengah-tengah perhitungan.

No. 21

Misal XX dan YY merupakan nilai dari 2 saham di akhir tahun. XX diketahui mengikuti distribusi seragam pada interval [0,12][0, 12]. Diberikan X=xX = x, YY mengikuti distribusi seragam pada interval [0,x][0, x]. Hitunglah Cov(X,Y)\mathrm{Cov}(X, Y) berdasarkan model tersebut!

a. 00
b. 44
c. 66
d. 1212
e. 2424

Jawaban No. 21

(c). 66

FieldIsi
Topik CF2Topik 3 — Variabel Acak Multivariat
Sub-topik3.5 Independensi dan Korelasi
DifficultyMedium
Prerequisite3.3 Distribusi Bersyarat, 3.4 Nilai Harapan dan Variansi Bersyarat
Connected Topics3.6 Matriks Variansi-Kovariansi
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 4.4; Miller Bab 4.6
Rumus

Kovarians via Ekspektasi:

Cov(X,Y)=E[XY]E[X]E[Y]\text{Cov}(X, Y) = E[XY] - E[X]\,E[Y]

Hukum Ekspektasi Total (Law of Total Expectation):

E[g(X,Y)]=EX ⁣[EYX ⁣[g(X,Y)X]]E[g(X,Y)] = E_X\!\left[E_{Y|X}\!\left[g(X,Y) \mid X\right]\right]

Distribusi Bersyarat: YX=xU(0,x)Y \mid X = x \sim U(0, x)E[YX=x]=x2E[Y \mid X = x] = \dfrac{x}{2}, E[Y2X=x]=x23E[Y^2 \mid X = x] = \dfrac{x^2}{3}

Diketahui:

  • XU(0,12)X \sim U(0, 12): E[X]=6E[X] = 6, E[X2]=02+012+1223=48E[X^2] = \dfrac{0^2 + 0 \cdot 12 + 12^2}{3} = 48, Var(X)=12\text{Var}(X) = 12

  • YX=xU(0,x)Y \mid X = x \sim U(0, x)
  • Target: Cov(X,Y)=E[XY]E[X]E[Y]\text{Cov}(X, Y) = E[XY] - E[X]E[Y]

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung E[Y]E[Y] dengan Hukum Ekspektasi Total

E[Y]=EX ⁣[E[YX]]=EX ⁣[X2]=12E[X]=12×6=3E[Y] = E_X\!\left[E[Y \mid X]\right] = E_X\!\left[\frac{X}{2}\right] = \frac{1}{2}\,E[X] = \frac{1}{2} \times 6 = 3

Langkah 2: Hitung E[XY]E[XY] dengan Hukum Ekspektasi Total

E[XY]=EX ⁣[E[XYX]]=EX ⁣[XE[YX]]=EX ⁣[XX2]=12E[X2]E[XY] = E_X\!\left[E[XY \mid X]\right] = E_X\!\left[X \cdot E[Y \mid X]\right] = E_X\!\left[X \cdot \frac{X}{2}\right] = \frac{1}{2}\,E[X^2]

Untuk XU(0,12)X \sim U(0,12):

E[X2]=012x2112dx=1121233=172836=48E[X^2] = \int_0^{12} x^2 \cdot \frac{1}{12}\,dx = \frac{1}{12} \cdot \frac{12^3}{3} = \frac{1728}{36} = 48

Maka:

E[XY]=12×48=24E[XY] = \frac{1}{2} \times 48 = 24

Langkah 3: Hitung Cov(X,Y)\text{Cov}(X, Y)

Cov(X,Y)=E[XY]E[X]E[Y]=246×3=2418=6\text{Cov}(X, Y) = E[XY] - E[X]\,E[Y] = 24 - 6 \times 3 = 24 - 18 = 6

Hasil Akhir: (c). Cov(X,Y)=6\text{Cov}(X,Y) = 6

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengira Cov(X,Y)=0\text{Cov}(X,Y) = 0 karena YY tergantung pada XX (bukan independen). Kovarians nol hanya terjadi jika tidak ada hubungan linear antara XX dan YY — di sini jelas ada (E[YX]=X/2E[Y|X] = X/2, fungsi linear XX).
  • Menghitung E[X2]=(E[X])2=36E[X^2] = (E[X])^2 = 36 (melupakan E[X2](E[X])2E[X^2] \neq (E[X])^2 saat ada varians).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengabaikan kondisi YX=xU(0,x)Y \mid X = x \sim U(0,x) dan mencoba langsung menentukan distribusi marginal YY. Jalur yang benar adalah menggunakan hukum ekspektasi total secara bertingkat.
Red Flags
  • Soal dengan distribusi bersyarat → gunakan hukum ekspektasi total: E[g(Y)]=EX[E[g(Y)X]]E[g(Y)] = E_X[E[g(Y)|X]].
  • Untuk E[XY]E[XY]: kondisikan pada XX terlebih dahulu, manfaatkan bahwa XX bersifat tetap dalam ekspektasi bersyarat: E[XYX=x]=xE[YX=x]E[XY \mid X=x] = x \cdot E[Y \mid X=x].

No. 22

Seorang aktuaris melakukan studi pengalaman mengenai besaran klaim yang dibayarkan 10 tahun kalender yang lalu pada produk asuransi properti. Dalam studinya, didapatkan hasil bahwa besaran klaim mengikuti distribusi eksponensial dan peluang kurang dari 1000 (dalam juta) sebesar 0,250{,}25. Aktuaris tersebut merasa bahwa hasil studi tersebut masih valid digunakan sekarang dengan satu kondisi yaitu setiap klaim yang diajukan tahun ini memiliki besaran dua kali lipat dari klaim yang diajukan 10 tahun lalu akibat inflasi ekonomi. Hitunglah peluang suatu klaim yang diajukan tahun ini bernilai kurang dari 1000 (dalam juta)! (Pilihlah jawaban yang paling mendekati!)

a. 0,0630{,}063
b. 0,1250{,}125
c. 0,1340{,}134
d. 0,1630{,}163
e. 0,2500{,}250

Jawaban No. 22

(c). 0,1340{,}134

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.6 Distribusi Kontinu Umum
DifficultyMedium
Prerequisite2.2 Variabel Acak Kontinu, 2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat
Connected Topics2.4 Transformasi Variabel Acak Univariat
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 3.2; Miller Bab 6.4
Rumus

Distribusi Eksponensial XExp(λ)X \sim \text{Exp}(\lambda) (di sini λ\lambda adalah rate, bukan scale):

FX(x)=1eλx,x>0F_X(x) = 1 - e^{-\lambda x}, \quad x > 0

Sifat Skalabilitas: Jika XExp(λ)X \sim \text{Exp}(\lambda) dan Y=cXY = cX (c>0c > 0), maka YExp(λ/c)Y \sim \text{Exp}(\lambda/c).

Menentukan parameter dari peluang: P(X<t)=1eλt=pP(X < t) = 1 - e^{-\lambda t} = pλ=ln(1p)t\lambda = -\dfrac{\ln(1-p)}{t}

Diketahui:

  • XX = klaim 10 tahun lalu Exp(λ)\sim \text{Exp}(\lambda)

  • P(X<1000)=0,25P(X < 1000) = 0{,}25
  • Y=2XY = 2X = klaim tahun ini

  • Target: P(Y<1000)P(Y < 1000)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Tentukan Parameter λ\lambda dari Informasi 10 Tahun Lalu

Diketahui P(X<1000)=0,25P(X < 1000) = 0{,}25:

1eλ×1000=0,251 - e^{-\lambda \times 1000} = 0{,}25 e1000λ=0,75e^{-1000\lambda} = 0{,}75 1000λ=ln(0,75)-1000\lambda = \ln(0{,}75) λ=ln(0,75)1000=0,2876810002,877×104\lambda = -\frac{\ln(0{,}75)}{1000} = \frac{0{,}28768}{1000} \approx 2{,}877 \times 10^{-4}

Langkah 2: Tentukan Distribusi Klaim Tahun Ini

Klaim tahun ini Y=2XY = 2X. Karena XExp(λ)X \sim \text{Exp}(\lambda):

P(Y<1000)=P(2X<1000)=P ⁣(X<500)P(Y < 1000) = P(2X < 1000) = P\!\left(X < 500\right)

Ini adalah cara paling efisien: konversikan batas klaim YY ke dalam variabel XX yang sudah diketahui distribusinya.

Langkah 3: Hitung P(X<500)P(X < 500)

P(X<500)=1eλ×500=1e500λP(X < 500) = 1 - e^{-\lambda \times 500} = 1 - e^{-500\lambda}

Perhatikan bahwa e1000λ=0,75e^{-1000\lambda} = 0{,}75, sehingga:

e500λ=(e1000λ)1/2=(0,75)1/2=0,75e^{-500\lambda} = \left(e^{-1000\lambda}\right)^{1/2} = (0{,}75)^{1/2} = \sqrt{0{,}75} 0,75=34=321,732120,8660\sqrt{0{,}75} = \sqrt{\frac{3}{4}} = \frac{\sqrt{3}}{2} \approx \frac{1{,}7321}{2} \approx 0{,}8660 P(X<500)=10,8660=0,13400,134P(X < 500) = 1 - 0{,}8660 = 0{,}1340 \approx 0{,}134

Hasil Akhir: (c). P(Y<1000)=0,134P(Y < 1000) = 0{,}134

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengira P(Y<1000)=P(X<1000)/2=0,125P(Y < 1000) = P(X < 1000)/2 = 0{,}125 — ini tidak benar. Peluang tidak berskala secara linear dengan transformasi.
  • Mengira YExp(2λ)Y \sim \text{Exp}(2\lambda) (salah arah): jika Y=2XY = 2X dan XExp(λ)X \sim \text{Exp}(\lambda), maka YY memiliki mean 2/λ2/\lambda (lebih besar), sehingga YExp(λ/2)Y \sim \text{Exp}(\lambda/2), bukan Exp(2λ)\text{Exp}(2\lambda).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira “dua kali lipat dari klaim 10 tahun lalu” berarti distribusi YY menggunakan parameter yang sama dengan batas diubah menjadi 2000. Ini salah — batasan tetap 1000, distribusi yang berubah.
Red Flags
  • Trik kunci: P(Y<c)=P(2X<c)=P(X<c/2)P(Y < c) = P(2X < c) = P(X < c/2). Ubah batas, pertahankan distribusi asal XX.
  • (0,75)1/2=0,866(0{,}75)^{1/2} = 0{,}866 — ingat ini sebagai fakta numerik berguna. Lebih umum: jika eλt=p0e^{-\lambda t} = p_0, maka eλ(t/k)=p01/ke^{-\lambda (t/k)} = p_0^{1/k}.

No. 23

Misal XX merupakan variabel acak dengan fungsi pembangkit momen M(t)=(2+et3)9M(t) = \left(\dfrac{2 + e^t}{3}\right)^9. Hitunglah deviasi standar dari XX!

a. 2\sqrt{2}
b. 22
c. 8\sqrt{8}
d. 33
e. 44

Jawaban No. 23

(a). 2\sqrt{2}

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.3 Fungsi Pembangkit
DifficultyEasy
Prerequisite2.5 Distribusi Diskrit Umum, 2.3 Fungsi Pembangkit
Connected Topics2.1 Variabel Acak Diskrit
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 3.1; Miller Bab 5.2
Rumus

MGF Distribusi Binomial XB(n,p)X \sim B(n, p):

MX(t)=(1p+pet)n=(q+pet)n,q=1pM_X(t) = \left(1 - p + p\,e^t\right)^n = \left(q + p\,e^t\right)^n, \quad q = 1-p

Mean dan Varians Binomial:

E[X]=np,Var(X)=np(1p)=npqE[X] = np, \quad \text{Var}(X) = np(1-p) = npq

Deviasi standar: σ=Var(X)\sigma = \sqrt{\text{Var}(X)}

Diketahui:

  • M(t)=(2+et3)9=(23+13et)9M(t) = \left(\dfrac{2 + e^t}{3}\right)^9 = \left(\dfrac{2}{3} + \dfrac{1}{3}e^t\right)^9
  • Target: σX=Var(X)\sigma_X = \sqrt{\text{Var}(X)}

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Identifikasi Distribusi

Tulis ulang MGF:

M(t)=(23+13et)9M(t) = \left(\frac{2}{3} + \frac{1}{3}e^t\right)^9

Bandingkan dengan MGF Binomial MX(t)=(q+pet)nM_X(t) = (q + p\,e^t)^n:

q=23,p=13,n=9q = \frac{2}{3}, \quad p = \frac{1}{3}, \quad n = 9

Maka XB ⁣(9,13)X \sim B\!\left(9,\, \dfrac{1}{3}\right).

Langkah 2: Hitung Varians

Var(X)=npq=9×13×23=9×29=2\text{Var}(X) = npq = 9 \times \frac{1}{3} \times \frac{2}{3} = 9 \times \frac{2}{9} = 2

Langkah 3: Hitung Deviasi Standar

σX=Var(X)=2\sigma_X = \sqrt{\text{Var}(X)} = \sqrt{2}

Hasil Akhir: (a). σX=2\sigma_X = \sqrt{2}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengira soal menanyakan varians (= 2), bukan deviasi standar (= 2\sqrt{2}). Baca soal dengan teliti: “deviasi standar” bukan “varians”.
  • Salah mengidentifikasi pp dan qq: dalam M(t)=(q+pet)nM(t) = (q + pe^t)^n, koefisien di depan ete^t adalah pp (peluang sukses), bukan qq.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mencoba mendiferensiasikan M(t)M(t) dua kali untuk mendapatkan momen — ini benar secara teknis tapi jauh lebih lambat dari mengenali bentuk MGF secara langsung.
Red Flags
  • Bentuk (a+bet)n(a + be^t)^n di mana a+b=1a + b = 1selalu distribusi Binomial dengan p=bp = b, n=nn = n. Identifikasi langsung tanpa turunan.
  • Verifikasi: p+q=1/3+2/3=1p + q = 1/3 + 2/3 = 1 ✓ (syarat wajib agar MGF valid).

No. 24

Besarnya klaim untuk produk asuransi kesehatan Kumpulan yang dinotasikan dengan XX, memiliki fungsi distribusi kumulatif:

FX(x)={0,x<019 ⁣(2x2x33),0x31,x>3F_X(x) = \begin{cases} 0, & x < 0 \\ \dfrac{1}{9}\!\left(2x^2 - \dfrac{x^3}{3}\right), & 0 \leq x \leq 3 \\ 1, & x > 3 \end{cases}

Tentukan modus dari distribusi tersebut!

a. 23\dfrac{2}{3}
b. 11
c. 32\dfrac{3}{2}
d. 22
e. 33

Jawaban No. 24

(d). 22

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2.2 Variabel Acak Kontinu
DifficultyEasy
Prerequisite2.2 Variabel Acak Kontinu
Connected Topics4.5 Estimasi Parameter
ReferensiHogg-Tanis-Zimm Bab 3.1; Miller Bab 4.1
Rumus

PDF dari CDF: fX(x)=FX(x)f_X(x) = F_X'(x)

Modus distribusi kontinu = nilai xx yang memaksimumkan fX(x)f_X(x):

ddxfX(x)=0dand2dx2fX(x)<0\frac{d}{dx}f_X(x) = 0 \quad \text{dan} \quad \frac{d^2}{dx^2}f_X(x) < 0

Diketahui:

  • FX(x)=19 ⁣(2x2x33)F_X(x) = \dfrac{1}{9}\!\left(2x^2 - \dfrac{x^3}{3}\right) untuk 0x30 \leq x \leq 3

  • Target: modus = argmax fX(x)f_X(x)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Turunkan PDF dari CDF

Untuk 0x30 \leq x \leq 3:

fX(x)=FX(x)=ddx[19(2x2x33)]=19(4xx2)f_X(x) = F_X'(x) = \frac{d}{dx}\left[\frac{1}{9}\left(2x^2 - \frac{x^3}{3}\right)\right] = \frac{1}{9}\left(4x - x^2\right)

Verifikasi: fX(0)=0f_X(0) = 0 ✓, fX(3)=19(129)=13f_X(3) = \dfrac{1}{9}(12-9) = \dfrac{1}{3} (positif).

Langkah 2: Cari Titik Kritis fX(x)=0f_X'(x) = 0

ddxfX(x)=19(42x)=0\frac{d}{dx}f_X(x) = \frac{1}{9}(4 - 2x) = 0 42x=0    x=24 - 2x = 0 \implies x = 2

Titik kritis di x=2[0,3]x = 2 \in [0, 3] ✓.

Langkah 3: Konfirmasi Maksimum

d2dx2fX(x)=19(2)=29<0\frac{d^2}{dx^2}f_X(x) = \frac{1}{9}(-2) = -\frac{2}{9} < 0

Karena turunan kedua negatif, x=2x = 2 adalah maksimum lokal (dan global pada support [0,3][0,3]).

Langkah 4: Hitung Nilai PDF di Modus (Opsional, untuk Konfirmasi)

fX(2)=19(4×222)=19(84)=49f_X(2) = \frac{1}{9}(4 \times 2 - 2^2) = \frac{1}{9}(8 - 4) = \frac{4}{9}

Ini adalah nilai maksimum PDF, sehingga modus = x=2x = 2.

Hasil Akhir: (d). Modus =2= 2

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mencoba mencari modus dari CDF secara langsung (misalnya di mana FX(x)F_X(x) mencapai nilai tertentu). Modus ditentukan dari PDF, bukan CDF.
  • Mengira modus = titik di mana FX(x)=0,5F_X(x) = 0{,}5 (ini adalah median, bukan modus).
  • Lupa memeriksa titik kritis terhadap domain [0,3][0, 3]: modus harus berada di dalam support distribusi.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Soal memberikan CDF, bukan PDF. Langkah pertama yang wajib adalah menurunkan CDF untuk mendapatkan PDF sebelum mencari modus.
Red Flags
  • Soal memberikan CDF → langkah pertama selalu: hitung f(x)=F(x)f(x) = F'(x).
  • Untuk mencari modus: cari f(x)=0f'(x) = 0, lalu konfirmasi dengan uji turunan kedua atau bandingkan nilai endpoint.
  • Periksa endpoint: f(0)=0f(0) = 0 dan f(3)=1/3<4/9=f(2)f(3) = 1/3 < 4/9 = f(2), mengonfirmasi x=2x=2 adalah maksimum global.

No. 25

Sampel yang terdiri dari 3 bilangan diambil secara acak dan tanpa pengembalian dari populasi {1,2,3,4,5}\{1, 2, 3, 4, 5\}. Berapakah peluang bahwa jangkauan (range) dari sampel yang terpilih sebesar 3?

a. 115\dfrac{1}{15}
b. 24125\dfrac{24}{125}
c. 210\dfrac{2}{10}
d. 310\dfrac{3}{10}
e. 25\dfrac{2}{5}

Jawaban No. 25

(e). 25\dfrac{2}{5}

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Probabilitas Dasar
Sub-topik1_3_Metode_Enumerasi
DifficultyMedium
Prerequisite1_2_Aksioma_dan_Perhitungan_Probabilitas
Connected Topics1_4_Probabilitas_Bersyarat
ReferensiWackerly, Mendenhall & Scheaffer — Ch. 3
Rumus

Peluang Klasik (Ruang Sampel Seragam):

P(A)=ASP(A) = \frac{|A|}{|S|}

Jangkauan (Range) sampel:

Range=X(n)X(1)\text{Range} = X_{(n)} - X_{(1)}

di mana X(1)X_{(1)} = nilai terkecil dan X(n)X_{(n)} = nilai terbesar dalam sampel.

Kombinasi (sampling tanpa pengembalian):

(nk)=n!k!(nk)!\binom{n}{k} = \frac{n!}{k!(n-k)!}

Diketahui:

  • Populasi: {1,2,3,4,5}\{1, 2, 3, 4, 5\}, ukuran N=5N = 5

  • Ukuran sampel: n=3n = 3, diambil tanpa pengembalian (urutan tidak diperhatikan)

  • Target: P(Range=3)P(\text{Range} = 3)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung total ruang sampel

Karena pengambilan tanpa pengembalian dan urutan tidak diperhatikan, total cara memilih 3 bilangan dari 5 adalah:

S=(53)=5!3!2!=10|S| = \binom{5}{3} = \frac{5!}{3!\,2!} = 10

Langkah 2: Identifikasi syarat Range = 3

Range =XmaxXmin=3= X_{\max} - X_{\min} = 3.

Kita cari semua pasangan (Xmin,Xmax)(X_{\min}, X_{\max}) sehingga XmaxXmin=3X_{\max} - X_{\min} = 3:

XminX_{\min}XmaxX_{\max}Selisih
114433
225533

Jadi hanya ada 2 pasangan ujung yang memenuhi.

Langkah 3: Hitung kejadian yang memenuhi

Untuk setiap pasangan ujung, nilai tengah (elemen ke-3 sampel) harus berada di antara XminX_{\min} dan XmaxX_{\max}.

Kasus 1: Xmin=1X_{\min} = 1, Xmax=4X_{\max} = 4

Nilai tengah yang mungkin dari populasi, dengan syarat 1<x<41 < x < 4 dan x{1,2,3,4,5}x \in \{1,2,3,4,5\}: → x{2,3}x \in \{2, 3\}2 sampel: {1,2,4}\{1,2,4\} dan {1,3,4}\{1,3,4\}

Kasus 2: Xmin=2X_{\min} = 2, Xmax=5X_{\max} = 5

Nilai tengah dengan syarat 2<x<52 < x < 5 dan x{1,2,3,4,5}x \in \{1,2,3,4,5\}: → x{3,4}x \in \{3, 4\}2 sampel: {2,3,5}\{2,3,5\} dan {2,4,5}\{2,4,5\}

Total kejadian yang memenuhi: A=2+2=4|A| = 2 + 2 = 4

Langkah 4: Hitung peluang

P(Range=3)=AS=410=25P(\text{Range} = 3) = \frac{|A|}{|S|} = \frac{4}{10} = \frac{2}{5}

Hasil Akhir: (e). 25\dfrac{2}{5}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengasumsikan sampling dengan pengembalian sehingga menggunakan 53=1255^3 = 125 sebagai ruang sampel — ini menghasilkan opsi (b) yang merupakan jebakan.
  • Lupa bahwa nilai tengah harus benar-benar berada di antara XminX_{\min} dan XmaxX_{\max}, bukan sama dengan salah satunya.
  • Menghitung pasangan ujung tetapi lupa menghitung berapa elemen tengah yang tersedia untuk masing-masing kasus.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Menafsirkan “jangkauan = 3” sebagai “ada 3 nilai yang berbeda” — padahal jangkauan adalah XmaxXminX_{\max} - X_{\min}.
  • Mengira soal meminta urutan sampel diperhatikan (permutasi), sehingga membagi S|S| dengan 3!3! atau sebaliknya.
Red Flags
  • Jika soal menyebut “tanpa pengembalian” dan tidak menyebut urutan → gunakan kombinasi (nk)\binom{n}{k}, bukan permutasi.
  • Jika soal menyebut “range” → identifikasi semua pasangan (Xmin,Xmax)(X_{\min}, X_{\max}) terlebih dahulu, lalu hitung elemen tengah yang valid.
  • Opsi (b) 24125\frac{24}{125} adalah jebakan untuk yang menghitung dengan sampling dengan pengembalian.

No. 26

Suatu kotak memuat 35 buah permata yang berisi 10 permata asli dan 25 permata tiruan. Permata diambil secara acak dari kotak, satu permata setiap kali pengambilan, tanpa pengembalian. Berapakah peluang tepat 2 permata tiruan terpilih sebelum permata asli yang kedua terpilih?

a. 2255236\dfrac{225}{5236}
b. 6755236\dfrac{675}{5236}
c. (252)(102)(354)\dfrac{\dbinom{25}{2}\dbinom{10}{2}}{\dbinom{35}{4}}
d. (32) ⁣(1035) ⁣2 ⁣(2535) ⁣2\dbinom{3}{2}\!\left(\dfrac{10}{35}\right)^{\!2}\!\left(\dfrac{25}{35}\right)^{\!2}
e. (42) ⁣(1035) ⁣2 ⁣(2535) ⁣2\dbinom{4}{2}\!\left(\dfrac{10}{35}\right)^{\!2}\!\left(\dfrac{25}{35}\right)^{\!2}

Jawaban No. 26

(b). 6755236\dfrac{675}{5236}

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Probabilitas Dasar
Sub-topik1_3_Metode_Enumerasi, 1_4_Probabilitas_Bersyarat
DifficultyHard
Prerequisite1_2_Aksioma_dan_Perhitungan_Probabilitas, 1_3_Metode_Enumerasi
Connected Topics2_5_Distribusi_Diskrit_Umum (Distribusi Negatif Hipergeometrik)
ReferensiWackerly, Mendenhall & Scheaffer — Ch. 3–4
Rumus

Aturan perkalian probabilitas bersyarat (sampling tanpa pengembalian):

P(A1A2Ak)=P(A1)P(A2A1)P(A3A1,A2)P(A_1 \cap A_2 \cap \cdots \cap A_k) = P(A_1)\cdot P(A_2|A_1)\cdot P(A_3|A_1,A_2)\cdots

Kunci soal “tepat rr sukses sebelum sukses ke-kk”: Pengambilan ke-nn pasti merupakan sukses ke-kk, sehingga di antara n1n-1 pengambilan sebelumnya terdapat tepat k1k-1 sukses dan sisanya gagal.

Diketahui:

  • Total permata: N=35N = 35

  • Permata asli (A): 1010; permata tiruan (T): 2525

  • Sampling: tanpa pengembalian, satu per satu

  • Kejadian: tepat 2 tiruan terpilih sebelum asli ke-2 terpilih

  • Target: probabilitas kejadian tersebut

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Pahami struktur kejadian

Kita ingin: tepat 2 tiruan muncul sebelum asli ke-2.

Artinya, proses berhenti saat permata asli ke-2 terpilih. Pada saat berhenti, urutan pengambilan telah menghasilkan:

  • 4 pengambilan total
  • Pengambilan ke-4 pasti = asli (asli ke-2)
  • Di antara 3 pengambilan pertama: tepat 1 asli dan tepat 2 tiruan

Ini adalah Distribusi Negatif Hipergeometrik: berapa peluang asli ke-2 muncul tepat pada pengambilan ke-4?

Langkah 2: Hitung jumlah susunan di 3 posisi pertama

Di posisi 1, 2, 3 harus ada tepat 1 asli dan 2 tiruan.

Jumlah cara memilih posisi untuk 1 asli di antara 3 slot:

(31)=3\binom{3}{1} = 3

Langkah 3: Hitung probabilitas tiap susunan

Kita hitung probabilitas salah satu urutan spesifik, misalnya: T, T, A, A (tiruan, tiruan, asli, asli).

P(T, T, A, A)=253524341033932P(\text{T, T, A, A}) = \frac{25}{35} \cdot \frac{24}{34} \cdot \frac{10}{33} \cdot \frac{9}{32}

Untuk urutan lain yang memenuhi syarat (1 A dan 2 T di 3 posisi pertama, lalu A di posisi ke-4), probabilitas tiap urutannya berbeda karena sampling tanpa pengembalian. Kita harus menghitungnya secara langsung.

Tiga urutan yang memenuhi (A di posisi ke-4 selalu):

(i) T, T, A, A:

253524341033932\frac{25}{35} \cdot \frac{24}{34} \cdot \frac{10}{33} \cdot \frac{9}{32}

(ii) T, A, T, A:

253510342433932\frac{25}{35} \cdot \frac{10}{34} \cdot \frac{24}{33} \cdot \frac{9}{32}

(iii) A, T, T, A:

103525342433932\frac{10}{35} \cdot \frac{25}{34} \cdot \frac{24}{33} \cdot \frac{9}{32}

Langkah 4: Amati bahwa ketiga peluang identik

Perhatikan bahwa pembilang ketiga ekspresi di atas sama persis:

252410925 \cdot 24 \cdot 10 \cdot 9

dan penyebutnya pun sama: 3534333235 \cdot 34 \cdot 33 \cdot 32.

Ini karena perkalian bersifat komutatif — urutan faktor tidak mengubah hasil perkalian.

Sehingga total peluang:

P=3252410935343332P = 3 \cdot \frac{25 \cdot 24 \cdot 10 \cdot 9}{35 \cdot 34 \cdot 33 \cdot 32}

Langkah 5: Hitung nilai numerik

Pembilang:

32524109=354.000=162.0003 \cdot 25 \cdot 24 \cdot 10 \cdot 9 = 3 \cdot 54{.}000 = 162{.}000

Penyebut:

35343332=3534=1.190;1.19033=39.270;39.27032=1.256.64035 \cdot 34 \cdot 33 \cdot 32 = 35 \cdot 34 = 1{.}190;\quad 1{.}190 \cdot 33 = 39{.}270;\quad 39{.}270 \cdot 32 = 1{.}256{.}640

Sederhanakan:

P=162.0001.256.640P = \frac{162{.}000}{1{.}256{.}640}

Bagi keduanya dengan gcd\gcd. Coba bagi dengan 240240:

162.000÷2401.256.640÷240=6755.236\frac{162{.}000 \div 240}{1{.}256{.}640 \div 240} = \frac{675}{5{.}236}

Verifikasi: 162.000/240=675162{.}000 / 240 = 675 ✓; 1.256.640/240=5.2361{.}256{.}640 / 240 = 5{.}236

P=6755.236\boxed{P = \frac{675}{5{.}236}}

Hasil Akhir: (b). 6755236\dfrac{675}{5236}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menggunakan formula Hipergeometrik biasa seperti opsi (c): (252)(102)(354)\frac{\binom{25}{2}\binom{10}{2}}{\binom{35}{4}} — ini menghitung peluang tepat 2 tiruan DAN 2 asli dalam 4 pengambilan tanpa syarat urutan. Soal ini berbeda karena posisi ke-4 harus asli ke-2.
  • Menggunakan formula Binomial seperti opsi (d) atau (e) — padahal sampling dilakukan tanpa pengembalian, bukan dengan pengembalian, sehingga probabilitas tidak konstan.
  • Salah menghitung jumlah urutan: ada (31)=3\binom{3}{1} = 3 cara (bukan (42)=6\binom{4}{2} = 6) karena posisi ke-4 sudah terkunci sebagai asli ke-2.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Menafsirkan “sebelum asli kedua” sebagai “di antara 4 pengambilan bebas” — padahal frasa ini berarti proses berhenti saat asli ke-2 muncul, sehingga posisi terakhir sudah terkunci.
  • Lupa bahwa “tepat 2 tiruan sebelum asli ke-2” berarti total pengambilan = 4 (2 tiruan + 2 asli), bukan lebih.
Red Flags
  • Jika soal menyebut “tanpa pengembalian” dan ada kondisi “sukses ke-kk muncul tepat pada pengambilan ke-nn” → gunakan pendekatan Negatif Hipergeometrik, bukan Binomial atau Hipergeometrik biasa.
  • Jika melihat opsi berbentuk (nk)pk(1p)nk\binom{n}{k}p^k(1-p)^{n-k} → itu formula Binomial (dengan pengembalian), langsung eliminasi untuk soal tanpa pengembalian.

No. 27

Misal XX merupakan variabel acak kontinu dengan fungsi peluang:

fX(x)={θx+32θ3/2x2,0<x<1θ0,selainnyaf_X(x) = \begin{cases} \theta x + \dfrac{3}{2}\,\theta^{3/2}\,x^2, & 0 < x < \dfrac{1}{\sqrt{\theta}} \\ 0, & \text{selainnya} \end{cases}

dengan θ>0\theta > 0. Tentukan nilai harapan dari XX!

a. θ5/23+3θ7/28\dfrac{\theta^{5/2}}{3} + \dfrac{3\theta^{7/2}}{8}
b. 11
c. 52θ\dfrac{5}{2\sqrt{\theta}}
d. 52\dfrac{5}{2}
e. 1724θ\dfrac{17}{24\sqrt{\theta}}

Jawaban No. 27

(e). 1724θ\dfrac{17}{24\sqrt{\theta}}

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2_2_Variabel_Acak_Kontinu
DifficultyMedium
Prerequisite2_2_Variabel_Acak_Kontinu, kalkulus integral
Connected Topics2_6_Distribusi_Kontinu_Umum
ReferensiHogg, McKean & Craig — Ch. 2
Rumus

Nilai harapan variabel acak kontinu:

E[X]=xfX(x)dxE[X] = \int_{-\infty}^{\infty} x\, f_X(x)\, dx

Integral pangkat:

0bxndx=bn+1n+1\int_0^b x^n\, dx = \frac{b^{n+1}}{n+1}

Diketahui:

  • fX(x)=θx+32θ3/2x2f_X(x) = \theta x + \dfrac{3}{2}\theta^{3/2} x^2 untuk 0<x<1θ0 < x < \dfrac{1}{\sqrt{\theta}}, dan 00 selainnya

  • θ>0\theta > 0
  • Target: E[X]E[X]

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Tulis definisi nilai harapan

E[X]=01/θxfX(x)dx=01/θx(θx+32θ3/2x2)dxE[X] = \int_0^{1/\sqrt{\theta}} x \cdot f_X(x)\, dx = \int_0^{1/\sqrt{\theta}} x\left(\theta x + \frac{3}{2}\theta^{3/2} x^2\right) dx

Langkah 2: Distribusikan xx ke dalam kurung

E[X]=01/θ(θx2+32θ3/2x3)dxE[X] = \int_0^{1/\sqrt{\theta}} \left(\theta x^2 + \frac{3}{2}\theta^{3/2} x^3\right) dx

Langkah 3: Integrasikan suku per suku

E[X]=θx3301/θ+32θ3/2x4401/θE[X] = \theta \cdot \frac{x^3}{3}\Bigg|_0^{1/\sqrt{\theta}} + \frac{3}{2}\theta^{3/2} \cdot \frac{x^4}{4}\Bigg|_0^{1/\sqrt{\theta}} =θ3(1θ)3+3θ3/28(1θ)4= \frac{\theta}{3}\left(\frac{1}{\sqrt{\theta}}\right)^3 + \frac{3\theta^{3/2}}{8}\left(\frac{1}{\sqrt{\theta}}\right)^4

Langkah 4: Sederhanakan setiap suku

Suku 1:

θ31θ3/2=θ3θ3/2=13θ1/2=13θ\frac{\theta}{3}\cdot\frac{1}{\theta^{3/2}} = \frac{\theta}{3\,\theta^{3/2}} = \frac{1}{3\,\theta^{1/2}} = \frac{1}{3\sqrt{\theta}}

Suku 2:

3θ3/281θ2=38θ1/2=38θ\frac{3\theta^{3/2}}{8}\cdot\frac{1}{\theta^2} = \frac{3}{8\,\theta^{1/2}} = \frac{3}{8\sqrt{\theta}}

Langkah 5: Jumlahkan kedua suku

E[X]=13θ+38θ=1θ(13+38)E[X] = \frac{1}{3\sqrt{\theta}} + \frac{3}{8\sqrt{\theta}} = \frac{1}{\sqrt{\theta}}\left(\frac{1}{3} + \frac{3}{8}\right)

Samakan penyebut: KPK(3,8)=24\text{KPK}(3,8) = 24

13+38=824+924=1724\frac{1}{3} + \frac{3}{8} = \frac{8}{24} + \frac{9}{24} = \frac{17}{24}

Sehingga:

E[X]=1724θE[X] = \frac{17}{24\sqrt{\theta}}

Hasil Akhir: (e). 1724θ\dfrac{17}{24\sqrt{\theta}}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Lupa mengalikan xx dengan fX(x)f_X(x) — menghitung fX(x)dx\int f_X(x)\,dx (ini adalah verifikasi bahwa ff adalah PDF valid, bukan E[X]E[X]).
  • Salah menyederhanakan pangkat: (1θ)3=θ3/2\left(\frac{1}{\sqrt{\theta}}\right)^3 = \theta^{-3/2}, bukan θ3/2\theta^{3/2}. Perhatikan tanda negatif pada eksponen.
  • Menghitung integral dengan batas atas \infty alih-alih 1θ\frac{1}{\sqrt{\theta}} — batas support harus diperhatikan.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Menjawab opsi (a) karena langsung mensubstitusi batas tanpa menyederhanakan — opsi (a) adalah nilai sebelum disederhanakan.
  • Mengira E[X]E[X] harus berupa konstanta dan memilih opsi (b) =1= 1 tanpa perhitungan.
Red Flags
  • Jika batas atas PDF mengandung parameter (seperti 1θ\frac{1}{\sqrt{\theta}}) → hasil E[X]E[X] juga akan mengandung parameter tersebut; eliminasi opsi yang berupa konstanta murni.
  • Setelah integrasi, selalu sederhanakan pangkat θ\theta secara teliti: θθ3/2=θ13/2=θ1/2\frac{\theta}{\theta^{3/2}} = \theta^{1-3/2} = \theta^{-1/2}.

No. 28

Banyaknya lonjakan daya yang terjadi pada suatu jaringan listrik diketahui mengikuti distribusi Poisson dengan rataan 1 lonjakan daya setiap 12 jam. Berapakah peluang bahwa tidak akan terjadi lonjakan daya lebih dari satu kali dalam 24 jam?

a. 2e22e^{-2}
b. 3e23e^{-2}
c. e1/2e^{-1/2}
d. 32e1/2\dfrac{3}{2}e^{-1/2}
e. e1e^{-1}

Jawaban No. 28

(b). 3e23e^{-2}

FieldIsi
Topik CF2Topik 2 — Variabel Acak Univariat
Sub-topik2_5_Distribusi_Diskrit_Umum
DifficultyEasy
Prerequisite2_1_Variabel_Acak_Diskrit
Connected Topics2_6_Distribusi_Kontinu_Umum (Eksponensial sebagai waktu antar-kejadian Poisson)
ReferensiHogg, McKean & Craig — Ch. 3; Wackerly et al. — Ch. 5
Rumus

Distribusi PoissonXPoisson(λ)X \sim \text{Poisson}(\lambda):

P(X=k)=eλλkk!,k=0,1,2,P(X = k) = \frac{e^{-\lambda}\,\lambda^k}{k!}, \quad k = 0, 1, 2, \ldots

Penskalaan parameter Poisson: Jika rata-rata kejadian adalah λ0\lambda_0 per satuan waktu t0t_0, maka untuk interval waktu tt:

λ=λ0tt0\lambda = \lambda_0 \cdot \frac{t}{t_0}

Diketahui:

  • Rata-rata: 11 lonjakan per 1212 jam → λ0=112\lambda_0 = \frac{1}{12} lonjakan/jam

  • Interval yang ditanya: t=24t = 24 jam

  • λ24=112×24=2\lambda_{24} = \frac{1}{12} \times 24 = 2 lonjakan per 24 jam

  • Target: P(X1)P(X \leq 1) di mana XPoisson(2)X \sim \text{Poisson}(2)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Tentukan parameter λ\lambda untuk 24 jam

Rata-rata diberikan sebagai 1 lonjakan per 12 jam.

Untuk interval 24 jam (= 2×122 \times 12 jam):

λ=1×2412=2\lambda = 1 \times \frac{24}{12} = 2

Jadi XPoisson(λ=2)X \sim \text{Poisson}(\lambda = 2).

Langkah 2: Terjemahkan kalimat soal

“Tidak akan terjadi lebih dari satu kali” berarti:

P(X1)=P(X=0)+P(X=1)P(X \leq 1) = P(X = 0) + P(X = 1)

Langkah 3: Hitung P(X=0)P(X = 0)

P(X=0)=e2200!=e2P(X = 0) = \frac{e^{-2}\cdot 2^0}{0!} = e^{-2}

Langkah 4: Hitung P(X=1)P(X = 1)

P(X=1)=e2211!=2e2P(X = 1) = \frac{e^{-2}\cdot 2^1}{1!} = 2e^{-2}

Langkah 5: Jumlahkan

P(X1)=e2+2e2=3e2P(X \leq 1) = e^{-2} + 2e^{-2} = 3e^{-2}

Hasil Akhir: (b). 3e23e^{-2}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Menggunakan λ=1\lambda = 1 tanpa penskalaan ke 24 jam — menghasilkan e1e^{-1} atau 32e1/2\frac{3}{2}e^{-1/2} (opsi c atau d).
  • Salah menskalakan: menggunakan λ=12\lambda = \frac{1}{2} (membagi, bukan mengalikan) — menghasilkan opsi (d).
  • Hanya menghitung P(X=1)P(X = 1) saja tanpa menjumlahkan P(X=0)P(X = 0) — menghasilkan 2e22e^{-2} yaitu opsi (a).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Menafsirkan “tidak lebih dari satu kali” sebagai P(X<1)=P(X=0)P(X < 1) = P(X = 0) saja — padahal “tidak lebih dari satu” = P(X1)P(X \leq 1), termasuk X=1X = 1.
  • Mengira “rataan 1 lonjakan per 12 jam” langsung berarti λ=12\lambda = 12 (membalik satuan).
Red Flags
  • Jika soal menyebut rata-rata per satuan waktu tertentu tetapi menanyakan interval berbedaskalakan λ\lambda terlebih dahulu sebelum menghitung.
  • Frasa “tidak lebih dari satu”P(X1)P(X \leq 1), harus mencakup k=0k = 0 dan k=1k = 1.

No. 29

Sebuah koin yang setimbang dilempar satu kali. Jika sisi angka muncul, maka 1 dadu setimbang digulirkan. Jika sisi gambar yang muncul, maka 2 dadu setimbang digulirkan. Jika YY merupakan total angka dadu yang muncul, tentukan P(Y=6)P(Y = 6)!

a. 19\dfrac{1}{9}
b. 536\dfrac{5}{36}
c. 1172\dfrac{11}{72}
d. 16\dfrac{1}{6}
e. 1136\dfrac{11}{36}

Jawaban No. 29

(c). 1172\dfrac{11}{72}

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Probabilitas Dasar
Sub-topik1_6_Teorema_Bayes_dan_Hukum_Probabilitas_Total
DifficultyEasy
Prerequisite1_4_Probabilitas_Bersyarat, 1_5_Kejadian_Independen
Connected Topics3_4_Nilai_Harapan_dan_Variansi_Bersyarat
ReferensiWackerly, Mendenhall & Scheaffer — Ch. 3
Rumus

Hukum Probabilitas Total:

P(B)=iP(BAi)P(Ai)P(B) = \sum_{i} P(B \mid A_i)\, P(A_i)

di mana {Ai}\{A_i\} adalah partisi ruang sampel.

Diketahui:

  • Koin setimbang: P(Angka)=P(Gambar)=12P(\text{Angka}) = P(\text{Gambar}) = \frac{1}{2}

  • Jika Angka → gulir 1 dadu; Jika Gambar → gulir 2 dadu

  • YY = total angka dadu

  • Target: P(Y=6)P(Y = 6)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Partisi ruang sampel berdasarkan hasil koin

Misalkan AA = muncul Angka, GG = muncul Gambar.

P(Y=6)=P(Y=6A)P(A)+P(Y=6G)P(G)P(Y = 6) = P(Y = 6 \mid A)\,P(A) + P(Y = 6 \mid G)\,P(G) =P(Y=6A)12+P(Y=6G)12= P(Y = 6 \mid A)\cdot\frac{1}{2} + P(Y = 6 \mid G)\cdot\frac{1}{2}

Langkah 2: Hitung P(Y=6A)P(Y = 6 \mid A)

Jika Angka muncul, hanya 1 dadu digulirkan. Dadu memiliki sisi 1–6.

Y=6Y = 6 hanya jika dadu menunjukkan angka 6, yaitu 1 dari 6 kemungkinan:

P(Y=6A)=16P(Y = 6 \mid A) = \frac{1}{6}

Langkah 3: Hitung P(Y=6G)P(Y = 6 \mid G)

Jika Gambar muncul, 2 dadu digulirkan. Total ruang sampel = 6×6=366 \times 6 = 36.

Pasangan (d1,d2)(d_1, d_2) dengan d1+d2=6d_1 + d_2 = 6:

d1d_1d2d_2
1155
2244
3333
4422
5511

Jumlah pasangan = 5.

P(Y=6G)=536P(Y = 6 \mid G) = \frac{5}{36}

Langkah 4: Terapkan Hukum Total Probabilitas

P(Y=6)=1612+53612P(Y = 6) = \frac{1}{6}\cdot\frac{1}{2} + \frac{5}{36}\cdot\frac{1}{2} =112+572= \frac{1}{12} + \frac{5}{72}

Samakan penyebut: KPK(12,72)=72\text{KPK}(12, 72) = 72

=672+572=1172= \frac{6}{72} + \frac{5}{72} = \frac{11}{72}

Hasil Akhir: (c). 1172\dfrac{11}{72}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengabaikan hasil koin dan langsung menghitung P(Y=6)P(Y = 6) dengan 2 dadu saja — menghasilkan 536\frac{5}{36} (opsi b).
  • Tidak menggunakan Hukum Total Probabilitas — menjumlahkan langsung 16+536\frac{1}{6} + \frac{5}{36} tanpa pembobotan 12\frac{1}{2}.
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Mengira bahwa satu dadu dan dua dadu memberikan ruang sampel yang sama — padahal jumlah dadu berbeda mengubah ruang sampel secara fundamental.
  • Lupa bahwa Y=6Y = 6 dari 1 dadu (Angka muncul) berarti 1 dadu menunjukkan 6, bukan jumlah dua dadu.
Red Flags
  • Jika soal melibatkan eksperimen dua tahap (koin lalu dadu) → selalu gunakan Hukum Total Probabilitas dengan partisi berdasarkan hasil tahap pertama.
  • Jika jumlah objek yang digunakan bergantung pada hasil acak sebelumnya → kondisikan setiap kasus secara terpisah.

No. 30

Misal AA, BB, dan CC merupakan kejadian sedemikian sehingga AA dan BB saling bebas, BB dan CC saling lepas, P(A)=14P(A) = \dfrac{1}{4}, P(B)=16P(B) = \dfrac{1}{6}, P(C)=12P(C) = \dfrac{1}{2}. Berapakah P ⁣((AB)CC)P\!\left((A \cap B)^C \cup C\right)?

a. 1124\dfrac{11}{24}

b. 34\dfrac{3}{4}

c. 56\dfrac{5}{6}

d. 2324\dfrac{23}{24}

e. 11

Jawaban No. 30

(d). 2324\dfrac{23}{24}

FieldIsi
Topik CF2Topik 1 — Probabilitas Dasar
Sub-topik1_5_Kejadian_Independen, 1_2_Aksioma_dan_Perhitungan_Probabilitas
DifficultyMedium
Prerequisite1_2_Aksioma_dan_Perhitungan_Probabilitas, 1_5_Kejadian_Independen
Connected Topics1_4_Probabilitas_Bersyarat, 1_6_Teorema_Bayes_dan_Hukum_Probabilitas_Total
ReferensiWackerly, Mendenhall & Scheaffer — Ch. 3
Rumus

Komplemen:

P(EC)=1P(E)P(E^C) = 1 - P(E)

Inklusi-Eksklusi untuk dua kejadian:

P(EF)=P(E)+P(F)P(EF)P(E \cup F) = P(E) + P(F) - P(E \cap F)

Independensi (AA dan BB saling bebas):

P(AB)=P(A)P(B)P(A \cap B) = P(A)\cdot P(B)

Saling lepas (BB dan CC mutually exclusive):

P(BC)=0P(B \cap C) = 0

Diketahui:

  • ABA \perp B (saling bebas): P(AB)=P(A)P(B)P(A \cap B) = P(A)\cdot P(B)

  • BB dan CC saling lepas: P(BC)=0P(B \cap C) = 0

  • P(A)=14P(A) = \frac{1}{4}, P(B)=16P(B) = \frac{1}{6}, P(C)=12P(C) = \frac{1}{2}

  • Target: P ⁣((AB)CC)P\!\left((A \cap B)^C \cup C\right)

Langkah Pengerjaan

Langkah 1: Hitung P(AB)P(A \cap B)

Karena AA dan BB saling bebas:

P(AB)=P(A)P(B)=1416=124P(A \cap B) = P(A)\cdot P(B) = \frac{1}{4}\cdot\frac{1}{6} = \frac{1}{24}

Langkah 2: Hitung P((AB)C)P((A \cap B)^C)

P((AB)C)=1P(AB)=1124=2324P((A \cap B)^C) = 1 - P(A \cap B) = 1 - \frac{1}{24} = \frac{23}{24}

Langkah 3: Terapkan inklusi-eksklusi

P ⁣((AB)CC)=P ⁣((AB)C)+P(C)P ⁣((AB)CC)P\!\left((A\cap B)^C \cup C\right) = P\!\left((A\cap B)^C\right) + P(C) - P\!\left((A\cap B)^C \cap C\right)

Kita perlu P ⁣((AB)CC)P\!\left((A\cap B)^C \cap C\right).

Langkah 4: Hitung P((AB)CC)P((A \cap B)^C \cap C)

Gunakan hukum komplemen:

P ⁣((AB)CC)=P(C)P ⁣(ABC)P\!\left((A\cap B)^C \cap C\right) = P(C) - P\!\left(A\cap B\cap C\right)

Ini karena: (AB)CC(A\cap B)^C \cap C adalah bagian dari CC yang tidak termasuk ABA \cap B, yaitu C(ABC)C \setminus (A\cap B\cap C).

Sekarang, P(ABC)P(A\cap B\cap C): perhatikan bahwa BB dan CC saling lepas, sehingga BC=B \cap C = \emptyset.

Maka ABCBC=A \cap B \cap C \subseteq B \cap C = \emptyset, sehingga:

P(ABC)=0P(A\cap B\cap C) = 0

Jadi:

P ⁣((AB)CC)=P(C)0=P(C)=12P\!\left((A\cap B)^C \cap C\right) = P(C) - 0 = P(C) = \frac{1}{2}

Langkah 5: Substitusikan ke inklusi-eksklusi

P ⁣((AB)CC)=2324+1212=2324P\!\left((A\cap B)^C \cup C\right) = \frac{23}{24} + \frac{1}{2} - \frac{1}{2} = \frac{23}{24}

Perhatikan bahwa suku P(C)P(C) dan P ⁣((AB)CC)P\!\left((A\cap B)^C \cap C\right) saling menghapus!

P ⁣((AB)CC)=2324\boxed{P\!\left((A\cap B)^C \cup C\right) = \frac{23}{24}}

Catatan intuitif: Karena BC=B \cap C = \emptyset, maka CBCC \subseteq B^C, yang berarti C(AB)CC \subseteq (A\cap B)^C. Jadi CC sudah termuat di dalam (AB)C(A\cap B)^C, sehingga (AB)CC=(AB)C(A\cap B)^C \cup C = (A\cap B)^C, dan peluangnya langsung 2324\frac{23}{24}.

Hasil Akhir: (d). 2324\dfrac{23}{24}

Jebakan Umum
Kesalahan Konseptual
  • Mengacaukan saling bebas (independent) dengan saling lepas (mutually exclusive) — keduanya berbeda secara fundamental. Saling lepas: P(BC)=0P(B\cap C)=0; saling bebas: P(AB)=P(A)P(B)P(A\cap B)=P(A)P(B).
  • Mengasumsikan bahwa karena B ⁣ ⁣ ⁣AB\perp\!\!\!\perp A dan BC=B\cap C=\emptyset, maka AA dan CC juga saling lepas — ini tidak dapat disimpulkan.
  • Salah menerapkan inklusi-eksklusi: menulis P(EF)=P(E)+P(F)P(E\cup F) = P(E) + P(F) tanpa mengurangi P(EF)P(E\cap F).
Kesalahan Interpretasi Soal
  • Tidak menyadari bahwa karena C(AB)CC \subseteq (A\cap B)^C (akibat BC=B\cap C=\emptyset), maka gabungan (AB)CC(A\cap B)^C \cup C sama dengan (AB)C(A\cap B)^C itu sendiri — langkah ini mempersingkat perhitungan secara signifikan.
  • Menjumlahkan P((AB)C)+P(C)P((A\cap B)^C) + P(C) tanpa mengurangi irisan — menghasilkan 2324+12=4724>1\frac{23}{24}+\frac{1}{2} = \frac{47}{24} > 1, yang jelas salah.
Red Flags
  • Jika soal mencampur “saling bebas” dan “saling lepas” dalam satu soal → baca ulang dengan teliti mana pasangan yang independen dan mana yang mutually exclusive.
  • Jika hasil inklusi-eksklusi lebih dari 1 → pasti ada kesalahan; periksa apakah suku irisan sudah dikurangi.
  • Jika soal menyebut BC=B \cap C = \emptyset dan ada ekspresi melibatkan CC → langsung periksa apakah CC sudah termuat di dalam komplemen yang relevan.